Bahasa python 4




Phyton yaitu  bahasa pemograman yang sedang lagi trend dikalangan linux , terlebih dalam 

program-program yang berbau hacking,  saya juga baru mengenal pemograman phyton ini  beberapa 

minggu yang lalu sebab  mencoba sebuah tools yang diberikan teman dalam bahasa pemograman 

phyton . sebab  saya baru dalam dunia program dan memprogram maka , saya mencoba mencari-cari 

beberapa litelatur tentang bahasa pemograman ini . Berikut ini adalah beberapa langkah mudah dalam 

instalasi phyton pada system windows (xp , vista, sevent).

Tools yang dibutuhkan

Distribusi Python 2.7 (dalam bentuk installer)

unduh : http://www.python.org/download/

ActivePython 2.7 (dalam bentuk installer)

unduh : http://downloads.activestate.com/ActivePython/releases/2.7.1.4/ActivePython-2.7.1.4-win32-

x86.msi

8

Instal Python 2.7

Pastikan hasil download dua buah file diatas tidak corrupt , soalnya kalau corrupt bisa terjadi kegagalan

dalam instalasi.

Double klik instaler python-3.2.msi

Setelah anda double klik maka akan muncul jendela instalasi seperti di bawah ini , pilih install for all 

users agar bisa digunakan oleh semua user.

9

Pada bagian ini kita dapat menentukan di mana letak file hasil instaler nantinya , opsi saya biarkan 

default. pilih next.

pada kotak instaler dibawah ini kita pilih semua agar semua fitur dari pemograman python akan 

tersedia nantinya. pilih next jika selesai.

10

Proses instalasi sedang berlangsung tunggu sampai selesai.

Klik finish.

Pada tahap ini kita telah selesai melakukan instalasi Python pada windows , selanjutnya kita harus 

menginstal  ActivePython 2.7.

11

Instal ActivePython 2.7

cari file instaler  ActivePython 2.7, Double klik maka akan muncul jendela instalasi seperti dibawah ini.

Pada bagian  ini kita biarkan default , lalu pilih next.

12

Pada kotak dialog dibawah ini pilih instal untuk melakukan instalasi.

Proses instalasi berjalan , tunggu sampai selesai.

13

Klik finish , maka phyton anda telah siap untuk digunakan , selamat berkreasi dengan pemograman 

Python.

Hasil program Python yang sudah terinstal pada system.

Kesimpulan

sebenarnya saat kita menginstall ActivePython, itu sudah termasuk menginstal tools Pythonnya.

14

Python Dasar

sumber : http://sakti.github.io/python101/dasar.html

15

Pendahuluan

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus 

pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, 

kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka 

standar yang besar serta komprehensif.

Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi; pada 

pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu 

fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan 

manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python 

umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada praktiknya penggunaan bahasa ini lebih luas 

mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakukan dengan menggunakan bahasa skrip. 

Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan 

di berbagai platform sistem operasi.

Menggunakan Python sebagai kalkulator

Program Python dapat dijalankan dengan beberapa mode. Jika kita mengeksekusi Python interpreter 

tanpa argument script Python yang telah kita buat, Python interpreter akan masuk ke mode interaktif 

(REPL, read-eval-print loop).

$ python

Python 2.7.3 (default, Aug  1 2012, 05:14:39)

[GCC 4.6.3] on linux2

Type "help", "copyright", "credits" or "license" for more information.

>>>

>>>

Kita dapat memanfaatkan Python dengan mode interaktif sebagai kalkulator.

$ python

Python 2.7.3 (default, Aug  1 2012, 05:14:39)

[GCC 4.6.3] on linux2

Type "help", "copyright", "credits" or "license" for more information.

>>> 1 + 1

2

>>> 40 * 2

80

>>> 40 / 5

8

>>> 9 - 10

-1

>>> 2 + 3 + 4 + 5

14

>>> 2 ** 32

4294967296

16

Operasi aritmatika

Berikut table operasi aritmatika yang ada di Python:

Operasi Keterangan

+ Menambahkan dua obyek

- Mengurangi obyek dengan obyek 

yang lain

* Perkalian

** Pangkat

/ Pembagian

// Pembagian bulat ke bawah

% Sisa hasil bagi (modulus)

Contoh

Pembagian, perhatikan perbedaan antara bilangan bulat dan pecahan / desimal.

>>> 10 / 3

3

>>> 10.0 / 3

3.3333333333333335

>>> 10 / 3.0

3.3333333333333335

>>> 10.0 / 3.0

3.3333333333333335

>>> 10.0 // 3.0

3.0

>>> 10.0 // 3

3.0

Sisa hasil bagi.

>>> 10 % 3

1

>>> 2 % 3

2

>>> -5 % 4

3

>>> -5 % -4

-1

17

mode eksekusi lain

-m Mengeksekusi module, contoh: python -m SimpleHTTPServer untuk membuat webserver statis

-c Mengeksekusi command dari pameter yang diterima, contoh: python -c 'import this' untuk 

menampilkan Zen of Python.

Halo Dunia !

Program pertama yaitu program yang jika dijalankan akan mengeluarkan hasil teks berupa Halo 

Dunia!.

# lat1.py

print 'Halo Dunia!'

Anda bisa membuat file lat1.py menggunakan teks editor pilihan anda. Untuk catatan, anda sebaiknya 

menset teks editor anda agar untuk indentasi menggunakan spasi / space sebanyak 4. Standar PEP 

(Python Enhancement Proposal) menyarankan agar indentasi selalu konsisten.

Setelah file lat1.py disimpan, anda dapat menjalankannya melalui terminal.

$ python lat1.py

Halo Dunia!

Komentar

Komentar adalah teks apapun yang diawali dengan tanda #, digunakan untuk memberikan catatan 

kepada pembaca kode. Anda dapat melihat kembali lat1.py untuk memberikan keterangan nama file 

kita dapat memberikan komentar.

# lat2.py

# lat2.py adalah nama file ini

# program ini akan menampilkan 'Halo Indonesia!'

# kemudian akan menampilkan 'Halo Jakarta!'

print 'Halo Indonesia!'

print 'Halo Jakarta!'

# print 'Teks ini tidak akan dicetak.'

outputnya :

Halo Indonesia!

Halo Jakarta!

18

Konstanta Literal

Salah satu contoh konstanta literal yaitu bilangan seperti 5, 1.23, atau string seperti 'hari senin' atau

"hari jum'at". Hal ini disebut literal atau harfiah sebab  anda bisa menggunakan nilai ini secara 

langsung. Bilangan 2 selalu merepresentasikan dirinya sendiri, dinamakan konstanta sebab  nilainya 

tidak dapat diubah.

Dalam latihan 2, 'Halo Indonesia!' dan 'Halo Jakarta!' yaitu  string literal.

Bilangan

Di Python bilangan dibagi menjadi dua tipe utama - integer (bulat) dan float (pecahan). Salah satu 

contoh dari integer yaitu 2 yang yaitu  bilangan bulat. Contoh untuk float yaitu 3.23 dan 52.3e-

4. Notasi e mengindikasikan pangkat 10. Untuk kasus ini 52.3e-4 berarti 52.3 * 10 -4.

String

String adalah rangkaian karakter. Anda bisa menuliskan string literal dengan beberapa cara :

Single Quote

Contoh: 'Halo Bandung!', 'Hari Jum\'at'.

Double Quote

Contoh: "Halo Surabaya!", "Hari Jum'at". Perhatikan tanda quote ' harus di escape pada single quote. 

Selain itu tidak ada perbedaan antara single quote dan double quote, anda bebas untuk memilih.

Triple Quote

Python mendukung multi-line string atau string dengan baris lebih dari satu. Anda dapat dengan bebas 

menuliskan single quote ' dan double quote " dalam string literal yang diapit dengan triple quote. 

Contoh:

Immutable

String bersifat immutable yang berarti setelah string dibuat, string tersebut tidak bisa diubah.

Format String

Terkadang kita ingin membuat string dari informasi lain, untuk hal ini kita dapat menggunakan format 

string.

# lat3.py

# format string menggunakan operator '%' dan method format

19

print '%s pergi ke %s' % ('ibu', 'pasar')

print '{0} pergi ke {1}'.format('ibu', 'pasar')

print 'jumlah total: %10.3f' % 10.3333

print 'jumlah total: {0:10.3f}'.format(10.3333)

outputnya :

ibu pergi ke pasar

ibu pergi ke pasar

jumlah total:     10.333

jumlah total:     10.333

Operator % jika digunakan untuk string bukan berarti modulus melainkan string format.

Variabel

Hanya menggunakan konstanta literal saja cukup membosankan, kita membutuhkan cara untuk 

menyimpan dan memanipulasi informasi. Untuk hal ini kita bisa menggunakan variabel. Seperti 

namanya, variabel dapat diisi dengan bermacam-macam nilai, anda dapat menyimpan apapun 

menggunakan variabel. Variabel adalah sebagian dari memori komputer yang digunakan untuk 

menyimpan informasi. Berbeda dengan konstanta literal, anda membutuhkan cara untuk mengakses 

variabel ini, oleh sebab  itu kita memberi nama kepada variabel.

Nama Pengenal

Berikut aturan penamaan variabel dalam python.

• Karakter pertama harus berupa karakter alfabet (huruf besar atau huruf kecil ASCII, atau 

unicode) atau underscore _.

• Karakter selanjutnya dapat berupa alfabet (huruf besar atau huruf kecil ASCII, atau unicode), 

underscore _ atau digit (0-9).

• Nama variabel bersifat case-sensitif. Sebagai contoh, namaMhs dan namamhs adalah variabel 

yang berbeda.

# lat4.py

# menggunakan variabel

a = 10

b = 20

c = 30

total = a + b + c

nama = 'ibu'

tempat = 'kantor'

print 'jumlah total = %s' % total

print '%s pergi ke %s' % (nama, tempat)

outputnya :

jumlah total = 60

ibu pergi ke kantor

20

Tipe Data

Variabel dapat menyimpan nilai dengan berbagi tipe disebut dengan tipe data. Bilangan dan string 

adalah tipe dasar, yang sudah dibahas sebelumnya. Pada latihan berikutnya akan dibahas tipe data yang 

lain.

Perlunya Anda menggunakan type untuk menentukan tipe data variabel / obyek yang ada.

>>> type(1)

<type 'int'>

>>> type(3.2)

<type 'float'>

>>> type(2 ** 1000)

<type 'long'>

>>> type('abc')

<type 'str'>

>>> type('a')

<type 'str'>

Obyek

Semua yang ada dalam Python adalah obyek / object. Obyek memiliki field yang memiliki nilai 

tertentu dan method untuk operasi tertentu.

Untuk melihat field dan method yang ada dalam suatu obyek kita dapat gunakan fungsi builtin dir.

>>> dir('abc')

['__add__', '__class__', '__contains__', '__delattr__', '__doc__', '__eq__', 

'__format__', '__ge__', '__getattribute__', '__getitem__', '__getnewargs__', 

'__getslice__', '__gt__', '__hash__', '__init__', '__le__', '__len__', '__lt__', 

'__mod__', '__mul__', '__ne__', '__new__', '__reduce__', '__reduce_ex__', 

'__repr__', '__rmod__', '__rmul__', '__setattr__', '__sizeof__', '__str__', 

'__subclasshook__', '_formatter_field_name_split', '_formatter_parser', 

'capitalize', 'center', 'count', 'decode', 'encode', 'endswith', 'expandtabs', 

'find', 'format', 'index', 'isalnum', 'isalpha', 'isdigit', 'islower', 'isspace', 

'istitle', 'isupper', 'join', 'ljust', 'lower', 'lstrip', 'partition', 'replace', 

'rfind', 'rindex', 'rjust', 'rpartition', 'rsplit', 'rstrip', 'split', 'splitlines',

'startswith', 'strip', 'swapcase', 'title', 'translate', 'upper', 'zfill']

>>> 'abc'.upper

<built-in method upper of str object at 0x7fe601a1f800>

>>> 'abc'.upper()

'ABC'

Selain dapat melihat isi obyek, anda dapat mengakses dokumentasi object menggunakan help.

>>> help(str)

21

Help on class str in module __builtin__:

class str(basestring)

 |  str(object) -> string

 |

 |  Return a nice string representation of the object.

 |  If the argument is a string, the return value is the same object.

 |

 |  Method resolution order:

 |      str

 |      basestring

 |      object

...

>>> help(str.upper)

Help on method_descriptor:

upper(...)

    S.upper() -> string

    Return a copy of the string S converted to uppercase.

Penulisan Program Python

Berikut cara menulis program Python.

1. Buka teks editor pilihan anda, seperti: vim, emacs, gedit, notepad++, sublimetext2 atau 

Aptana Studio 3.

2. Ketikkan kode program seperti contoh yang ada (hindari copy-paste).

3. Simpan sesuai nama yang ada.

4. Untuk menjalankan program gunakan terminal / command line, ketik python namaprogram.py.

Untuk pengguna sublimetext2 anda dapat menjalakan program python menggunakan shortcut Ctrl+b.

Baris Logis dan Fisik

Baris fisik adalah apa yang anda lihat ketika anda melihat program. Baris logis adalah apa yang Python 

lihat sebagai statemen tunggal. Python mengasumsikan bahwa setiap baris fisik sesuai dengan baris 

logic.

Sebagai contoh baris logis seperti statemen print 'Halo Dunia!', jika anda menulis sebagai satu baris 

maka baris logis sesuai dengan baris fisik.

Catatan

Anda dapat menulis print 'Halo Dunia!' menjadi dua baris, contoh :

print \

'Halo Dunia!'

Anda juga dapat membuat beberapa baris logis menjadi satu baris fisik, contoh:

22

nama = 'budi'; print nama

Secara implisit, Python menyarankan menggunakan satu statemen tiap baris untuk menjadikan kode 

menjadi lebih mudah dibaca.

Indentasi

Karakter spasi penting untuk bahasa pemrogramman Python. Lebih tepatnya spasi diawal baris atau 

indentasi. Spasi diawal (baik berupa spasi atau tab) baris logis digunakan untuk menentukan level 

indentasi, yang akan mempengaruhi pengelompokan statemen.

Statemen yang mempunyai level indentasi sama masuk dalam satu kelompok yang disebut blok / 

block. Hal ini akan digunakan pada bab berikutnya.

