Visual basic 5

 


VISUAL BASIC 

 

Microsoft Visual Basic 6.0 merupakan bahasa pemrograman yang bekerja dalam ruang 

lingkup MS-Windows. Microsoft Visual Basic 6.0 hampir dapat memanfaatkan seluruh 

kemudahan dan kecanggihan yang dimiliki oleh sistem operasi Windows. biasanya 

kemampuan dari Microsoft Visual Basic 6.0 yaitu  menyediakan komponen-komponen 

yang memungkinkan Anda membuat program aplikasi yang sesuai dengan tampilan dan 

cara kerja Windows. 

Visual Basic yaitu  bahasa pemrograman tingkat tinggi yang merupakan pengembangan 

dari bahasa BASIC versi DOS. BASIC (Beginners' Allpurpose Symbolic Instruction 

Code) merupakan bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari. Perintah-

perintahnya mirip dengan pemakaian  bahasa sehari-hari (Inggris). Perusahaan-

perusahaan software memproduksi bahasa BASIC dengan versi yang berbeda seperti 

Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC dan IBM BASICA. 

 

Perbedaan antara Visual Basic dengan bahasa BASIC yaitu  pemrograman BASIC masih 

berorientasi pada text dan program dieksekusi secara berurutan. Untuk itu bahasa BASIC 

disebut sebagai Interpreter. sedang  dalam Visual Basic dengan lingkungan grafiknya, 

pemrograman berorientasi object dan sudah merupakan compiler. Visual Basic program 

terdiri dari banyak sub program (prosedur), dimana setiap prosedur mempunyai kode 

tersendiri dan dapat dieksekusi sendiri dan pada saat yang bersamaan dapat digabungkan 

menjadi satu. 

 

 

Tampilan Dasar Microsoft Visual Basic 6.0 

 

Pada tahap awal pemakaian Microsoft Visual Basic 6.0 sebaiknya diatur tampilan untuk 

komponen- komponen yang ada diantaranya Toolbaar, Toolbar, Project, Properties, 

dan Form Layout. Jika salah satu dari komponen- komponen ini  tidak muncul, 

Anda dapat mengaktifkan melalui menu View dan pilih komponen yang akan 

ditampilkan. 

 

 

 

 

 

Komponen- komponen Pada Microsoft Visual Basic 6.0 

 

Ada beberapa istilah dan komponen Microsoft Visual Basic 6.0 yang dipakai  untuk 

membuat program aplikasi. Komponen-komponen yang akan dibahas ini hanya dasar- 

dasarnya saja agar dalam pembahasan selanjutnya Anda sudah dapat memehami 

penggunaa istilah dan komponen ini . 

 

Project 

Project yaitu  sekumpulan modul modul. Jadi project (proyek) yaitu  program aplikasi 

itu sendiri. Project disimpan dalam file yang berakhiran .VBP.  

 

Form 

Form yaitu  suatu objek yang dipakai sebagai tempat bekrja program aplikasi. Secara 

otomatis akan tersedia form yang baru bila Anda membuat program aplikasi yang baru, 

yaitu dengan Form1. biasa' nya dalam suatu form ada  garis titik-titik yaitu disebut 

dengan Grid. 

 

Toolbox 

Toolbox yaitu  kotak alat yang berisi icon-icon untuk memasukkan objek tertentu ke 

dalam jendelan form. Anda dapat memodifikasi Toolbox, misalnya menambah komponen 

icon dengan cara melakukan klik kanan pada Toolbox lalu memilih Components atau 

Add Tab. 

 

Properties 

Properti dipakai  untunk menetukan setting suatu objek. Suatu objek biasanya 

mempunyai beberapa properti yang dapat diatur langsung dari jendela Properties atau 

lewat kode program. 

 

Kode Program 

Kode Program yaitu  serangkaian tulisan perintah yang akan dilaksanakan jika suatu 

objek dijalankan. Kode program ini akan mengontrol dan menetukan jalannya suatu 

objek. 

 

Event 

Event yaitu  peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu objek, misalnya klik, seret, 

tunjuk dan sebagainya.  

 

Contoh: 

Private Sub Commnad1_Click () 

End Sub 

 

Kode program diatas menunjukkan pemakaian  event Click pada objek Command1yang 

ada dibawahnya akan dilaksanakan. 

 

Metode (Method) 

Metode yaitu  suatu set perintah seperti halnya fungsi dan prosedur, namun  sudah tersedia 

di dalam suatu objek. Metode biasanya akan mengerjakan suatu tugas khusus pada suatu 

objek. 

 

Contoh: 

Private Sub From_Active() 

From1.Print ” Selamat Belajar Visual Basic 6.0” 

End Sub 

 

Kode program diatas menunjukkan pemakaian  metode Print (mencetak) pada objek 

Form1 untuk mencetak tulisan ” Selamat Belajar Visual Basic 6.0”. 

 

Module 

Module dapat disejajarkan dengan Form, namun  tidak mengandung objek. Module dapat 

berisi kode-kode program atau procedure yang dapat dipakai  dalam program aplikasi. 

 

 

Macam-macam Objek pada Microsoft Visual Basic 6.0 

 

Pada biasa' nya objek-objek dalam Visual Basic sibentuk dari icon-icon yang ada  

dalam kotak alat (Toolbox). Secara otomatis bila program Visual Basic dijalankan akan 

tersedia icon-icon objek yang sering dipakai, misalnya VB Enterprise Edition, Standard 

EXE, Active EXE, Active DLL, Data Project dan lain-lain. Selain icon-icon yang 

tersedia, Anda juga bisa menambahkan komponen icon dengan cara : 

• Klik kanan mouse pada Toolbox atau klik menu Project pada menu utama. 

• Klik Components. 

• Setelah tampil kotak dialog Components, aktifkan (dengan memberikan tanda “a” 

pada kotak dialog cek) dan klik tombol OK. 

 

Beberapa objek yang sering dipakai  dalam pemrograman Visual Basic dan cara 

pemberian nama untuk masing-masing objek (nama tidak harus seperti pada contoh 

berikut ini). 

 

Form (.Frm) 

 Merupakan lembar kerja tempat meletakkan item dalam window Visual Basic. 

 

Label (.Lbl) 

 Unit ini dipakai  untuk menampilkan teks, namun  pemakai tidak dapat 

berinteraksi dengannya (hanya untuk tampilan teks). 

 

TextBox (.Txt) 

 Unit ini dipakai  untuk menampilkan teks dalam form dan pemakai dapat 

mengedit teks ini . 

 

Command Button (.Cmd) 

 Unit ini dipakai  untuk memberikan suatu perintah atau tindakan ketika 

dipakai . 

 

Check Box (.Chk) 

 Unit ini dipakai  untuk memilih satau atau beberapa check box secara bersamaan. 

 

Combo Box (.Cbo) 

 Unit ini dipakai  untuk mengetikkan pilihan atau untuk memilih item lewat Drop-

Down List. 

 

Frame (.Fra) 

 Unit ini dipakai  untuk mengidentifikasikan sebuah group pengontrolan. 

 

Line (.Lin) 

 Unit ini memungkinkan pemakai untuk membuat garis lurus. 

 

Picture Box (.Pic) 

 Unit ini akan menampilkan file gambar (Bitmaps, Icon, Gif, Jpeg, dsb). 

 

Image Box (.Img) 

 Unit akan menampilkan gambar Bitmaps, Windows, metafile dan icon. 

 

Timer (.Tmr) 

 Unit ini dipakai  untuk mengoperasikan waktu kejadian pada rutin program 

termasuk internal waktu. 

 

 

Shape (.Shp) 

 Unit ini untuk membentuk objek dua dimensi (bujur sangkar, lingkaran, empat 

persegi panjang, ellips). 

 

OLE client (.Ole) 

 Unit ini memungkinkan pemakai menempelkan suatu objek dari aplikasi Visual 

Basic ke aplikasi yang mendukung OLE. 

 

File List Box (.Fil) 

 Unit ini akan menampilkan daftar file pada directory terpilih dan memungkinkan 

untuk memilih sebuah drive. 

 

Directory List Box (.Dir) 

 Unit ini akan menampilkan daftar directory pada drive terpilih sehingga dapat 

dipilih sebuah directory dan path. 

 

Drive List Box (.Drv) 

 Unit ini akan menampilkan daftar drive pada komputer pemakai dan 

memungkinkan untuk memilih sebuah drive. 

 

Horizontal Scroll Bar (.Hsb) 

 Unit ini memungkinkan pemakai untuk memilih suatu objek selama dalam 

jangkauan Horisontal objek. 

 

Vertical Scrool Bar (.Vsb) 

 Unit ini memungkinkan pemakai untuk memilih suatu objek selama dalam 

jangkauan Vertikal objek. 

 

Data Bound Grid Box (.Dbg) 

 Unit ini akan menampilkan kotak grid standard ditambah kemampuan akses data. 

 

Menu (.Mnu) 

 Unit ini dipakai  untuk membuat menu aplikasi Visual Basic dan bisa di akses 

melalui menu editor. 

 

 

Menjalankan Visual Basic 

 

1. Start   Program   Microsoft Visual Basic 6.0 

2. Maka akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini: 

 

3. Pilih Standard EXE   Open 

 

MengenaL Objek Visual Basic 

 

Form 

1. Aktifkan jendela Properties – Form1 

2. Pilih atribut Name pada jendela properties 

3. Masukkan frmHello untuk nama form1 

  

4. Masukkan Hello pada atribut Caption 

  

 

 

Label 

 

1. Pilih objek Label pada ToolBox 

  

2. Masukkan Label pada frmHello 

  

3. Aktifkan jendela Properties untuk Label 

4. Isikan beberapa atribut dibawah ini pada properties Label: 

  Name : lblKalimat 

  Caption : “Hai, Saya sedang belajar Visual Basic ;) “ 

  Alignment : 2 – Center 

  Font : Times New Roman – Bold – 14 

  ForeColor : Ambil warna merah – pada Palette 

5. Hasil yang akan tampak yaitu  sebagai berikut : 

  

Command Button 

 

1. Pilih objek CommandButton pada label 

2. Masukkan objek commandButton kedalam frmHello 

3. Aktifkan jendela properties untuk CommandButton 

4. Masukkan beberapa atribut dibawah ini pada properties CommandButoon 

  Name : cmdOK 

    Caption : OK 

5. Aktifkan cmdOK. Klik dua kali pada objek ini , untuk menampilkan editor kode. 

6. Tuliskan kode program berikut : 

  

 

Menyimpan Proyek 

 

1. Pilih File > Save Project 

2. Tentukan direktori dimana proyek akan disimpan. Sebaiknya buat satu 

buah direktori (Proyek1). 

