Pada awal perkembangan komputer, orang meng-asumsikan bahwa komputer yaitu mesin
pintar dan ajaib yang dapat menyelesaikan masalah apa saja. Aumsi ini tidak seluruhnya
benar, sebab komputer tidak begitu saja dapat menyelesaikan setiap p rmasalahan yang
“diberikan” padanya. Orang harus merumuskan langkah-langkah penyelesaian masalah itu
dalam suatu runtunan instruksi dan komputer akan melaksanakan runtunan instruksi ini .
Kumpulan atau runtunan instruksi untuk penyelesaian suatu masalah ini , dinamakan
denganPROGRAM.
Agar program yang kita berikan dapat dimengerti komputer maka kita harus memberi
digunakan untuk menulis program yang dapat dimengerti komputer, disebut denganBAHASA
PEMROGRAMAN.
Dan proses penulisan program dengan memakai bahasa pemograman, itulah yang disebut
denganPEMROGRAMAN.
program ini dengan sebuah bahasa pemograman. Tapi, dengan berkembangnya tek ik
pemograman terstruktur, orang mulai memikirkan suatu teknik pemecahan masalah yang
akan diprogramkan dengan menekankan padades in pemecahan masalah ini .
Disain ini berisi urutan langkah-langkah logis pencapaian solusi dari permasalahan yang
ditulis dengan notasi yang mudah dimengerti dan tersusun secara sistimatis.
Urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistimatis ini ,
itulah yang disebut denganALGORITMA.
Sebuah File PHP dapat terdiri dari teks, tag dan skrip HTML. Skrip dalam sebuah file PHP
akan di eksekusi di server.
Sebelum kita melanjutkan ke materi berikutnya, mahasiswa harus sudah mempelajari tentang
• Pengetahuan tentang dasar-dasar algoritma dan pemrograman serta internet.
• PHP merupakan singkatan dariPHP: HypertextPreprocessor .
• PHP merupakanserver-side scripting language, seperti ASP.
• Skrip PHP dieksekusi di server dan hasilnya dikirimkan ke client (browser).
• PHP mendukung berbagai jenis database (contoh : MySQL, Informix, Oracle, Sybase,
• PHP merupakan perangkat lunak open source.
• PHP dapat di-download dan digunakan secara gratis.
• File PHP dapat terdiri dari teks, tag dan skrip HTML.
• File PHP akan dikirimkan ke browser sebagai plain HTML.
• MySQL merupakan server database yang ringkas.
• MySQL sangat ideal untuk digunakan sebagai aplikasi yang kecil dan menengah.
• MySQL mendukung bahasa SQL standard.
• MySQL dapat dijalankan pada bermacam platforms.
• MySQL dapat di-download dan digunakan secara gratis.
Unix).
• PHP dapat berjalan pada bermacam platforms (Windows, Linux, Unix, dll.).
• PHP kompatibel dengan hampir semua server web yang ada (Apache, IIS, etc.).
• PHP mudah dipelajari dan berjalan secara efisien di server web.
• Install server Apache pada Windows atau Linux.
• Install PHP pada Windows atau Linux.
• Install MySQL pada Windows atau Linux.
Kita akan membahas cara intalasi PHP, MySQL, dan web server Apache.
Jika web server mendukung PHP– kita tidak perlu melakukan apapun!. kita tidak perlu
menkompilasi apapun atau menginstalasi tool-tool tambahan– kita hanya perlu menulis file-
file *.php pada direktori web pada computer kita– dan web server akan menerjemahkan file-
file ini dan dijalankan di browser.
Bagaimanapun juga, jika server yang kita miliki tidak mendukung PHP, maka kita harus
melakukan instalasi PHP. di bawah ini cara mengintalasi PHP.
output dari file PHP yaitu file HTML. Hal ini dikarenakan skrip PHP dieksekusi di
server sebelum hasilnya dikirimkan ke browser.
Skrip PHP selalu ditulis pada pasangan tag<?php dan ?>. sebuah blok skrip PHP dapat
diletakan dimana saja pada file HTML.
Skrip PHP dapat juga ditulis pada pasangan tag<? dan?>.
keterangan:Echo danprint digunakan untuk menulis teks/string ke browser.
dalam PHP, kita memakai // untuk komentar satu baris, dan pasangan /* dan */ komentar
program3-2.php.
Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti angka, string atau hasil dari
suatu fungsi, sehingga dapat digunakan berulangkali pada program.
Semua variabel di PHP selalu diawali dengan symbol $. Variabel dapat terdiri dari string,
number, atau array.
Program4-1.php.
Program4-2.php.
echo $txt1 . " " . $txt2 ;
• Variabel harus diawali oleh huruf atau garis bawah “_”.
• Variabel hanya dapat terdiri dari angka, huruf dan garis bawah (a-Z, 0-9, and _ ).
• Variabel tidak boleh menggandung spasi. Jika variabel akan ditulis sebagai dua kata,
atau memakai huruf kapital (contoh: $myString).
berdasarkanpada beragam kondisi pada program.
• if...else statement – digunakan jika kita akan mengeksekusi sebuah perintah jika
kondisi bernilai true dan jika kondisi lainnya bernilai false.
• elseif statement – digunakan bersama dengan if-else untuk mengeksekusi perintah jika
salah satu dari berbagai kondisi bernilai true.
berdasarkan pada satu atau lebih kondisi yang berbeda.
Array digunakan untuk menyimpan satu atau lebih nilai pada sebuah nama variabel.
• Numeric array – Array dengan sebuah numeric ID key.
• Associative array - Array dimana setiap ID-nya berasosiasi dengan suatu nilai.
• Multidimensional array - Array yang terdiri dari satu atau lebih array.
Pada contoh ini kunci ID secara otomatis di beri suatu nilai.
Pada contoh ini kita memberi nilai pada kunci ID secara manual.
echo $names[1] . " and " . $names[2] .
" are ". $names[0] . "'s neighbors";
Pada contoh ini kita memakai sebuah array untuk memberi nilai umur pada beberapa
orang yang berbeda.
Pada contoh ini sama dengan diatas, hanya saja kita memperlihatkan cra yang lain dalam
membuat array.
echo "Peter is " . $ages['Peter'] . " years old.";
Peter is 32 years old.
Array di atas akan terlihat seperti di bawah ini jika dituliskan ke output.
beberapa kali.
echo "The number is " . $i . "<br />";
echo "The number is " . $i . "<br />";
echo "Value: " . $value . "<br />";
Fungsi merupakan sebuah blok program yang dapat dieksekusi kapanpun kita memerlukannya.
My name is Kai Jim Refsnes.
That's right, Kai Jim Refsnes is my name.
echo $fname . " Refsnes.<br />";
My name is Kai Jim Refsnes.
My name is Hege Refsnes.
My name is Stale Refsnes.
echo $fname . " Refsnes" . $punctuation . "<br />";
My name is Kai Jim Refsnes.
My name is Ståle Refsnes...
echo "1 + 16 = " . add(1,16)
input user.
You are <?php echo $_POST["age"]; ?> years old.
Welcome John.
You are 28 years old.
“get”.
Ketika user mengklik tombol “submit”, URL yang dikirm akan berbentuk seperti di bawah ini.
Note: Dengan memakai $_GET, nama variabel dan nilainya akan ditampilkan di address
bar.
Note: $_GET tidak dapat digunakan untuk mengirim variabel yang besar, nilai yang dapat
dikirim tidak dapat melebihi 100 karakter.
Variabel $_REQUEST terdiri baik $_GET, $_POST, dan $_COOKIE.
mengunakan variabel $_GET maupun $_POST.
memakai metode “post”.
Bentuk URL yang dikirim.
• Nama dan nilai variabel yang dikirim tidak diperlihatkan pada URL.
• Jumlah variabel yang dikirim tidak terbatas.
Fungsi date() digunakan untuk memformat waktu dan tanggal.
format Required. Specifies the format of the timestamp
timestamp Optional. Specifies a timestamp. Default is the current date and time (as a
Timestamp yaitu jumlah detik sejak January 1, 1970 00:00:00 GMT. Juga dikenal sebagai
Unix Timestamp.
Fungsimktime() akan memberi nilai Unix timestamp untuk tanggal tertentu.
Server Side Includes (SSI) digunakan untuk menyimpan fungsi, header, footer, atau
elemen-elemen yang dapat digunakan pada halaman yang berlainan.
Fungsi include() akan mengambil semua teks pada file include dan mengkopinya ke file tujuan.
Diasumsikan bahwa kita mempunyai file header dengan nama “header.php”. Untuk memakai
file ini pada halaman web kita seperti di bawah ini.
Sekarang, kita asumsikan bahwa kita mempunyai file standar menu yang ak n digunakan pada
seluruh halaman (file include biasanya berektensi *.php). Penggunaannya seperti di bawah ini.
Ketiga file, "default.php", "about.php", dan "contact.php" semuanya akan di-include-kan pada
file "menu.php". Berikut ini program "default.php":
Dan hasilnya pada browser yaitu sebagai berikut.
Fungsi require() sama dengan include(), tetapi berbeda dalam cara penanganan kesal han.
Fungsi include() akan menghasilkan peringatan (dan program akan mel jutkan ekseskusinya)
sedangkan fungsi require() akan menghasilkan fatal error dan menghentikan program.
Program15-3.php (program contoh error pada penggunaan fungsi include()).
Dalam PHP, fungsi fopen() digunakan untuk membuka file.
R Read only. Starts at the beginning of the file
r+ Read/Write. Starts at the beginning of the file
W Write only. Opens and clears the contents of file; or creates a new file if it
w+ Read/Write. Opens and clears the contents of file; or creates a n w file if it
A Append. Opens and writes to the end of the file or creates a new file if it
a+ Read/Append. Preserves file content by writing to the end of the file
X Write only. Creates a new file. Returns FALSE and an error if file already
x+ Read/Write. Creates a new file. Returns FALSE and an error if file already
Catatan: Jika fopen() tidak dapat membuka file, maka akan mengembalikan nilai 0 (false).
echo fgets($file). "<br />";
Dengan PHP, kita dapat meng-upload file ke server.
echo "Error: " . $_FILES["file"]["error"] . "<br />";
echo "Upload: " . $_FILES["file"]["name"] . "<br />";
echo "Type: " . $_FILES["file"]["type"] . "<br />";
echo "Size: " . ($_FILES["file"]["size"] / 1024) . " Kb<br />";
echo "Stored in: " . $_FILES["file"]["tmp_name"];
Dengan memakai array global PHP $_FILES kita dapat meng-upload file ari client ke
server.
Parameter pertama yaitu nama input dan yang kedua yaitu dapat berupa "name", "type",
"size", "tmp_name" atau "error". Seperti berikut ini:
• $_FILES["file"]["name"] – Nama file yang akan di-upload.
• $_FILES["file"]["type"] – Type dari file yang akan di-upload.
• $_FILES["file"]["size"] – Ukuran dalam byte dari file yang akan di-upload.
server.
• $_FILES["file"]["error"] – Kode error dari file yang di-upload.
Hal ini sangat mudah untuk dilakukan. Untuk alas an keamanan, kita seharusnya me erapkan
kebijakan siapa saja user yang dapat meng-upload file ke server.
echo "Error: " . $_FILES["file"]["error"] . "<br />";
echo "Upload: " . $_FILES["file"]["name"] . "<br />";
echo "Type: " . $_FILES["file"]["type"] . "<br />";
echo "Size: " . ($_FILES["file"]["size"] / 1024) . " Kb<br />";
echo "Stored in: " . $_FILES["file"]["tmp_name"];
echo "Return Code: " . $_FILES["file"]["error"] . "<br />";
echo "Upload: " . $_FILES["file"]["name"] . "<br />";
echo "Type: " . $_FILES["file"]["type"] . "<br />";
echo "Size: " . ($_FILES["file"]["size"] / 1024) . " Kb<br />";
echo "Temp file: " . $_FILES["file"]["tmp_name"] . "<br />";
if (file_exists("upload/" . $_FILES["file"]["name"]))
echo $_FILES["file"]["name"] . " already exists. ";
"upload/" . $_FILES["file"]["name"]);
echo "Stored in: " . "upload/" . $_FILES["file"]["name"];
cookie biasanya digunakan untuk mengidentifikasi user.