# lat5.py

# error indentasi

a = 10

b = 20

c = 30

   total = a + b + c

nama = 'ibu'

tempat = 'kantor'

print 'jumlah total = %s' % total

print '%s pergi ke %s' % (nama, tempat)

ouputnya :

  File "D:\codes\python\lat5.py",  line 8

    total = a + b + c

    ^

IndentationError: unexpected indent

23

Variabel di 

Python

sumber :

http://klinikpython.wordpress.com/2012/01/03/dasar-python-semua-harus-mempunyai-nama/

24

Pendahuluan

Yes! Nama sangatlah penting artinya dalam dunia pemrograman, sebab  nama adalah sebuah Identitas.

Saatnya kita mengintip tentang Identitas dan Kata kunci di Python. Jangan lupa secangkir kopi plus 

alunan MP3 layak untuk mendampingi Anda.

Kita telah mempelajari sebelumnya bahwa setiap program akan selalu memanggil variabel dengan 

menggunakan nama dari variabel tersebut. Setiap bahasa pemrograman memiliki aturan sendiri-sendiri 

untuk penamaan suatu variabel. Nama ini sering kita sebut sebagai Identitas (identifier). Python tidak 

mengijinkan kita untuk menggunakan beberapa kata, yang termasuk Kata Kunci (keyword), sebagai 

nama variabel. Berikut daftar kata kunci yang terdapat dalam Python.

Kata Kunci di Python & Syarat Pembuatan Variabel

False class finally is return

None continue for lambda try

True def from nonlocal while

and del global not with

as elif if or yield

assert else import pass

break except in raise

Interpreter Python juga telah mendefinisikan beberapa aturan untuk penamaan identitas seperti 

berikut ini :

1. Nama variabel tidak boleh ada spasi atau simbol-simbol seperti ? ! @ # + - % ^ & * ( ) []

{ } . , ; : " ' / dan \. Tanda garis bawah ( _ ) dapat digunakan untuk mengganti spasi. 

Contoh: klinik_python.

2. Nama variabel harus unik. Misalkan kita ingin menyimpan empat bilangan yang berbeda-beda, 

maka kita harus membuat empat nama varibel yang unik alias tidak boleh sama. Identitas 

bersifat case-sensitive, yang artinya penulisan huruf besar atau huruf kecil dianggap berbeda. 

Contohnya: klinikPython itu berbeda dengan KlinikPython.

3. Nama variabel dapat terdiri dari angka dan karakter.

4. Nama variabel harus dimulai dengan huruf atau tanda garis-bawah, dan selanjutnya boleh diisi 

dengan huruf, angka (0 – 9), atau garis-bawah. Karakter pertama dari nama variabel tidak boleh 

berupa angka.

Secara umum, kita bisa mengikuti aturan penamaan variabel seprti berikut :

25

1. Nama variabel harus ringkas dan bermakna. Nama harus berhubungan dengan isi dari variabel 

tersebut. Contohnya, misalkan kita akan menyimpan data tentang umur siswa, maka nama 

variabel yang tepat adalah umur_siswa.

2. Nama variabel secara umum ditulis dalam huruf kecil.

3. Jika nama variabel terdiri dari dua kata, gabungkan dua kata tersebut dengan gunakan huruf 

besar di depan setiap kata. Atau pisahkan tiap-tiap kata dengan tanda garis-bawah.

26

Tipe Data dan 

Variabel Pada 

Python

sumber artikel :

http://kamarpython.blogspot.com/2012/05/tipe-data-dan-variabel-pada-python.html

27

Pendahuluan

Variabel adalah entitas yang memiliki nilai dan berbeda satu dengan yang lain. Variabel 

mengalokasikan memori untuk menyimpan nilai. Hal ini berarti ketika Anda membuat variabel, maka 

Anda memesan beberapa ruang di memori. Variabel bisa digunakan untuk menyimpan bilangan bulat, 

desimal atau juga karakter.

Pada banyak bahasa pemrograman, ada dua cara untuk membuat variabel. Cara yang pertama variabel 

langsung dengan nilai disebut dengan inisialisasi. Sedangkan cara kedua dengan memasukkan nilai 

pada variabel yang biasa disebut penempatan.

Tipe data di bahasa pemrograman python dibagi menjadi dua kelompok yaitu :

1. immutable = tipe data yang tidak bisa diubah (string dan bilangan)

2. mutable = tipe data yang bisa diubah (list dan dictionary)

Tidak seperti pemrograman lainnya, variabel pada Python tidak harus dideklarasikan secara eksplisit. 

Pendeklarasian variabel terjadi secara otomatis ketika kita memberikan sebuah nilai pada suatu 

variabel. Untuk pemberian nilai, bisa langsung dengan tanda "=". Misalnya :

nama = 'Jack Port'

no = 7

28

Tipe data Number

1. Plain integer. Integer ini mempunyai range nilai antara -2^32 sampai 2^31 – 1.

2. Long integer. Perhitungan di luar range nilai integer.

3. Floating Point Real Number. Bilangan real.

4. Complex number. Untuk bilangan real dan imajiner.

Tipe data String

Penulisan string bisa ditulis dengan cara, antara lain :

1. Diapit dengan tanda petik tunggal ( ' ).

2. Diapit dengan tanda petik ganda  ( " ).

3. Diapit dengan tiga tanda petik ganda ( """ ).

29

Menggunakan whitespace character

\n garis baru

\r menghapus string sebelumnya

\t tab

\v vertikal tab

\e escape

\f karakter sesudahnya pada garis baru

\b backspace

\a bell

Contoh Penggunaan Variabel

#!/usr/bin/python

nama = raw_input("Siapakah namamu?\n")

print "--------------------------------"

print "hello " + nama + ", selamat belajar python"

#!/usr/bin/python

p = input('Masukkan panjang : ')

l = input('Masukkan lebar : ')

luas = p * l

print "maka luas persegi panjang adalah : %d" % luas

30

Berikut ini penamaan variabel yang tepat :

alamat1

nama_karyawan

nama_variabel_ini_sangat_panjang

Berikut ini penamaan variabel yang salah :

#alamat

1Nomor

31

Operator Pada 

Bahasa 

Pemrograman 

Python

Sumber artikel :

http://www.pintarcoding.com/2014/03/operator-pada-bahasa-pemrograman-python.html

32

Pendahuluan

Pembahasan kali ini kita akan belajar bersama tentang penggunaan beberapa operator yang ada pada 

bahasa pemrograman python. Apa sih operator itu? Agak susah memang menjelaskan operator tersebut,

kalau menurut saya sendiri operator itu yaitu  suatu perintah yang dapat menghubungkan antara 

data / variable dengan data / variable yang lain, ya itu memang kalimat saya itu tidak ada dasarnya. 

Tapi untuk lebih jelasnya yuks kita kupas bersama operator pada bahasa pemrograman python.

Ada beberapa tipe operator antara lain operator aritmatika, operator untuk membandingkan, operator 

logika seperti and dan or, dan mungkin masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, 

nanti teman-teman tambahkan sendiri ya kalau masih ada yang tidak disebutkan.

Operator Aritmatika

Operator aritmatika sendiri yaitu  operator yang dipergunakan dalam melakukan operasi 

matematika, seperti pengurangan, pembagian, penambahan, perkalian, pangkat, modulus dll. Berikut 

contoh penggunaan operator aritmatika pada bahasa pemrograman python :

print 3 + 2 * 3 - 10 / 5 

print (3 + 2) * (3 - 10 / 5)

#pangkat

print 3 ** 2 

#modulus / sisa bagi

print 100 % 3 

Outputnya :

7

5

9

1

Perhatikan perintah pada baris pertama tanpa harus menuliskan tanda kurung pun python sudah 

melakukan operasi matematika sesuai dengan aturan prioritas matematika. 

Operator yang biasa dipergunakan pada aritmatika ini pun beberapa dapat dipergunakan dalam 

melakukan manipulasi string contohnya :

print 'Pintarcoding.com! ' * 3

print 'hallo' + ' ' + 'Pintarcoding.com!'

outputnya :

Pintarcoding.com! Pintarcoding.com! Pintarcoding.com! 

hallo Pintarcoding.com!

33

Operator Pembanding

Ada beberapa operator pembanding antara lain, seperti contoh berikut :

print 10 > 2 # lebih besar, bernilai True

print 10 < 2 # lebih kecil, bernilai False

print 10 != 2 # tidak sama dengan, bernilai True

print 5 >= 5 # lebih besar atau sama dengan, bernilai True

print 5 <= 4 # lebih kecil atau sama dengan, bernilai False

print 5 == 5 # sama dengan, bernilai True

outputnya :

True

False

True

True

False

True

Operator pembanding ini biasanya untuk menentukan nilai kebenaran dalam perintah if, yang akan 

dibahas pada aritkel berikut tentang percabangan. 

Operator Logika

Pada bahasa python terdapat 3 operator logika antara lain and, or dan not. Adapun cara penggunaan 

dari operator-operator tersebut adalah sebagai berikut :

print 10 > 2 and 10 > 5     # bernilai True

print True or False         # bernilai True

print not False             # bernilai True

outputnya :

True

True

True

Teman-teman bisa menuliskan perintah diatas untuk mencobanya dikomputer teman-teman dan ketika 

dijalankan maka akan menghasilkan nilai True pada semua baris perintah diatas. 

34

Operator dan 

Ekspresi

Sumber artikel :

http://workshop-python-101.readthedocs.org/en/latest/operator_dan_ekspresi.html

35

Pendahuluan

Hampir semua statemen (baris logis) yang Anda tulis akan mengandung ekspresi. Contoh sederhana 

dari ekspresi adalah 2+3. Sebuah ekspresi dapat diturunkan menjadi operator dan operand.

Operator adalah fungsi yang menjalankan sesuatu dan direpresentasikan oleh simbol, seperti + atau 

kata kunci khusus. Operator membutuhkan data untuk dioperasikan dan data ini disebut operand. 

Dalam kasus ini 2 dan 3 adalah operand.

Operator

Kita akan melihat operator secara singkat dan bagaimana penggunaannya:

Operator Keterangan

+ Menambahkan dua obyek

- Mengurangi obyek dengan obyek yang lain

* Perkalian

** Pangkat

/ Pembagian

// Pembagian bulat ke bawah

% Sisa hasil bagi (modulus)

<< (geser kiri) Menggeser bit ke sebelah kiri sesuai dengan jumlah bit

yang ditentukan.

2 << 2 menghasilkan 8. 2 direpresentasikan 10 dalam bit (binary 

digit). Menggeser 2 bit kekiri akan menghasilkan 1000 yang 

yaitu  representasi dari desimal 8.

>> (geser kanan) Menggeser bit ke sebelah kanan sesuai dengan 

jumlah bit yang ditentukan.

11 > 1 menghasilkan 5. 11 direpresentasikan oleh bit dengan 1101 

kemudian digeser kekanan 1 bit menghasilkan 101 yang 

yaitu  desimal angka 5.

& (bit-wise AND)

Operasi bit-wise AND dari angka (bit-wise adalah operasi angka 

berbasis bit yakni dengan 0 dan 1). 5 & 3menghasilkan 1.

| (bit-wise OR)

Operasi bit-wise OR dari angka. 5 | 3 menghasilkan 7.

^ (bit-wise XOR)

Operasi bit-wise XOR (ekslusif OR). 5 ^ 3 menghasilkan6.

~ (bit-wise invert)

Operasi membalikkan angka bitwise dari x, menghasilkan -x - 1. 

~5 akan menghasilkan -6. lihattwo’s complement.

< (kurang dari)

Mengembalikan apakah x kurang dari y. Semua operator 

pembanding mengembalikan True atau False. 5 < 

36

Operator Keterangan

3mengembalikan False, 3 < 5 mengembalikan True dan2 < 5 < 7 

mengembalikan True.

> (lebih dari)

Mengembalikan apakah x lebih dari y. 5 > 3mengembalikan True.

<= (kurang dari atau sama dengan)

Mengembalikan apakah x kurang dari atau sama dengan y. 5 <= 5 

mengembalikan True.

>= (lebih dari atau sama dengan)

Mengembalikan apakah x lebih dari atau sama dengan y. 5 >= 5 

mengembalikan True.

== (sama dengan)

Membandingkan apakah kedua obyek sama. 2 == 

2mengembalikan True, 'nama' == 'Nama'mengembalikan False, 

'nama' == 'nama'mengembalikan True.

!= (tidak sama dengan)

Membandingkan apakah kedua obyek berbeda. 2 != 

3mengembalikan True.

not (boolean NOT)

Jika x bernilai True akan mengembalikan False. Jika x bernilai 

False akan mengembalikan True. x = True;not x mengembalikan 

False.

and (boolean AND)

x and y mengembalikan False jika x bernilai False, selain itu akan 

mengembalikan nilai y.

x = False; y = True; x and y akan mengembalikanFalse sebab  x 

bernilai False. Pada kasus ini Python tidak akan mengevaluasi y 

sebab  nilai x. Hal ini disebutshort-circuit evaluasi.

or (boolean OR)

Jika x bernilai True, x or y akan mengembalikan True, selain itu 

akan mengembalikan nilai y.

x = True; y = False; x or y mengembalikan True.short-circuit 

evaluasi berlaku juga disini.

# lat6.py

# Operator dan ekspresi

bilangan1 = 5

bilangan2 = 3

print 'bil1 = ', bilangan1

print 'bil2 = ', bilangan2

print 'bil1 + bil2 = ', bilangan1 + bilangan2

print 'bil1 - bil2 = %s' % (bilangan1 - bilangan2)

print 'bil1 * bil2 = {0}'.format(bilangan1 * bilangan2)

37

print 'bil1 ** bil2 = ', bilangan1 ** bilangan2

bilangan1 = 5.0

print 'bil1 = ', bilangan1

print 'bil2 = ', bilangan2

print 'bil1 / bil2 = ', bilangan1 / bilangan2

print 'bil1 // bil2 = ', bilangan1 // bilangan2

print 'bil1 % bil2 = ', bilangan1 % bilangan2

print '-' * 80

bilangan1 = 5

print 'bil1 = ', bilangan1

print 'bil2 = ', bilangan2

print 'bil1 << bil2 = ', bilangan1 << bilangan2

print 'bil1 >> bil2 = ', bilangan1 >> bilangan2

print 'bil1 & bil2 = ', bilangan1 & bilangan2

print 'bil1 | bil2 = ', bilangan1 | bilangan2

print 'bil1 ^ bil2 = ', bilangan1 ^ bilangan2

print '~bil1 = ', ~bilangan1

print '-' * 80

print 'bil1 < bil2 = ', bilangan1 < bilangan2

print 'bil1 > bil2 = ', bilangan1 > bilangan2

print 'bil1 <= bil2 = ', bilangan1 <= bilangan2

print 'bil1 >= bil2 = ', bilangan1 >= bilangan2

print 'bil1 == bil2 = ', bilangan1 == bilangan2

print 'bil1 != bil2 = ', bilangan1 != bilangan2

print '-' * 80

print 'not True = ', not True

print 'True and False = ', True and False

print 'True or False = ', True or False

38

Operasi matematika dan pengisian variabel

Ketika melakukan operasi matematika kita sering setelah dilakukan operasi hasil tersebut kita simpan 

dalam variabel. Di python ada jalan pintas untuk melakukan operasi dan melakukan assignment.