3. Beri Nama frmHello. 

4. Klik Save 

5. Beri Nama proyek dengan nama prjHello 

6. Klik Save 

7. Bila muncul kotak dialog Source Code Control, Klik No 

8. Menjalankan Program : Pilih Run > Start 

9. Membuat Program EXE 

Pilih File > Make prjHello.exe 

Tentukan direktori dimana program akan disimpan 

Beri nama Program exe dengan nama “Program Hello” 

Klik OK 

10 Menjalankan Program EXE 

Jalankan program Exploring – Window 

Jalankan Program Hello.exe 

 

 

Membuat Program I 

Form 

Masukkan properties berikut untuk atribut dibawah ini : 

Name : frmTeks 

Caption : Menampilkan Teks pada Label 

Label 

1. Masukkan label pertama dan isikan atribut untuk label ini  seperti dibawah ini 

Name : lblJudul 

Caption : Program menampilkan teks pada Label 

2. Masukkan Label kedua dan isikan atribut untuk label ini  seperti dibawah ini : 

Name : lblNama 

Caption : Masukkan kalimat disini : 

3. Masukkan label ketiga dan isikan atribut untuk label ini  seperti dibawah ini : 

Name : lblAgama 

Caption : Pilih Agama 

4. Masukkan label keempat dan isikan atribut untuk label tersebur seperti dibawah ini: 

Name : lblHasil 

Caption : (Kosongkan) 

TextBox 

Masukkan satu buah TextBox kedalam form. Dan isikan atribut untuk text seperti: 

Name : txtKalimat  

Text : (Kosongkan) 

ComboBox 

Masukkan satu buah ComboBox kedalam form. Dan isikan atribut untuk combo seperti : 

Name : cboAgama 

List :  Islam 

Protestan 

Katolik 

Hindu 

Budha  

CommandButton 

1. Masukkan CommanButton pertama pada form, dan Isikan atribut dibawah ini: 

Name : cmdOK 

Caption : Tampilkan Hasil Input 

2. Masukkan CommandButton kedua pada form, dan isikan atribut dibawah ini : 

Name : cmdKeluar 

Caption : Keluar 

Menyimpan Program 

Simpan Program kedalam direktori yang diinginkan 

 

Menulis Program 

1. Aktifkan cmdOK, lalu klik dua kali pada objek ini . 

2. Masukkan kode program berikut : 

Private Sub cmdOK_Click() 

lblHasil.Caption = "Nama Saya yaitu  " & txtNama.Text & _ 

" dan Agama saya yaitu  " & cboAgama.Text 

End Sub 

3. Aktifkan cmdKeluar, lalu klik dua kali pada objek ini . 

4. Masukkan kode program berikut : 

Private Sub cmdKeluar_Click() 

End 

End Sub 

 

Mendebug Program 

Mendebug program yaitu  mencari letak kesalahan pada program. Hal ini dapat 

dilakukan dengan cara melakukan tracing pada setiap pernyataan program. 

1. Aktifkan objek cmdOK, lalu klik dua kali pada objek ini . 

2. Klik Mouse pada sisi editor program, dimana tracing/ pengecekan akan dimulai. 

  

3. Jalankan program 

4. Program akan berhenti sesaat pada bagian dimana pernyataan akan dicek. 

5. Tekan F8 untuk men-trace program 

  

6. Lakukan tracing sampai program tidak ada  kesalahan 

 

Membuat Program Exe dan jalankan hasilnya. 

 

Membuat Program dengan Control Objek 

 

CheckBox 

1. Berinama form dengan nama frmObjek 

2. Aktifkan kontrol CheckBox pada ToolBox 

3. Masukkan 3 buah CheckBox kedalam frmObjek, dan berinama masing-masing 

chkBaca, chkOlahRaga, chkMasak 

4. Beri Caption pada masing-m sing CheckBox dengan nama Membaca, OlahRaga dan 

Memasak 

5. Aktifkan kontrol CommandButton pada ToolBox 

6. Masukkan 1 buah CommandButton kedalam form dan berinama cmdHobby dan 

masukkan untuk Caption yaitu Hobby 

7. Tuliskan program untuk event Click pada cmdHobby Berikut program ini  : 

Private Sub cmdHobby_Click() 

'baca, olahraga, memasak 

If chkBaca.Value=1 And chkOlahRaga.Value=1 And chkMasak.Value=1 Then 

MsgBox "Hobbyku yaitu membaca, olahraga, dan memasak ;) " 

'baca, olahraga 

ElseIf chkBaca.Value = 1 And chkOlahRaga.Value = 1 Then 

MsgBox "Hobbyku yaitu membaca dan olahraga ;) " 

'baca, memasak 

ElseIf chkBaca.Value = 1 And chkMasak.Value = 1 Then 

MsgBox "Hobbyku yaitu membaca, dan memasak ;) " 

'olahraga, memasak 

ElseIf chkOlahRaga.Value = 1 And chkMasak.Value = 1 Then 

MsgBox "Hobbyku yaitu dan memasak ;) " 

End If 

End Sub 

8. Jalankan program ini . 

 

 

Option 

 

1. Aktifkan kontrol option pada ToolBox 

2. Masukkan 2 buah kontrol option kedalam frmObjek, setelah itu berinama 

masingmasing dengan nama optLaki dan optPerempuan 

3. Tuliskan Captionnya dengan Laki-laki dan Perempuan 

4. Masukkan satu buah CommandButton pada frmObjek dan berinama dengan cmdJK 

5. Tuliskan Caption cmdJK dengan Jenis Kelamin 

6. Tuliskan program berikut pada cmdJK pada event Click 

Private Sub cmdJK_Click() 

If optLaki.Value = True Then 

MsgBox "Anda Laki-Laki" 

Else 

MsgBox "Anda Perempuan" 

End If 

End Sub 

 

Image 

1. Aktifkan kontrol Image pada ToolBox 

2. Masukkan kedalam frmObjek 

3. Berinama objek ini  dengan imgWindow 

4. Masukkan nama dan lokasi gambar kedalam property Picture 

5. Set property Stretch dengan nilai True 

 

Drivelistbox 

1. Aktifkan kontrol DriveListBox pada ToolBox 

2. Masukkan kedalam frmObjek 

3. Berinama objek ini  dengan nama drvFile 

 

DirlistBox 

1. Aktifkan kontrol DirListBox pada ToolBox 

2. Masukkan kedalam frmObjek 

3. Berinama objek ini  dengan nama dirFile 

 

Shape 

 

1. Aktifkan kontrol Shape pada ToolBox 

2. Masukkan kedalam frmObjek 

3. Berinama objek ini  dengan nama shpObjek 

4. Masukkan Property BackStyle dengan nilai 1-Opaque 

5. Masukkan property FillColor dengan warna Merah 

6. Masukkan property Shape dengan nilai 3-Circle 

7. Aktifkan kontrol objek Option pada ToolBox 

8. Masukkan 2 Buah Option kedalam frmObjek, berinama masing-masing dengan 

optLingkaran, optKotak. Setelah itu isi masing-masing property Caption dengan 

nama Lingkaran dan Kotak 

9. Masukkan kode program berikut : 

Private Sub optKotak_Click() 

If optKotak.Value = True Then 

shpObjek.Shape = 1 

End If 

End Sub 

Private Sub optLingkaran_Click() 

If optLingkaran.Value = True Then 

shpObjek.Shape = 3 

End If 

End Sub 

 

 

MonthView 

1. Berinama Form dengan nama frmWaktu 

2. Klik Menu Project > Components 

3. Pada Kotak dialog Components, pilih Microsoft Windows Common Controls 2- 

6.0 

4. Klik OK 

5. Pilih kontrol MonthView pada ToolBox 

6. Masukkan kontrol MonthView kedalam frmWaktu 

7. Berinama kontrol MonthView dengan nama mtvKalender 

8. Jalankan program. 

 

Timer 

1. Aktifkan kontrol Timer pada ToolBox 

2. Masukkan Timer kedalam frmWaktu 

3. Beri nama Timer dengan nama tmrJam 

4. Isi Property Interval dengan nilai 500 

 

Label 

1. Aktifkan kontrol Label pada ToolBox 

2. Masukkan label kedalam frmWaktu 

3. Beri nama Label dengan nama lblJam 

4. Isi Property BorderStyle dengan nilai 1-FixedSingle 

 

Menulis Event Procedure 

1. Aktifkan kontrol tmrJam 

2. Untuk menulis kode program pada objek ini , klik dua kali objek ini . 

3. Pada Event Timer, tulis kode program berikut : 

Private Sub tmrJam_Timer() 

lblJam.Caption = Time 

End Sub 

4. Jalankan program 

 

TextBox 

1. Masukkan kontrol textbox kedalam Frmwaktu 

2. Berinama txtHari 

3. Isi property MultiLine dengan nilai True 

 

Command Button 

1. Aktifkan kontrol CommandButton pada ToolBox 

2. Masukkan satu buah toolbox kedalam frmWaktu, dan berinama dengan cmdHari 

3. Masukkan kode program berikut ini pada event Click 

 

Private Sub cmdHari_Click() 

Dim Hari As String 

Hari = WeekdayName(Weekday(Date), False, vbUseSystemDayOfWeek) 

Hari = "Hari ini yaitu  hari " & Hari 

txtHari.Text = Hari 

End Sub 

 

Simpan Proyek dengan nama prjKalender dan jalankan program. 

 

BAB II 

TIPE DATA, KONSTANTA, VARIABEL, DAN OPERATOR 

 

 

Tipe Data 

 

Tipe data-tipe data yang biasanya sering dipakai  yaitu  Integer, Long, Single, 

Double, Currency, String, Byte, Boolean, Date, Object, Variant. Range untuk masing-

masing tipe data ini  adalag sebagari berikut: 

 

 

 

 

Konstanta 

 

Konstanta yaitu  suatu pernyataan yang menyatakan sebuah nilai tertentu yang tetap 

(konstan) tidak berubah-ubah. 