Catatan: fungsi setcookie() harus ditulis sebelmu tag <html>.
Program18-3.php memakai fungsi isset() untuk mencari apakah cookie telah dibuat.
echo "Welcome " . $_COOKIE["user"] . "!<br />";
Gunakan pasangan form input untuk mengirim data dan form retrieve untuk menga bil data
seperti contoh di bawah ini.
welcome.php.
You are <?php echo $_POST["age"]; ?> years old.
sesi seorang user. Variabel session menyimpan informasi mengenai seorang user, dan
menyediakan informasi ini pada seluruh halaman web pada suatu aplikasi .
Ketika kita membuat suatu aplikasi, kita membuka aplikasi ini kemudian melakukan
beberapa perkerjaan hingga akhirnya menutup aplikasi ter ebut. Aplikasi akan mengetahui
siapa kita. Aplikasi mengetahui ketika kita mulai menjalankan aplikasi dan ketika kita menutup
aplikasi ini . Tetapi pada aplikasi internet terdapat satu kesulitan, yaitu: web server tidak
dapat mengetahui siapa user yang memakai aplikasinya dan apakah yang sedang kita
lakukan karena alamat HTTP tidak menyimpan state aplikasi.
memperbolehkan aplikasi untuk menyimpan informasi pada server untuk digunakan kemudian
(contohnya: username, shopping items dll). Bagaimanapu , informasi session bersifat
sementara dan akan dihapus setelah user meninggalkan situs yang digunakan. Jika kita
membutuhkan informasi yang bersifat permanent, kita dap t menyimpan data pada database.
Session bekerja dengan cara membuat Unique ID (UID) untuk setiap user dan menyimpan
variabel berdasarkan UID ini . UID disimpan baik pada cookie atau URL.
Catatan: fungsi session_start() harus ditulis sebelum tag <html>.
Kode di atas akan mendaftarkan session user ke server, dan mengijinkan kita u tuk memulai
menyimpan informasi user dan memebuat UID untuk session user ini .
echo "Pageviews=". $_SESSION['views'];
Pada contoh di bawah ini, kita akan membuat counter page-views sederhana. Fungsi isset()
akan melakukan pengecekan terhadap variabel “views” apakah telah dibuat. Jika “views” telah
tersedia, maka kita dapat melakukan proses penambahan pada counter. Jika “views” tidak ada,
maka kita akan membuat variabel “views” dan mensetnya dengan 1.
echo "Views=". $_SESSION['views'];
Jika kita ingin menghapus beberapa data session, kita dapat memakai fungsi unset() atau
fungsi session_destroy().
Fungsi unset() digunakan untuk membebaskan variabel session tertentu.
session_destroy().
Catatan: session_destroy() akan me-reset session kita dan kita akan kehilangan seluruh data
session yang telah tersimpan.
MySQL merupakan server database open source yang paling popular.
MySQL yaitu sebuah database. database mendefinisikan struktur untuk menyimpan
informasi. Database terdiri dari tabel -tabel. Tabel terdiri dari baris, kolom dan sel. Database
digunakan untuk menyimpan informasi berdasarkan kategori. Misalnya database suatu
perusahaan mungkin terdiri dari tabel-tabel berikut: “karyawan”, "Employees", "Products",
"Customers" dan "Orders".
Database dapat terdiri dari satu atau lebih tabel. Setiap table mempunyai nama. Setiap tabel
mengandung record dan data. Di bawah ini contoh tabel "Persons":
Dengan MySQL, kita dapat melakukan query untuk mendapatkan informasi tertentu dari
database.
Query di atas akan menampilkan semua data pada field LastName dari tabel Persons.
DASAR ALGORITMA
1. Sejarah Algoritma
Ditinjau dari asal-usul katanya, kata algoritma memiliki
sejarah yang cukup aneh. Orang hanya menemukan kata algorism
yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Anda
dikatakan algorist jika Anda menghitung menggunakan angka
arab. Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun
hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah
matematika menemukan asal kata ini yang berasal nama
penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad
Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Asal kata ‘Algoritma’ muncul dari
‘Algoritmi’ bentuk latin dari al-Khwarizmi, matematikawan, ahli
astronomi, dan ahli geografi dari Persia. Nama lengkapnya yaitu
Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-khuwarizmi, orang barat
membaca nama Al-Khuwarizmi menjadi algorism. Perubahan
kata dari algorism menjadi algorithm muncul sebab kata
algorism sering keliru dengan arithmetic, sehingga akhiran-sm
berubah menjadi-thm oleh orang barat. Al-Khuwarizmi juga
menulis kitab al jabr w’al-muqabala yang artinya “Buku
pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and
reduction). Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata
“Aljabar” (Algebra) yang di mana buku ini dibuat pada
sekitar tahun 825 M. sebab menghitung dengan Bahasa arab
sudah menjadi hal yang biasa, maka perlahan kata algorithm
berubah secara berangsur-angsur dipakai sebagai metode
perhitungan (komputasi) secara umum yang memicu
kehilangan makna kata aslinya. Dalam Bahasa negara kita kata
algorithm diartikan dan diserap menjadi algoritma.
2. Definisi Algoritma
“Algoritma yaitu urutan atau langkah-langkah untuk
menyelesaikan masalah pemograman komputer yang di urutkan
secara logis dan sistematis yang berarti algoritma harus
mengikuti urutan tertentu tidak boleh melompat-lompat”.
Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat
ditentukan bernilai benar atau salah, serta kata logis merupakan
kata kunci dalam algoritma. Dalam beberapa konteks, algoritma
yaitu spesifikasi urutan yang memiliki langkah untuk
menyelesaikan pekerjaan tertentu dengan langkah yang logis.
Pertimbangan dalam pemilihan algoritma yaitu , pertama,
algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan
keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan (input) yang
diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma ini , kalau
memberikan keluaran yang salah, berarti algoritma ini
bukanlah algoritma yang baik dan tidak logis. Pertimbangan
kedua yang harus diperhatikan yaitu kita harus mengetahui
seberapa baik hasil yang dicapai oleh algoritma ini . Hal ini
penting terutama pada algoritma untuk menyelesaikan masalah
yang memerlukan aproksimasi hasil (hasil yang hanya memiliki
pendekatan). Algoritma yang baik harus mampu memberikan
hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya. Ketiga
yaitu efisiensi algoritma. Efisiensi algoritma dapat ditinjau dari
2 hal yaitu efisiensi waktu dan memori. Meskipun algoritma
memberikan keluaran yang benar (paling mendekati), tetapi jika
kita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan
keluarannya, algoritma ini biasanya tidak akan dipakai,
setiap orang menginginkan hasil atau keluaran yang cepat dan
tepat. Begitu juga dengan memori, semakin besar memori yang
terpakai maka semakin buruklah algoritma ini . Dalam
kenyataannya, setiap orang bisa membuat algoritma yang berbeda
untuk menyelesaikan suatu permasalahan, walaupun terjadi
perbedaan dalam menyusun algoritma, tentunya kita
mengharapkan keluaran yang samadan tpat. Jika terjadi
demikian, carilah algoritma yang paling efisien dan cepat.
3. Perbedaan Algoritm Dan Pemograman
Program merupakan sekumpulan pernyataan komputer,
sedang algoritma merupakan metode tahapan sistematis
dengan logis dalam program ini . Program ditulis atau dibuat
dengan menggunakan Bahasa pemograman. Jadi kesimpulannya
bisa disebut bahwa pemograman yaitu suatu implementasi dari
bahasa pemograman. Wirth (1997) menyatakan dalam bukunya:
Algoritma + Struktur Data = Program
4
Struktur data dan algoritma memiliki hubungan yang sangat erat
pada sebuah program. Meskipun algoritma terlihat baik
namuntidak memiliki struktur data yang tepat maka pemograman
ini akan menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.
4. Algoritma Jantung Ilmu Informatika
Algoritma merupakan jantung ilmu komputer atau
informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang mengarah ke
dalam terminology algoritma. Pada kenyataannya tidak, jangan
beranggapan algoritma selalu identik dengan ilmu komputer saja.
Dalam kehidupan sehari-hari juga memiliki proses algoritma.
Langkah-langkah atau cara pembuatan kue atau masakan yang
dituangkan kedalam resep juga disebut dengan algoritma. Pada
setiap resep pasti memiliki urutan langkah-langkah pembuatan
masakan. Ketika langkah-langkah atau cara pembuatan ini
tidak logis, maka tidak masakan yang diinginkan tidak ada
hasilnya. Seseorang akan mencoba suatu resep masakan maka dia
akan membaca resep ini dengan satu per satu langkah-
langkah pembuatan ini lalu ia mengerjakan proses masakan
ini sesuai apa yang ia baca. Secara umum, pihak (benda)
yang mengerjakan proses disebut dengan pemroses (processor).
Pemroses tersebur berupa manusia, robot, komputer atau alat-alat
elektronik lainnya. Pemroses akan melakukan suatu proses
dengan nengeksekusi algoritma yang menjabarkan proses
ini dengan teratur dan baik. Algoritma yaitu deskripsi dari
suatu pola tingkahlaku yang menyatakan secara primitive yaitu
aksi-aksi yang didefinisikan sebelumnya dan akan diberi nama
dan diasumsikan sebelumnya bahwa aksi-aksi dapat bekerja
sehingga dapat menyebabkan kejadian yang dapat
menyelesaikan. Membuat algoritma berarti mengerjakan
langkah-langkah di dalam algoritma ini , pemroses
mengerjakan proses seusai dengan algoritma yang diberikan
kepadanya dengan logis dan teratur. Seorang koki atau juru
masak membuat kue berdasar resep kue ini berdasar
apa yang diberikan kepadanya, pianis memainkan lagu
berdasar papan not balok yang diberikan. sebab itu suatu
algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang mudah dipahami
dan dimengerti oleh pemroses. Jadi kesimpulannya pemroses
harus mengerti setiap langkah-langkah dalam algoritma yang
diberikan dan mengerjakan operasi yang bersusunan atau teratur
dengan langkah ini .
5. Mekanisme Pelaksanaan Algoritma Oleh Pemroses
Komputer merupakan alat untuk pemroses algoritma,
agar algoritma dapat dilaksanakan oleh komputer maka dari itu
algoritma harus ditulis dalam notasi Bahasa pemograman
sehingga dinamakan program. Algoritma memiliki ciri-ciri, hal
ini dikemukakan oleh Donald E. Knuth, seorang penulis beberapa
buku algoritma abad XX, menyatakan bahwa ada beberapa ciri-
ciei algoritma, sebagai berikut:
1. Algoritma memiliki awal dan akhir. Suatu algoritma
harus berhenti sesudah mengerjakan serangkaian tugas
atau dengan kata lain suatu algoritma memiliki langkah
yang terbatas.
2. Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat sehingga
tidak memiliki arti ganda (not ambiguous).
3. Memiliki masukan (input) atau kondisi awal.
4. Memiliki keluaran (output) atau kondisi akhir.
5. Algoritma harus efektif; bila diikuti benar-benar akan
menyelesaikan persoalan.
Sifat Algoritma berdasar ciri algoritma yang dipaparkan oleh
Donald Knuth dan definisi Algoritma maka dapat disimpulkan
sifat utama suatu algoritma, sebagai berikut:
1. input: Suatu algoritma memiliki input atau kondisi awal
sebelum algoritma dilaksanakan dan bisa berupa nilai-nilai
pengubah yang diambil dari himpunan khusus.
2. output: Suatu algoritma akan menghasilkan output atau
keluaran sesudah dilaksanakan, algoritma akan mengubah
kondisi awal menjadi kondisi akhir, di mana nilai output
diperoleh dari nilai input yang telah diproses melalui
algoritma.
3. Definiteness: Langkah-langkah yang dibuat dalam
algoritma terdefinisi dengan jelas dan teratur dengan logis
sehingga mudah dilaksanakan oleh pengguna algoritma
atau user.