Anda bisa menulis:

a = 2

a = a * 3

sebagai:

a = 2

a *= 3

Berikut latihan 7 untuk menghitung uang kembalian.

# lat7.py

total_uang = 10000

harga_barang = 5000

diskon = 0.10

# harga barang setelah diskon

harga_barang *= (1 - diskon)

total_uang -= harga_barang

print 'total uang = %s' % total_uang

Urutan Evaluasi

Jika ada rantaian ekspresi seperti 2 + 3 * 4, apakah penambahan dilakukan terlebih dahulu atau 

perkalian ? Saat pelajaran matematika kita diajari bahwa perkalian harus dikerjakan terlebih dahulu. 

Hal ini menandakan perkalian mempunyai urutan lebih tinggi daripada penambahan.

Berikut tabel urutan evaluasi ekspresi dalam Python, dari terrendah sampai tertinggi.

Operator Keterangan

lamda Ekspresi lambda

or Boolean OR

and Boolean AND

not x Boolean NOT

in, not in Tes Keanggotaan

is, is not Tes Identitas

<, <=, >, >=, !=, == Perbandingan

| Bitwise OR

^ Bitwise XOR

39

Operator Keterangan

& Bitwise AND

<<, >> Shift

+, - Penambahan dan Pengurangan

*, /, //, % Perkalian, Pembagian, Pembagian ke 

bawah, mod

+x, -x Positif, Negatif

~x Bitwise NOT / inverse

** Pangkat

x.attribute Referensi atribut

x[index] Akses item

x[index1:index2] Slicing

f(argument ...) Pemanggilan fungsi

(ekspresi, ...) literal tuple

[ekspresi, ...] literal list

{key:value, ...} literal dictionary

Mengubah Urutan Evaluasi

Untuk membuat ekspresi lebih mudah dibaca, kita dapat menggunakan tanda kurung. Sebagai contoh, 2

+ (3 * 4) lebih mudah dipahami daripada 2 + 3 * 4 dimana pembaca harus mengetahui urutan evaluasi 

operator. Namun pemakaian tanda kurung jangan terlalu berlebihan seperti (2 + (3 * 4)).

Selain itu, tanda kurung dapat mengubah urutan evaluasi operator. Sebagai contoh (2 + 3) * 4, operasi 

penambahan akan dievaluasi terlebih dahulu.

# lat8.py

hasil = 2 + 3 * 4

print '2 + 3 * 4 = %s' % hasil

hasil = (2 + 3) * 4

print '(2 + 3) * 4 = %s' % hasil

hasil = 2 / 3 * 4

print '2 / 3 * 4 = %s' % hasil

hasil = 2.0 / 3 * 4

print '2.0 / 3 * 4 = %s' % hasil

Sifat Asosiatif

Operator dengan level urutan evaluasi yang sama akan dievaluasi dari kiri ke kanan. Sebagai contoh 2 

+ 3 + 4 akan dievaluasi sebagai (2 + 3) + 4. Beberapa operator seperti pengisian nilai (assignment) 

mempunyai sifat asosiatif dari kanan ke kiri, contoh: a = b = c akan dievaluasi a = (b = c).

40

Penggunaan If 

Pada Python

Sumber :

http://www.pintarcoding.com/2014/03/percabangan-bahasa-pemrograman-python.html#more

http://sikecil91.blogspot.com/2014/03/if-pada-python.html

41

Pendahuluan

Seperti halnya bahasa pemrograman yang lain, tentu python juga mempunyai perintah untuk 

pengambilan suatu keputusan terhadap kondisi tertentu, yang disebut percabangan. Percabangan pada 

bahasa pemrograman python menggunakan perintah if, ya sama dengan bahasa pemrograman yang 

lain. Bagaimana cara menggunakan perintah if ini dalam bahasa pemrograman python? Yuk mari kita 

sama-sama melihat cara penggunaan perintah if ini.

Menggunakan IF Tunggal

n= raw_input("Yakin (y/t)?")

if n in ["y","Y"]:

    print "Baiklah"

outputnya :

Yakin (y/t) ? y

Baiklah

Menggunakan IF ELSE

Contoh berikut digunakan untuk menentukan Ganjil / Genap nya sebuah bilangan.

#/usr/bin/python

a = raw_input("Masukkan Angka = ")

b = int(a)

if ( b%2 == 0 ):

        print "Genap"

else:

        print "Ganjil"

outputnya :

Masukkan Angka = 2

Genap

Menggunakan ELIF

#/usr/bin/python

 

y = raw_input("masukkan angka = ")

x = int(y)

 

if (x>50 and x<=60):

        print "Nilai C"

42

 

elif (x>60 and x<=80):

        print "Nilai B"

 

elif (x>80 and x<=100):

        print "Nilai A"

else:

        print "Nilai E"

outputnya :

masukkan angka = 90

Nilai A

43

Alur Kontrol

Sumber :

http://workshop-python-101.readthedocs.org/en/latest/alur_kontrol.html

44

Pendahuluan

Di dalam program yang kita lihat hingga saat ini, selalu saja urutan statemen yang dijalankan oleh 

Python, berurutan dari atas ke bawah. Bagaimana jika Anda ingin mengubah bagaimana alur kerjanya? 

Sebagai contoh Anda ingin program untuk mengambil keputusan dan bertindak secara berbeda 

tergantung keputusan yang diambil. Sebagai contoh, misalnya mencetak ‘Selamat Pagi’ atau ‘Selamat 

Sore’ tergantung waktu yang ada saat itu?

Sebagaimana yang Anda sudah bisa tebak, ini dapat dilakukan lewat statemen alur kontrol. Ada tiga 

macam statemen alur kontrol di Python - if, for dan while.

Statemen If

Statemen if digunakan untuk mengecek kondisi: jika kondisi if bernilai benar, maka kita akan 

menjalankan satu blok statemen (disebut if-block), jika tidak akan diteruskan dengan statemen else 

kita gunakan untuk memproses blok statemen yang lain (dinamakan else-block). Bagian else tersebut

sifatnya tidak wajib atau opsional.

Kita dapat menambahkan kondisi dalam else-block mengunakan elif.

# lat9.py

nomor_acak = 7

print 'tebak nomor acak dari 1 - 10'

# ``raw_input`` digunakan untuk mendapatkan input dari pengguna

# ``int`` digunakan untuk konversi tipe data ``str`` ke ``int``

tebakan = int(raw_input('Tebakan anda (bil bulat): '))

if tebakan == nomor_acak:

    print 'Selamat! tebakan anda benar'

    print 'tapi tidak ada hadiah untuk anda :('

elif tebakan < nomor_acak:

    print 'tebakan anda terlalu kecil'

else:

    print 'tebakan anda terlalu besar'

print 'selesai'

output :

tebak nomor acak dari 1 - 10

Tebakan anda (bil bulat): 7

Selamat! tebakan anda benar

tapi tidak ada hadiah untuk anda :(

selesai

45

Bagaimana program ini bekerja ?

Program ini akan meminta inputan tebakan dari pengguna berupa bilangan ini. Untuk mendapatkan 

inputan ini kita gunakan fungsi raw_input. Keluaran dari fungsi ini adalah string yang diinputkan oleh 

user, oleh sebab  itu kita harus melakukan konversi ke tipe data int. Untuk konversi ini kita gunakan 

fungsi int. Hasil dari inputan pengguna yang sudah dikonversi disimpan dalam variabel tebakan.

Sebelumnya program telah menentukan bilangan acak yang disimpan dalam variabel nomor_acak. 

Setelah mendapatkan input dari pengguna, program masuk kedalam alur kontrol if. Jika tebakan dan 

nomor acak sama maka tampilkan pesan berhasil, jika tebakan kurang dari nomor acak maka tampilkan

pesan tebakan terlalu kecil, dan terakhir berarti tebakan terlalu besar.

Statemen While

Statemen while yaitu  statemen untuk perulangan, block kode akan dijalankan terus menerus 

selama kondisi benar. Statemen while dapat mempunyai bagian else (opsional).

# lat10.py

# acak looping

nomor_acak = 77

berjalan = True

print 'tebak nomor acak dari 1 - 100'

while berjalan:

    tebakan = int(raw_input('Tebakan anda (bil bulat): '))

    if tebakan == nomor_acak:

        print 'Selamat! tebakan anda benar'

        print 'tapi tidak ada hadiah untuk anda :('

        berjalan = False

    elif tebakan < nomor_acak:

        print 'tebakan anda terlalu kecil'

    else:

        print 'tebakan anda terlalu besar'

else:

    print 'selesai'

outputnya :

tebak nomor acak dari 1 – 100

Tebakan anda (bil bulat): 20

tebakan anda terlalu kecil

Tebakan anda (bil bulat): 90

tebakan anda terlalu besar

Tebakan anda (bil bulat): 50

46

tebakan anda terlalu kecil

Tebakan anda (bil bulat): 77

Selamat! tebakan anda benar

tapi tidak ada hadiah untuk anda :(

selesai

Perulangan diatas berhenti jika berjalan (kondisi) bernilai False. True dan False yaitu  obyek 

bertipe boolean, dan nilai True sama dengan nilai 1, nilai False sama dengan nilai 0.

>>> True == 1

True

>>> False == 0

True

Obyek dapat dinilai atau dikonversi ke nilai boolean.

>>> bool('nama')

True

>>> bool('')

False

>>> bool(0)

False

>>> bool(-5)

True

Perulangan For (For Loop)

Statemen perulangan for ... in ... `` yaitu  statemen perulangan selain while. Statemen ini 

melakukan iterasi dari rangkaian obyek, berjalan melalui tiap item yang ada pada rangkaian / sequence.

Apa itu rangkaian / sequence? rangkaian yaitu koleksi item yang terurut.

# lat11.py

for i in range(1, 6):

    print I

else:

    print 'Perulangan sudah selesai'

outputnya :

1

2

3

4

47

5

Perulangan sudah selesai

Program ini akan mencetak rangkaian / sequence bilangan, dari 1 sampai 5. Kita membuat rangkaian 

bilangan ini menggunakan fungsi builtin range. Apa yang kita lakukan yaitu memanggil fungsi range 

dengan dua parameter, range akan mengembalikan rangkaian bilangan dari parameter pertama sampai 

batas parameter kedua (eksklusif). Sebagai contoh range(1, 6) menghasilkan rangkaian [1, 2, 3, 4, 5].

Jika kita memanggil range dengan parameter ketiga, yaitu parameter jumlah langkah. Contoh range(1, 

6, 2) mengembalikan rangkaian [1, 3, 5]. Bagian else adalah opsional dan akan selalu dijalankan 

kecuali jika ada statemen break.

Statemen Break

Statemen break digunakan untuk keluar dari perulangan, misalnya keluar dari perulangan walaupun 

kondisi perulangan masih True atau rangkaian / sequence belum diiterasi seluruhnya.

# lat12.py

while True:

    data = raw_input('Masukkan sesuatu : ')

    if data == 'keluar':

        break

    print 'Inputan pengguna "%s"' % data

print 'Selesai'

outputnya :

Masukkan sesuatu : alpa

Inputan pengguna "alpa"

Masukkan sesuatu : keluar

Selesai

Program ini akan terus meminta inputan pengguna dan akan berhenti ketika pengguna menginputkan 

keluar.

# lat13.py

for i in range(1, 11):

    print i

    

    if i == 5:

        break

else:

    print "Tidak dijalankan sebab  break"

48

outputnya :

1

2

3

4

5

Bagian else tidak akan dijalankan sebab  perulangan tidak berhenti secara normal.

Statemen Continue

Statemen continue digunakan untuk melewati statemen yang ada dalam blok perulangan dan continue / 

melanjutkan ke iterasi berikutnya.

# lat14.py

for i in range(1, 11):

    if i % 2 == 0:

        # skip bilangan genap

        continue

    print I

outputnya :

1

3

5

7

9

49

Struktur Data 

Python

Sumber : 

http://sakti.github.io/python101/struktur_data.html

50

Pendahuluan

Struktur Data adalah struktur yang dapat menyimpan dan mengorganisasikan kumpulan data.

Berikut struktur data yang ada dalam Python.

List

List adalah struktur data yang menyimpan koleksi data terurut, anda dapat menyimpan sequence / 

rangkaian item menggunakan list.

Item dalam list ditutup menggunakan kurung siku [ ] (list literal). Setelah list dibuat anda bisa 

menambah, mengurangi, dan mencari item pada list. sebab  kita dapat menambah dan mengurangi 

item, list bersifat mutable.

Pengenalan singkat obyek dan class

List adalah contoh penggunaan obyek dan class. Ketika kita menggunakan variabel

i dan mengisinya dengan nilai integer 5, sama dengan kita membuat obyek 

(instance) i dari class (tipe) int. Anda dapat membacanya dengan help(int) untuk

membaca dokumentasi class integer.

Class mempunyai method, fungsi yang didefinisikan dalam class. Anda bisa menggunakan method ini 

pada obyek class tersebut. Sebagai contoh, Python menyediakan method append untuk class list. 

contoh_list.append('item 1') akan menambahkan string 'item 1' kedalam list contoh_list. Perhatikan 

notasi titik untuk mengakses method pada obyek.

Class juga mempunyai field yang sama halnya variabel yang digunakan hanya untuk class. Anda bisa 

menggunakan variabel / nama ini pada obyek class tersebut.