Konstanta dapat dinyatakan atau dideklarasikan dengan statement Const. Contohnya 

apabila indin menyatakan konstanta harga = 500, maka dapat dideklarasikan sebagai 

berikut: 

   Const harga = 500 

 

 

Variabel 

 

Variabel yaitu  suatu tempat didalam memori yang diberi nama (sebagai pengenal) dan 

dialokasikan untuk menampung data. Sesuai dngan data yang ditampung maka variabel 

harus mempunyai tipe data yang sesuai dengan isinya. 

 

Untuk mendeklarasikan sebuah variabel ada dua cara. Cara yang pertama yaitu  dengan 

pernyataan dim untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya pada awal 

rocedure seperti contoh berikut: 

 Dim nama as string 

 Dimgaji as strong 

 Dim umur as integer 

 

Pernuyataan dengan dim disebut juga dengan pernyataan eksplisit, sedang  pernyataan 

yang kedua yaitu  dengan pernyataan implisit seperti contoh berikut: 

  Nama$=”budi” 

  Alamat$= “jl. Bayangkara 87” 

  Gaji&=400000 

 

Deklarasi diatas mendeklarasikan variabel beserta tipe datanya dan langsung mengisinya. 

Untuk deklarasi variabel ini dianjurkan mnggunakan yang pertama yaitu dengan deklarasi 

dim karena lebih terencana dan terkontrol. 

 

 

Operator 

 

Operator dipakai  untuk melakukan meipulasi dan pengolahan data. Visual basic 

menyediakan berbagai macam operator diantaranya yaitu: 

• Operator penugasan 

<variabel> = <ekspresi> 

contoh: 

bilangan = 0 

harga = 500 

jumlah = banyak + harga 

no = no +2 

 

• Operator aritmatika 

dipakai  untuk operasi aritmatika dengan hierarki yang berbeda-beda yaitu sebagai 

berikut: 

Operator Operasi 

^ Pemangkatan 

- Tanda negatif 

*, / Perkalian dan pembagian 

\ Pembagian integer 

Mod Modulus (sisa pembagian) 

+ , - Penambahan dan pengurangan 

+ , & Penggabungan string 

 

Contoh: 

2 ^2   ‘ hasilnya 4’ 

2^2 + 5  ‘ hasilnya 9’ 

7 \ 2 ‘hasilnya 3’ 

“A” & 2 & “B” ‘hasilnya A2B’ 

“A” + “B” + “C” ‘hasilnya ABC’ 

 

  

• Operator perbandingan 

dipakai  untuk membandingkan suatu data (ekspresi) dengan data (ekspresi) yang 

lain dan menghasilkan nilai logika (benar atau salah). Dua data atu ekspresi yang 

dibandingkan mempunyai tipe data yang sama. 

Operator Keterangan 

= Sama dengan 

<> Tidak sama dengan 

< Lebih kecil 

> Lebih besar 

<= Lebih kecil atau sama dengan 

>= Lebih besar atau sama dengan 

Like Mempunyai ciri yang sesuai 

Is Sama referensi objek 

 

Contoh: 

Tes = 5 > 4  ‘variabel tes berisi true’ 

Sama = “abc” = “ab” ‘variabel sama berisi false’ 

Sama = “abcde” like “a*” ‘variabel sama berisi true’ 

Sama = “abcde” like “b*” ‘variabel sama berisi false’ 

Sama = “abcde” like “ab?de” ‘variabel sama berisi true’ 

Mycheck = myobjek is thatobjek ‘mycheck berisi true jika myobjek sama dengan 

thetobjek’ 

 

• Operator logika 

dipakai  untuk mengekspresi satu atau lebih data (ekspresi) logika (boolean) 

menghasilkan data logika (boolean). 

Operator Keterangan 

Not Tidak 

And Dan 

Or Atau 

Xor Exclusive Or 

Eqv Ekivalen 

Imp Implikasi 

 

Tabel kebenaran Not 

Ekspresi Hasil 

Not True False 

Not False True 

 

Tabel kebenaran And 

Ekspresi Hasil 

False And False False 

False And True False 

True And False False 

True And true True 

 

Tabel kebenaran Or 

Ekspresi Hasil 

False Or False False 

False Or True True 

True Or False True 

True Or True True 

 

Tabel kebenaran Xor 

Ekspresi Hasil 

False Xor False False 

False Xor True True 

True Xor False True 

True Xor True False 

 

Tabel kebenaran Eqv 

Ekspresi Hasil 

False Eqv False True 

False Eqv True False 

True Eqv False False 

True Eqv True True 

 

Tabel Kebenaran Imp 

Ekspresi Hasil 

False Imp False True 

False Imp True True 

True Imp False False 

True Imp True True 

 

 

Program – Variabel1 

1. Desain form seperti dibawah ini : 

 

2. Simpan proyek dengan nama prjTipeData 

3. Tulis kode program berikut untu optLeft, optMid dan optRight 

Private Sub optLeft_Click() 

txtHasil = Left(txtKata1.Text, 3) 

End Sub 

Private Sub optMid_Click() 

txtHasil = Mid(txtKata1.Text, 2, 4) 

End Sub 

Private Sub optRight_Click() 

txtHasil = Right(txtKata1, 6) 

End Sub 

 

4. Tulis kode program berikut untuk optInteger, optSingle, optDouble dan Persentase 

Private Sub optInteger_Click() 

Dim bil1 As Integer 

Dim bil2 As Integer 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

txtHasilHitung.Text = bil1 + bil2 

End Sub 

 

Private Sub optSingle_Click() 

Dim bil1 As Single 

Dim bil2 As Single 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

txtHasilHitung.Text = Format(bil1 + bil2, "##,##0.00") 

End Sub 

 

Private Sub optdouble_Click() 

Dim bil1 As Double 

Dim bil2 As Double 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

txtHasilHitung.Text = Format(bil1 + bil2, "###0.00") 

End Sub 

 

Private Sub optCurrency_Click() 

Dim bil1 As Currency 

Dim bil2 As Currency 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

txtHasilHitung.Text = bil1 + bil2 

End Sub 

 

Private Sub optPersen_Click() 

Dim bil1 As Double 

Dim bil2 As Double 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

txtHasilHitung.Text = Format(bil1 / bil2, "0.00%") 

End Sub 

 

5. Tulis program berikut untuk cmdOK 

Private Sub cmdOK_Click() 

Dim tgl As Date 

tgl = txtTgl.Text 

lbltgl(1).Caption = Format(tgl, "dddd, mmm d yyyy") 

End Sub 

 

6. Tulis program berikut untuk optTime 

Private Sub optTime_Click() 

lblTime1.Caption = Format(Time, "h:m:s") 

lblTime2.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss AMPM") 

End Sub 

 

7. Tulis probram berikut untuk OptVariant 

Private Sub optVariant_Click() 

Dim tgl 

tgl = #12/8/2000# 

lblTime1.Caption = Format(tgl, "dd mm yyyy") 

End Sub 

 

8. Tulis Program berikut untuk optBoolean 

Private Sub optBoolean_Click() 

Dim pilih As Boolean 

If optBoolean.Value = True Then 

pilih = True 

If pilih Then 

MsgBox pilih 

End If 

Else 

pilih = False 

MsgBox pilih 

End If 

End Sub 

 

Program – variableII 

 

Merancang interface 

1. Tambahkan sebuah form kedalam proyek Visual Basic. 

2. Masukkan nilai property form berikut ini : 

a. Name : frmKalkulator 

b. Caption : Program Kalkulator 

c. StartupPosistion : 2 – CenterScreen 

d. BorderStyle : 3 – Fixed Dialog 

3. Masukkan label, dan isikan nilai property berikut ini : 

a. Name : lblJudul 

b. Alignment : Center 

c. Font : MS Sans serif – Bold – 14 

4. Masukkan Frame, dan isikan nilai property berikut ini : 

a. Nama : fraOperasi 

b. Caption : Pilih Perasi yang diinginkan 

5. Masukkan 4 buah option dan berinama masing-masing optPemnjumlahan, 

optPengurangan, optPerkalian dan optPembagian, dan masukan captionnya sesuai 

dengan namanya. 

6. Masukkan sebuah frame lagi dan berinama dengan fraHitung, dan isi caption dengan 

“Operasi Perhitungan” 

7. Masukkan tiga buah text box dengan nama txtBil1, txtBil2 dan txtHasil. Setelah itu 

isikan property Alignment dengan “1 – Right Justify” 

8. Masukkan kontrol line dan sebuah label, berinama label dengan lblOperator 

9. Masukkan tiga buah label, masing-masing beri caption Bilangan ke-1, Bilangan ke-2 

dan Hasil 

10. Masukkan 2 buah tombol dan berinama masing-masing cmdHitung dan cmdLagi 

11. Simpan proyek Anda dengan nama prjKalkulator 

12. Hasil desain antar muka seperti dibawah ini : 

 

 

Menulis Program 

1. Tulis deklarasi variabel berikut pada bagian Deklarasi Variabel 

Dim bil1 As Integer 

Dim bil2 As Integer 

Dim hasil As Single 

Dim operator As Integer '1 - Penjumlahan, 2 - Pengurangan, 3 - Perkalian dan 4 – 

Pembagian 

2. Masukkan kode program berikut untuk event Load pada form 

Private Sub Form_Load() 

txtBil1.Text = "" 

txtBil2.Text = "" 

txtHasil.Text = "" 

End Sub 

3. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada option 

Private Sub optPembagian_Click() 

lblOperator.Caption = "/" 

operator = 4 

End Sub 

Private Sub optPengurangan_Click()  

lblOperator.Caption = "-" 

operator = 2 

End Sub 

Private Sub optPenjumlahan_Click() 

lblOperator.Caption = "+"  

operator = 1 

End Sub 

Private Sub optPerkalian_Click() 

lblOperator.Caption = "X" 

operator = 3 

End Sub 

4. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada cmdHitung 

Private Sub cmdHitung_Click() 

bil1 = txtBil1.Text 

bil2 = txtBil2.Text 

If operator = 1 Then 

hasil = bil1 + bil2 

txtHasil.Text = hasil 

ElseIf operator = 2 Then 

hasil = bil1 - bil2 

txtHasil.Text = hasil 

ElseIf operator = 3 Then 

hasil = bil1 * bil2 

txtHasil.Text = hasil 

ElseIf operator = 4 Then 

hasil = CSng(bil1) / CSng(bil2) 

txtHasil.Text = hasil 

Else  

MsgBox "Anda belum memilih operator" 

End If 

End Sub 

5. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada cmdLagi 

Private Sub cmdLagi_Click() 

Dim jawab As Integer 

jawab = MsgBox("Anda ingin mencoba lagi?", vbYesNo) 

If jawab = vbYes Then 

txtBil1.Text = "" 

txtBil2.Text = "" 

txtHasil.Text = "" 

Else 

Unload Me 

End If 

End Sub 

 

BAB III 

MESSAGE DIALOG (COMMAND DIALOG) 

 

 

Message dialog merupakan sebuah interaksi antara program dengan user. Selain sebagai 

informasi (pesan), user dapat melakukan aksi (input) terhadap program melalui message 

dialog kemudian aksi (input) ini  akan diproses oleh program dengan command 

tertentu. Dalam visual basic telah disediakan fungsi khusus untuk menangani message 

dialog ini yaitu dengan MsgBox( ) Function.   