4. Finiteness: Suatu algoritma harus menghasilkan kondisi
akhir atau output sesudah melakukan sejumlah langkah
yang terbatas jumlahnya untuk setiap kondisi awal atau
input yang diberikan.
5. Effectiveness: Setiap langkah dalam algoritma akan
dilaksanakan dalam beberapa waktu tertentu sehingga pada
akhirnya algoritma ini memberikan solusi atau output
sesuai yang diharapkan oleh pengguna algoritma.
6. Generality: Langkah-langkah algoritma berlaku untuk
setiap himpunan input yang sesuai dengan persoalan yang
akan diberikan, tidak hanya untuk himpunan tertentu.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat
algoritma:
Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian
masalah. Deskripsi ini dapat ditulis dalam notasi apapun
asalkan mudah dimengerti dan dipahami.
Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma
seperti notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan
dalam menulis algoritma disebut notasi algoritmik.
Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi
algoritmik sendiri. Hal ini disebab kan teks algoritma tidak
sama dengan teks program. Namun, supaya notasi algoritmik
mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman
tertentu, maka sebaiknya notasi algoritmik ini
berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara
umum.
Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, sebab
itu pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan
oleh komputer. Agar dapat dijalankan oleh komputer,
pseudocode dalam notasi algoritmik harus ditranslasikan atau
diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang
dipilih. Perlu diingat bahwa orang yang menulis program
sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan spesifikasi
mesin yang menjalannya.
Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam
mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa
pemrograman.
Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya
dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus
ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman.
Dalam pembuatan algoritma juga memiliki banyak
keuntungan, yaitu:
Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada
bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma
independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang
melaksanakannya.
Notasi algoritma juga dapat diterjemahkan ke dalam berbagai
bahasa pemrograman.
Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan
dikeluarkan sama sebab algoritmanya sama.
Dalam kenyataannya setiap orang bisa membuat
algoritma dengan cara yang berbeda untuk menyelesaikan suatu
permasalahan, walaupunterjadi perbedaan dalam menyusun
9
algoritma yang pastinya kita mengharapkan hasil dan keluaran
yang sama. Maka dari itu carilah algoritma yang paling efisien
dan cepat.
Perhatikan algoritma sederhana berikut:
Jika kita ingin memasak nasi goreng langkah yang harus
dilakukan yaitu :
1. Panaskan margarin sampai leleh, masak telur orak-arik
lalu sisihkan.
2. Tambahkan minyak goreng dan bumbu halus, aduk rata,
masak hingga harum.
3. Masukkan nasi ke dalam adonan telur dan bumbu, aduk
rata. Tambahkan daun bawang, aduk kembali.
4. Sajikan bersama topping tomat ceri dan kerupuk juga
sedikit hiasan daun seledri juga irisan cabai merah.
Algoritma menghitung luas persegi Panjang :
1. Masukkan panjang (P)
2. Masukkan Lebar (L)
3. Luas P * L
4. Tulis luas
6.Penyajian Algoritma
Algoritma dapat disajikan dengan du acara atau Teknik
yaitu Teknik tulisan dan teknik gambar. Teknik tilisan biasanya
10
munggunakan metode structure English dan pseudocode,
sedang teknik gambar menggunakan diagram alir (flow
chart).
Structure English merupakan alat yang cukup efisien
untuk membuat atau menggambarkan algoritma. Basis dari
structure English yaitu Bahasa inggris, tetapi juga dapat
digunakan Bahasa negara kita , sedang pseudocode merupakan
kode yang mirip dengan kode pemograman yang sebenarnya.
Pseudocode dibagi menjadi dua bagian yaitu pseudo dan code,
pseudo yang berarti imitasi/mirip/menyerupai dan code yang
berarti program. Pseudocode berbasis pada kode pemograman
yang sebenarnya seperti Python, C, C++, Pascal, dll.
Flowchart memiliki terjemahan ke Bahasa negara kita
yang berarti diagram alir, dari dua kata ini dapat kita bayangkan
bahwa flowchart itu memiliki bentuk diagram yang di mana
bentuknya seperti dapat mengalirkan sesuatu. Hal ini memanglah
benar flowchart memang menggambarkan suatu aliran kegiatan
dari awal hingga akhir mengenai suatu langkah-langkah dalam
penyelesaian suatu masalah. Masalah ini bisa bermacam-
macam, mulai dari masalah yang sederhana sampai yang
kompleks. Masalah yang kita pelajari tentu saja masalah
pemrograman dengan menggunakan komputer, tetapi secara
logika dapat kita awali dengan mengamati permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari kita. Contoh sederhananya yaitu masalah
menambal ban sepeda yang bocor. Dalam menambal ban sepeda
yang bocor, tentu saja diperlukan langkah-langkah yang
berurutan agar hasilnya dapat sesuai dengan apa yang kita
inginkan. Demikian halnya dalam memprogram, diperlukan suatu
algoritma (urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah
yang disusun secara sistematis) agar program yang kita buat dapat
11
berjalan dan memberikan hasil yang valid. Maka dari itu, untuk
merepresentasikan algoritma itulah kita gunakan flowchart.
Flowchart biasanya dipelajari pada saat kita mulai mempelajari
pemrograman. Mengapa demikian? Hal ini tak lain sebab dengan
mempelajari flowchart, kita diharapkan dapat berfikir secara
logis, dapat menentukan komponen program (input dan output),
serta memahami alur program. Flowchart merupakan teknik yang
memudahkan kita dalam memprogram, dalam hal ini
memudahkan dalam arti mengantisipasi agar tak ada komponen
program yang tertinggal.
Berikut merupakan beberapa contoh simbol flowchart
yang disepakati oleh dunia pemrograman:
Simbol Input
Simbol input digambarkan dengan bangun jajar genjang. Simbol
ini digunakan untuk melambangkan kegiatan penerimaan input.
Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan input yang diperlukan
pada suatu waktu secara satu per satu maupun secara keseluruhan,
tetapi biasanya input yang dimasukkan pada suatu waktu,
dituliskan bersamaan secara keseluruhan dengan tujuan efisiensi
ruang gambar.
Simbol Proses
Simbol proses digambarkan dengan bangun persegi panjang.
Simbol ini digunakan untuk melambangkan kegiatan pemrosesan
12
input. Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan operasi-operasi
yang dikenakan pada input, maupun operasi lainnya. Sama seperti
aturan pada simbol input, penulisan dapat dilakukan secara satu
per satu maupun secara keseluruhan.
Simbol Output
Simbol ini digunakan untuk melambangkan kegiatan penampilan
output. Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan semua output
yang harus ditampilkan oleh program. Sama seperti aturan pada
dua simbol sebelumnya, penulisan dapat dilakukan secara satu
per satu maupun secara keseluruhan.
Simbol Percabangan
Simbol percabangan digambarkan dengan bangun belah ketupat.
Simbol ini digunakan untuk melambangkan percabangan, yaitu
pemeriksaan terhadap suatu kondisi. Dalam simbol ini, kita
menuliskan keadaan yang harus dipenuhi. Hasil dari pemeriksaan
dalam simbol ini yaitu “YES” atau “NO”. Jika pemeriksaan
menghasilkan keadaan benar, maka jalur yang harus dipilih
yaitu jalur yang berlabel Yes, sedang jika pemeriksaan
menghasilkan keadaan salah, maka jalur yang harus dipilih
13
yaitu jalur yang berlabel No. Berbeda dengan aturan pada tiga
simbol sebelumnya, penulisan keadaan dilakukan secara satu per
satu.
Simbol Garis Alir
Simbol garis alir atau flow lines digambarkan dengan anak panah.
simbol ini digunakan untuk menghubungkan setiap langkah
dalam flowchart dan menunjukkan kemana arah aliran diagram.
Anak panah ini harus memiliki arah dari kiri ke kanan atau dari
atas ke bawah.
Simbol Terminator
Terminator berfungsi untuk menandai awal dan akhir dari suatu
flowchart. Simbol ini biasanya diberi label START untuk
menandai awal dari flowchart, dan label STOP untuk menandai
akhir dari flowchart. Jadi dalam sebuah flowchart pasti terdapat
sepasang terminator yaitu terminator start dan stop.
Simbol Konektor
14
Simbol konektor digunakan untuk menghubungkan suatu
langkah dengan langkah lain dalam sebuah flowchart dengan
keadaan on page atau off page. On page connectordigunakan
untuk menghubungkan suatu langkah dengan langkah lain dari
flowchart dalam satu halaman, sedang off page connector
digunakan untuk menghubungkan suatu langkah dengan langkah
lain dari flowchart dalam halaman yang berbeda. Connector ini
biasanya dipakai saat media yang kita gunakan untuk
menggambar flowchart tidak cukup luas untuk memuat gambar
secara utuh, jadi perlu dipisahpisahkan. Dalam sepasang
connector biasanya diberi label tertentu yang sama agar lebih
mudah diketahui pasangannya.
Contoh menghitung luas segitiga menggunaan flowchart
-Membaca data dengan menginputkan secara tidak langsung
15
-Membaca data dengan menginputkan secara tidak langsung
16
DASAR PEMOGRAMAN
7. Sejarah Bahasa Pemograman Dibuat
Kita pasti sudah tau bahwa sebuah aplikasi diciptakan
dari codingan seorang programmer dengan menggunakan bahasa
pemograman. Layaknya seperti filsuf yang bertanya akan alam
semesta, pasti kalian berfikir darimana terciptanya atau
datangnya bahasa pemograman? Terciptanya bahasa
pemograman bersamaan dengan sejarah terciptanya mesin dan
komputer. Pada awal mulanya bahasa pemograman bermulai dari
Antikythera. Antikythera merupakan kalkulator yang berasal dari
Yunani kuno yang bekerja menggunakan tuas dan konfigurasi
untuk menjalankannya. Ismail Al-jazari, seorang ilmuan muslim
yang membangun sebuah mesin bernama Automata pada tahun
1200an, yaitu sebuah robot burung merak yang cara kerjanya
bergerak menggunakan hydropower(aliran air). Pada tahun 1822
merupakan munculnya pertama kali bahasa pemograman, mesin
yang bernama Difference Engine merupakan mesin yang
diciptakan oleh Charles Babbage, yaitu seorang mahasiswa yang
berasal dari universitas Cambridge Inggris. Namun mesin yang
bernama Difference Engine hanya dapat mengeluarkan output
saja. Pada tahun 1849, sesudah 10 tahun mesin itu dibuat Charles
mengembangkan mesin pengolah data itu menjadi versi kedua
BAB 2
17
kemudian hasli yang dicapai oleh Charles diteruskan oleh
anaknya yang bernama Henry Prevost. Ia hanya membuat kopian
dari hasil apa yang diperhitungkan algoritma mesin ini dan
mengiirim ke berbagai institusi di dunia. Dan kemudian George
Boole menemukan system logika pada tahun 1854 yang dimana
logika ini mampu menyatakan hubungan-hubungan yang lebih
besar, lebih kecil, sama dengan dan tidak sama dengan.
Pengembangan logika itu terus menerus samakin
berkembang dari tahun ketahun sehingga pada tahun 1935
seorang ilmuan yang berasal dari jerman yang bernama Konrad
Zuse membuat sebuah mesin kalkulator biner yang bernama Z-1.
Dan disusul pada tahun 1939 Zuse dipanggil untuk mengapdi di
kemiliteran untuk membuat Z-2, Z-3 kemudian dilanjutkan Z-4.
Kemudian Zuse melakukan penelitian lagi dan pada tahun 1945
ia menciptakan bahasa pemograman tingkat tinggi pertama di
dunia yaitu Plankalkul (plan kulkulus). Dengan hal itu terbukti
bisa menciptakan mesin catur komputer pertama di dunia. Masih
banyak lagi sejarah perkembangan logika itu atau bahasa
pemograman, bahasa pemograman akan terus berevolusi menjadi
semakin mudah untuk digunakan seiring perkembangan jaman.
8. Definisi Pemograman
Pemograman didefinisikan sebagai proses yang lengkap,
dimulai dari menulis kode pemograman, menguji sebuah kode
program, hingga dapat memperbaiki debug yang muncul pada
18
saat pemograman, serta memelihara kode pemograman yang
telah dibagun melalui sebuah system update software. Tujuan
utama dari pemograman yaitu untuk membuat sebuah program
atau arahan dari user yang bisa dicerna oleh komputer, sehingga
perangkat komputer dapat melakukan sebuah perhitungan serta
menyelesaikan pekerjaan lain sesuai apa yang diinginkan oleh
user.