# lat25.py

daftar_belanja = ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']

print 'saya punya %s barang yang akan dibeli' % len(daftar_belanja)

print 'barang tersebut:'

for barang in daftar_belanja:

    print barang,

print 'saya harus membeli beras'

daftar_belanja.append('beras')

print 'daftar belanja sekarang :', daftar_belanja

print 'saya akan mengurutkan daftar belanja saya'

daftar_belanja.sort()

print 'daftar belanja setelah diurutkan', daftar_belanja

print 'barang yang harus saya beli pertama', daftar_belanja[0]

barang_pertama = daftar_belanja[0]

del daftar_belanja[0]

51

print 'saya membeli', barang_pertama

print 'daftar belanja sekarang:', daftar_belanja

outputnya :

saya punya 4 barang yang akan dibeli

barang tersebut:

apel mangga wortel pisang saya harus membeli beras

daftar belanja sekarang : ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang', 'beras']

saya akan mengurutkan daftar belanja saya

daftar belanja setelah diurutkan ['apel', 'beras', 'mangga', 'pisang', 'wortel']

barang yang harus saya beli pertama apel

saya membeli apel

daftar belanja sekarang: ['beras', 'mangga', 'pisang', 'wortel']

Tuple

Tuple mirip dengan list namun tuple bersifat immutable (tidak bisa diubah setelah didefinisikan). 

Tuple dibuat dengan menspesifikasikan item tuple dipisahkan menggunakan tanda koma dan opsional 

diapit dengan tanda kurung.

# lat26.py

kebun_binatang = ('ular python', 'gajah', 'pinguin')

print 'jumlah binatang yang ada di kebun binatang :', len(kebun_binatang)

kebun_binatang_baru = 'monyet', 'unta', kebun_binatang

print 'jumlah kandang di kebun binatang baru:', len(kebun_binatang_baru)

print 'binatang yang ada di kebun bintatang baru:', kebun_binatang_baru

print 'binatang dari kebun binatang lama:', kebun_binatang_baru[2]

print 'binatang terakhir dari kebun binatang lama:', kebun_binatang_baru[2][2]

jumlah_binatang = len(kebun_binatang_baru) - 1 + len(kebun_binatang_baru[2])

print 'jumlah binatang yang ada di kebun binatang baru :', jumlah_binatang

outputnya :

jumlah binatang yang ada di kebun binatang : 3

jumlah kandang di kebun binatang baru: 3

binatang yang ada di kebun bintatang baru: ('monyet', 'unta', ('ular python', 

'gajah', 'pinguin'))

binatang dari kebun binatang lama: ('ular python', 'gajah', 'pinguin')

binatang terakhir dari kebun binatang lama: pinguin

jumlah binatang yang ada di kebun binatang baru : 5

52

Dictionary

Dictionary seperti buku alamat, dengan buku alamat anda bisa mencari alamat atau detail kontak hanya 

menggunakan nama orang yang anda cari. Kita mengasosiasikan key (nama) dengan value (detail). 

Catatan key harus bersifat unik, anda tidak bisa menemukan informasi yang tepat jika ada dua orang 

yang mempunyai nama yang sama dalam buku alamat anda.

Anda hanya bisa menggunakan obyek immutable (seperti string) untuk key / kunci dictionary. Anda 

bisa menggunakan obyek mutable atau immutable untuk value dalam dictionary.

Dictionary dispesifikasikan menggunakan pasangan key dan value diapit menggunakan kurung 

kurawal, {key1: value1, key2: value2}.

# lat27.py

# ba, singkatan buku alamat

ba = {'guido': 'guido@python.org',\

 'brandon': 'brandon@rhodesmill.org',\

 'spammer': 'spammer@domain.com'}

print 'alamat email guido:', ba['guido']

# menghapus item

del ba['spammer']

print 'ada %s kontak di buku alamat' % len(ba)

for nama, email in ba.items():

 print '%s, email: %s' % (nama, email)

# tambah entri

ba['jacob'] = 'jacob@jacobian.org'

if 'jacob' in ba:

print 'Email jacob di', ba['jacob']

outputnya :

alamat email guido: guido@python.org

ada 2 kontak di buku alamat

brandon, email: brandon@rhodesmill.org

guido, email: guido@python.org

Email jacob di jacob@jacobian.org

53

Sequence

List, tuple dan string adalah contoh dari sequence. Kita dapat melakukan tes keanggotaan, operasi 

index(akses, slicing), dan iterasi pada sequence.

# lat28.py

daftar_belanja = ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']

nama = 'budi'

print 'Barang 0 =', daftar_belanja[0]

print 'Barang 1 =', daftar_belanja[1]

print 'Barang 2 =', daftar_belanja[2]

print 'Barang 3 =', daftar_belanja[3]

print 'Barang -1 =', daftar_belanja[-1]

print 'Barang -2 =', daftar_belanja[-2]

print 'Karakter 0 =', nama[0]

# slicing pada list

print 'Barang 1 ke 3:', daftar_belanja[1:3]

print 'Barang 2 ke terakhir:', daftar_belanja[2:]

print 'Barang 1 ke -1:', daftar_belanja[1:-1]

print 'Barang dari awal ke akhir:', daftar_belanja[:]

# slicing pada string

print 'Karakter 1 ke 3:', nama[1:3]

print 'Karakter 2 ke terakhir:', nama[2:]

print 'Karakter 1 ke -1:', nama[1:-1]

print 'Karakter dari awal ke akhir:', nama[:]

outputnya :

Barang 0 = apel

Barang 1 = mangga

Barang 2 = wortel

Barang 3 = pisang

Barang -1 = pisang

Barang -2 = wortel

Karakter 0 = b

Barang 1 ke 3: ['mangga', 'wortel']

Barang 2 ke terakhir: ['wortel', 'pisang']

Barang 1 ke -1: ['mangga', 'wortel']

Barang dari awal ke akhir: ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']

Karakter 1 ke 3: ud

Karakter 2 ke terakhir: di

Karakter 1 ke -1: ud

Karakter dari awal ke akhir: budi

54

Set

Set adalah koleksi obyek yang tidak terurut. Digunakan ketika keberadaan obyek pada koleksi lebih 

penting daripada urutan dan berapa kali obyek muncul pada koleksi.

# lat29.py

negara = set(['brazil', 'rusia', 'indonesia'])

print 'indonesia' in negara

print 'amerika' in negara

negara2 = negara.copy()

negara2.add('korea')

print negara2.issuperset(negara)

negara.remove('rusia')

print negara2 & negara

print negara2.intersection(negara)

outputnya :

True

False

True

set(['brazil', 'indonesia'])

set(['brazil', 'indonesia'])

Referensi

Jika anda membuat obyek dan mengisinya ke variabel, variabel hanya me-refer ke obyek dan tidak 

merepresentasikan obyek itu sendiri. Nama variabel menunjuk ke bagian memori komputer dimana 

obyek disimpan. Hal ini dinamakan binding antara nama ke obyek.

# lat29.py

daftar_belanja = ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']

print 'assignment biasa'

daftar_saya = daftar_belanja

del daftar_belanja[0]

print 'daftar belanja:', daftar_belanja

print 'daftar saya:', daftar_saya

print 'copy obyek daftar belanja menggunakan slice [:]'

daftar_saya = daftar_belanja[:] # membuat copy

del daftar_saya[0]

print 'daftar belanja:', daftar_belanja

print 'daftar saya:', daftar_saya

55

outputnya :

assignment biasa

daftar belanja: ['mangga', 'wortel', 'pisang']

daftar saya: ['mangga', 'wortel', 'pisang']

copy obyek daftar belanja menggunakan slice [:]

daftar belanja: ['mangga', 'wortel', 'pisang']

daftar saya: ['wortel', 'pisang']

String

Tipe atau class String mempunyai method-method untuk memudahkan operasi string.

# lat30.py

nama = 'Indonesia'

if nama.lower().startswith('ind'):

 print 'Nama diawal dengan "ind"'

if 'ne' in nama:

 print 'Nama berisi string "ne"'

if nama.find('done') != -1:

 print 'Nama berisi string "done"'

pembatas = ', '

daftar_belanja = ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']

print pembatas.join(daftar_belanja)

outputnya :

Nama diawal dengan "ind"

Nama berisi string "ne"

Nama berisi string "done"

apel, mangga, wortel, pisang

56

List di Python

Sumber : http://www.tutorialspoint.com/python/python_lists.htm

57

Pendahuluan

Struktur data dasar yang paling umum dalam Python adalah squence (urutan). Setiap elemen yang 

berurutan tersebut memiliki sebuah alamat berbentuk nomor biasanya disebut indeks. Indeks pertama 

adalah nol, indeks kedua adalah satu, dan seterusnya. 

Python memiliki enam built-in tipe Squence, tetapi yang paling umum digunakan adalah List [ ] dan 

Tupel ( ). 

di dalam menggunakan Squence, Anda dapat melakukan operasi pengindeksan, pembagian 

(pengirisan), penambahan, perkalian, dan pemeriksaan anggota pada Squence. Selain itu, Python juga 

memiliki fungsi dan metode bult-in untuk mendapatkan panjang sebuah urutan, mencari elemen-

elemen di dalam sebuah urutan, mengurutkan elemen-elemen tersebut dari yang terbesar ke yang 

terkecil dan masih banyak lagi.

List Python

List yaitu  sekumpulan data dengan Tipe data apa saja yang di tulis di dalam sebuah tanda kurung

siku [ ] yang tiap anggota (elemen) di pisahkan dengan tanda koma ( , ). berikut ini adalah contoh 

bagaimana List dibuat.

list1 = ['doni kusuma', 'anton wijaya', 1997, 2000];

list2 = [1, 2, 3, 4, 5 ];

list3 = ["a", "b", "c", "d"];

Mengakses Nilai di dalam List

Untuk mengakses nilai dalam List, gunakan tanda kurung siku [ ] dengan memberikan nilai indeks 

sesuai elemen yang ingin di ambil, Berikut adalah contohnya :

list1 = ['doni kusuma', 'anton wijaya', 1997, 2000]

list2 = [1, 2, 3, 4, 5 ]

list3 = ["a", "b", "c", "d"]

print list1[1]

print list2[1:3] 

outputnya :

anton wijaya

[2, 3]

untuk tanda [1:3] artinya ambil elemen pada list2 mulai dari elemen 1 sampai elemen 2.

58

Memperbarui List

Anda dapat memperbarui satu atau beberapa elemen dari List dengan memberikan indeks elemen di 

dalam tanda kurung siku di sebelah kiri operator tugas ( = ), dan Anda juga dapat menambahkan 

elemen dalam List dengan menggunakan metode append(). Berikut ini adalah contohnya :

list = ['doni kusuma', 'anton wijaya', 1997, 2000]

print "Nilai yang ada di index 2 : "

print list[2];

list[2] = 2001;

print "Nilai yang ada di index 2 : "

print list[2];

outputnya :

Nilai yang ada di index 2 : 

1997

Nilai yang ada di index 2 : 

2001

Menghapus Elemen List

Untuk menghapus sebuah elemen dari List, Anda dapat menggunakan pernyataan del jika Anda tahu 

persis elemen yang akan dihapus dari List atau dengan metode remove() jika Anda tidak tahu elemen 

yang ingin Anda hapus di List. Berikut ini adalah contohnya :

list = ['doni kusuma', 'anton wijaya', 1997, 2000]

print list;

del list[2];

print "Setelah nilai dari indeks ke 2 dihapus : "

print list;

outputnya :

['doni kusuma', 'anton wijaya', 1997, 2000]

Setelah nilai dari indeks ke 2 dihapus :

 

['doni kusuma', 'anton wijaya', 2000]

59

Operasi Dasar List

List menanggapi operator berupa + dan * dimana operator ini banyak digunakan dalam pemrosesan 

String, arti operator + berarti menggabungkan dua List atau beberapa List menjadi satu List dan 

operator * artinya List akan direpetasi (diulang) sebanyak N. Hasil yang akan diperoleh dari proses 

operator ini tetap menjadikannya List dan bukan sebuah String.

Ekspresi Pada Python Hasil Deskripsi

len([1, 2, 3]) 3

Menghitung banyaknya elemen-elemen di 

dalam sebuah List.

[1, 2, 3] + [4, 5, 6] [1, 2, 3, 4, 5, 6] Menggabungkan List.

['Hi!'] * 4 ['Hi!', 'Hi!', 'Hi!',

'Hi!']

Merepeat (mengulang) elemen List sebanyak

4 kali.

3 in [1, 2, 3] True

Mengecek ke anggotaan elemen pada suatu 

List. Apakah elemen 3 ada di dalam List [1, 

2, 3] jika ada, hasilnya True.

for x in [1, 2, 3]: 

print x, 1 2 3

Iterasi, dimana terjadi perulangan sebanyak 

elemen List. X adalah variabel yang 

menampung satu elemen List dalam satu kali

putaran perulangan.

Pengindeksan, pengirisan dan matrixes

sebab  List adalah Squences (Urutan), pengindeksan dan pengirisan bekerja dengan cara yang sama 

seperti yang dilakukan untuk string. 

Asumsikan terdapat List seperti berikut :

L = ['spam', 'Spam', 'SPAM!']

Expresi pada Python Hasil Deskripsi

L[2] 'SPAM!' Offset dimulai dari nol

L[-2] 'Spam' Nilai negatif: menghitung dari kanan

L[1:] ['Spam', 'SPAM!']

Pengirisan mulai dari index ke 1 

sampai indeks paling akhir.

60

Fungsi Built-in List

Fungsi cmp

Membandingkan elemen-elemen dari dua List

cmp(list1, list2)

1. list1 : Ini adalah daftar pertama yang dibandingkan dengan list2.

2. list2 : Ini adalah daftar kedua yang akan dibandingkan dengan list1. 

Jika elemen-elemennya dari jenis yang sama, program akan membandingkan dan mengembalikan 

hasil.Jika elemen-elemennya campuran, program akan memeriksa apakah elemen-elemennya 

yaitu  angka.

#!/usr/bin/python

list1, list2 = [123, 'xyz'], [456, 'abc']

print cmp(list1, list2);

print cmp(list2, list1);

list3 = list2 + [786];

print cmp(list2, list3)

outputnya :

-1

1

-1

Fungsi len

Mengembalikan nilai berupa jumlah elemen dalam List.

len(list)

#!/usr/bin/python

list1, list2 = [123, 'xyz', 'zensu'], [456, 'abc']

print "Panjang List pertama : ", len(list1);

print "Panjang List kedua : ", len(list2);

61

 List yang jumlah 

 elemennya 

 akan dihitung.

outputnya :

Panjang List pertama :  3

Panjang List kedua :  2

Fungsi max

Mencari dan Mengembalikan elemen maksimum dari sebuah List.

max(list)

paramater list yaitu  List yang akan di cari elemen maksimumnya.