 

Tujuan dari MsgBox yaitu  untuk menampilkan pop-up message dan menunggu input 

dari user untuk melakukan apa tindakan selanjutnya. Syntax dari message box yaitu : 

 

PesanAnda=MsgBox(Prompt, Style Value, Title) 

 

Argumen pertama, akan menampilkan message pada message box. Style menentukan 

type dari command button yang akan terlihat pada message box, title menampilkan judul 

dari message ini . 

 

Kita bisa menggunakan nama konstanta atau syle value untuk menggantikan nilai integer 

pada argumen kedua. pemakaian  nama konstanta akan lebih mudah dibaca 

dibandingkan menggunakan style value. Visual Basic akan menampilkan list dari nama 

konstanta ini  begitu anda mengetikan tanda koma setelah argumen pertama. 

 

 

 

Contoh : 

 

PesanAnda=MsgBox( "Klik OK untuk melanjutkan", 1, "Startup 

Menu") 

 

PesanAnda=MsgBox("Klik OK untuk melanjutkan". vbOkCancel, 

"Startup Menu") 

 

Contoh pertama dan kedua akan menampilkan hasil yang sama. PesanAnda yaitu  

variable yang akan menampung nilai dari fungsi MsgBox(). Nilainya menentukan type 

dari tombol yang diklik oleh user. Variable ini  haruslah dideklarasikan sebagai tipe 

data integer pada general declaration section. 

 

 

 

Contoh 1 : 

 

Private Sub command1_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox("Silahkan anda klik", 1, "Test message") 

If testmsg = 1 Then 

Label1.Caption = "Anda meng-klik tombol OK" 

Else 

Label1.Caption = "Anda meng-klik tombol Cancel" 

End If 

End Sub 

 

 

Ketika user meng-klik OK pada test button, maka akan muncul pesan "Anda meng-klik 

tombol OK" sedang  jika user meng-klik Cancel button maka akan muncul pesan 

"Anda meng-klik tombol Cancel". Untuk membuat message box anda lebih menarik, 

anda bisa menambahkan icon pada message box ini . Ada empat tipe icon yang 

disediakan oleh Visual Basic seperti yang tertera pada tabel berikut ini. 

 

 

Membuat Message dialog 

1. Rancang antar muka seperti berikut: 

 

 

2. Ubah Property dari masing-masing komponen sebagai berikut: 

Komponen/Objek Property 

Command1 Caption = Message 1 

Command2 Caption = Message 2 

Command3 Caption = Message 3 

Command4 Caption = Message 4 

Command5 Caption = Message 5 

Command6 Caption = Exit 

 

3. Double klik command1 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command1_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 0, "test messag") 

If testmsg = 1 Then 

Label1.Caption = "anda klik tombol OK" 

End If 

End Sub 

4. Double klik command2 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command2_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 1, "test messag") 

If testmsg = 1 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol OK" 

Else 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol cancel" 

End If 

End Sub 

5. Double klik command3 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command3_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 2, "test messag") 

If testmsg = 3 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Abort" 

ElseIf testmsg = 4 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Retry" 

Else 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Ignore" 

End If 

End Sub 

6. Double klik command4 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command4_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 3, "test messag") 

If testmsg = 6 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Yes" 

ElseIf testmsg = 7 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol No" 

Else 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Cancel" 

End If 

End Sub 

 

7. Double klik command5 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command5_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 4, "test messag") 

If testmsg = 6 Then 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol Yes" 

Else 

Label1.Caption = "anda mengklik tombol No" 

End If 

End Sub 

 

8. Double klik command6 kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command6_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 4, "test messag") 

If testmsg = 6 Then 

End 

End If 

End Sub 

9. Jalankan Program dan dan amati hasilnya hasilnya 

10. tambahkan satu komponen command pada form anda. 

11. double klik dan buat proosedur seperti berikut: 

Private Sub Command7_Click() 

Dim testmsg As Integer 

testmsg = MsgBox("Silahkan anda klik", vbYesNoCancel _ 

+ vbExclamation, "Test Message") 

If testmsg = 6 Then 

Label1.Caption = "Testing successful" 

ElseIf testmsg = 7 Then 

Label1.Caption = "Are you sure?" 

Else 

Label1.Caption = "Testing fail" 

End If 

12. jalankan program dan amati hasilnya 

 

InputBox( ) 

Input box yaitu  message yang dapat diberi masukan string. Sintaks: 

 

 

 

1. Buat projek baru dan tambahkan objek command pada form. 

2. Ubah property caption-nya dengan Masukkan. 

3. Tambahkan objek label kedalam form. 

4. Double klik objk command pada form dan buatlah prosedur seperti berikut: 

Privat Sub Command1_Click( ) 

 

End Sub 

 

BAB IV 

KONTROL PROGRAM (PERCABANGAN) 

 

 

Percabangan (kontrol program) yaitu  suatu cara untuk melompat kelokasi baris lain. ada 

beberapa percabangan yang dapat dilaksanakan yang secara garis besar dibagi menjadi 

dua yaitu percabangan bersyarat dan percabangan tidak bersyarat. 

 

 

Percabangan Tidak Bersyarat 

 

Yaitu percabangan atau kontrol program yang akan dijalankan tanpa harus ada 

pernyataan persyaratan yang harus dipenuhi. Ketika pembacaan routine program sampai 

pada kontrol program atau percabangan maka akan langsung dilaksanakan. Ada beberapa 

percabangan atau kontrol program yang dapat dilaksanakan. 

 

Percabangan GoSub… Return 

Yaitu percabangan tanpa syarat kesuatu subrutin yang ditandai dengan baris label atau 

nomor. Setelah mencabang  ke subrutin yang diinginkan program akan kembali ke baris 

berikutnya dibawah Gosub. 

Sintks: 

 

GoSub <baris> 

… 

… 

<baris> 

… 

… 

return 

 

Contoh: 

Sub ofrm_activate() 

 Dim num as single 

 Num = inputbox(“masukan angka yang akan dibagi 2.”) 

Gosub Cabang 

Form1.print Num 

Exit sub 

Cabang: 

 Num=num/2 

 Return 

End sub 

 

 

Percabangan GoTo 

dipakai  untuk mencabang kesuatu baris label atau baris nomor. Setelah mencabang 

program tidak akan kembali ke baris dibawahnya. 

 

Sintaks: 

Goto <baris> 

… 

… 

<baris> 

… 

… 

 

Contoh: 

 

Sub ofrm_activate() 

 Dim num as single 

 Num = inputbox(“masukan angka yang akan dibagi 2.”) 

Gosub Cabang 

Form1.print Num 

Goto selesai 

Cabang: 

 Num=num/2 

 Return 

Selesai: 

End sub 

 

 

 

Percabangan Bersyarat 

 

Percabangan bersyarat perupakan percabangan yang akan terjadi bila suatu syarat 

terpenuhi. Dengan percabangan bersyarat maka program akan menuju ke lokasi atau baris 

lain baik label maupun nomer dengan suatu syarat yang harus dipenuhi. 

 

Percabangan If … Then 

Sintaks: 

 If <kondisi> then <statement> 

 

<Kondisi> merupakan kondisi yang dipakai  untuk perbandingan.  

<statement> merupakan satu atau lebih baris pernyataan program yang akan dijalankan 

jika kondisi terpenuhi. 

 

Contoh: 

If nilai < 70 then keterangan = “tidak lulus 

 

 

Percabangan If … Then … Else 

Pernyataan If .. Then … Else dipakai  untuk percabangan dengan syarat (kondisi) lebih 

dari satu. namun  hanya satu blok statement yang akan dijalankan yaitu pada kondisi yang 

terpenuhi. 

 

Sintaks: 

If <kondisi1> then 

  <statement blok ke 1> 

[Else If <kondisi 2> then 

  <statement blok ke 2>] 

[Else 

  <statement ke n>] 

End if 

 

Contoh: 

 

If nilai < 70 then 

 Keterangan = “tidak lulus” 

Else 

 Keterangan = “lulus” 

End if 

 

Percabangan Select Case 

Percabangan select case dapat dipakai  sebagai pengganti dari if … then … else …. 

Struktur ini dipakai  untuk memilih satu blok statemen dari beberapa blok statement. 

 

Sintaks: 

Select case <ekspresi yang diuji> 

[case <ekspresi1> 

 <statemen blok 1>] 

[case <ekspresi2> 

 <statemen blok 2>] 

… 

… 

[case else 

 <statemen blok n>] 

 

end select 

 

Contoh: 

 

Select case nilai 

 Case 0 

  Nama = “Processor” 

  Harga = 500000 

 Case 1 

  Nama = “harddisk” 

  Harga = 550000 

 Case 2  

  Nama = “printer” 

  Harga = “750000” 

 Case else 

  Nama = “lain-lain” 

  Harga = 0 

End select 

 

Membuat program perhitungan dengan percabangan if … then … else 

 

1. Buat desain seperti berikut ini: 

 

 

2. Atur property-property-nya dengan ketentuan berikut: 

Objek Property 

Label1 Caption = Angka Pertama 

Label2 Caption = Angka Kedua 

Text1 Text1 = kosong 

Text2 Text2 = kosong 

Option1 Caption = Kalikan 

Value = true 

Option2 Caption = Tambahkan 

Option3 Caption = Kurangi 

Command1 Caption = hitung 

Label3 Caption = Hasil 

Text3 Text = kosong 

 

3. double klik objek command1 (hitung) sehingga muncul kode editor kemudian buat 

prosedur seperti berikut: 

 

Private Sub Command1_Click() 

Dim a, b, c As Integer 

a = Val(Text1.Text) 

b = Val(Text2.Text) 

 

If Option1.Value = True Then 

c = a * b 

ElseIf Option2.Value = True Then 

c = a + b 

Else 

c = a - b 

End If 

 

Text3.Text = c 

End Sub 

 

4. jalankan program kemudian amati apa yang terjadi. 