Biasanya untuk melakukan aktivitas pemograman atau
coding ini, kita akan dituntut untuk memiliki keterampilan
yang kuat dan mendalam untuk menguasai bidang-bidang
tertentu, seperti menguasai bahsa pemograman, algoritma,
pengetahuan matematika seta logika. Hal itulah yang harus anda
kuasai dan menyimbangkan pengetahuan ini dalam benak
dan diri anda terlebih dahulu untuk mempelajari bahasa
pemrograman komputer.
9. Jenis-Jenis Pemograman Komputer
sesudah memahami tentang perkembangan dan pengertian
pemograman, kalian juga harus memahami apa saja jenis-jenis
pemograman yang sering digunakan untuk menyusun sebuah
system komputer. Ada banyak sekali jenis pemograman
komputer, setiap jenis-jenis pemograman memiliki fungsi dan
kegunaannya masing-masing. Memahami jenis-jenis
pemograman komputer akan memberikan anda gambaran
langsung terkain pekerjaan umum seorang programmer.
19
Berikut ini merupakan jenis-jenis pemograman system komputer
yang biasa dilakukan oleh seorang programmer:
Pemograman web
Tahukah kalian bahwa website dibentuk menggunakan
sistem pemograman? Kebanyakan orang awam mungkin tidak
pernah menyadari bahwa website yang sering mereka kunjungi
dibuat dari beragam jalinan saintaks bahasa pemograman yang
berbeda-beda. Dibalik tampilan cantik dan kemudahan sebuah
website, ada beraneka bahasa pemograman web yang harus kalian
kuasai jika kalian tertarik untuk menjadi seorang programmer
website.
Pemograman Aplikasi
Jenis pemograman aplikasi ini lebih berfokus pada hasil
untuk menyusun sebuah aplikasi yang dapaat digunakan. Para
developer yang bekerja dibidang pengembangan atau pembuatan
aplikasi akan selalu berorientasi pada sistem terbaik yang bisa
digunakan untuk menciptakan aplikasi yang baik dengan daya
kegunaaan yang tinggi. Sehingga produk ciptaan para developer
bisa mengatasi beragam pekerjaan ataupun masalah lainnya.
Maka dari itu pemograman aplikasi hanya berfokus pada satu
tujuan saja. Misalanya aplikasi WhatsApp hanya berfokus pada
aplikasi untuk komunikasi.
20
Pemograman Sistem operasi (OS)
Pemograman sitem komputer bisa dikatakan sebagai
komponen yang sangat penring sebab digunakan sebagai jenis
pemograman yang akan membentuk sebuah perangkat pada
komputer. Sistem operasi harus di instalasi dulu pada sebuah
perangkat komputer bertujuan untuk, agar sistem operasi bisa
berfungsi dengan baik. Jika tidak ada sistem operasi pada sebuah
komputer maka seluruh perangkat tidak bisa memiliki fungsi
apapun.
Contoh sistem operasi yang sering digunakan yaitu :
windows, Android, iOS, Linux, dan lain-lain. Untuk pada
personal computer (PC) sistem operator yaitu Windows sebab
banyak sekali jenis komputer dan PC yang menggunakan sistem
operasi bawaan Windows. sedang sistem operasi untuk
smartphone yang sering digunakan atau paling popular saat ini
yaitu Android dan iOS.
Pemograman Game
Pemograman game merupakan jenis pemograman yang
paling sulit sebab kita harus menggabungkasn antara desain
visual dan juga sintaks untuk menjalankan algoritmanya. Game
harus memiliki alur cerita yang menarik serta jelas terkait
bagaimana proses permainan, apa saja karakter dalam sebuah
game, dan apa saja jenis tantangan yang disajikan dalam sebuah
game.
21
10. Fungsi-Fungsi Bahasa pemograman
Secara umum fungsi dari bahasa pemograman yaitu
sebagai media untuk menyalurkan perintah dari seorang
programmer untuk memproses data. Perintah yang diberikan oleh
seorang programmer harus sesuai dan bisa dimengerti oleh mesin.
Itulah fungsi utama bahasa pemograman. Namun masih ada
fungsi lainnya dari bahasa pemograman yaitu sebagai media
penyusun untuk mengembangkan sebuah sistem dan untuk media
komunikasi antara programmer dengan komputer.
22
BAHASA PEMOGRAMAN
PYTHON
11. Apa Itu Python?
Python yaitu bahasa pemograman interpreatif yang
dianggap mudah dipelajari serta berfokus pada keterbacaan kode.
Dengan kata lain python diklaim sebagai bahasa pemograman
yang memiliki kode-kode pemograman yang sangat jelas dan
mudah dipahami, lengkap, dan mudah. Python secara umum
berbentuk pemograman berorientasi objek, pemograman
imperetatif, dan pemograman fungsional. Python juga dapat
digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat
lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi. Dan
juga python memiliki lisensi yang dapat diperoleh dan
dipergunakan secara bebas oleh siapapun, bahkan untuk para
developer yang menggunakan bahasa ini untuk kepentingan
komersial.
12. Sejarah Python
Python dikembangkan oleh Guido Van Rossum pada
tahun 1990 di CWI Amsterdam, yaitu seorang programmer
BAB 3
23
berkelahiran belanda. Python merupakan kelanjutan dari bahasa
pemograman ABC. Nama python dipilih oleh Guido sebagai
nama bahasa ciptaannya sebab kecintaannya pada acara televisi
Monty Python’s Flying Circus. Dan pada saat ini pengembangan
python terus dilakukan oleh sekelompok programmer yang
dikoordinasi oleh Guido dan Python Software Foundation.
13. Keunggulan Bahasa Pemograman Python
Keunggulan yang dimiliki bahasa pemograman python
sehingga bahasa pemograman python banyak digunakan
dibandingkan bahasa pemograman yang lainnya, yaitu : Python
memiliki konsep desainnya yang sangat sederhana dan bagus,
bahasa pemograman ini berfokus dengan kemudahan
penggunanya. Kode dalam pemograman Python dirancang
semudah mungkin supaya lebih mudah membacanya dan
mempelajarinya. Dan kelebihan bahasa pemograman Python
yaitu , Python bisa mendukung berbagai pemograman yang
berorientasi kepada objek serta pempograman secara fungsional.
Python juga meningkatkan segala produktivitas dan juga
menghemat waktu untuk para programmer. Program yang tertulis
menggunakan bahasa python bisa di jalankan pada semua jenis
sistem operasi seperti Windows, Unix, Mac OS x, dan lain
sebagainya. Dan bahasa pemograman Python bisa digunakan
untuk peranglat-perangkat di mobile. Python juga memiliki
berbagai dukungan pustaka dan dikembangkan serta dirancang
oleh pihak ketiga, contohnya seperti para pustaka dengan
kegunaan pengembangan web, sera pengembangan aplikasi
24
secara visual basis GUI, melakukan pengembangan permainan
komputer atau game, dan juga banyak yang lainnya. Bahasa
pemograman juga memiliki sifat gratis atau bisa didapatkan
secara bebas atau free juga open source, walaupun bahasa
pemograman python digunakan dalam kepentingan secara
komersial.
14. Install python di Windows
http://www.python.org/download masuk ke link ini
kemudian unduh python untuk windows. sesudah selesai atau berhasil
mengunduh, klik dua kali installer ini dan ikuti alurnya sampai
selesai. sesudah berhasil biasanya hasil instalasi Python disimpan di
direktori C:/PythonX.X dimana X.X yaitu versi dari python yang
digunakan.
Kemudian agar python bisa dieksekusi di cmd, akses
Control Panel → System → Advanced → Environment Variables
→ Klik variabel yang dinamakan PATH di bagian System
Variables kemudian pilih dan edit, tambahkan ;C\PythonX.X
tanpa tanda petik. Kemudian tekan OK, dan siap dijalankan di
cmd.
25
15. Install Python di Linux
http://www.python.org/download masuk ke link ini
kemudian unduh python untuk Unix/Linux. Unduh source code
Python yang dibungkus oleh zip dan ikuti alur pengunduhannya.
sesudah diunduh kemudian ekstrak installer ini . Kemudian
masuk kedirektori installer Python. Jika ada pengaturan khusus
yang diinginkan, edit file Modules/Setup pada installer. Jika
pengaturan sudah sesuai jalankan perintah ./configure. Hal ini
dilakukan untuk konfigurasi installer Python pada sistem operasi
kita. sesudah konfigurasi beres, jalankan perintah make untuk
meng-compile installer Python. sesudah itu baru jalankan perintah
make install untuk memulai proses instalasi.
File ekskeusi Python akan diinstall di /usr/local/bin dan
library nya diinstall di /usr/local/bin/pythonX.X. Kemudian
jangan lupa untuk lakukan pengaturan path agar bisa 2 dieksekusi
di shell.
Berikut yaitu beberapa pengaturan path pada beberapa shell :
• Pengaturan path di shell bash : export PATH =
“$PATH:/usr/local/bin/python” kemudian tekan enter
• Pengaturan path di shell csh : setenv PATH =
“$PATH:/usr/local/bin/python” kemudian tekan enter
• Pengaturan path di shell ksh : PATH =
“$PATH:/usr/local/bin/python” kemudian tekan enter
Selain menggunakan source code Python dan penginstallan
secara manual seperti cara diatas. Kamu juga bisa menginstall
26
Python melalui packet manager jika sistem operasi yang anda
gunakan mendukung fitur ini seperti Ubuntu, dan Fedora.
16. Mengenal Tipe Data di Python
Dalam bahasa pemograman Python, terdapat beberapa
tipe data yang unik bila dibandingkan dengan bahasa
pemograman yang lainnya seperti Java,C,C++,C#, dan lainnya.
Tiipe data pada bahasa pemograman Python yaitu sebagai
berikut:
• Booelan, contohnya seperti True and False
• Complex, pasangan angka real dan imajiner misalnya
2+8j
• Date, bilangan yang dapat dikonversi menjadi format
tanggal, misalnya 31-12-2020
• Float, bilangan yang memiliki koma, misalnya 3.14,
6,13, 7,19
• Hexadecimal, bilangan dalam format heksa, misalnya 8b,
2d4
• Integer, bilangan bulat, misalnya 10, 20, 30, 15
• Long, bilangan bulat yang panjang, misal
123456789123456789L
• None, data yang tidak terdefinisi tipe data apapun
• String, data yang berisi kalimat. Bisa dibentuk dengan
diapit tanda ' dan ', atau diapit “ dan “, atau diapit “”” dan
“”” untuk membentuk paragraf.
27
• List, sebuah data berupa untaian yang menyimpan
berbagai tipe data dan isinya bisa diubah
• Tuple, sebuah data berupa untaian yang menyimpan
berbagai tipe data tapi isinya tidak bisa diubah
• Dictionary, sebuah data berupa untaian yang menyimpan
berbagai tipe data berupa pasangan penunjuk dan nilai
• Objek, sebuah data yang berisi atribut dan method
17. Operato Python
Selain tipe data diatas, terdapat juga beberapa operator
untuk pemrosesan data di bahasa pemograman Python. Berikut
merupakan operator yang ada di Python :
1. Aritmatika
Operator Penjelasan Contoh
+
Penjumlahan, menambahkan
dua buah operator
a, b = 15, 7
hasil = a+b
# hasil akan 22
Print “hasil” : “, hasil
-
Pengurangan, mengurangkan
operan disebelah kiri operator
dengan operan di sebelah
kanan operator
a, b = 15-5
hasil = a-b
#hasil akan 10
Print “hasil : “, hasil
28
*
Perkalian, menghasilkan
operan di sebalah kiri dengan
operan di sebelah kanan
operator
a, b = 7*5
hasil = a*b
#hasil akan 35
print “hasil : ‘, hasil
/
Pembagian, membagi operan
di sebelah kiri dengan operan
disebelah kanan operator
a, b = 10, 2
hasil = a / b
# hasil akan 5
print “hasil : “, hasil
%
Modulus, mendapatkan sisa
pembagian dari operan di
sebelah kiri operator ketika
dibagi oleh operan di sebelah
kanan
a, b = 11, 2
hasil = a % b
# hasil akan 1
print “hasil : “, hasil
**
Pemangkatan,
memangkatkan operan
disebelah kiri operator
dengan operan di sebelah
kanan operator
a, b = 11, 2
hasil = a ** b
# hasil akan 121 print
“hasil : “, hasil
// Pembagian bulat, prosesnya
sama seperti pembagian.