#!/usr/bin/python

list1, list2 = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc'], [456, 700, 200]

print "Elemen Maksimum List Pertama \t: ", max(list1);

print "Eelemen Maksimum List Kedua \t: ", max(list2);

ouputnya :

Elemen Maksimum List Pertama :  zensu

Elemen Maksimum List Kedua :  700

Fungsi min

Mencari dan Mengembalikan elemen minimum dari sebuah List.

max(list)

paramater list yaitu  List yang akan di cari elemen minimumnya.

#!/usr/bin/python

list1, list2 = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc'], [456, 700, 200]

print "Elemen Maksimum List Pertama \t: ", min(list1);

print "Eelemen Maksimum List Kedua \t: ", min(list2);

outputnya :

Elemen Maksimum List Pertama :  123

Eelemen Maksimum List Kedua :  200

62

Fungsi list

Mengambil jenis Squences (urutan) lain dan merubahnya ke dalam bentuk List. Ini digunakan untuk 

mengkonversi Tuple ke dalam List.

Tupel sangat mirip dengan List, perbedaannya terletak pada nilai-nilai elemen Tupel, ia tidak dapat 

diubah dan unsur-unsur Tupel diletakkan antara tanda kurung biasa ( ) bukan kurung siku [ ].

list( seq )

seq yaitu  parameter yang dinyatakan dalam bentuk Tuple.

#!/usr/bin/python

ini_tuple = (123, 'xyz', 'zensu', 'abc');

ini_list = list(ini_tuple)

print "List elements : ", ini_list

outputnya :

List elements :  [123, 'xyz', 'zensu', 'abc']

63

Metode Built-in List

Metode append

menambahkan sebuah objek ke List yang ada.

list.append(obj)

obj adalah parameter dimana ia yaitu 

 objek (string, angka dll) yang akan dimasukan ke dalam 
List.
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc'];
ini_list.append( "Junet" );
print "mengupdated List : ", ini_list;
outputnya :
mengupdated List :  [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 'Junet']
Metode count
mengembalikan nilai hitungan berapa kali objek terdaftar di dalam List.
list.count(obj)
obj yaitu  parameter dimana ini adalah objek yang akan dihitung dalam List.
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'beni', 'zensu'];
print "beni di List sebanyak \t: ", ini_list.count('beni');
print "zensu di List sebanyak \t: ", ini_list.count('zensu');
outputnya :
beni di List sebanyak :  1
zensu di List sebanyak :  2
64
Metode extend
Menambahkan urutan (sequence) elemen (isi) ke sebuah List.
list.extend(seq)
seq ialah parameter yang isinya yaitu  elemen List.
#!/usr/bin/python
aList = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 123];
bList = [2009, 'yanzen'];
aList.extend(bList)
print "Mengextend List : ", aList ;
outputnya :
Mengextend List :  [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 123, 2009, 'yanzen']
Metode index
Mengembalikan posisi index dari objek di dalam List.
list.index(obj)
obj ialah parameter yang yaitu  objek (string, angka dll) yang akan di cari indeks nya dalam 
sebuah List.
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc']
print "Indeks untuk xyz \t: ", ini_list.index( 'xyz' )
print "Indeks untuk zensu \t: ", ini_list.index( 'zensu' ) 
outputnya :
Indeks untuk xyz :  1
Indeks untuk zensu :  2
65
Metode insert
menyisipkan objek obj (param list) ke dalam List pada indeks (index) yang ditentukan.
list.insert(index, obj)
1. index ialah parameter dimana obj nantinya akan ditempatkan.
2. obj ialah parameter dimana isi dari nilai elemen yang baru yang akan di masukan ke sebuah 
List berdasarkan parameter index nya. 
#!/usr/bin/python
aList = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc']
aList.insert(3, 2009)
print "Final List : ", aList
kode di atas artinya memasukan objek 2009 ke dalam aList di index ke 3.
ouputnya :
Final List :  [123, 'xyz', 'zensu', 2009, 'abc']
Metode pop
Menghapus elemen (objek) dari List lalu mengembalikannya ke List saat setelah penghapusan.
list.pop(obj=list[-1])
obj ialah parameter dimana defaultnya ia merujuk pada list yang paling kanan, bersifat opsional.
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc'];
print "List POP -1 \t: ", ini_list.pop();
print "List POP 2 \t: ", ini_list.pop(2);
outputnya :
List POP -1 :  abc
List POP 2 :  zensu
66
Metode remove
menghapus objek pertama dari List.
list.remove(obj)
obj ialah parameter yang berisi elemen yang akan di hapus dari sebuah List.
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 'xyz'];
ini_list.remove('xyz');
print "List : ", ini_list;
ini_list.remove('abc');
print "List : ", ini_list;
outputnya :
List :  [123, 'zensu', 'abc', 'xyz']
List :  [123, 'zensu', 'xyz']
Metode reverse
membalikkan objek List di tempat.
list.reverse()
contoh dalam menggunakan metode reverse :
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 'xyz'];
ini_list.reverse();
print "List : ", ini_list;
outputnya :
List :  ['xyz', 'abc', 'zensu', 'xyz', 123]
67
Metode sort
Mengurutkan objek dari List.
list.sort()
contoh dalam menggunakan metode sort untuk mengurutkan data (elemen-elemen) di dalam sebuah 
List :
#!/usr/bin/python
ini_list = [123, 'xyz', 'zensu', 'abc', 'xyz'];
ini_list.sort();
print "List : ", ini_list;
outputnya :
List :  [123, 'abc', 'xyz', 'xyz', 'zensu']
68
Tuple
Sumber :
http://www.tutorialspoint.com/python/python_tuples.htm
69
Pendahuluan
Tuple adalah urutan objek (Squence Object) pada Python yang memiliki sifat konstan atau tidak 
berubah (Immutable) . Tupel bagian dari Squence (urutan) dimana ia memiliki kesamaan dengan List 
namun perbedaannya nilai pada Tuple bersifat konstan atau tetap. Tuple di deklarasikan menggunakan 
tanda kurung biasa ( ).
tup1 = ('Python', 'Java', 1997, 2000)
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5 )
tup3 = "a", "b", "c", "d"
Tuple kosong ditulis sebagai dua tanda kurung yang tidak berisi nilai apapun.
tup1 = ()
Untuk menulis Tuple mengandung nilai tunggal, Anda harus menyertakan tanda koma, meskipun hanya
ada satu nilai.
tup1 = (50,)
Mengakses Nilai di dalam Tuple
Untuk mengakses nilai di dalam Tuple, gunakan tanda kurung siku dengan memberikan nilai indeks 
sesuai dengan elemen yang dipilih.
tup1 = ('Python', 'Java', 1997, 2000)
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5 )
print "tup1[0]: ", tup1[0]
print "tup2[1:5]: ", tup2[1:5]
outputnya :
tup1[0]:  Python
tup2[1:5]:  (2, 3, 4, 5)
70
Mengupdate Tuple
Tuple bersifat immutable (nilai konstan). Anda tidak dapat memperbarui atau mengubah nilai-nilai 
elemen pada Tuple. Teknik lain adalah dengan mengambil bagian dari Tuple yang ada untuk 
menciptakan Tuple baru seperti contoh berikut :
#!/usr/bin/python
tup1 = (12, 34.56);
tup2 = ('abc', 'xyz');
# statement ini tidak berlaku untuk Tuple
# tup1[0] = 100;
# membuat Tuple baru sebagai berikut
tup3 = tup1 + tup2;
print tup3
outputnya :
(12, 34.56, 'abc', 'xyz')
Menghapus Tuple
Menghapus elemen-elemen secara individu (satu per satu) dari Tuple itu tidaklah mungkin sebab  sifat 
Tuple itu Immutable (Tetap Nilainya). Ada cara lain untuk melakukan hal ini yaitu dengan 
menggunakan kata kunci del di ikuti dengan nama Tuplenya.
tup = ('Python', 'Java', 1997, 2000);
print tup;
del tup;
print "Setelah Menghapus tup : "
print tup;
outputnya :
Traceback (most recent call last):
  File "D:\codes\php\latihan\testing.py", line 9, in <module>
    print tup;
NameError: name 'tup' is not defined
('Python', 'Java', 1997, 2000)
Setelah Menghapus tup : 
71
Operasi Dasar Tuple
Tuple juga menanggapi operator + dan *. Operator + digunakan untuk menggabungkan dua Tuple, 
sedangkan operator * digunakan untuk merepeat (mengulang) nilai Tuple. Hasil operasi ini tetap 
kembali menjadi Nilai Tuple dan bukan sebuah String.
Ekspresi Python Hasil Deskripsi
len((1, 2, 3)) 3
Jumlah elemen-elemen di dalam 
Tuple.
(1, 2, 3) + (4, 5, 6) (1, 2, 3, 4, 5, 6) Menggabungkan tuple.
('Hi!',) * 4 ('Hi!', 'Hi!', 'Hi!', 'Hi!') Repeat (mengulang) nilai Tuple.
3 in (1, 2, 3) True
Mengecek objek 3 apakah bagian 
dari member (nilai) Tuple.
for x in (1, 2, 3):   
  print x, 1 2 3
Iterasi dimana perulangan 
membuat X mengakses nilai 
seluruh Tuple sebanyak jumlah 
elemen pada Tuple.
Pengindeksan dan Pemotongan
sebab  Tuple yaitu  Squence (Urutan), pengindeksan dan pengirisan bekerja dengan cara yang 
sama seperti yang mereka lakukan untuk string. 
T = ('spam', 'Spam', 'SPAM!')
Ekspresi Python Hasil Deskripsi
L[2] 'SPAM!' Mengambil nilai pada elemen berindeks 
dua.
L[-2] 'Spam' Membaca Tuple dari kanan. Kanan awal -1 
dan seterusnya.
L[1:] ['Spam', 'SPAM!'] Mengambil nilai-nilai Tuple mulai dari 
indeks ke 1 sampai indeks paling akhir.
72
Fungsi Built-In Tuple
Python menyertakan fungsi-fungsi bawaan untuk tupel seperti berikut ini :
Fungsi dengan Deskripsi
cmp(tuple1, tuple2)
Membandingkan elemen dari dua Tuple.
len(tuple)
Mengembalikan nilai berupa banyaknya jumlah elemen di dalam 
Tuple.
max(tuple)
Mengembalikan elemen dari Tuple yang bernilai maksimal.
min(tuple)
Mengembalikan elemen dari Tuple yang bernilai minimum.
tuple(seq)
Mengkonversi List ke Tuple.
Fungsi cmp
Sintaks : 
cmp(tuple1, tuple2)
Parameter :
tuple1 → Tuple pertama yang akan dibandingkan dengan Tuple ke dua.
tuple2 → Tuple kedua sebagai pembanding dengan Tuple ke pertama.  
#!/usr/bin/python
tuple1, tuple2 = (123, 'xyz'), (456, 'abc')
print cmp(tuple1, tuple2);
print cmp(tuple2, tuple1);
tuple3 = tuple2 + (786,);
print cmp(tuple2, tuple3)
73
outputnya :
-1
1
-1
Fungsi len
Sintaks : 
len(tuple)
Parameter :
 tuple → Tuple yang jumlah elemennya akan dihitung.
Nilai kembalinya berupa objek integer jumlah dari elemen-elemen yang ada di Tuple tersebut.
#!/usr/bin/python
tuple1, tuple2 = (123, 'xyz'), (456, 'abc')
print "Panjang Tuple pertama : ", len(tuple1);
print "Panjang Tuple kedua : ", len(tuple2);
outputnya :
Panjang Tuple pertama :  2
Panjang Tuple kedua :  2
Fungsi max
Sintax : 
max(tuple)
Parameter :
tuple → Tuple yang akan di cari nilai maksimalnya.
Nilai kembalinya berupa nilai Tuple yang paling besar dari elemen lainya.
#!/usr/bin/python
tuple1, tuple2 = (123, 'xyz', 'zensu', 'abc'), (456, 700, 200)
print "Nilai Maksimum Elemen Tuple 1 : ", max(tuple1);
print "Nilai Maksimum Elemen Tuple 2 : ", max(tuple2);
74
outputnya :
Nilai Maksimum Elemen Tuple 1 :  zensu
Nilai Maksimum Elemen Tuple 2 :  700
Fungsi min
Sintax : 
min(tuple)
Parameter :
tuple → Tuple yang akan di cari nilai minimumnya.
Nilai kembalinya berupa nilai Tuple yang paling kecil dari elemen lainya.
#!/usr/bin/python
tuple1, tuple2 = (123, 'xyz', 'zensu', 'abc'), (456, 700, 200)
print "Nilai Minimum Elemen Tuple 1 : ", min(tuple1);
print "Nilai Minimum Elemen Tuple 2 : ", min(tuple2);
outputnya :
Nilai Minimum Elemen Tuple 1 :  123
Nilai Minimum Elemen Tuple 2 :  200
Fungsi tuple
Sintaks :
tuple(seq)
Parameter :
seq → sebuah sequence berupa List.
Nilai kembalinya adalah berupa Tuple, dimana dari List di konversi ke Tuple.
#!/usr/bin/python
ini_list = (123, 'xyz', 'zensu', 'abc');
ini_tuple = tuple(ini_list)
print "Elemen-elemen Tuple : ", ini_tuple
75
outputnya :
Elemen-elemen Tuple :  (123, 'xyz', 'zensu', 'abc')
76
Dictionary
Sumber : 
http://www.tutorialspoint.com/python/python_dictionary.htm
77
Pendahuluan
Dictionary bersifat mutable dimana nilainya bisa di ubah. Dictionary menyimpan sejumlah objek 
Python (seperti string, angka dll). Dictionary memiliki sepasang key (kunci) dan value (nilai) yang 
saling berhubungan.
Dictionary juga akrab dikenal sebagai Array Asosiatif atau hash. Sintak umumnya sebagai berikut :
dict = {'Junox': '2341', 'Yanzen': '9102', 'Tricko': '3258'}
Anda juga dapat membuat Dictionary dengan cara seperti ini :
dict1 = { 'abc': 456 }
dict2 = { 'abc': 123, 98.6 : 37 }
 