 

 

Percabangan dengan select … case 

 

1. buka aplikasi visual basic 

2. tambahkan oobjek command button pada form 

3. double klik oobjek command button ini  sehingga muncul kode editor kemudian 

buatlah prosedur seperti berikut: 

 

Private Sub Command1_Click() 

Dim bil As Integer 

Dim msg As Integer 

bil = InputBox("masukkan sembarang bilangan bulat") 

Select Case bil 

Case Is < 0 

    msg = MsgBox("bilangan negatif", 1, "informasi") 

Case Is < 10 

    msg = MsgBox("bilangan antara 0 sampai 9", 1, "informasi") 

Case 15, 20 To 25 

   msg = MsgBox("bilangan yaitu  15 atau 20 sampai 25", 1, "iformasi") 

Case Else 

    msg = MsgBox("bilangan yaitu  bukan 15, 20, atau 25 ", 1, "informasi") 

End Select 

 

End Sub 

 

4. jalankan program dan amati hasilnya 

BAB V 

PENGULANGAN (LOOPING) 

 

 

 

Struktur pengulangan (loop) memberi kesempatan untuk mengulang proses eksekusi 

terhadap satu atau beberapa baris kode. Struktur pengulangan dalam visual basic dapat 

diatur dengan beberapa statemen seperti do..loop, for .. next. 

 

 

Perulangan dengan Do … Loop 

 

Struktur do … loop dipakai  untuk mengeksekusi blok pernyataan sebanyak angka 

yang didefinisikan didalamnya.  

 

Sintaks 1: 

 Do [ {hile | until } <kondisi>] 

  [blok pernyataan] 

  [Exit do] 

[blom pernyataan ] 

loop 

 

Sintaks 2: 

 Do 

  [blok pernyataan] 

  [Exit do] 

  [blok pernyataan] 

 loop [{while | until} <kondisi>] 

 

ket: 

- While menyatakan pengulangan selama kondisi benar. 

- Until menyatakan pengulangan dikerjakan sampai kondisi benar. 

- Kondisi menyatakan ekspresinumerik atau string yang mengevaluasi benar atau 

salah. 

- Blok pernyataan suatu baris kode yang akan dikerjakan berulang. 

- Exit do pernyataan yang menyebabkan proses perulangan dihentikan. 

 

Contoh: 

Do while bil<=10 

 Form1.print bil 

 Bil = bil +1 

Loop 

 

 

Perulangan For … Next 

 

Dalam menggunakan struktur for … next, biasanya dipakai  untuk pengulangan yang 

sudah diketahui jumlahj pengulangannya.  

 

Sintaks: 

 For hitungan = mulai to akhir [step selang] 

  [blok pernyataan] 

  [exit for] 

  [blok pernyataan] 

 next [hitungan[,hitungan][,…]] 

 

keterangan: 

- Hitungan menetapkan suatu variable tipe numeric yang dipakai  sebagai 

perhitungan perulangan. 

- Akhir menetapkan nilai akhir dari variable penghitung 

- Blok pernyataan dipakai  untuk penulisan blok kode yang akan diulang. 

- Exit for suatu perintah alternatif untuk keluar dari suatu proses pengulangan 

ini  selesai seluruhnya. 

 

Contoh: 

For I=1 to 10 

 For j=1 to I 

  Form1.ptint j 

 Next j 

Perint 

Next I 

 

Program membuat progress bar 

1. Buka aplikasi Microsoft visual basic. 

2. Aktifkan kontrol progress bar dengan cara klik menu project >> component hingga 

muncul kotak dialog component. 

3. Pilih tab control dan berikan check pada Microsoft windows component control 

6.0. kemudian klik ok, maka pada toolbox akan bertambah beberapa kontrol 

termasuk progress bar. 

 

 

4. Tambahkan komponen label, progress bar, dan command button pada form seperti 

berikut: 

 

5. Setting dari masing-masing kontrol program seperti berikut ini: 

Kontrol Property 

Form Caption = Animasi progress bar dengan for … next 

StartUpPosition = 2 CentreScreen 

Label1 Name = Lbl_Prosen 

Caption = label1 

Frame1 Caption = kosong 

Progressbar1 Scrolling = 1 ccScrollingSmooth 

Command1 Name = Cmd_Proses 

Caption = PROSES 

 

6. Lakukan double klik pada objek command cutton (PROSES) kenudian buat 

prosedure seperti berikut: 

Private Sub Cmd_Proses_Click() 

ProgressBar1.Min = 0 

ProgressBar1.Max = 100 

For G = ProgressBar1.Min To ProgressBar1.Max 

    ProgressBar1.Value = G 

    Lbl_Proses.Caption = G & "%" 

    DoEvents 

    Next G 

End Sub 

Jalankan program dan lihat hasilnya 

 

Membuat sepedometer 

1. Buat aplikasi baru, tambahkan beberapa kontrol yairu frame, 4 label dan 2 command 

button dengan desain seperti berikut ini: 

 

 

2. Atur property dari maing-masing kontrol sebagai berikut: 

Kontrol Property 

Form1 Caption = Animasi SepedoMeter 

StartUpPosition = 2 CentreScreen 

Command1 Name = Cmd_mulai 

Caption = MULAI 

Command2 Name = Cmd_selesai 

Caption = SELESAI 

Label1 Name = Lbl_Nomor 

Caption = 0 

Index = 1 

Font = Arial Size : 35 Bold 

Label2 Name = Lbl_Nomor 

Caption = 0 

Index = 2 

Font = Arial Size : 35 Bold 

Label3 Name = Lbl_Nomor 

Caption = 0 

Index = 3 

Font = Arial Size : 35 Bold 

Label4 Name = Lbl_Nomor 

Caption = 0 

Index = 4 

Font = Arial Size : 35 Bold 

 

3. Deklarasikan variable N1, N2, N3, dan N4 di general dan berikan harga awal pada 

form load sebagai berikut: 

Dim N1, N2, N3, N4 As Single 

 

Private Sub Form_Load() 

N1 = 0 

N2 = 1 

N3 = 1 

N4 = 1 

End Sub 

4. Lakukan double klik pada tombol MULAI (command1) dan buat prosedur seperti 

berikut: 

Private Sub Cmd_Mulai_Click() 

Cmd_Mulai.Enabled = False 

Do While N4 < 10 

    If N1 >= 9 Then 

        N1 = 0 

        Lbl_Nomor(2).Caption = N2 

        N2 = N2 + 1 

    End If 

    If N2 > 9 Then 

        N2 = 0 

        Lbl_Nomor(3).Caption = N3 

        N3 = N3 + 1 

    End If 

    If N3 > 9 Then 

        N3 = 0 

        Lbl_Nomor(4).Caption = N4 

        N4 = N4 + 1 

        Beep 

    End If 

    Lbl_Nomor(1).Caption = N1 

    N1 = N1 + 1 

    DoEvents 

Loop 

Frame1.BackColor = &H0& 

Form1.BackColor = &H0& 

End Sub 

5. Lakukan double klik pada tombol SELESAI (command2) kemudian buat prosedur 

seperti berikut: 

Private Sub Cmd_Selesai_Click() 

End 

End Sub 

6. jalankan program dan amati hasilnya. 

BAB VI 

PROCEDURE DAN FUNGSI 

 

 

 

Procedure dan fungsi merupakan bagian dari program yang dapat dibuat secara terpisah. 

Procedure dan fungsi dubuat dalam begian-bagian yang lebih kecil dengan tujuan untuk 

memudahkan dalam mengorganisasi data, dan lebih efisien. 

 

Procedure dan fungsi dapat dipakai  untuk menyuplai nilai kedalam sebuah ekspresi 

dan memasukanya kedalam procedure atau fungsi yang lain. 

 

Jika memanggil sebuah procedure atau fungsi, maka semua statemen atau perintah-

perintah yang ada di dalamnya (yang berada diantara judul procedure dan pernyataan 

end) akan dijalankan atau dieksekusi. Pada dasarnya procedure atau fungsi mempunyai 

tujuan yang sama, perbedaanya yaitu  jika fungsi dia akan mengembalikan nilai namun  

procedure tidak mempunyai nilai pengembalian. 

 

Procedure 

 

Procedure yaitu  kumpulan pernyataan program yang berbentuk sebuah blok program 

sebagai bagian dari program. Blok tesebut dapat diaktifkan dengan sebuah pemanggilan 

procedure. 

 

Sintaks: 

[public][static][private] sub namapros([part1 as type][,part2 as type…]) 

[pernyataan] 

[exit sub] 

 [pernyataan] 

end sub 

 

Keterangan: 

- Namapros merupakan nama procedure yang akan dipakai  jsebagai pengenal 

untuk memanggil procedure ini  

- ([part1 as tipe] [, part2 as tipe…]) menetapkan parameter yang akan dipakai  

oleh procedure. 

- Pernyataan menetapkan tindakan-tindakan yang akan dikerjakan selama proses 

dari procedure ini . 

- Exit sub dipakai  untuk keluar dari procedure. 

 

untuk memanggil procedure dipakai  perintah Call kemudian diikuti dengan nama 

procedure dan bagian-bagian parameter yang ada dalam nama procedure. Untuk bagian-

bagian parameter yang ada pada nama procedure dapat dipanggil dengan sebuah variable 

yang sama tipenya atau langsung dengan nilainya. Berikut ini yaitu  contoh bagaimana 

cara membuat procedure, misalnya procedure menuliskan pesan. 

 

sub pesan( ) 

 “buat jendela” 

 “tulis pesan ke jendela” 

 “tutup jendela” 

end sub 

 

misalnya anda akan menampilkan pesan 3 kali pada sebuah button yang diklik maka 

tulislah program seperti berikut: 

 

private sub command1_click( ) 

 call pesan 

 call pesan 

 call pesan 

end sub 

 

 

Fungsi 

 

Fungsi pada dasarnya hampir sama dengan procedure bedanya procedure tidak 

mengembalikan nilai sedang  fungsi mengembalikan nilai. 