Hanya saja angka dibelakang
koma dihilangkan
a, b = 11, 2
hasil = a // b
# hasil akan 5 print
“hasil : “, hasil
2. Perbandingan
Operator Penjelasan Contoh
Memeriksa apakah kedua
nilai yang dibandingkan
a, b,= 6, 5
29
!=
sama atau tidak. Jika tidak
sama akan dikembalikan nilai
True jika sama akan
dikembalikan nilai False.
# hasil akan True
print “hasil : “, a != b
c = 6
# hasil akan False
print “hasil : “, a != c
<>
Fungsinya sama dengan
operator !=
a, b,= 9, 8
# hasil akan True
print “hasil : “, a <> b
c = 9
# hasil akan False
print “hasil : “, a <> c
>=
Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operator lebih
besar dari nilai di sebelah
kanan operator atau memiliki
nilai yang sama
a, b = 10, 2
c = 10
# hasil akan True
print “hasil : “, a >= b
# hasil akan True
print “hasil : “, a >=c
# hasil akan False
print “hasil : “, b >= a
30
<=
Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operator lebih
kecil dari nilai di sebelah
kanan operator atau memiliki
nilai yang sama
a, b = 8, 7
c = 8
# hasil akan False
print “hasil : “, a <= b
# hasil akan True
print “hasil : “, a <= c
# hasil akan True
print “hasil : “, b <=a
>
Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operator lebih
besar dari nilai di sebelah
kanan operator
a, b = 10, 5
# hasil akan True
print “hasil : “, a > b
<
Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operator lebih
kecil dari nilai di sebelah
kanan operator
a, b = 3, 6
# hasil akan True
print “hasil : “, a < b
3. Penugasan
Operator Penjelasan Contoh
= Mengisikan nilai di sebelah
kanan operator ke nilai di
sebelah kiri operator
a = 15
# hasil akan 15
print a
b = 20
# hasil akan 20
print b
31
-=
Mengurangi operan sebelah kiri
operator dengan operan sebelah
kanan operator kemudian
hasilnya diisikan ke operan
sebelah kiri
a, b,= 10, 8
# hasil akan 2 sma dgn
a = a – b
a -= b
print “hasil : “, a
+=
Menambahkan operan
sebelah kiri operator dengan
operan sebelah kanan
operator kemudian hasilnya
diisikan ke operan sebelah
kiri
a, b,= 13+2
# hasil akan 15 sma dgn
a = a + b
a += b
print “hasil : “, a
*= Mengalikan operan sebelah
kiri sebelah kanan operator
kemudian hasilnya diisikan
ke operan sebelah kiri
operator dengan operan
a, b,= 10, 3
# hasil akan 30 sma dgn
a = a * b
a *= b
print “hasil : “, a
/= Membagi operan sebelah kiri
operator dengan operan
sebelah kanan operator
kemudian hasilnya diisikan
ke operan sebelah kiri
a, b,= 9, 3
# hasil akan 3 sma dgn a
= a / b
a /= b
print “hasil : “, a
Mengambil sisa bagi dari
operan sebelah kiri operator
dengan operan sebelah kanan
a, b,= 10, 4
32
%= operator kemudian hasilnya
diisikan ke operan sebelah
kiri
# hasil akan 2 sma dgn a
= a %
b a %= b
print “hasil : “, a
**=
Memangkatkan operan
sebelah kiri operator dengan
operator sebelah kanan
operator kemudian hasilnya
diisikan ke operan sebelah
kiri
a, b=10, 2
#hasilnya akan 100 sma
dgn a=a ** b
a ** =b
print “hasil : :, a
//=
Membagi bulat operan
sebelah kiri operator dengan
operan sebelah kanan
operator kemudian hasilnya
diisikan ke operan sebelah
kiri
a, b,= 10, 4
# hasil akan 2 sma dgn a
= a // b
a //= b
print “hasil : “, a
4. Biner
Operator Penjelasan Contoh
& Operator biner AND,
memeriksa apakah operan di
sebelah kiri dan operan
sebelah kanan memiliki
angka biner 1 di setiap bit.
Jika keduanya bernilai 1
a, b = 13, 37
# a akan bernilai '0000
1101'
# b akan bernilai '0010
0101'
33
maka bit hasil operasi akan
bernilai 1
c = a & b
# c akan bernilai 5 =
'0000 0101'
print c
|
Operator biner OR,
memeriksa apakah operan di
sebelah kiri dan operan
sebelah kanan memiliki
angka biner 1 di setiap bit.
Jika salah satunya bernilai 1
maka bit hasil operasi akan
bernilai 1
a, b = 13, 37
# a akan bernilai '0000
1101'
# b akan bernilai '0010
0101'
c = a | b
# c akan bernilai 45 =
'0010 1101'
print c
^
Operator biner XOR,
memeriksa apakah operan di
sebelah kiri dan operan
sebelah kanan memiliki
angka biner 1 di setiap bit.
Jika keduanya bernilai 1
maka bit hasil operasi akan
bernilai 0
a, b = 13, 37
# a akan bernilai '0000
1101'
# b akan bernilai '0010
0101'
c = a ^ b
# c akan bernilai 40 =
'0010 1000'
print c
34
~
Operator biner Negative,
membalik nilai bit. Misal dari
1 menjadi 0, dari 0 menjadi 1
I 1 a, b = 13, 37
# a akan bernilai ‘0000
1101
# b akan bernilai ‘0010
0101’
<<
Operator penggeser biner ke
kiri, deret bit akan digeser ke
kiri sebanyak n kali
a, b = 13, 37
# a akan bernilai ‘0000
1101’
# b akan bernilai ‘0010
0101’
# hasil bernilai 52 =
‘’0011 0100’ print a <<
2
# hasil bernilai 148 =
‘1001 0100’
print b << 2
>>
Operator penggeser biner ke
kanan, deret bit akan digeser
ke kanan sebanyak satu kali
a, b = 13, 37
# a akan bernilai '0000
1101'
# b akan bernilai '0010
0101'
35
# hasil bernilai 3 = '0000
0011'
print a >> 2
# hasil bernilai 9 = '0000
1001'
print b >> 2
5. Logika
Operator Penjelasan Contoh
and
Jika kedua operan bernilai
True, maka kondisi akan
bernilai True. Selain kondisi
tadi maka akan bernilai False
a, b = True, True
# hasil akan True
print a and b
or Jika salah satu atau kedua
operan bernilai True maka
kondisi akan bernilai True.
Jika keduanya False maka
kondisi akan bernilai False
a, b = True, False
# hasil akan True
print a or b
print b or a
print a or a
# hasil akan False
print b or b
not Membalikan nilai kebenaran
pada operan missal jika
asalnya true akan menjadi
false dan begitupun
sebaliknya
a, b = True, False
#hasil akan True
Print not a
Print not b
36
6. Keanggotaan
Operator Penjelasan Contoh
in
Memeriksa apakah nilai yang
dicari berada pada list atau
struktur data python lainnya.
Jika nilai ini ada maka
kondisi akan bernilai True
sebuah_list = [1, 2, 3,4
,5]
print 5 in sebuah_list
not in
Memeriksa apakah nilai yang
dicari tidak ada pada list atau
struktur data python lainnya.
Jika nilai ini tidak ada
maka kondisi akan bernilai
True
sebuah_list = [1, 2, 3,4
,5]
print 10 not in
sebuah_list
7. Identitas
Operator Penjelasan Contoh
is Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operan memiliki
identitas memori yang sama
dengan nilai di sebelah kanan
operan. Jika sama maka
kondisi bernilai True
a, b = 10, 10
# hasil akan True
print a is b
Is not Memeriksa apakah nilai di
sebelah kiri operan memiliki
identitas memori yang
berbeda dengan nilai di
sebelah kanan operan. Jika
berbeda maka kondisi
bernilai True
a, b = 10, 5
# hasil akan True
print a is not b
37
18. Prioritas Eksekusi Operator
Dari sekian banyak operator yang telah dijelaskan di atas,
masing-masing operator ini memiliki prioritas ketika
dieksekusi. Prioritas ini makin ke bawah makin akhir untuk
dieksekusi ketika dijalankan. Paling atas akan didahulukan dari
pada operator lain ketika dieksekusi, sedang yang paling
bawah akan terakhir ketika dieksekusi:
Operator Keterangan
** Aritmatika
~, +, - Bitwise
*, /, %, // Aritmatika
+, - Aritmatika
>>, << Bitwise
& Bitwise
^, | Bitwise
<=, , >= Perbandingan
<>, ==, != Perbandingan
=, %=, /=, //=,
-=, +=, *=, **= Penugasan
is, is not identitas
in, not in membership
not, or, and logika
38
19. Pemilihan Kondisi di Paython
Penggunaan Operator logika (if)
Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti selalu menentukan
pilihan kita untuk memulai sebuah aksi. “jika siang ini tidak ada
tugas maka saya akan tidur siang”, “jika siang ini ada tugas maka
saya tidak biasa tidur siang”. Secara tidak sadar itu merupakan
pengandaian atau kondisional sudah menjadi bagian dari hidup
kalian secara otomatis saat melakukan sebuah tugas.
Dalam sebuah pemograman pun demikian ada mekanisme
dimana sebuah program akan menentukan aksi sesuai kondisi dari
input yang diproses selama program dijalankan. Pemilihan
kondisi dalam sebuah program membutuhkan nilai “True” jika
aksi yang diinginkan dibawah kondisi ini dieksekusi. Jika
nilainya “false” maka akan diperiksa lagi kondisi lain yang sesuai
atau akan langsung ke bagian program yang tidak memeriksa
kondsi.
Di bahasa pemograman Pyhon, terdapat beberapa
keyword untuk membuat sebuah pemilihan kondisi dlam sebuh
program. Ada if, elif, else. Penggunaan if, elif, else tidak
menggunakan kurung kurawalatau penutup blok. Sebuah
statement akan dianggap blok if jika identitasnya lebih satu tab
dari jumlah tab if diatasnya. Penggunaan if akan diawali titik dua
baru di bawahnya terdapat kode program yang akan dieksekusi
jika kondisi ini terpenuhi. Berikut ini merupakan contoh
penggunaan if :
39
Ketika dieksekusi hasilnya akan seperti ini :
Kondisi diatas yaitu bernilai true / benar, dimana nilai x(1)
lebih besar dari 0. Sekarang kita ubah kondisi seperti di bawah:
Jika kita eksekusikan kode diatas maka python tidak akan
menampilkan output apapun, sebab kondisi diatas yaitu
bernilai false atau salah.
40
Penggunaan (else) pada (if)
Fungsi else pada if untuk menampung berbagai konfisi
yang berlawanan dengan kondisi pada if sebelumnya. Else selalu
membutuhkan blok if atau elif diatasnya sebab tanpa kedua
keyword tadi, else tidak akan bisa digunakan. Berikut contoh
penggunaanya :
Jika kode ini dijalankan atau dieksekusi hasilnya akan
seperti ini :
Sebaliknya, mari kita ubah nilai x menjadi 15 :
41
Maka hasilnya akan seperti ini :
Maka Python menjalankan statemen yang terdapat dalam
blok else yang berarti bahwa kondisi ini bernilai false.
Intinya jika kondisi bernilai true maka statemen didalam if akan
dieksekusi dan jika bernilai false maka statemen yang dieksekusi
yaitu statemen didalam else.
Penggunaan (elif) pada (if)
Pengambilan keputusan kondisi if elif merupakan
lanjutan/percabangan logika dari if. Dengan elif kita bisa
membuat kode program yang akan menyeleksi beberapa
kemungkinan yang bisa terjadi. Hampir sama dengan kondisi
else, bedanya kondisi elif bisa banyak dan tidak hanya satu.