Setiap key dan value selalu dipisahkan dengan titik dua (:), key dan value yaitu  item, setiap item 
dipisahkan dengan koma, dan semuanya tertutup dalam kurung kurawal. Untuk Dictionary kosong 
ditulis hanya dengan dua kurung kurawal, seperti ini: {}.
Mengakses Nilai di Dictionary
Untuk mengakses elemen (nilai) pada Dictionary, Anda dapat menggunakan tanda kurung siku bersama
dengan key (kunci) untuk memperoleh nilainya. Berikut ini adalah contohnya :
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'}
print "dict_mhs['Nama']    : ", dict_mhs['Nama']
print "dict_mhs['Umur']    : ", dict_mhs['Umur']
outputnya :
dict_mhs['Nama']    :  Zensu
dict_mhs['Umur']    :  21
78
Mengupdate Dictionary
Anda dapat mengupdate Dictionary dengan menambahkan entri baru atau item baru (yaitu, sepasang 
Key-Value), memodifikasi item yang sudah ada, atau menghapus item yang ada seperti ditunjukkan di 
bawah ini :
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'}
# Mengupdate Umur
dict_mhs['Umur'] = 22;                        
# Menambahkan Item baru 
# dengan Key = sekolah dan 
# Value = zenuszen@mail.com"
dict_mhs['Email'] = "zenuszen@mail.com";    
print "dict_mhs['Umur'] : ", dict_mhs['Umur'];
print "dict_mhs['Email'] : ", dict_mhs['Email'];
outputnya :
dict_mhs['Umur']    :  22
dict_mhs['Email']    :  zenuszen@mail.com
Menghapus Elemen-Elemen Dictionary
Anda dapat menghapus elemen (item) Dictionary per item atau bisa juga menghapus keseluruhan item 
di dalam Dictionary dan Anda juga bisa menghapus seluruh kamus dalam satu operasi saja.
Secara jelas untuk menghapus seluruh item di Dictionary, cukup gunakan pernyataan del. Berikut 
adalah contohnya :
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'};
del dict_mhs['Nama']; # menghapus item dengan kunci 'Nama'
print dict_mhs
dict_mhs.clear();     # menghapus semua item di dalam dict_mhs
print dict_mhs
del dict_mhs ;        # menghapus Dictionary
print dict_mhs
79
outputnya :
{'Jurusan': 'TI', 'Umur': 21}
{}
Traceback (most recent call last):
  File "D:\codes\php\latihan\testing.py", line 12, in <module>
    print dict_mhs
NameError: name 'dict_mhs' is not defined
error terjadi untuk membuktikan apakah dictionary dict_mhs telah di hapus.
Key Dictionary
Nilai-nilai (Value) di dalam Doctionary tidak terbatas. Nilai-nilai ini bersifat bebas artinya Objeknya 
sembarang, baik objek standar atau objek yang ditetapkan si programmernya. ini tidak berlaku pada 
Kunci (Key).
ada dua hal penting untuk selalu Anda ingat tentang Key Dictionary :
1. Tidak boleh memiliki key duplikat atau key yang sama dalam satu Dictionary yang sama. Jika 
masih terdapat dua Key duplikat atau sama, maka saat mengakses value dengan key tersebut, 
key terakhir lah yang akan di ambil valuenya.
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI', 'Nama': 'Yanzen'};
print "dict_mhs['Nama']: ", dict_mhs['Nama'];
outputnya :
dict_mhs['Nama']:  Yanzen
2. Kunci bersifat Immutable (tetap/konstan). Ini artinya Anda hanya dapat menggunakan string, 
numerik (angka) atau Tuple sebagai key pada Dictionary tersebut. Tidak diperbolehkan 
menggunakan List (sebab  sifat List Mutable / dapat berubah). Berikut ini adalah contohnya :
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {['Nama']: 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI', 'Nama': 'Yanzen'};
print "dict_mhs['Nama']: ", dict_mhs['Nama'];
outputnya :
Traceback (most recent call last):
  File "D:\codes\php\latihan\testing.py", line 3, in <module>
    dict_mhs = {['Nama']: 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI', 'Nama': 'Yanzen'};
TypeError: unhashable type: 'list'
80
Fungsi Built-In Dictionary
Python menyediakan fungsi-fungsi untuk Dictionary sebagai berikut :
Fungsi Deskripsi
cmp(dict1, dict2) Membandingkan item dari kedua Dictionary.
len(dict) Menghitung jumlah item di dalam Dictionary.
str(dict) Representasi string dari sebuah Dictionary.
type(variable) Mengecek jenis variabel, jika variabel adalah Dictionary maka nilai kembalinya 
ke Dictionary.
Fungsi cmp
Sintaks :
cmp(dict1, dict2)
Parameter :
1. dict1 →  ini adalah Dictionary pertama yang akan dibandingkan dengan Dictionary kedua. 
2. dict2 → ini adalah Dictionary kedua sebagai perbandingan dari Dictionary pertama.
Fungsi ini mengembalikan nilai 0 jika kedua Dictionary sama, -1 jika Dictionary pertama lebih kecil 
dari Dictionary kedua dan 1 jika Dictionary pertama lebih dari Dictionary kedua.
#!/usr/bin/python
dict1 = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 7};
dict2 = {'Nama': 'Tricko', 'Umur': 27};
dict3 = {'Nama': 'Yanzen', 'Umur': 27};
dict4 = {'Nama': 'Vad', 'Umur': 7};
print "Nilai Kembali : %d" %  cmp (dict1, dict2)
print "Nilai Kembali : %d" %  cmp (dict2, dict3)
print "Nilai Kembali : %d" %  cmp (dict1, dict4)
outputnya :
Nilai Kembali : 1
Nilai Kembali : -1
Nilai Kembali : 1
81
Fungsi len
Sintaks :
len(dict)
Parameter :
 dict → Dictionary yang akan dihitung jumlah itemnya.
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'}
print "Panjang dict_mhs : %d" % len(dict_mhs)
outputnya :
Panjang dict_mhs : 3
Fungsi str
Sintaks :
str(dict)
Parameter :
 dict → Dictionary.
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'}
print "Equivalent String : %s" % str (dict_mhs)
outputnya :
Equivalent String : {'Nama': 'Zensu', 'Jurusan': 'TI', 'Umur': 21}
82
Fungsi type
Sintaks :
type(dict)
Parameter :
 dict → Dictionary.
#!/usr/bin/python
dict_mhs = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21, 'Jurusan': 'TI'}
print "Type Variabel : %s" %  type (dict_mhs)
outputnya :
Type Variabel : <type 'dict'>
83
Method Built-In Dictionary
Python menyediakan sejumlah method untuk Dictionary sebagai berikut :
Method Deskripsi
dict.clear() Menghapus semua elemen pada Dictionary dict.
dict.copy() Mengembalikan salinan dari Dictionary dict.
dict.fromkeys() Membuat Dictionary baru dengan key dari sebuah urutan lalu 
memasukan nilai yang ditentukan dalam sebuah parameter 'value'.
dict.get(key, 
default=None)
Mengembalikan value (nilai) dari sebuah key atau default jika 
kunci tidak ada dalam Dictionary.
dict.has_key(key)
Mengembalikan nilai True jika key ada di dalam Dictionary. 
Mengembalikan nilai False jika key tidak ada di dalam 
Dictionary.
dict.items() Membuat item (keys-values) menjadi Tuple.
dict.keys() Mengembalikan / Mendapatkan semua key di dalam Dictionary 
dalam bentuk List.
dict.update(dict2) Menambahkan item-item yang ada di dict2 ke dict.
dict.values() Mendapatkan value dari Dictionary dict dalam bentuk List.
Method clear
Sintaks :
dict.clear()
#!/usr/bin/python
dict = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21};
print "Start Len : %d" %  len(dict)
dict.clear()
print "End Len : %d" %  len(dict)
outputnya :
Start Len : 2
End Len : 0
84
Method copy
Sintaks :
dict.copy()
#!/usr/bin/python
dict1 = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21};
dict2 = dict1.copy()
print "Dictionary yang baru : %s" %  str(dict2)
outputnya :
Dictionary yang baru : {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21}
Method fromkeys
Sintaks :
dict.fromkeys(seq[, value]))
Parameter :
seq → nilai List yang akan digunakan untuk menyusun key Dictionary.
value → jika parameter ini tersedia maka value akan diatur dengan isi parameter ini.
#!/usr/bin/python
key_mhs = ('nama', 'umur', 'jenkel')
dict = dict.fromkeys(key_mhs)
print "Dictionary baru : %s" %  str(dict)
dict = dict.fromkeys(key_mhs, 10)
print "Dictionary baru : %s" %  str(dict)
outputnya :
Dictionary baru : {'nama': None, 'jenkel': None, 'umur': None}
Dictionary baru : {'nama': 10, 'jenkel': 10, 'umur': 10}
85
Method get
Sintaks :
dict.get(key, default=None)
Parameter :
key → key yang akan dicari dalam Dictionary.
default →  jika Key tidak ada di Dictionary, nilai parameter ini yang akan menggantikan.
#!/usr/bin/python
dict = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21};
print "Nilai : %s" %  dict.get('Age')
print "Nilai : %s" %  dict.get('Sex', "Never")
outputnya :
Nilai : 21
Nilai : Never
Method has_key
Sintaks :
dict.has_key(key)
Parameter :
key → key yang akan dicari dalam Dictionary.
#!/usr/bin/python
dict = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21};
print "Value : %s" %  dict.has_key('Umur')
print "Value : %s" %  dict.has_key('Jenkel')
outputnya :
Value : True
Value : False
86
Method value
Sintaks :
dict.value()
Parameter :
#!/usr/bin/python
dict = {'Nama': 'Zensu', 'Umur': 21};
print "Value : %s" %  dict.values()
outputnya :
Value : ['Zensu', 21]
87
Library Standar
Sumber :
http://sakti.github.io/python101/standard_library.html
88
Module getpass
Mendapatkan password pengguna tanpa echo kembali ke pengguna.
   
import getpass
password = getpass.getpass()
print 'Password anda : ', password
password = getpass.getpass(prompt='Inputkan password anda :')
print 'Password anda : ', password
outputnya :
Modul random
Modul random menyediakan fast pseudorandom number generator berdasarkan algoritma 
Mersenne Twister.
import random
print 'bilangan random antara 0<= n < 1.0 : ', random.random()
print 'bilangan random antara 0<= n < 1.0 : ', random.random()
print 'bilangan random antara 0<= n < 1.0 : ', random.random()
# random integer
print 'bilangan random antara 1<= n <= 100 : ', random.randint(1, 100)
print 'bilangan random antara 1<= n <= 100 : ', random.randint(1, 100)
print 'bilangan random antara 1<= n <= 100 : ', random.randint(1, 100)
outputnya :
bilangan random antara 0<= n < 1.0 :  0.0273700885598
bilangan random antara 0<= n < 1.0 :  0.313057807001
bilangan random antara 0<= n < 1.0 :  0.389464341689
bilangan random antara 1<= n <= 100 :  35
bilangan random antara 1<= n <= 100 :  12
bilangan random antara 1<= n <= 100 :  72
89
Modul datetime
Modul datetime berisi fungsi dan class untuk operasi tanggal dan waktu.
   
# contoh penggunaan module datetime
import datetime
import time
sekarang = datetime.datetime.now()
tanggal = sekarang.date()
waktu = sekarang.time()
print 'Hari : ', tanggal.day
print 'Bulan : ', tanggal.month
print 'Tahun : ', tanggal.year
print 'Jam : ', waktu.hour
print 'Menit : ', waktu.minute
print 'Detik : ', waktu.second
time.sleep(5)
sekarang2 = datetime.datetime.now()
delta = sekarang2 - sekarang
print 'selisih detik : ', delta.total_seconds()
outputnya :
Hari :  3
Bulan :  9
Tahun :  2014
Jam :  20
Menit :  32
Detik :  43
selisih detik :  5.001
90
Modul math
Modul math berisi fungsi-fungsi matematika.
# contoh penggunaan modul math
import math
# konstanta
print 'pi = ', math.pi
print 'e = ', math.e
# faktorial, n!
for i in range(1, 11):
    print '%s! = %s' % (i, math.factorial(i))
# pangkat
print '2 pangkat 12 = ', math.pow(2, 12)
# akar kuadrat
print 'akar kuadrat 10 = ', math.sqrt(10)
# logaritma
print 'log 8 = ', math.log(8)
print 'log 8 basis 10 = ', math.log(8, 10)
print 'log 8 basis 10 = ', math.log10(8)
# trigonometri
print 'sin 90 derajat = ', math.sin(math.radians(90))
outputnya :
pi =  3.14159265359
e =  2.71828182846
1! = 1
2! = 2
3! = 6
4! = 24
5! = 120
6! = 720
7! = 5040
8! = 40320
9! = 362880
10! = 3628800
2 pangkat 12 =  4096.0
akar kuadrat 10 =  3.16227766017
log 8 =  2.07944154168
log 8 basis 10 =  0.903089986992
log 8 basis 10 =  0.903089986992
sin 90 derajat =  1.0
91
Modul sys
Modul sys digunakan untuk mengakses konfigurasi interpreter pada saat  runtime dan berinteraksi 
dengan environment sistem operasi.
 