 

Sintaks: 

[public][static][private] function namafunc([part1 as type][,part2 as type…]) as type 

[pernyataan] 

[exit function] 

 [pernyataan] 

 namafc=pernyataan 

end function 

 

keterangan: 

- Namafunc menetapkan nama fungsi yang dipakai  sebagai pengenal. 

- ([part1 as type][,part2 as type…]) menetapkan parameter yang dipakai . 

- Namafc sebagai namafungsi yang sama dengan nama fungsi sebelumnya yang 

menetapkan nilai yang akan dikembalikan oleh fungsi ini . 

 

Karena fungsi akan mengembalikan suatu nilai, maka nilai yang akan dikembalikan ini 

dapat diletakkan pada suatu variable, atau dengan langsung ditampilkan. 

 

Contoh: 

Function luassg(pjg as integer, lbr as integer) as double 

  Luassg=(pjg * lbr) / 2 

End function 

  

 Private sub text1_change() 

  Dim nilai1 as integer 

  Dim nilai2 as integer 

 

  Nil1 = val (text1.text) 

  Nil2 = val (text2.text) 

  Luas = luassg(nil1,nil2) 

  Text3.text = str (luas) 

 End sub 

 Private sub text2_change() 

  Dim nilai1 as integer 

  Dim nilai2 as integer 

 

  Nil1 = val (text1.text) 

  Nil2 = val (text2.text) 

  Luas = luassg(nil1,nil2) 

  Text3.text = str (luas) 

 End sub 

 

 

 

Program Membalikkan Kata 

Membuat Interface 

1. Pilih STANDARD EXE 

2. Pilih Tools > Option > Editor > Require Variable Declaration. 

3. Klik File > Save Project. Simpan form dengan nama frmLatihan dan Simpan proyek 

dengan nama prjLatihan 

4. Masukkan objek-objek dibawah ini : 

 

5. Simpan Projek 

 

Memasukkan Prosedur 

1. Klik menu Tools > Add Procedure 

2. Masukkan nama Procedure BalikKata 

3. Klik OK 

4. Tuliskan kode program untuk prosedur balik kata dibawah ini : 

Private Sub BalikKata() 

Dim kata As String, hasilbalik As String, huruf As String  

Dim i As Integer 

kata = txtKata(0).Text  

hasilbalik = "" 

For i = Len(kata) To 1 Step -1  

huruf = Mid(kata, i, 1) 

hasilbalik = hasilbalik + huruf 

Next i  

txtKata(1).Text = hasilbalik 

End Sub 

 

 

Memanggil Prosedur 

1. Panggil prosedur BalikKata pada event Click objek cmdBalikKata, seperti dibawah 

ini: 

Private Sub cmdBaliKata_Click() 

Call BalikKata 

End Sub 

2. Jalankan Program 

 

Perkalian dua buah Matriks 

Buat program untuk penjumlahan dua buah matriks, Interface yang diinginkan yaitu  

sebagai berikut : 

 

 

Membuat Interface 

1. Masukkan objek-objek dibawah ini : 

 

 

 

2. Deklarasikan variabel berikut pada bagian deklarasi form: 

 

 

 

3. masukan prosedur dimmensi dibawah ini: 

 

 

 

4. masukkan prsedur input matrik dibawah ini: 

 

 

5. Masukkan kode dibawah ini untuk event klik pada objek CmdInput: 

 

 

6. Jalankan program 

7. masukkan prosedur penjumlahan dibawah ini: 

 

 

8. masukkan kode dibawah ini untuk event klik pada objek cmdPenjumlahan: 

 

 

9. jalankan program dan simpan. 

 

Program Fungsi 

 

Ilustrasi 

 

 

 

 

Membuat Interface 

1. masukan okjek-objek dibawah ini: 

 

 

2. Simpan proyek anda 

 

Mendeklarasikan variabbel 

 

Deklarasikan variabel dibawah ini kedalam form: 

 

 

 

Membuat fungsi 

1. Membuat fungsi banyak elemen berikut kedalam form: 

 

 

2. Panggil fungsi bnuykelemen pada even onclick pada objek cmdTampilkan. 

 

 

3. Jalankan program dan lihat hasilnya. 

BAB VII 

ARRAY DAN RECORD (STRUKTUR) 

 

 

Array 

 

Array yaitu  sekumpulan variabel yang memiliki nama dan tipe data yang sama pula. 

Karena merupakan kumpulan maka array ini memiliki anggota atau yang sering disebut 

elemen. Pada array ada  nilai yang dipakai  untuk menginisialisasi urutan array 

yang disebut dengan index. 

 

Elemen array dapat diakses dengan menentukan sebuah nilai index integer yang akan 

dipakai  untuk memilih atau menunjuk elemen array ini . Ada beberapa macam 

dimensi array, yaitu array dimensi 1, array dimensi 2, array dimensi 3 dan seterusnya. 

Array dimensi satu biasanya dipakai  untuk kumpulan sejumlah data yang sama, 

sedang  array dimensi dua atau lebih dipakai  untuk sekumpulan dua atau lebih data. 

Sebagai contoh array dimensi 2 biasanya dipakai  untuk kumpulan data matrik yang 

dapat menunjukan kolom dan baris. Visual basic mendukung pembentukan array sampai 

60 dimensi. 

 

 

Pendlekarasian Array 

 

Tidak seperti variable biasa, variable array harus dideklarasikan terlebih dahulu. 

Pendeklarasian ini tujuannya untuk menentukan tipe data yang akan dipakai  oleh 

variable ini . Disamping itu, pendeklarasian ini bertujuan juga untuk menentukan 

berapa jumlah anggota (elemen) sebuah variable array. 

 

Variable array dapat juga dideklarasikan pada sebuah model dengan menggunakan 

pernyataan Dim, pernyataan global dengan menggunakan pernyataan Global, dan 

pendeklarasian static pada tingkat prosedur atau fungsi. Berikut ini tiga cara 

pendlekarasian array static: 

 

1. Array yang bersifat global, pendeklarasian diletakkan pada bagian deklarasi sebuah 

modul, dengan pernyataan global. 

2. Array yang hanya dikenal pada sebuah form, dideklarasikan pada bagian deklarasi 

sebuah form dengan menggunakan pernyataan dim.  

3. Array statis yang dideklarasikan pada sebuah prosedur/fungsi. Harus dideklarasikan 

menggunakan pernyataan static. 

 

Contoh pemakaian : 

 Global A(30) as integer 

 Global pegawai(400) as integer 

 Static A(30) as integer 

 Static pegawai(400) as ineteger 

 

 

Contoh program: 

 Private Sub Form_click( ) 

  Static A(3), B(3), C(3) as integer 

  A(0) = 2 

  A(1) = 5 

  A(2) = 10 

  B(0) = 6 

  B(1) = 4 

  B(2) = 8 

 

  C(0) = A(0) + B(0) 

  C(1) = A(1) + B(1) 

  C(2) = A(2) + B(2) 

   

  Print C(0) 

  Print C(1) 

  Print C(2) 

 End sub 

 

 

Record (Struktur) 

 

Record atau struktur merupakan sebuah type data yang dibuat secara tersendiri. Bisa 

terdiri dari satu variable atau beberapa variable dengan tipe data yang berbeda-beda. 

Sebagai contoh ada tipe pegawai dengan atribut nama, alamat, kota, dan gaji. Dari data 

ini maka dapat dibuat strukturnya sebagai berikut: 

  

Type datapegawai 

  Nama as string 

  Alamat as string 

  Kota as string 

  Gaji as currency 

 End type 

 

Pendeklarasian record (struktur) biasanya secara global pada modul. Karena record 

biasanya dipakai  untuk keseluruhan program. Record setelah dideklarasikan pada 

struktur dengan statemen type ini masih belum bisa dipakai  secara langsung sehingga 

perlu variable yang bertipe data record ini . Contoh diatas merypakan contoh sebuah 

record datapegawai. Jika record ini  akan dipakai , perlu dideklarasikan sebuah 

varial dengan tipe datapegawai. 

 

Contoh: 

 Global pegawai as datapegawai 

Array 

1. Buka visual basic 

2. Pilih tools >> option >> editor >> require variable declaration 

3. Simpan form dengan nama frmArray dan project degan nama prjArray 

4. Masukkan objek—objek dibawah ini beserta dengan  valuenya: 

 

5. Klik tool >> menu editor 

 

6. Isi menu editor dengan menu seperti berikut: 

 

7. Masukkan kode program untuk menu keluar seperti berikut: 

 

8. Deklarasikan Option Explicit pada bagian deklarasi variabel 

9. Deklarasikan variabel dibawah ini pada bagian deklarasi variabel 

 

10. Masukkan kode program untuk input banyaknya bilangan seperti berikut: 

 

11. Tambahkan deklarasi variabel hasil pada bagian deklarasi 

 

 

12. Masukkan kode program untuk menu penjumlahan berikut ini: 

 

13. Jalankan program dan amati hasilnya. 

 

Record 

 

1. Buat aplikasi baru dari visual basic anda 

2. Pilih tools >> option >> editor >> require variable declaration 

3. Simpan projek anda dengan nama form frmRecord dan project dengan nama 

prjRecord. 

4. Masukkan objek-objek dibawah ini beserta dengan valuenya: 

 

5. Klik tools >> menu editor 

 

6. Isi menu editor seperti dibawah ini 

 

 

7. Klik project >> add module. Berinama modul ini  dengan ModArrayRecord 

8. Masukkan kode program berikut kedalam modul pada bagian deklarasi variabel 

 

9. Masukkan prosedur sub main berikut kedalam modul 

 

10. Buat prosedur TampilkanObjekdidalam frmRecord seperti berikut: 

 

11. Buat prosedur sembunyikan objek didalam frmRecord seperti dibawah ini: 

 

12. Deklarasikan variabel dibawah ini didalam frmRecord pada bagian deklarasikan 

variabel. 