Keyword elif ini berfungsi untuk membuat multi kondisional.
Jadi jika kondisi di if paling atas tidak sesuai maka kondisi yang
ada dibawahnya akan diperiksa dan jika cocok akan dieksekusi.
Contoh penggunaan elif pada if sebagai berikut :
42
Maka hasilnya akan seperti ini jika dieksekusi :
20. Menyusun Pengulanga (for dan while)
Mengenal pengulangan for dan while
Python juga memiliki mekanisme pengulangan untuk
menjalankan pekerjaan yang berulang. Pada umumnya
pengulangan terdiri dari dua jenis ada pengulangan terbatas dan
tidak terbatas. Pengulangan terbatas biasanya dimulai dari 1
43
hingga kesekian kali (n kali). Pengulangan terbatas menggunakan
for. sedang pengulangan tidak terbatas menggunakan while.
Dalam pengulangan menggunakan while pengulangan akan terus
dilakukan selama kondisional dalam perulangan while tetap
dalam keadaan true jika dalam keadaan false maka pengulangan
while akan berhenti.
Penggunaanan (for)
Pengulangan for melakukan pengulangan dengan meng-
iterasi elemen dari sebuah list. List merupakan kumpulan
karakter, kumpulan string, angka dan kumpulan data yang
lainnya. Berikut merupakan contoh penggunaan for :
Maka hasil output nya akan seperti ini :
Perhatikan pada program tadi, variabel kata ini dimana
iterasi akan dilakukan. Pada iterasi ke-1 variabel kata akan diisi
dengan huruf pertama pada string ‘Selamat pagi’ huruf
pertamanya yaitu S. Pada iterasi ke-2 nilai yang ditampung
yaitu e begitu seterusnya iterasi akan berjalan hingga semua
44
karakter dalam string ini terambil.
Mari kita coba contoh yang lainnya :
Maka hasilnya akan seperti ini :
Coba perhatikan pada program diatas saya membuat list dengan
4 elemen yaitu kucing, harimau, singa dan gajah. masing-
masing elemen ini akan di ambil saat iterasi for dijalankan,
sehinga program menghasilkan setiap nilai/elemen yang terdapat
pada list ini .
Perulangan For Dengan Fungsi Range
45
Fungsi range () memiliki fungsi untuk mengembalikan
deret berurut pada range yang telah ditentukan dari star sampai
stop. Contoh penggunaan fungsi range, sebagai berikut :
Maka salilnya ketika dieksekusi akan menjadi seperti ini :
Perhatikan pada program diatas, perulangan dengan jumlah
perulangan sebanyak 10 kali. penggunaan fungsi range akan
mengembalikan objek dengan range yang dimulai dari 0 itu
sebabnya hasil output menunjukan nilai yang di cetak dari 0
sampai 9.
Dan sekarang kita akan mencoba menetapkan nilai awal 1.
Hasilnya sebagai berikut :
46
Maka outpuynya akan seperti ini :
Program akan mencetak nilai dari 1 sampai 9. Nilai 0 tidak
disertakan sebab nilai awal yang kita tetapkan mulai dari angka
1.
Dan sekarang kita menggunakan step penambahan
(increment), step ini dikenal sebagai step dalam bahasa
pemograman lain, jika sebelumnya penambahan nilai
pada range ditambahkan 1 pada setiap iterasi, sekarang kita coba
lakukan penambahan dengan nilai 2 dalam setiap iterasi.
Contohnya sebagai berikut :
47
Dan hasil eksekusinya sebagai berikut :
Perintah range di atas (1,10,2) yang dimana akan menghasilkan
eksekusi deret bilangan dari 1 sampai 9 namun tidak semua nilai
akan diambil hanya nilai i+2. Alur algoritmanya yaitu pertama
program akan mencetak angka 1 kemudian dilakukan iterasi
1+2=3 nilai 3 akan dicetak (sekarang nilai i yaitu 3) pada iterasi
berikutnya 3+2=5 nilai 5 dicetak begitu seterusnya iterasi
dilakukan hingga mencapai batas akhir yang ditetapkan kurang
dari 10.
Penggunaan (while)
Nah sekarang kita akan mempelajari pengulangan yang
menggunakan while. Cara pengulangan while yaitu selama
kondisi tertentu bernilai true maka pengulangan ini akan
diteruskan sampai kondisi bernilai false. Yang pastinya dalam
kondisi yang dipakai untuk eksekusi while memerlukan operator
48
logika dan perbandingan. Contoh pengulangan menggunakan
while sebagai berikut :
pada sintak di bawah ini saya mencoba menginput angka 5
Dan outputnya seperti ini :
Pada contoh di atas banyak perulangan yang ditentukan dari nilai
yang akan dimasukan user ketika program dieksekusi atau
dijalankan. Nilai akan ditampung pada variable n dengan tipe
integer yaitu bilangan bulat. Nilai i diinisialkan dengan 1,
kemudian terdapat kondisi i<=n ketika kondisi bernilai true
maka perinta print(i) dan i+=1 akan dijalankan.
49
Contoh di atas merupakan contoh proses perulangan dari nilai
yang terkecil ke nilai besar (ascending). Nah selanjutnya kita
akan mencoba perulangan menggunakan while secara menurun
yang disebut dengan (descending).
Contohnya sebagai berikut :
Maka hasil outputnya akan seperti ini :
Program di atas membuat ariable I dengan nilai 10, lalu pada
kondisi pengulangan while didefinisikan sebagai i>=1, jika
kondisi ini bernilai true maka perintah print(i) akan
dijalankan dengan mencetak bilai i, yang akan membuat
pengurutan angka dari yang besar ke yang kecil (descending)
50
maka dari itu nilai i akan dikurangi 1 (i=i-1) sehingga awalnya
nilai i yaitu 10 menjadi 9.
51
VARIABEL DAN TIPE
DATA DALAM PYTHON
21. Variabel
Variabel merupakan memori yang dicadangkan yang
berfungsi untuk menyimpan nilai-nilai. Hal ini berarti bahwa
ketika kalian membuat sebuah variabel, kalian akan memesan
beberapa ruang di memori. Variabel juga bisa memiliki
penyimpanan berbagai macam tipe data. Di dalam bahasa
pemograman Python, variabel memiliki sifat yang dinamis,
maksudnya variabel bahasa pemograman Python tidak perlu
dideklarasikan tertentu dan variabel terebut juga bisa diubah saat
program dijalankan. Tipe data yaitu media atau memori pada
komputer yang digunakan untuk menampung informasi. Bahasa
pemograman Python sendiri memiliki tipe data yang unik
ketika kita bandingkan dengan bahasa pemograman yang lain.
Contoh membuat variabel di python :
BAB 4
52
Aturan Penulisan Variabel
• Nama variabel boleh diawali menggunakan huruf atau
garis bawah (_).
• Karakter selanjutnya dapat berupa huruf, garis bawah (_)
atau angka.
• Karakter pada nama variabel bersifat sensitif (case-
sensitif). Artinya huruf besar dan kecil dibedakan.
• Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci yang
sudah ada dalam python seperti if, while, for, dsb.
Menghapus Variabel
Ketika sebuah variabel tidak dibutuhkan lagi, maka kita
bisa menghapusnya dengan fungsi del(). Contohnya sebagai
berikut :
Sekarang saya akan mencoba mengapusnya dengan
menambahkan del() pada kode di bawah ini :
53
Pada perintah terakhir, kita akan mandapatkan NameError.
Artinya variabel tidak ada di dalam memori alias sudah dihapus.
22. Tipe Data
Tipe data merupakan suatu media pada komputer yang
digunakan untuk menampung indormasi. Bahasa pemograman
Python juga memiliki tipe data yang unik. Berikut merupakan
tipe data di Python yang sering digunakan, yaitu :
1. Bilangan (Number)
2. String
3. List
54
4. Tuple
5. Set
6. Dictionary
Tipe Data Bilangan (Number)
Tipe data bilangan yang umum ada 2 yaitu, integer dan
float. Integer yaitu bilangan bulat dan float yaitu bilangan
pecahan. Selain itu ada tipe bilangan lain, yaitu bilangan
kompleks yaitu bilangan yang memiliki bagian real dan imajiner.
Integer, float, dan kompleks masing-masing di Python diwakili
oleh kelas int, float, dan complex.
Tipe Data String
String yaitu karakter yang diletakkan diantara tanda
kutip, baik tanda kutip tunggal ( ‘ ) maupun ganda ( ” ). Huruf,
angka, maupun karakter lainnya yang digabung menjadi teks
yaitu contoh string.
Tipe Data List
List yaitu tipe data yang berisi item yang berurut.
Seperti halnya tipe data string, tiap item (anggota) list memiliki
indeks sesuai dengan urutannya. Indeks dimulai dari 0 dan bukan
dari 1. List berisi anggota dengan tipe yang sama maupun
55
berbeda. Untuk mendeklarasikan list, digunakan tanda kurung [ ]
dan masing-masing anggotanya dipisahkan oleh tanda koma.
Tipe Data Tuple
Tuple yaitu jenis tipe data yang memiliki kemiripan tipe
data dengan list. Perbedaannya yaitu anggotanya tidak bisa
diubah (immutable). List bersifat mutable, sedang tuple
bersifat immutable. Sekali tuple dibuat, maka isinya tidak bisa
dimodifikasi lagi. Tuple dideklarasikan dengan menggunakan
tanda kurung ( ). dan anggotanya dipisahkan oleh tanda koma.
Tuple berguna untuk data yang dimaksudkan tidak diubah isinya.
Tipe Data Set
Set yaitu tipe data di bahasa pemograman Python yang
tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak
ada duplikasi). misalnya kalau kita meletakkan dua anggota yang
sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan yang
salah satunya. Set juga memiliki fungsi untuk melakukan operasi
himpunan matematika seperti gabungan, irisan, selisih, dan
komplemen.Set dibuat dengan meletakkan anggota – anggotanya
di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan menggunakan
tanda koma. Kita juga bisa membuat set dari list dengan
memasukkan list ke dalam fungsi set().Set bisa berisi data
campuran, baik integer, float, string, dan lain sebagainya.
56
Tipe Data Dictionary
Dictionary yaitu tipe data yang tiap anggotanya terdiri
dari pasangan key-value (kunci nilai). Seperti artinya yaitu
kamus, dengan kamus dimana ada kata ada arti. Dictionary
biasanya dipakai untuk data yang besar dan untuk mengakses
anggota data secara acak. Anggota dictionary tidak memiliki
indeks. Dictionary dideklarasikan dengan menggunakan tanda
kurung kurawal { }, dimana anggotanya memiliki bentuk kunci:
nilai atau key: value dan tiap anggota dipisah tanda koma. Kunci
dan nilainya bisa memiliki tipe sembarang. Untuk mengakses
nilai dari anggota dictionary, kita menggunakan key-nya.
Nah untuk lebih jelasnya tentang List, Dictionary dan Tuple akan
dibahas di bab 8.
57
INPUT DAN OUTPUT
23. Penjelasan Input Dan Output
Input (memasukan data)
Input merupakan pemasukan sebuah data, setiap program
yang kita buat atau kita ciptakan nantinya akan berinteraksi
dengan user yang mana program akan meminta data yang
diperlukan oleh user, misalkan dalam menghitung luas persegi
Panjang pastinya memerlukan data berupa Panjang dan lebar dari
persegi Panjang ini .
Output (Menampilkan Data)
Output merupakan hasil pencetakan atau menampilkan
informasi data yanng dihasilkan oleh program, misalnya dalam
program penghitung luas persegi panjang, hasil akhir yang
diinginkan yaitu luas persegi panjang dengan kata lain
algoritma ini memiliki satu output yaitu luas persegi
panjang.