# contoh penggunaan modul sys / System-specific Configuration
import sys
# argumen terminal
print sys.argv
# versi python
print 'versi python: ', sys.version
# platform
print 'platform : ', sys.platform
# letak python interpreter
print 'executable : ', sys.executable
# byteorder
print 'byteorder : ', sys.byteorder
# module yang diimport
print 'modul yang diimport : ', sys.modules
# module built-in
print 'modul built-in : ', sys.builtin_module_names
# path import
print 'path import : ', sys.path
outputnya :
['D:\\codes\\php\\latihan\\testing.py']
versi python:  2.7.8 (default, Jul  2 2014, 19:50:44) [MSC v.1500 32 bit (Intel)]
platform :  win32
executable :  C:\Python27\python.exe
byteorder :  little
modul yang diimport :  {'copy_reg': <module 'copy_reg' from 
'C:\Python27\lib\copy_reg.pyc'>, 'sre_compile': <module 'sre_compile' from 
'C:\Python27\lib\sre_compile.pyc'>, 'locale': <module 'locale' from 
'C:\Python27\lib\locale.pyc'>, '_sre': <module '_sre' (built-in)>, 'functools': 
<module 'functools' from 'C:\Python27\lib\functools.pyc'>, 'encodings': <module 
'encodings' from 'C:\Python27\lib\encodings\__init__.pyc'>, 'site': <module 'site' 
from 'C:\Python27\lib\site.pyc'>, '__builtin__': <module '__builtin__' (built-in)>, 
'sysconfig': <module 'sysconfig' from 'C:\Python27\lib\sysconfig.pyc'>, 'operator': 
<module 'operator' (built-in)>, '__main__': <module '__main__' from 
'D:\codes\php\latihan\testing.py'>, 'types': <module 'types' from 
'C:\Python27\lib\types.pyc'>, 'encodings.encodings': None, 'msvcrt': <module 
'msvcrt' (built-in)>, 'abc': <module 'abc' from 'C:\Python27\lib\abc.pyc'>, 
'_weakrefset': <module '_weakrefset' from 'C:\Python27\lib\_weakrefset.pyc'>, 
'errno': <module 'errno' (built-in)>, 'encodings.codecs': None, 'sre_constants': 
<module 'sre_constants' from 'C:\Python27\lib\sre_constants.pyc'>, 're': <module 
're' from 'C:\Python27\lib\re.pyc'>, '_abcoll': <module '_abcoll' from 
'C:\Python27\lib\_abcoll.pyc'>, 'ntpath': <module 'ntpath' from 
'C:\Python27\lib\ntpath.pyc'>, '_codecs': <module '_codecs' (built-in)>, 'nt': 
92
<module 'nt' (built-in)>, '_warnings': <module '_warnings' (built-in)>, 
'genericpath': <module 'genericpath' from 'C:\Python27\lib\genericpath.pyc'>, 
'stat': <module 'stat' from 'C:\Python27\lib\stat.pyc'>, 'zipimport': <module 
'zipimport' (built-in)>, 'encodings.__builtin__': None, 'warnings': <module 
'warnings' from 'C:\Python27\lib\warnings.pyc'>, 'UserDict': <module 'UserDict' from
'C:\Python27\lib\UserDict.pyc'>, 'encodings.utf_8': <module 'encodings.utf_8' from 
'C:\Python27\lib\encodings\utf_8.pyc'>, 'encodings.cp1252': <module 
'encodings.cp1252' from 'C:\Python27\lib\encodings\cp1252.pyc'>, 'sys': <module 
'sys' (built-in)>, 'codecs': <module 'codecs' from 'C:\Python27\lib\codecs.pyc'>, 
'os.path': <module 'ntpath' from 'C:\Python27\lib\ntpath.pyc'>, '_functools': 
<module '_functools' (built-in)>, 'getpass': <module 'getpass' from 
'C:\Python27\lib\getpass.pyc'>, '_locale': <module '_locale' (built-in)>, 
'sitecustomize': <module 'sitecustomize' from 
'C:\Users\yanwar\AppData\Roaming\Appcelerator\Aptana 
Studio\plugins\org.python.pydev_3.0.0.1388187472\pysrc\pydev_sitecustomize\sitecusto
mize.pyc'>, 'signal': <module 'signal' (built-in)>, 'traceback': <module 'traceback'
from 'C:\Python27\lib\traceback.pyc'>, 'linecache': <module 'linecache' from 
'C:\Python27\lib\linecache.pyc'>, 'encodings.aliases': <module 'encodings.aliases' 
from 'C:\Python27\lib\encodings\aliases.pyc'>, 'exceptions': <module 'exceptions' 
(built-in)>, 'sre_parse': <module 'sre_parse' from 'C:\Python27\lib\sre_parse.pyc'>,
'os': <module 'os' from 'C:\Python27\lib\os.pyc'>, '_weakref': <module '_weakref' 
(built-in)>}
modul built-in :  ('__builtin__', '__main__', '_ast', '_bisect', '_codecs', 
'_codecs_cn', '_codecs_hk', '_codecs_iso2022', '_codecs_jp', '_codecs_kr', 
'_codecs_tw', '_collections', '_csv', '_functools', '_heapq', '_hotshot', '_io', 
'_json', '_locale', '_lsprof', '_md5', '_multibytecodec', '_random', '_sha', 
'_sha256', '_sha512', '_sre', '_struct', '_subprocess', '_symtable', '_warnings', 
'_weakref', '_winreg', 'array', 'audioop', 'binascii', 'cPickle', 'cStringIO', 
'cmath', 'datetime', 'errno', 'exceptions', 'future_builtins', 'gc', 'imageop', 
'imp', 'itertools', 'marshal', 'math', 'mmap', 'msvcrt', 'nt', 'operator', 'parser',
'signal', 'strop', 'sys', 'thread', 'time', 'xxsubtype', 'zipimport', 'zlib')
path import :  ['D:\\codes\\php\\latihan', 'C:\\Python27\\DLLs', 
'C:\\Python27\\lib', 'C:\\Python27\\lib\\lib-tk', 'C:\\Python27', 
'C:\\Users\\yanwar\\AppData\\Roaming\\Python\\Python27\\site-packages', 
'C:\\Python27\\lib\\site-packages', 'C:\\Python27\\lib\\site-packages\\win32', 
'C:\\Python27\\lib\\site-packages\\win32\\lib', 'C:\\Python27\\lib\\site-
packages\\Pythonwin', 'C:\\Users\\yanwar\\AppData\\Roaming\\Python\\Python27\\site-
packages\\PIL', 'C:\\Users\\yanwar\\AppData\\Roaming\\Python\\Python27\\site-
packages\\wx-2.8-msw-unicode', 'C:\\Windows\\system32\\python27.zip', 
'C:\\Python27\\lib\\plat-win']
PYMOTW (Python Module of The Week)
Masih ada banyak modul yang ada di Python. Untuk menjelajahi modul-modul yang tersedia di Python 
anda dapat membaca Python Module of The Week yang membahas modul python satu per satu.
Python Module of The Week : http://pymotw.com/2/
93
Fungsi 
(Function)
Sumber : 
http://sakti.github.io/python101/fungsi.html
94
Pendahuluan
Fungsi adalah bagian dari program yang dapat digunakan ulang. Hal ini bisa dicapai dengan memberi 
nama pada blok statemen, kemudian nama ini dapat dipanggil di manapun dalam program. Kita telah 
menggunakan beberapa fungsi builtin seperti range.
Fungsi dalam Python didefinisikan menggunakan kata kunci def. Setelah def ada nama pengenal fungsi
diikut dengan parameter yang diapit oleh tanda kurung dan diakhir dingan tanda titik dua (:). Baris 
berikutnya berupa blok fungsi yang akan dijalankan jika fungsi dipanggil.
# lat15.py
def halo_dunia():
    print 'Halo Dunia!'
halo_dunia()  # memanggil fungsi halo_dunia
halo_dunia()  # fungsi halo_dunia dipanggil lagi
outputnya :
Halo Dunia!
Halo Dunia!
Parameter Fungsi
Fungsi dapat membaca parameter, parameter adalah nilai yang disediakan kepada fungsi, dimana nilai 
ini akan menentukan output yang akan dihasilkan fungsi.
Parameter dikirim dalam tanda kurung saat pemanggilan fungsi. Nilai parameter saat pemanggilan 
fungsi dinamakan argument.
# lat16.py
def halo(nama):
    print 'Halo %s!' % nama
def cetak_maksimal(a, b):
    if a > b:
        print '%s yaitu  nilai maksimal' % a
    elif a == b:
        print '%s sama dengan %s' % (a, b)
    else:
        print '%s yaitu  nilai maksimal' % b
# memanggil fungsi halo dengan argumen 'Dunia'
halo('Dunia')  
# memanggil fungsi halo dengan argumen 'Indonesia'
halo('Indonesia') 
cetak_maksimal(10, 100)
95
x = 9
y = 3
cetak_maksimal(x, y)
outputnya :
Halo Dunia!
Halo Indonesia!
100 yaitu  nilai maksimal
9 yaitu  nilai maksimal
Variabel Lokal
Jika ada variabel yang dideklarasikan didalam blok fungsi, variabel ini tidak ada kaitannya dengan 
variabel lain dengan nama yang sama diluar fungsi, dengan kata lain nama varabel hanya lokal untuk 
fungsi. Hal ini disebut juga scope variabel.
# lat17.py
x = 50
def fungsi(x):
    print 'x = ', x
    x = 2
    print 'merubah lokal variabel x = ', x
fungsi(100)
print 'nilai x masih %s' % x
outputnya :
x =  100
merubah lokal variabel x =  2
nilai x masih 50
96
Penggunaan Statemen Global
Dalam blok fungsi kita dapat mengakses variabel diluar fungsi, akses ini terbatas hanya akses baca. 
Jika blok fungsi ingin menulis variabel diluar fungsi anda dapat menggunaan statemen global.
# lat17.py
x = 50
def fungsi():
    print 'x = ', x
def fungsi2():
    x = 100  # menulis ke lokal variabel
    print 'x = ', x
def fungsi3():
    global x
    x = 100
    print 'x = ', x
fungsi()
print 'nilai x = ', x
fungsi2()
print 'nilai x = ', x
fungsi3()
print 'nilai x = ', x
outputnya :
x =  50
nilai x =  50
x =  100
nilai x =  50
x =  100
nilai x =  100
97
Nilai Argumen Default
Untuk beberapa fungsi yang ingin menyediakan paramater opsional dan menggunakan nilai default jika
pengguna tidak menyediakan argumen saat fungsi dipanggil. Anda bisa menspesifikasikan nilai default 
dengan tanda sama dengan ( = ) setelah nama parameter.
# lat18.py
def katakan(pesan, jumlah=1):
    print pesan * jumlah
katakan('Halo ')
katakan('Halo ', 3)
outputnya :
Halo 
Halo Halo Halo 
Keyword Argumen
Jika anda membuat fungsi dengan banyak parameter dan anda hanya ingin menspesifikasikan sebagian,
anda dapat menggunakan keyword argumen. Kita menggunakan nama (keyword) melainkan posisi 
(argumen posisi, normal pemanggilan).
# lat19.py
def fungsi(a, b=5, c=10):
    print 'a = ', a
    print 'b = ', b
    print 'c = ', c
fungsi(3, 7)
fungsi(25, c=24)
fungsi(c=50, a=100)
outputnya :
a =  3
b =  7
c =  10
a =  25
b =  5
c =  24
a =  100
b =  5
c =  50
98
Parameter VarArgs
Terkadang anda ingin membuat fungsi yang dapat menerima jumlah argumen yang tida tentu, hal ini 
dapat dilakukan menggunakan tanda bintang ( * ).
# lat20.py
def total(*bilangan, **keywords):
    hitung = 0
    for bil in bilangan:
        hitung += bil
    for key in keywords:
        hitung += keywords[key]
    return hitung
print total(1, 2, 3, 4, 5)
print total(daging=2, sayur=10, buah=3)
print total(7, 8, 5, daging=2, sayur=10, buah=3)
outputnya :
15
15
35
Statemen Return
Statemen return digunakan untuk keluar dari fungsi. Kita juga dapat menspesifikasikan nilai kembalian.
Seperti pada latihan 20 melainkan mencetak hasil jumlah dalam blok fungsi, fungsi total 
mengembalikan nilai jumlah ke pemanggil.Doc String
Python memiliki fitur documentation string, seringnya disebut dengan nama docstring. Docstring 
berguna untuk mendokumentasikan program agar mudah untuk dipahami dan digunakan.
# lat21.py
def katakan(pesan, jumlah=1):
    "mencetak pesan <pesan> dengan jumlah <jumlah>"
    print pesan * jumlah
print katakan.__doc__
outputnya :
mencetak pesan <pesan> dengan jumlah <jumlah>
Secara interaktif anda dapat mengakses docstring dengan fungsi help.d
>>> import lat21
>>> help(lat21.katakan)
99
Doc String
Python memiliki fitur documentation string, seringnya disebut dengan nama docstring. Docstring 
berguna untuk mendokumentasikan program agar mudah untuk dipahami dan digunakan.
# lat21.py
def katakan(pesan, jumlah=1):
    "mencetak pesan <pesan> dengan jumlah <jumlah>"
    print pesan * jumlah
print katakan.__doc__
outputnya :
mencetak pesan <pesan> dengan jumlah <jumlah>
Secara interaktif anda dapat mengakses docstring dengan fungsi help.
>>> import lat21
>>> help(lat21.katakan)
100
Modul
Sumber : 
http://sakti.github.io/python101/modul.html
101
Pendahuluan
lat21.py
# lat21.py
def katakan(pesan, jumlah=1):
    "mencetak pesan <pesan> dengan jumlah <jumlah>"
    print pesan * jumlah
Anda dapat menggunakan kode ulang dalam program menggunakan fungsi. Bagaimana cara 
menggunakan fungsi yang ada di file .py yang berbeda? jawabnya adalah modul.
File latihan yang sudah anda buat dari lat1.py sampai lat21.py yaitu  modul. Untuk menggunakan
fungsi atau variabel yang ada di file tersebut kita dapat melakukan import.
>>> import lat21
>>> print lat21.katakan('A', 10)
AAAAAAAAAA
Kita dapat membuat modul .py dengan bahasa pemrograman C.
Byte-compiled (file .pyc)
Setelah mencoba modul lat21 (tanpa .py). Anda akan menemukan file lat21.pyc pada direktori yang 
sama.
Jika anda melakukan import suatu modul, modul tersebut akan di interpret terlebih dahulu. Untuk 
optimisasi python akan membuat file byte-compiled modul tersebut dalam file .pyc sehingga import 
modul tidak harus melakukan compile.
Statement from … import
Anda dapat mengakses fungsi, variabel atau class dalam modul menggunakan berbagai cara.
# lat22.py
import lat21
from lat21 import katakan
from lat21 import katakan as hi
print lat21.katakan('a', 10)
print katakan('a', 20)
print hi('a', 30)
outputnya :
aaaaaaaaaa
102
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Nama Modul
Setiap module memiliki nama, anda bisa mengakses nama ini menggunakan variabel __name__. Kita 
dapat tahu apakah modul ini dijalankan standalone atau di import oleh modul lain.
Jika modul kita dijalankan standalone maka isi variabel __name__ berisi __main__.
# lat23.py
if __name__ == '__main__':
    # akan dijalankan jika dieksekusi secara langsung
    # bukan import
    print 'nama mudul ini : ', __name__
    import lat21
    print 'nama modul yang di import : ', lat21.__name__
outputnya :
nama mudul ini :  __main__
nama modul yang di import :  lat21
Fungsi dir
Untuk melihat isi dalam suatu modul kita dapat menggunakan fungsi builtin dir.
>>> import sys
>>> dir(sys)
['__displayhook__', '__doc__', '__egginsert', '__excepthook__', '__name__', 
'__package__', '__plen', '__stderr__', '__stdin__', '__stdout__', 
'_clear_type_cache', '_current_frames', '_getframe', '_mercurial', 'api_version', 
'argv', 'builtin_module_names', 'byteorder', 'call_tracing', 'callstats', 
'copyright', 'displayhook', 'dont_write_bytecode', 'exc_clear', 'exc_info', 
'exc_type', 'excepthook', 'exec_prefix', 'executable', 'exit', 'flags', 
'float_info', 'float_repr_style', 'getcheckinterval', 'getdefaultencoding', 
'getdlopenflags', 'getfilesystemencoding', 'getprofile', 'getrecursionlimit', 
'getrefcount', 'getsizeof', 'gettrace', 'hexversion', 'last_traceback', 'last_type',
'last_value', 'long_info', 'maxint', 'maxsize', 'maxunicode', 'meta_path', 
'modules', 'path', 'path_hooks', 'path_importer_cache', 'platform', 'prefix', 'ps1',
'ps2', 'py3kwarning', 'pydebug', 'setcheckinterval', 'setdlopenflags', 'setprofile',
'setrecursionlimit', 'settrace', 'stderr', 'stdin', 'stdout', 'subversion', 
'version', 'version_info', 'warnoptions']
Package
Sekarang anda dapat mengamati struktur program Python. Variabel ada di dalam fungsi. Fungsi dan 
variabel global ada dalam modul. Bagaimana caranya mengorganisasikan modul? jawabannya adalah 
103
Package.
Package adalah direktori yang berisi modul python dan file spesial __init__.py. File __init__.py 
menandakan bahwa direktori ini yaitu  package Python.
Untuk latihan kali ini, kita buat direktori lat24. Direktor ini berisi :
latihan [DIR] /
|
|_ lat24 [DIR] / 
| * __init__.py [FILE]
| * kata.py [FILE]
| * nomor.py [FILE]
|
|_ lat24tes.py [FILE]
__init__.py
# __init__.py
print "di jalankan ketika package di import"
kata.py
# kata.py
def balik_huruf(kata):
    return kata[::-1]
nomor.py
# nomor.py
def lebih_besar(a, b):
    if a > b:
        return a
    else:
        return b
Pada direktori latihan kita buat file lat24tes.py.
# lat24tes.py
from lat24 import kata
from lat24 import nomor
print kata.balik_huruf('selamat datang')
print nomor.lebih_besar(10, 18)
outputnya :
di jalankan ketika package di import
gnatad tamales
18
104
Input dan 
Output
Sumber :
http://sakti.github.io/python101/io.html
105
Pendahuluan
Akan ada situasi dimana program yang anda buat harus berinteraksi dengan pengguna. Sebagai contoh 
program anda ingin mendapatkan inputan pengguna kemudian mencetak hasil operasi program. Kita 
dapat melakukannya menggunakan fungsi raw_input dan statemen print.
Selain itu salah satu input/output yang umum yaitu operasi file. Kemampuan untuk membuat, membaca
dan menulis file.
Input dari Pengguna
# lat36.py
def balik_string(teks):
    return teks[::-1]
def apakah_palindrom(teks):
    return teks == balik_string(teks)
inputan = raw_input('Masukkan teks: ')
if apakah_palindrom(inputan):
    print 'Ya, inputan berupa palindrom'
else:
    print 'Tidak, inputan bukan palindrom'
outputnya :
Masukkan teks: juan pablo zensu
Tidak, inputan bukan palindrom
File
Anda bisa membuka dan menggunakan file untuk membaca atau menulis dengan membuat file obyek.
# lat37.py
teks = """ini adalah isi dari file
yang akan ditulis
menggunakan python"""
# membuka dengan mode tulis
f = open('coba.txt', 'w')
f.write(teks)
f.close()
# default membuka file dengan mode baca
f = open('coba.txt')
while True:
    baris = f.readline()
106
    if len(baris) == 0:
        # EOF
        break
    print baris,
f.close()
outputnya :
ini adalah isi dari file
yang akan ditulis
menggunakan python
Pickle
Python menyediakan modul pickle untuk menyimpan obyek Python kedalam file dan membaca obyek 
Python dari file.
# lat38.py
import pickle
daftar_belanja_file = 'daftar.data'
daftar_belanja = ['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']
# membuka file penyimpanan obyek dengan mode tulis binary
f = open(daftar_belanja_file, 'wb')
# dump obyek ke file
pickle.dump(daftar_belanja, f)
f.close()
# hapus daftar_belanja dari memori
del daftar_belanja
# membaca dari file
f = open(daftar_belanja_file, 'rb')
daftar_tersimpan = pickle.load(f)
print daftar_tersimpan
outputnya :
['apel', 'mangga', 'wortel', 'pisang']
107
Eksepsi
Sumber :
http://sakti.github.io/python101/exception.html
108
Pendahuluan
Eksepsi terjadi ketika ada sesuatu yang terduga muncul dalam program. Misalnya program anda akan 
membaca suatu file, namun file tersebut tidak ada. Hal seperti ini ditangani dengan exception.
Syntax Error
Syntax error, atau dikenal juga sebagai parsing error, adalah error ketika Python memparsing program 
anda.
>>> Print 'halo'
outputnya :
File "<stdin>", line 1
 Print 'halo'
         ^
SyntaxError: invalid syntax
>>> while True print 'Hello world'
File "<stdin>", line 1
     while True print 'Hello world'
                    ^
  SyntaxError: invalid syntax
Exception
Kita akan mencoba / try membaca input dari pengguna. Tekan Ctrl-d apa yang akan terjadi.
>>> teks = raw_input('Ketikkan sesuatu: ')
outputnya :
Ketikkan sesuatu: Traceback (most recent call last):
     File "<stdin>", line 1, in <module>
   EOFError
Python mengeluarkan eksepsi EOFError yang berarti menemukan simbol end of file 
(direpresentasikan oleh Ctrl-d) ketika program berharap tidak akan ada.
109
Penanganan Exception
Kita dapat menangani eksepsi menggunakan statemen try ... except. Sederhananya kita letakkan 
statemen yang mungkin mengeluarkan eksepsi kedalam try-block, dan letakan kode penanganan 
eksepsi kedapam except-block.
# lat39.py
try:
    teks = raw_input('Ketikkan sesuatu: ')
except EOFError:
    print '\nKenapa sudah EOF?'
except KeyboardInterrupt:
    print '\nAnda membatalkan operasi'
else:
    print 'Anda mengetikkan "%s"' % teks
outputnya :
Ketikkan sesuatu: zensu
Anda mengetikkan "zensu"
Mengeluarkan Exception
Anda dapat mengeluarkan eksepsi menggunakan statemen raise dengan menyediakan obyek eksepsi. 
Anda dapat membuat eksepsi sendiri dengan membuat class turunan Exception.
# lat40.py
class InputPendekError(Exception):
    "exception jika input terlalu pendek"
    def __init__(self, panjang, minimal):
        Exception.__init__(self)
        self.panjang = panjang
        self.minimal = minimal
try:
    teks = raw_input('Ketikkan sesuatu: ')
    panjang = len(teks)
    minimal_panjang = 3
    if panjang < minimal_panjang:
        raise InputPendekError(panjang, minimal_panjang)
    