 

13. Masukkan kode program untuk menu input jumlah data dibawah ini : 

 

 

14. Masukkan kode program berikut untuk menu input data: 

 

15. Jalankan program dan amati. 

16. Buat prosedur simpan data dalam frmRecord seperti dibawah ini: 

 

17. Masukkan kode program berikut untuk menu simpan data 

 

18. Masukkan kode program berikut untuk menu tampilkan data: 

 

19. Jalankan program dan amati. 

 

BAB VIII 

PEMROGRAMAN DATABASE 

 

Database yaitu  kumpulan informasi yang tersimpan secara elektronik pada sebuah file. 

Informasi ini merupakan kumpulan dari data sebagai representasi dari dunia nyata yang 

memiliki arti dan tujuan tertentu. 

 

Visual basic dapat membaca format file database yang dibuat oleh Microsoft access, 

dBase, Foxpro, Paradox dan semua database yang mendukung ODBC (Open Database 

Conectivity). 

 

Visual basic menggunakanteknologi Microsoft Jet untuk mengelola database yang sama 

dengan Ms Access. 

 

Kontrol Data 

 

Kontrol data dipakai  untuk mengakses database. Setelah selesai mengatur properties, 

kontrol data akan mewakili database dan dapat dengan mudah memproses operasi 

database sesuai keinginan. 

 

Property pada kontrol data yaitu  sebagai berikut: 

- Database name. Nama database dan path yang dikoneksikan. 

- Record Source. Nama table/record yang dikoneksikan. 

- Recordset type. Mengatur tampilan database yang dipakai  share/bersama pada 

LAN. 

 

Menambah data  

 

dipakai  metode Addnew dalam sebuah prosedur kejadian untuk membuka record baru 

dalam database. Jika user berpindah ke record lain maka record baru akan disisipkan 

kedalam database secara terindex. 

 

Contoh:  

 

 

 

Menyimpan Data 

Menyimpan data yaitu  proses memasukan data kedalam table. Proses ini dapat 

dilakukan dengan menyebutkan fieldnya kemudian memasukanya suatu value 

kedalamnya. 

 

Contoh: 

 

 

Menghapus data 

 

Untuk menghapus record dari database, harus menampilkan record yang akan dihapus 

kemudian memakai method delete pada objek recordset untuk menghapus record. 

 

Setelah penghapusan record dari database sebaiknya ditampilkan record baru dalam 

database menggunakan teknik metode Movefirst untuk menampilkan record pertama dari 

database. 

 

Contoh: 

 

 

 

 

 

Mencari Data 

Mencari data dapat dilakukan dengabn metode seek. Untuk mencari data maka kita perlu 

tahu data yang akan dicari berdasarkan kata kunci apa. Untuk itu kita perlu sebuah string 

dari kata kunci ini . 

 

Kata kunci yang akan dipakai  untuk pencarian data dapat dimasukan dengan berbegai 

cara bisa melalui kotak edit atau dengan kotak dialog. Setelah kata kunci didapat dan 

disimpan kedalam sebuah variabel, baru kemudian data pada database akan dicari dengan 

metode seek ini . Pencarian ini dilakukan dengan membandingkan antara data pada 

database dengan kata kunci yang dimasukan mulai dari record yang pertama sampai pada 

record yang terakhir. Jika record tidak ditemukan maka dapat ditampilkan sebuah pesan 

dari recordset yang memberitahukan bahwa data tidak ada. 

 

 

Update Data 

Update data dapata dilakukan dengan metode edit pada posisi record tertentu kemudian 

setelah diedit propses dapat dilakukan dengan penyimpanan. 

 

Contoh: 

 

 

 

 

Mempersiapkan Database 

1. Buka aplikasi Ms. Access 

2. Buat database dan  berinama DataMahasiswa.Mdb pada direktori anda. 

3. Buat tabel dengan field sebagai berikut: 

 

4. Simpan tabel ini  dengan nama tblBiodata. 

5. tutup Ms. Access dan kembali ke visual basic. 

 

 

 

Membuat interface 

1. Buat desain seperti berikut: 

 

 

 

 

2. Simpan form dengan nama frmBiodata dan simpan proyek dengan nama 

prjDatabase. 

 

Membuat koneksi pada database 

1. Aktifkan objek datacontrol (dtcBiodata) 

2. Klik properties dan masukkan nilai-nilai properti berikut: 

- Connect  : Access 

- DatabaseName : diisi dengan nama path dari direktori database yang anda buat. 

- RecordSource : tblBiodata 

3. Aktifkan objek textbox untuk NIM (txtBiodata(0)) 

4. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: 

DataSource : dtcBiodata 

DataField  : NIM 

5. Aktifkan objek textbox untuk nama (txtBiodata(1)) 

6. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: 

DataSource : dtcBiodata 

DataField  : Nama 

7. Aktifkan objek combobox untuk jurusan (cboJurusan) 

8. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: 

DataSource : dtcBiodata 

DataField  : Jurusan 

9. Simpan program dan coba jalankan. 

Untuk menampilkan data agama akan dipakai  untuk kode program. 

Membuat prosedur 

1. Prosedur tampilkan agama 

 

 

2. Panggil prosedur tampilkan agama pada objek dtcBiodata untuk event Reposition 

 

 

3. Jalankan program dan simpan kembali program anda. 

Menggunakan metode AbsolutePosition dan RecordCount 

1. Masukkan kode program berikut: 

 

 

2. Ubah kode program pada objek dtcBiodata pada event Reposition seperti berikut: 

 

 

3. Jalankan program dan simpan dalam direktori anda. 

 

 

Memasukkan data pada combobox dan menggunakan DBGrid untuk menampilkan data 

 

Menyiapkkan database 

1. Buka kembali database anda melalui Ms. Access 

2. Tambahkan sattu tabel dengan nama tblJurusan  yang terdiri dari field KodeJurusan 

dan NamaJurusan. 

3. Masukkan beberapa data pada tabel jurusan. 

Membuat Interface 

1. Buka proyek pjrDatabase anda melalui visual basic 

2. Tambakan form kedalam proyek ini  

3. Buat interface seperti berikut ini pada form ini : 

 

 

 

4. Simpan form dengan nama frmGrid. 

5. Ubah start up form dengan meng-klik project >> Project properties >> Start Up 

Oobject >> frmGrid. 

 

Membuat koneksi database 

1. Masukkan prosedur koneksi dibawah ini kedalam frmGrid: 

 

Private Sub Koneksi ( ) 

 With dtc 

  . DatabaseName = App.Path + “\dataMahasiswa.mdb” 

  . RecordSource = “tblJurusan” 

  . Refresh 

 End With 

End Sub 

 

2. Panggil prosedur koneksi dalam frmGrid pada event looad: 

 

 

3. Simpan proyek anda. 

 

Memasukkan kedalam Combo 

1. Masukkan prosedur DataJurusan dibawah in kedalam frmGrid: 

 

 

2. Panggil prosedur ini  dalam frmGrid pada event load 

 

 

3. Simpan dan jalankan pprogram anda 

4. Tambahkan kode program berikut untuk menghilangkan dtc dan dbgBiodata saat 

form pertama kali di load. 

 

 

 

 

Menampilkan data kedalam Grid 

1. Masukkan prosedur tampilkan biodata kedalam frmgrid 

 

 

2. Panggil prosedur diatas pada objek cboJurusan pada event click 

 

 

Simpan dan jalankan program 

 

 

Menambah, menyimpan, menghapus dan mengupdate data 

 

Menambah Interface 

1. Buka program prjDatabase yang telah anda buat pada prktikum sebelumnya  

2. Tambahkan lima buah tombol pada form seperti gambar dibawah ini: 

(gunakan kontrol array untuk tombol ini ) 

 

3. Beri nama masing-masing tombol dengan cmdBiodata 

4. Simpan proyek anda. 

 

Membuat Prosedur 

1. Membuat prosedur tambah data pada frmBiodata 

 

2. Masukkan prosedur simpan data pada form frmBiodata 

 

3. Panggil prosedur tambah data pada objek cmdBiodata pada even click 

 

4. Simpan dan jalankan program lalu amati apa yang terjadi 

5. Masukan prosedur hapus data pada form frmBiodata 

 

6. Panggil prosedur hapus data pada objek cmdBiodata 

7. Simpan dan jalankan proyek anda. 

8. Masukkan prosedur update data pada form frmBiodata 

 

9. Panggil prosedure update data pada objek cmdBiodata 

10. Simpan dan jalankan program. 

 

 

Membuat Validasi Input membaca tombol enter dan navigasi 

 

Membuat Validasi Input 

1. Tetap pada proyek anda, aktifkan kontrol objek textbox untuk NIM (txtBiodata(0)) 

2. Klik dua kali untuk masuk ke kode editor setelah itu pilih keypress untuk objek 

ini . 

3. Masukkan kode program dibawah ini: 

 

4. Simpan dan jalankan program anda. 

5. Masukkan input berupa karakter “$” kedalam textbox NIM dan lihat apa yang 

terjadi, apakah karakter ini  muncul dilayar? Jelaskan mengapa terjadi demikian. 

 

Membaca tombol enter 

1. Aktifkan kontrol objek textbox untuk NIM 

2. Double klik objek ini  dan tambah program untuk keypress sebagai berikut: 

 

3. Simpan dan jalankan program 

4. Masukkan data barus pada textbox NIM kemudian tekan enter.  

 

 

Membuat program navigasi 

1. Aktifkan objek kontrol data (dtcBiodata) 

2. Setting property Visible dengan nilai false. Untuk property objek kontrol data 

(properties dtcBiodata) 

3. Masukkan objek empat buah command button kedalam form dan berinama 

cmdNavigasi dengan menggunakan konrol array. 

 

 

 

4. Masukkan kode program untuk kontrol nnavigasi record. 

 

 

Simpan dan jalankan program 

 

BAB IX 

PEMROGRAMAN GRAFIS DAN MULTIMEDIA 

 

Dasar-dasar pemrograman grafis 

Obyek gambar disusun oleh elemen-elemen yang disebut titik atau pixel. Banyaknya titik 

dalam layar biasa disebut dengan istilah resolusi. Hal inilah yang menentukan suatu 

gambar kelihatan halus atau tidak. Semakin tinggi resolusi, semakin bagus pula gambar 

yang dihasilkan. 

 

System operasi windows merupakansistem operasi yang mendukung kegiatan ini  

dengan menyediakan banyak fungsi yang disebut dengan windows API (application 

programming interface). 