BAB 5
58
24. Penggunaan Input Dan Output pada Python
Input (memasukan data)
Data yang kita masukan nantinya akan tersimpan dalam Nama
Variabel, namun apabila data yang diinput membutuhkan proses
pengolahan kembali atau pengevaluasian maka perintah dibuat
seperti berikut ini :
Tetapi ada juga data yang diproses secara otomatis tanpa
meminta user untuk menginputkan, yaitu data yang ditulis
langgsung ketika membuat program. Contohnya sebagai berikut:
Penjelasannya, “Nama_variabel = isi data” ini artinya ketika
program dijalankan maka sistem tidak akan menampilkan
perintah ini , namun data akan otomatis terbaca oleh sistem.
59
Output (menampilkan data)
untuk menampilkan hasil program pada python,
menggunakan perintah “print”, penulisan programnya sebagai
berikut:
Penjelasannya, perintah “print” akan memanggil data yang
tersimpan pada Nama_variabel.
25. Cara Menampilkan Input
Bahasa pemograman Python sudah menyediakan fungsi
input() dan raw_input() untuk mengambil inputan dari keyboard.
Contohnya seperti ini :
Maksudnya, teks yang kita inputkan dari keyboard akan disimpan
ke dalam Nama.
60
sesudah kita menginput maka hasilnya akan seperti ini :
Fungsi input() digunakan untuk mengambil data angka dan
mengambil teks.
26. Cara Menampilkan Output
Output merupakan hasil pencetakan atau menampilkan
informasi data yanng dihasilkan oleh program, sesudah data
diinput lalu diproses. Untuk memanggil data ini gunakan
fungsi print(). Contohnya sebagai berikut :
61
27. Menggunakan String Format Cara Lama
Penggabungan teks dan variabel cara lama menggunakan
simbol persen (%). Contoh sebagai berikut:
Maka ketika program diinput lalu dijalankan, hasilnya akan
seperti ini.
Nah itu tadi merupakan pembahasan input dan output, semoga
anda paham dengan penjelasan ini . input dan output yaitu
proses dasar dalam sebuah pemograman, tanpa adanya input dan
output mustahil program dapat berjalan dan berinteraksi dengan
user, dalam mempelajari bahasa pemograman yang harus kita
pahami yaitu struktur pemograman bukan menghafal coding,
sebab setiap adanya pembaruan/update terkadang terdapat
syntaq/coding yang berubah.
62
STRUKTUR KONTROL
PERCABANGAN
28. Percabangan
Sebelumnya percabangan sudah kita bahas pada bab 3,
tetapi di bab ini kita akan membahasnya lagi, agar pembahasan
tentang percabangan pada Python semakin paham.
Dalam pembuatan program pada umumnya selalu ada
seleksinya dimana diperlukan pengecekan suatu kondisi untuk
mengarahkan program agar berjalan sesuai apa yang diinginkan.
Pada bahasa pemograman Python untuk melakukan pengecekan
kondisi, terdapat 4 macam statmen, yaitu :
1. if
2. if-else
3. if-elif-else
4. if bersarang
Nah kita akan bahas satu per satu dari empat stetmen di atas.
BAB 6
63
29. Perintah If
Statmen if biasanya digunakan untuk melakukan
penyelesaian dimana jika kondisi bernilai benar (true) maka
program akan mengeksekusikan statmen yang berada
dibawahnya. Dalam bahasa pemograman Python untuk penulisan
pengkondisian dan statmen dipisahkan oleh tanda titik dua.
Contoh bentuk umum perintah if :
If (kondisi) :
Statmen
Contoh lainya seperti berikut :
Saya akan mencoba menginput angka diatas 90 ribu, contoh saya
menginput 95 ribu, maka hasilnya akan seperti ini :
64
Hasilnya jika saya menginput nilai diatas 90 ribu saya akan
mendapatkan diskon. Sekarang saya akan mencoba menginput
nilai dibawah 90 ribu. Maka hasilnya akan seperti ini :
65
Jika saya menginput angka dibawah 90 ribu, seperti contoh diatas
saya menginput angka 85000. Maka hasilnya saya tidak
mendapatkan diskon. Dari contoh diatas, jika program dijalankan
dan menginput nilai diatas 90 ribu sampai 100 ribu maka akan
mencetak string “Anda Mendapatkan Diskon”. sedang
menginput nilai diatas 100 ribu juga akan mendapatkan diskon
hal itu disebab kan nilai ini bernilai benar (true).
30. Perintah If-Else
Stetmen if-else berfungsi untuk melakukan penyelesaian
dimana kondisi bernilai benar (true) maka program akan
mengeksekusi statmen yang pertama atau ke satu. Jika nilai
kondisinya bernilai salah maka statmen kedua akan dieksekusi.
Berikut merupakan bentuk sederhana perintah if-else :
If (kondisi) :
Statmen 1
Else :
Statmen 2
Berikut merupakan contoh kode program penggunaan kondisi if-
else.
66
Contoh diatas jika program dijalankan, apabilani nilai yang
diinputkan lebih dari 100 ribu makan akan mencetak “Anda
Mendapatkan Diskon” sedang nilai salah atau di bawah 100
ribu maka akan mencetak “Tidak Ada Diskon”.
31. Perintah If-Elif-Else
Perintah if–else-elif berfungsi untuk melakukan
penyeleksian kondisi dimana kondisi yang diberikan lebih dari 1
kondisi atau memiliki beberapa kondisi. Jika kondisi pertama
bernilai benar (true) maka lakukan seleksi kondisi kedua dan
seterusnya. Berikut merupakan bentuk umum perintah if–else-elif
67
Berikut merupakan contoh program perintah if–else-elif.
Ketika program diatas dijalankan maka nilai yang diinputkan
sesuai salah satu kondisi, walaupun akan sesuai dengan kondisi
yang lain namun akan dieksekusi yang lebih tepat. Contohnya
saya akan menginput 110 ribu maka hasilnya akan seperti
dibawah.
68
Maka hasilnya akan mencetak string “Anda Mendapatkan Bonus
Tas Belanja” tidak dengan string lain walaupun bernilai benar.
Dan jika bernilai salah maka akan mencetak string “Tidak Ada
Bonus Dan Diskon”.
32. Perintah If Bersarang (Nested If)
If bersarang berfungsi untuk suatu kondisi di dalam
kondisi tertentu. Jika ada dua cabang kondisi maka di dalam salah
satu cabang kondisi ini juga dapat di isi suatu kondisi
tertentu. Contohnya :
if x == y:
print x, y "memiliki nilai yang sama"
else :
if x > y :
print x, "lebih besar dari", y
if x < y :
print x, "lebih kecil dari", y
Kondisi yang pertama memiliki dua pilihan kondisi, yang
pertama mempunya baris yang sederhana sedang pada kondisi
kedua memiliki dua pilihan kondisi didalamnya. Pada
dasarnya hindari kondisi bersarang seperti itu.
69
Berikut merupakan contoh if bersarang dengan dua tingkat if dan
bercabang :
Latihan:
Buatlah program di python untuk menentukan lulus atau tidaknya
tinggi badan yang di input oleh pengguna dengan batas tinggi
badan minimal untuk lulus yaitu 175, pesan yang ditampilkan
yaitu sebagai berikut: jika tidak lulus maka tampilkan “Maaf
anda tidak lulus”, jika lulus pada batas tinggi badan maka
tampilkan “Anda lulus pada batas tinggi badan”, jika lulus diatas
batas tinggi badan minimal maka tampilkan “Anda lulus diatas
tinggi badan minimal”, jika tinggi badan tidak ada diantara ketiga
70
pernyataan diatas maka tampilkan “Tinggi badan tidak
diketahui”.
Jawaban:
Jawaban juga bisa seperti ini
Nah itu tadi pembahasan tentang struktur control percabangan if,
if-else, if-elif-else, if bersarang. Semoga teman-teman paham
penjelasan ini ut.
71
STRUKTUR KONTROL
PERULANGAN
33. Apa Itu Perulangan?
Penjelasan tentang perulangan (loop) ini sudah kita
jelaskan pada bab 3, nah di bab ini kita akan menjelaskannya lagi
agar anda lebih memahami tentang perulangan (loop). Perulangan
yaitu perintah untuk mengulang pengeksekusian statmen hingga
berkali-kali sesuai dengan iterasi yang diinginkan. Di dalam
bahasa pemograman Python perintah untuk perulangan seperti
apa yang sudah disampaikan pada bab sebelumnya yaitu for dan
while.
34. Perintah For
Pengulangan for melakukan pengulangan dengan meng-
iterasi elemen dari sebuah list. List merupakan kumpulan
karakter, kumpulan string, angka dan kumpulan data yang
lainnya. For dalam bahsa pemograman Python memiliki ciri khas
tersendiri dibandingkan dengan bahasa pemograman yang
lainnya. Tidak hanya mengulang bilangan-bilangan ekspresi
aritmatika atau memberikan keleluasan dalam mendefinisikan
BAB 7
72
iterasi perulangan dan menghentikan perulangan pada saat
kondisi tertentu saja. Statmen for dalam bahsa pemograman
Python bekerja berbagai tipe data sekuensial seperti List, String,
dan Tuple. Berikut merupakan bentuk umum dari perintah for :
For (Variabel) in (objek) :
Statmen
Else :
Statmen
Nah berikut merupakan contoh penggunaan for :
Contoh 1
Pada contoh diatas, peeintah perulangan terjadi dimana data
untuk iterasi yaitu objek berada dalam list, jadi apa yang ada
didalam list akan dimasukan (assign) kedalam variabel i.
73
Contoh 2
Contoh ini merupakan tipe data Tuple untuk proses perulangan.
Elemen yang ada di Tuple akan di assign kedalam variabel a dan
b.
Contoh 3
74
35. Perintah While
Perintah while pada python merupakan perintah yang
paling umum digunakan untuk proses iterasi. Konsep sederhana
dari perintah while yaitu ia akan mengulang mengeksekusi
statemen dalam blok while selama nilai kondisinya benar. Dan ia
akan keluar atau tidak melakukan eksekusi blok statemen jika
nilai kondisinya salah. Cara pengulangan while yaitu selama
kondisi tertentu bernilai true maka pengulangan ini akan
diteruskan sampai kondisi bernilai false. Yang pastinya dalam
kondisi yang dipakai untuk eksekusi while memerlukan operator
logika dan perbandingan. Berikut merupakan contoh umum
pengulangan while, sebagai berikut :
while (kondisi) :
statemen
Nah berikut merupakan contoh penggunaan while :
Contoh 1
Kondisi diatas disebut infinite loop.i, yaitu kondisi dimana
program akan terus mengeksekusistatmen dalam while,
disebab kan kondisi selalu benar (true).
75
Contoh 2
Contoh 3
Latihan :
Buatlah program membentuk segi tiga pada
gambar di samping menggunakan perintah while.
76
Jawaban :
Nah itu tadi merupakan pembahasa serta contoh dari perintah
while, untuk menjelasan lainya kalian bisa baca lagi pada bab 3.
77
ARRAY
36. Apa Itu Array?
Array merupakan struktur data yang dapat menampung
lebih dari satu nilai. Array sekumpulan atau rangkaian elemen
yang berurutan dan memiliki jenis yang sama. Fungsi utama
Array yauitu untuk menghemat waktu seperta pada penjelasan
Array, membantu kita mengurangi ukuran kode yang kita buat.
Nah kita akan membahas List, Dictionary, dan Tuple.
37. List
Seperti yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya
bahwa List yaitu tipe data yang berisi item yang berurut.
Seperti halnya tipe data string, tiap item (anggota) list memiliki
indeks sesuai dengan urutannya. Indeks dimulai dari 0 dan bukan
dari 1. List berisi anggota dengan tipe yang sama maupun
berbeda. Untuk mendeklarasikan List, digunakan tanda kurung
[ ] dan masing-masing anggotanya dipisahkan oleh tanda koma.
Nah berikut merupakan contoh penggunaan List :
BAB 8
78
Contoh 1
Membuat List
Sebuah List bisa diisi dengan tipe data seperti String, Integer,
Float, Double, Booelan, Objek, dan sebagainya dan kalian juga
bisa mencapur isi List ini , contohnya seperti ini :
Di List meja ada empat tipe data, yang pertama “Pulpen” yaitu
tipe data String, 3.14 yaitu tipe data Float, 13 yaitu tipe data
Integer, dan True yaitu tipe data Boolean. Bagaimana cara
mengambil nilai List? Berikut merupakan contohnya :
79
Latihan :
Untuk memantapkan pemahaman, silahkan coba latihan berikut.