except EOFError:
    print '\nKenapa sudah EOF?'
except KeyboardInterrupt:
    print '\nAnda membatalkan operasi'
except InputPendekError as e:
    print 'input terlalu pendek: panjang input: %s, minimal: %s' % (e.panjang, 
110
e.minimal)
else:
    print 'Anda mengetikkan "%s"' % teks
outputnya :
Ketikkan sesuatu: sa
input terlalu pendek: panjang input: 2, minimal: 3
Try ... Finally
Ketika anda membaca file dari program anda. Bagaimana anda memastikan file akan ditutup baik ada 
eksepsi maupun tidak. Anda bisa menggunakan blok finally pada blok try.
# lat41.py
import time
try:
    f = open('coba.txt')
    while True:
        baris = f.readline()
        if len(baris) == 0:
            # EOF
            break
        print baris,
        time.sleep(2) # delay 2 detik
        
except KeyboardInterrupt:
    print '\nAnda membatalkan operasi'
finally:
    f.close()
    print '\nfile ditutup.'
outputnya :
ini adalah isi dari file
yang akan ditulis
menggunakan python 
file ditutup.
Statemen with
Mendapatkan *resource* pada blok ``try`` dan melepasnya pada blok ``finally``
yaitu  pola yang umum ditemukan. Oleh sebab  itu, anda dapat menggunakan
menggunakan statemen ``with`` yang menyediakan mekanisme diatas secara otomatis.
# lat42.py
with open('coba.txt') as f:
    for baris in f:
        print baris,
111
outputnya :
ini adalah isi dari file
yang akan ditulis
menggunakan python
112
Object-
Oriented 
Programming
Sumber :
http://sakti.github.io/python101/oop.html
113
Pendahuluan
Pada program yang selama ini kita buat, kita mendesain program kita berdasarkan fungsi (blok 
statemen yang memanipulasi data). Hal ini disebut pemrograman procedure-oriented.
Ada cara lain untuk mengorganisasi program dengan menggabungkan data dan operasi yang dibungkus
dalam suatu obyek yaitu paradigma pemrograman berorientasi obyek.
Obyek memiliki field berupa variabel obyek dan method berupa fungsi obyek. Keduanya disebut 
atribut obyek. Class juga dapat  memiliki field class (variabel class) dan method class. Class 
didefinisikan dengan keyword class.
this : self
Dalam deklarasi method pada class terdapat perbedaan yaitu ada parameter pertama yang harus 
ditambahkan pada parameter fungsi. Parameter ini diberi nama self, nilai dari parameter ini menunjuk 
ke obyek / instance itu sendiri.
programmer Java, C# dan C++ terbiasa dengan keyword this. 
Bedanya untuk Python variabel ini dikirim ke method secara eksplisit.
Nilai self ini disediakan oleh Python. Contoh, ada class ClassSaya yang mempunyai instance obyek 
obyeksaya. Ketika method dipanggil pada obyek obyeksaya.method(arg1, arg2), secara otomatis 
diubah oleh Python menjadi ClassSaya.method(obyeksaya, arg1, arg2).
Class
Berikut contoh class yang sederhana.
# lat31.py
class Orang:
    pass
org = Orang()
print(org)
jika dijalankan akan mengeluarkan :
<__main__.Orang instance at 0x01800F80>
Menunjukkan variabel org adalah instance class Orang pada alamat memory 0x01800F80.
114
Method Obyek
Berikut contoh deklarasi method pada class.
# lat32.py
class Orang:
    def katakanHalo(self):
        print 'Halo, apa kabar?'
org = Orang()
org.katakanHalo()
outputnya :
Halo, apa kabar?
Perhatikan walaupun method katakanHalo tidak membaca parameter, masih ada self pada 
deklarasi method.
Method init
Ada nama-nama method spesial pada class Python. __init__ adalah salah satunya, method ini akan 
dijalankan ketika obyek dibuat. Method ini berguna untuk melakukan inisialisasi. Perhatikan garis 
bawah dua kali di awal dan di akhir method (double underscore, dunder). Hal ini seperti constructor.
# lat33.py
class Orang:
    
    def __init__(self, nama):
        self.nama = nama
    def katakanHalo(self):
        print 'Halo, nama saya %s, apa kabar?' % self.nama
 
org = Orang('budi')
org.katakanHalo()
outputnya :
Halo, nama saya budi, apa kabar?
115
Variabel Class dan Variabel Obyek (Instance)
Variabel Class yaitu variabel yang dimiliki oleh class, sedangkan variabel obyek adalah variabel yang 
yang dimiliki oleh tiap-tiap obyek instance dari class.
# lat34.py
class Orang:
    # variabel class, untuk menghitung jumlah orang
    total = 0
    
    def __init__(self, nama):
        # inisiasi data, data yang dibuat pada self yaitu  variabel obyek
        self.nama = nama
        # ketika ada orang yang dibuat, tambahkan total orang
        Orang.total += 1
    def __del__(self):
        # kurangi total orang jika obyek dihapus
        Orang.total -= 1
    def katakanHalo(self):
        print 'Halo, nama saya %s, apa kabar?' % self.nama
    def total_populasi(cls):
        print 'Total Orang %s' % cls.total
    # method class
    total_populasi = classmethod(total_populasi)
 
org = Orang('budi')
org.katakanHalo()
Orang.total_populasi()
org2 = Orang('andi')
org2.katakanHalo()
Orang.total_populasi()
print 'obyek dihapus'
del org
del org2
 
Orang.total_populasi()
outputnya :
Halo, nama saya budi, apa kabar?
Total Orang 1
Halo, nama saya andi, apa kabar?
Total Orang 2
obyek dihapus
Total Orang 0
116
Inheritance
Salah satu keuntungan dari OOP adalan penggunaan ulang kode dan salah satu caranya yaitu 
menggunakan mekanisme inheritance / turunan.
Main Class 
# base class / superclass
class AnggotaSekolah:
    
    "representasi anggota sekolah"
    
    def __init__(self, nama, umur):
        self.nama = nama
        self.umur = umur
        print 'membuat anggota sekolah baru: %s' % self.nama
    def info(self):
        "cetak info"
        print 'Nama: %s, Umur: %s' % (self.nama, self.umur)
Sub Class Guru
# subclass
class Guru(AnggotaSekolah):
    "representasi guru"
    
    def __init__(self, nama, umur, gaji):
        AnggotaSekolah.__init__(self, nama, umur)
        self.gaji = gaji
        print 'membuat guru: %s' % self.nama
    def info(self):
      AnggotaSekolah.info(self)
      print 'Gaji: %s' % self.gaji
Sub Class Siswa
# subclass
class Siswa(AnggotaSekolah):
    "representasi siswa"
    
    def __init__(self, nama, umur, nilai):
        AnggotaSekolah.__init__(self, nama, umur)
        self.nilai = nilai
        print 'membuat siswa: %s' % self.nama
        
    def info(self):
        AnggotaSekolah.info(self)
        print 'Nilai: %s' % self.nilai
117
Pemanggil
guru = Guru('Budi', 40, 3000000)
siswa = Siswa('Andi', 25, 75)
# cetak baris kosong
print
anggota = [guru, siswa]
for orang in anggota:
orang.info()
outputnya :
membuat anggota sekolah baru: Budi
membuat guru: Budi
membuat anggota sekolah baru: Andi
membuat siswa: Andi
Nama: Budi, Umur: 40
Gaji: 3000000
Nama: Andi, Umur: 25
Nilai: 75
semua Class tersebut beserta pemanggilnya 
ada di dalam satu buah file.
118

Lebih baru Lebih lama