 

Sistem koordinat 

Sistem koordinat pada visual basic dikenal dengan system koodinat dua dimensi dan 

dapat dikembangkan menjadi system koordinat tiga dimensi. System koordinat pada 

windows sepenuhnya didukung oleh DGI yang terdiri dari: 

- koordinat fisik 

system koordinat fisik merupakan system koordinat yang dipakai oleh peralatan 

fisik. Layar monitor mempunyai system koordinat fisik dikiri atas dengan sumbu 

x positif berasal dari pusta menuju kekanan dan sumbu y positif berasal dari pusat 

menuju kebawah. 

- koordinat logika 

system koordinat logika yaitu  koordinat yang dipakai dalam program. Windows 

memetakan system koordinat logika dalam program ke koordinat fisik. Koordinat 

logika memungkinkan anda menggambar dengan skala inch atau millimeter 

kemudian windows yang akan mengubah skala ini  ke peralatan fisik. Selain 

itu system koordinat logika juga memungkin anda membuat system koordinat 

sendiri misalna anda dapat membuat system koordinat Cartesian dengan titik 

pusat berada ditengah. 

 

Fungsi RGB 

Pada dasarnya seluruh warna yang ad aberula dari warna primer yaitu merah, hijau, biru. 

Pencampuran dari ketiga warna ini yang kemudian akan menghasilkan warna-warna yang 

lain. misalnya, pencampuran antara warna hijau dan merah menghasilkan warna kunig. 

 

Fungsi QBColor 

Fungsi qbcolor merupakan fungsi yang menunjukkan nilai warna yang dipakai . Fungsi 

ini akan mengembalikan warna yang beerasosiasai dengan nilai yang dimasukkan pada 

parameter warna yaitu antara bilangan 0 sampai dengan 15 seperti pada table berikut: 

Nilai Warna 

0 Hitam 

1 Biru 

2 Hijau 

3 Cyan 

4 Merah 

5 Magenta 

6 Kuning 

7 Putih 

8 Abu-abu 

9 Biru terang 

10 Hijau terang 

11 Merah terang 

12 Cyan terang 

13 Magenta terang 

14 Kuning terang 

15 Putih terang 

 

Garis 

Garis merupakan kumpulan titik-titk yang saling berhubungan. Ada bermacam-macam 

type dari garis ada yang terputus-putus dan juga ada yang penuh dantransparan yang 

disebut dengan border style. 

- 0 – transparent : bentuk garis tidak ditampilkan 

- 1 – Solid  : bentuk garis utuh (solid) 

- 2 – Dash  : bentuk garis terputus-putus dalam bentuk garis-garis 

- 3 – dot  : bentuk garis terputus-putus dalam bentuk titik-titik. 

- 4 – dash-dot  : bentuk garis terputus-putus dengan bentuk garis & titik 

- 5 – dash-dot-dot :  bentuk garis terputus-putus dengan bentuk garis & dua titik 

- 6 – inside solid : bentuk garisnya sama dengan solid 

ketebalan dari garis dapat diatur dengan border width. 

 

Shape 

Shape merupakan bentuk bangun-bangun simetris seperti kotak, lingkaran, oval dan ;lain 

sebagainya. Ada lima bentuk dasar yang dapat dipakai  sebagai berikut: 

- Rectangle  : bentuk kotak persegi panjang. 

- Square  : bentuk bujur sangkar 

- Oval   : bentuk oval 

- Circle   : bentuk lingkaran 

- Rounded rectangle : bentuk kotak persegi panjang dengan sisi pojoknya melengkung. 

- Rounded square : bentuk bujur sangkar dengan sisi pojoknya melengkung. 

 

Fill 

Bentuk-bentuk bangun yang disebut dengan shape ini dapat diberi isi pada bagian 

tengahnya. Corak dari isi shape ini disebut dengan fill. Ada delapan fill dasar yang dapat 

dipakai  yaitu sebagai berikut: 

- solid   : corak fill berbentuk penuh menutup memenuhi shape. 

- transparent  : corak fill transparan atau tidak terlihat. 

- Horizontal line : corak fill berupa garis horisontal 

- Vertical line  : corak fill berbentuk garis vertical 

- Upward diagonal : corak fil berbentuk garis diagonal dari pojok kiri atas menuju 

pojok kanan bawah 

- Downward diagonal : corak fill berbentuk garis diagonal dari pojok kanan atas menuju 

pojok kiri bawah 

- Cross   : corak fill berbentuk garis vertical dan horizontal 

- Diagonal cross : corak fill bebentuk diagonal menyilang ke kanan dan ke kiri. 

 

 

Kontrol image 

 

Merupakan salah satu kontrol yang dipakai  untuk menampilkan gambar pada form, 

misalnya logo, hiasan, dan sebagainya. Untuk menampilkan gambar pada konrol image 

dibutuhkan file gambar dengan format yang didukung oleh visual basic yaitu sebagai 

berikut: 

 

Format Keterangan 

BMP File bitmap yang dipakai  di windows 

CUR File animasi untuk gambar kursor 

JPG File gambar JPEG dengan kompresi tinggi 

WMF File gambar windows dengan metafile 

EMF File gambar enhanced metafile (pengembangan windows 

metafile) 

ICO File gambar icon 

GIF File graphic interchange format yang sering dipakai  pada 

halaman web. 

 

 

 

Animasi 

 

Animasi secara sederhana yaitu  menghidup yang berarti usaha untuk menggerakkan 

sesuatu yang tidak dapat bergerak sendiri. Masalah yang mendasar dalam 

menganimasikan objek yaitu  begeimana cara memilih atau merancang suatu alat untuk 

menganimasikan suatu yang cukup ekspresif dalam menentukan apa yang ingin 

dilakukan secara mendetail. 

 

Animasi dalam visual basic dapat dibuat secara langsung dengan memanfaatkan objek 

diam dan routine program. Pada cara ini maka objek diam secara keseluruhan akan 

digerakkan dengan routine program. Selain itu visual basic juga menyediakan kontrol 

animasi yang dapat dipakai  untuk menambahkan animasi pada aplikasi anda dengan 

memanfaatkan file-file animasi yang telah ada. 

 

 

Multimedia 

 

Multimedia pada dasarnya yaitu  penggabungan atara audio dan video yang 

menghasilkan sesuatu yang lebih hidup lagi. Ada beberapa jenis file multimedia dengan 

format yang berbeda-beda diantaranya yaitu  sebagai berikut: 

File WAV 

Fiel .wav (waveform) yaitu  fiel untuk menyimpan suara yang direkam dengan teknologi 

dari Microsoft. Dalam lingkungan windows format ini telah diakui sebagai format audio 

standar. 

 

File MIDI 

File midi (musical instruments gidital interface) sama seperti file .wav yang berakhiran 

.mid juga berhubungan denga suara. Dibandingkan dengan file wav yaitu  ukurannya 

yang lebih kecil, namun  tidak semua suara dapat disimpan dalam format file .mid, sebagai 

contoh suara anjing menggonggong atau singa mengaum  tidak bisa disimpan dalam file 

midi. 

 

File MP3 

yaitu  file dengan format perekaman suara sigital yang dikompresi. File musik MP3 

direkam pada 128Kbps yang akan memakan 1 MB untuk suara permenitnya. Untuk 

memainkan file MP3 dibutuhkan media player, salah satunya dimiliki oleh program 

visual basic yaitu multimedia MCI. 

 

File AVI 

Fiel avi (audio video interleaving) merupakan file standart yang dimiliki oleh system 

operasi Microsoft windows untuk memainkan data video dan audio secara digital. File 

avi yaitu  file hasil kompresi gambar-gambar dan atau suara digital tyang terangkai dan 

membantuk file baru yang dapat dimainkan secara bergerak dan bersuara. 

 

File DAT 

File DAT (Digital Audio Tape) yaitu  file yang diproses dengan peralatan digital tape. 

Ukuran dari file ini cukup besar dibandingkan dengan file AVI, namun  gambar yang 

dihasilkan lebih bagus. 

 

 

Program Animasi 

Gambar Berkedip 

1. Buka aplikasi visual basic anda kemudian tambahkan komponen picture box dan 

timer kedalam form 

2. Atur property dari objek ini  dengan ketentuan sebagai berikut: 

Kontrol Property 

Picture1 Stretch = true 

Picture = C:\Program files\Microsot Office \ 

Clipart\Popular\Flower.wmf 

Timer1 Interval = 100 

 

3. Double klik kontrol timer dan buat prosedur seperti berikut ini: 

Private Sub Timer1_Timer() 

If Picture1.Visible = True Then 

    Picture1.Visible = False 

    Else 

    Picture1.Visible = True 

End If 

End Sub 

4. Jalankan program dan amati hasilnya. 

 

Kontrol Animasi dan Multimedia 

Menambahkan kontrol animasi dan control multimedia dengan cara klik menu Project >> 

components  kemudian beri tanda check pada Microsoft windows common control – 2 

6.0 juga pada Microsoft Multimedia 6.0 kemudian klik ok, sehingga pada tollbox 

betambah beberapa kontrol. 

1. Tambahkan komponen multimedia kedalam form seperti berikut ini: 

 

 

2. Buat prosedur pada form load dengan listing seperti berikut: 

Private Sub Form_Load() 

MMControl1.Notify = False 

MMControl1.Wait = True 

MMControl1.Shareable = False 

MMControl1.FileName = "c:\windows\media\chord.wav" 

MMControl1.Command = "open" 

End Sub 

 

Pada pengisian file name dapat dipakai  untuk file-file multimedia yang lain 

seperti ile midi dan mp3, juga termasuk file avi. Hany saja perlu seting pada property 

devicetype. 

3. Jalankan program dan amati yang terjadi. 

 

Kontrol Windows Media Player 

1. Melalui menu Project >> Components, tambahkan kontrol windows media player. 

2. Tambahkan komponen windows media player, common dialog, dan dua buah 

command button yang didesain seperti berikut: 

 

 

 

3. Double klik pada tombol buka file kemudian buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command1_Click() 

CommonDialog1.ShowOpen 

MediaPlayer1.FileName = CommonDialog1.FileName 

End Sub 

4. Double klik pada tombol selesai dan buat prosedur seperti berikut: 

Private Sub Command2_Click() 

End 

End Sub 

5. Jalankan program dan pilih file berekstensi .DAT untuk melihat film. 

 


Lebih baru Lebih lama