1. Buat sebuah list untuk menyimpan nama temanmu
2. Isi list sebanyak 4
3. Tampilkan isi list indeks nomer 2
4. Tampilkan semua teman dengan perulangan
5. Tampilkan panjang list
Jawaban :
pada kode diatas saya mengguanakn len() untuk mengambil List.
Hasil outputnya :
80
38. Dictionary
Dictionary yaitu tipe data yang tiap anggotanya terdiri
dari pasangan key-value (kunci nilai). Seperti artinya yaitu
kamus, dengan kamus dimana ada kata ada arti. Dictionary
biasanya dipakai untuk data yang besar dan untuk mengakses
anggota data secara acak. Anggota dictionary tidak memiliki
indeks. Dictionary dideklarasikan dengan menggunakan tanda
kurung kurawal { }, dimana anggotanya memiliki bentuk kunci:
nilai atau key: value dan tiap anggota dipisah tanda koma. Kunci
dan nilainya bisa memiliki tipe sembarang. Untuk mengakses
nilai dari anggota Dictionary, kita menggunakan key-nya.
Ada beberapa hal yang wajib ada dalam pembuatan
Dictionary yaitu nama dictionary, key, value, serta buka dan
tutupnya menggunakan kurung kurawal. Isi Dictionary dapat
berupa string, integer, objek, list, tuple, dictionary. Berikut
contoh membuat program Dictionary :
81
Maka akan menghasilkan :
39. Tuple
Tuple merupakan struktur data yang berfungsi untuk
menyimpan sekumpulan data. Tuple memiliki sifat immutable
yang berarti tidak bisa kita ubah dan dihapus. Tuple yaitu jenis
tipe data yang memiliki kemiripan tipe data dengan list.
Perbedaannya yaitu anggotanya tidak bisa diubah (immutable).
List bersifat mutable, sedang tuple bersifat immutable. Sekali
tuple dibuat, maka isinya tidak bisa dimodifikasi lagi. Tuple
dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung ( ). dan
anggotanya dipisahkan oleh tanda koma. Tuple berguna untuk
data yang dimaksudkan tidak diubah isinya. Tuple dapat kita isi
dengan berbagai macam nilai dan objek. Nah kali ini kita akan
membahas cara membuat Tuple, cara mengakses nilai Tuple, dan
mengambil panjang Tuple. Mari kita bahas !
Cara Membuat Tuple
Seperti penjelasan diatas, Tuple dideklarasikan dengan
menggunakan tanda kurung ( ) seperti ini :
82
Atau juga bisa tanpa tanda kurung, seperti ini :
Contoh diatas keuda-duanya valid.
Cara Mengakses Nilai Tuple
Sepeeti penjelasan diatas, Tuple yaitu jenis tipe data yang
memiliki kemiripan tipe data dengan list. Tuple juga memiliki
indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list
selalu dimulai dari nol 0. Contohnyha seperti berikut :
Mengambil Panjang Tuple
Untuk mengambil panjang atau jumlah item di dalam Tuple, kita
bisa menggunakan fungsi len(). Contoh sebagai berikut :
83
FUNGSI
40. Apa Itu Fungsi?
Pada bab ini kita akan membahas fungsi dasar dan fungsi
buatan. Fungsi (Function) program terpisah dalam blok sendiri
yang berfungsi sebagai sub-program (modul program) yang
merupakan sebuah program kecil untuk memproses sebagian dari
pekerjaan program utama. Fungsi dasar dalam fungsi yang telah
disediakan oleh Intepreter Python dalam file-file librarynya,
contohnya seperti raw_input(), input(), print(), open(), len(),
max(), min(), abs() dll. Fungsi buatan merupakan function yang
dibuat oleh programer sendiri. Nah kali ini kita akan membahasa
fungsi dasar dan fungsi buatan.
41. Membuat Fungsi Pada Python
Fungsi pada Pytho pada umumnya dibuat dengan kata
kunci def kemudian diikuti dengan nama fungsinya. Statemen def
digunakan untuk mendeklarasikan fungsi. sedang statemen
return digunakan untuk mengembalikan suatu nilai kepada
BAB 9
84
bagian program yang memanggil fungsi. Bentuk umum untuk
mendeklarasikan fungsi yaitu sebagai berikut :
def <nama_fungsi>(arg1, arg2, arg3, …,argN) :
<statmen>
Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh
sebuah nama_fungsi nya. Sebuah fungsi dapat memiliki daftar
argumen (parameter) ataupun tidak. Tanda titik dua ( : )
menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri
dari statemen-statemen. Berikut merupakan contoh penggunaan
def :
Sama seperti blok kode yang lain, kita juga harus memberikan
identasi (tab atau spasi 2x) untuk menuliskan isi fungsi. sesudah
kita buat fungsinya, kita bisa memanggilnya, seperti ini :
85
Nah sekarang kita akan coba memanggil sebanyak 5 kali :
Latihan :
Buatlah contoh pemograman yang menggunakan fungsi yang
akan ditampilkan sebanyak 3 kali!
Jawaban :
86
PYTHON LIBRARY
42. Pendahuluan
Pustaka python dapat diibaratkan seperti kotak alat dalam bahasa
pemrograman python. Apabila pengguna ingin memakai perlatan
yang ada pada kotak alat ini maka pengguna harus
memanggil terlebih dahulu kotak alat yang ingin digunakan.
Pustaka atau library dalam python menyediakan berbagai alat
untuk berbagai keperluan. Library pada Python merupakan
sebutan untuk kode program tambahan yang digunakan dalam
kebutuhan tertentu. Dalam python terdapat banyak library yang
tersedia berikut yaitu contoh library dalam python:
43. Pustaka Dasar
Pustaka dasar yaitu pustaka yang sudah tersedia ketika
menginstall python 3. Berikut yaitu beberapa diantaranya:
min()
fungus min() yaitu mengembalikan nilai terkecil dari dua atau
leibih parameter. Contohnya seperti berikut :
BAB
10
87
max()
Pustaka ini berfungsi untuk menghasilkan nilai paling besar dari
dua parameter ataupun lebih. Contohnya sebagai berikut :
hex()
Kegunaan dari pustaka ini yaitu untuk mengubah bilangan
dalam bentuk integer menjadi bentuk string hexadecimal.
88
bin()
Pustaka ini memiliki kegunaan untuk mengubah bilangan dalam
bentuk integer menjadi bentuk string biner.
oct()
Berguna untuk melakukan pengubahan bilangan yang berbentuk
integer menjadi ke bentuk string octal.
bool()
Memiliki kegunaan untuk mengubah bilangan dalam bentuk
integer kedalam bentuk boolean True atau False
int()
Pustaka ini melakukan pengubahan pada string sehingga menjadi
bentuk integer
str()
Memiliki kegunaan untuk melakukan pengubahan menjadi
bentuk string
float()
Pustaka ini berguna untuk melakukan pengubahan pada bilangan
dengan bentuk integer menjadi bilangan dengan bentuk decimal
object()
sorted()
sum()
89
pow()
tuple()
type()
Dan masih banyak lagi pustaka yang lain di dalam bahasa
pemrograman python.
44. Pustaka Penanganan String
Python memiliki fungsi untuk mengubah dan mengatur
string yang ada. Berikut yaitu beberapa diantaranya:
Membuat string Upper and Lower Case
Dengan adanya fungsi str.upper() maka akan menghasilkan string
yang berupa hurufbesar semua dan dengan menggunakan fungsi
str.lower() maka akan menghasilkan string yang berupa huruf
kecil semua. Berikut yaitu contohnya:
Outputnya : SELAMAT MALAM SEMUANYA
90
String Boolean
Bahasa pemograman Python memiliki metode string yang
nantinya akan dievaluasi ke nilai Boolean. Metode ini berfungsi
ketika kita membuat footmulir untuk diisi oleh user. Berikut
beberapa string Boolean dalam bahasa python, yaitu :
1. str.isalnum () String hanya terdiri dari karakter alfanumerik
(tidak ada simbol)
2. str.isalpha () String hanya terdiri dari karakter alfabet (tidak
ada simbol)
3. str.islower () Karakter alfabet String semuanya huruf kecil
4. str.isnumeric () String hanya terdiri dari karakter numerik
5. str.isspace () String hanya terdiri dari karakter spasi putih
6. str.istitle () String dalam kasus judul
7. str.isupper () Karakter alfabet String semuanya huruf besar
Metode Join (), Split (), dan Replace ()
Metode ini merupakan beberapa cara tambahan untuk
memanipulasi string dengan Python. Metode ini akan
menggabungkan dua string, tetapi dengan cara melewati satu
string dengan string lainnya. Contohnya sebagai berikut :
ketika program ini dijalankan maka akan mengahilskan :
91
sekarang kita akan mencoba menggunakan metode str.split ().
Contohnya sebagai berikut :
Outputnya akan seperti ini :
Sekarang kita akan mencoba str.replace (). Metode ini dapat
mengambil string asli dan mengembalikan string yang akan
diperlukan dengan menggunakan beberapa pengganti. Contohnya
sebagai berikut :
Ketika program dijalankan, maka hasil outputnya akan seperti ini:
Nah itu tadi merupakan contoh Python Library. Masih banyak lai
contoh Python Library seperti pustaka Math, Python PIP, dan
pustaka penggunaan table dan waktu.
92
Latihan :
Buatlah kode pemograman menggunakan pustaka dasar max ()
dan min () dalam satu parameter!
Jawaban :
93
PEMOSRESAN FILE
45. Pendahuluan
Pada bab pemrosesan file kita akan belajar bagaimana
cara membaca dan menulis menggunakan python yang
merupakan hal dasar yang harus dipahami sebab akan
digunakan untuk pengolahan data dan pemrosesan file
Pada python file dikelompokkan menjadi dua tipe yaitu
1. File Teks: File yang berisi teks. Setiap baris teks
memiliki EOL (End of Line).
Contoh: TXT, MD, CSV, JSON, dsb.
2. File Binary: File yang bukan teks, hanya bisa diproses
oleh program tertentu yang memahami strukturnya.
Contoh: EXE, JPG, MKV, M4A, 3GP, dsb.
BAB
11
94
46. Membaca file Dengan python
Pada Bahasa pemrogaman python sudah menyediakan
fungsi open() untuk membaca dan menulis file fungsi ini
memiliki dua parameter yaitu nama file dan mode
Objek file yaitu variable yang menampung isi file supaya kita
bias melakukan pemrosesan file
Nama file bisa bias langsung kita isi jika file-nya terletak dalam
satu direktori dengan skrip python. Namun, apabila file ini
terletak di direktori yang berbeda, maka kita harus memberikan
alamat path file-nya.
Kemudian parameter mode fungsinya untuk menentukan hak
akses kita tehadap file
95
Ada beberapa mode yang tersedia :
mode fungsi
“r” hanya membaca file
saja
“w” akses untuk menulis
file, jika file yang ditulis
sudah ada, maka file
ini akan diganti
dengan yang baru
ditulis
“a” digunakan
untuk append atau
menambah data ke file,
Contoh membaca file per baris
Sedangakan untuk membaca seluruh file kita dapat
menggunakan kode berikut ini
96
47. Menulis File Dengan Python
Pada menulis file di python kita akan belajar cara
menulis sebuah file dalam bentuk csv pada saat sebelum
membuat file csv kita harus menggunakan fungsi import.csv
untuk memanggil fungsi csv dari library
Contoh kode programnya:
sesudah program ini berjalan file csv ini akan muncul
seperti ini
97
Dan sesudah kita mengklik file csv ini akan keluar hasil
seperti ini
Jika kita ingin menambahkan data pada file csv ini kita
dapat menggunakan mode ‘a’(append)
98
Contohnya :
sesudah programnya dijalankan data yang ditambahkan akan
langsung masuk ke dalam file csv nya
Latihan :
1.buatlah sebuah file csv dengan format nama lengkap, umur,
dan kota tempat tinggal anda, anda
Jawaban :
Kode programnya: