Sistem pada komputer memiliki 4 komponen utama dari perangkat kerasnya yaitu Central
Processing Unit (CPU), Primary Storage/Memori Utama, Secondary Storage/Memori
Sekunder, dan Input-output Device. Ke empat komponen itu harus ada untuk menjalankan
suatu perangkat komputer agar berjalan dengan baik.
Salah satu perangkat keras yang mengalami perubahan yang sangat pesat yaitu terletak pada
Media Penyimpanan Data. Peran media penyimpanan data pada perangkat komputer sangat
penting, karena mereka yang mengatur mengenai berjalannya sebuah proses dan menyimpan
data dengan aman. Banyak jenis atau macam-macam media penyimpanan data pada komputer
salah satu media penyimpanan seperti yang sering kita kenal yaitu Hard disk yang biasa
dipakai komputer dan Kartu Memori (memory card) yang biasa dipakai pada ponsel.
PENGERTIAN MEDIA PENYIMPANAN DATA
Computer Data Storage (Penyimpanan Data Komputer) yaitu media yang dipakai dengan
fungsi untuk menyimpan berbagai macam data digital yang tersedia pada perangkat komputer
dengan waktu tertentu sehingga dapat dibaca dan dibuka kembali untuk diproses ulang pada
perangkat. Untuk saat ini Media penyimpanan Komputer terbagi menjadi 3 kategori, yaitu
Media penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk), Media Penyimpanan Optical (Optical Disk),
dan Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage). Dan selanjutnya akan saya bahas ketiga
kategori ini secara detail, jenis-jenis dan juga contoh dari setiap kategori ini .
MACAM-MACAM MEDIA PENYIMPANAN DATA
1. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk), media penyimpanan yang termasuk ke dalam
penyimpanan sekuder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem
komputer modern.
Kelebihan : Kapasitas
penyimpanan pada media ini lebih
besar dari media penyimpanan
lainnya bahkan sudah mencapai
Petabyte dan Kecepatan akses
datanya tinggi.
Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media penyimpanan
lainnya.
Cara Kerjanya : (Hanya beberapa) Pada saat disk dipakai , motor drive berputar
dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di
atas permukaan piringan ini . Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih
terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk
tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama
cakram keras) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses
dari satu track ke track yang lainnya.
Macam-macam media dari Magnetik Disk :
a. Disket
Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali
diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-
only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat
dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan
dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun
kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat
Menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki
kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun
1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB,
atau biasa disebut juga Zip disk.
b. Harddisk
Hard disk yaitu jenis disk yang bersifat tetap,
tidak perlu dikeluar-masukkan sebagaimana
disket floppy. Umumnya terbuat dari bahan logam
padu yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah
hard disk biasanya terdiri dari lebih satu piringan
atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi.
Cara penyimpanan datanya hampir sama dengan
disket floppy. Bahan hard disk yang keras dan kapasitas simpannya yang lebih besar,
juga membedakannya dari disket floppy yang bahannya relatif elastis.
c. Flashdisk
Flashdisk yaitu piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain
dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal
Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis
dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan
untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang
jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
d. Memory Card
Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan
elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video
gam console.
e. Zip Drive
Merupakan media penyimpanan magnetic dengan head
yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750
MB. Format ini menjadi yang paling populer di antara
produk-produk jenis super-floppy tetapi tidak pernah
mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW
menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau
Zip-CD ini dijual dengan merek Zip.
2. Penyimpanan Optical (Optical Disk), media yang menyimpan data komputer yang dapat
ditulis dan dibaca dengan menggunakan laser bertenaga rendah.
Kelebihan : Beratnya lebih
ringan dari beberapa media
penyimanan Magnetic Disk.
Kekurangan : Kapasitas
memorinya lebih kecil dari Magnetic
Disk dan jika tergores maka resikonya data tidak akan terbaca.
Cara Kerjanya : Media penyimpanan ini berputar dengan sangat kencang (putaran
ini mempengaruhi kecepatan transfer data) dengan membaca data melalui optik yang
berada pada perangkat pembacanya.
Macam-macam media dari Magnetik Disk :
a. CD
CD (compact disk) atau laser optical disk merupakan jenis
piringan optik yang pertama kali muncul. Pembacaan dan
penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser.
Oleh karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih
tinggi daripada disket. Di pasaran terdapat sedikitnya tiga
macam piringan optik berbeda yang ditawarkan sesuai dengan
kebutuhan, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-
Rewriteable.
b. CD-ROM
Dewasa ini compact disk (CD) banyak dipakai untuk media
penyimpanan data. CD yang dipakai untuk menyimpan data
yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya
dikenal dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk
CD-ROM merupakan suatu pangkalan data (database), yang
pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat
personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer bila
diperlukan. Data yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks, grafik, gambar dan
sebagainya. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi yang sifatnya statis seperti
arsip, kamus, ensiklopedia dan sebagainya. Sebagai media penyimpan data, CD-ROM
memiliki sejumlah keunggulan.
c. WORM
CD-WORM kepanjangan dari Write once read many dapat ditulisi melalui komputer.
Sesuai dengan namanya, perekaman hanya bissa dilakukan sekali. Sesuda perekaman,
isinya tidak dapat diubah. CD ini berguna untuk menyimpan dokumen, rancangan
gambar, lagu dan lain-lain yang dimaksudkan sebagai cadangan. CD ini sering dijual
dengan label CD-R atau CD-Recordable.
d. CD-RW (compact disk rewiteable)
CD-RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis
informasi dari komputer ke merekam discs, baik CD-R discs,
yang tidak dapat dihapus, atau CD-RW discs, yang dapat
terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali.CD-RW drive yang
dipakai untuk membuat CD audio, yang dapat diputar di
hampir semua player, atau data discs, yang berguna untuk
membuat cadangan atau mentransfer file.
e. DVD (Digital Video Disc)
DVD yaitu generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan
dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki
kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa,
yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang
banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik
dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk
elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun
sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi
DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan
rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.
3. Penyimpanan Awan (Cloud Storage), media yang masih tergolong baru, media ini
bersifat online dan tidak menggunakan kapasitas data memori pada perangkat karena
mereka menggunakan penyimpanan yang terdapat pada Internet.
Kelebihan : Tidak memerlukan
perangkan untuk menyimpan data.
Kekurangan : Sering terjadi kesalahan pada Server dengan resiko data akan hilang
dan juga dikenakan akses koneksi data.
Cara Kerjanya : Untuk dapat menyimpan data pada media ini kita diharuskan untuk
mengunggah file ini dan untuk mengambil data kita harus mengunduh file ini .
MEDIA PEMROSESAN KOMPUTER
Process Device pada komputer yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk memproses dan
mengolah data yang diberikan oleh peralatan input kemudian di keluarkan dalam bentuk
informasi ke dalam peralatan output yang akan diterima oleh manusia. Peralatan proses terdiri
dari beberapa komponen perangkat keras komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Peralatan proses ini diantaranya yaitu : CPU, motherboard, Prosesor, RAM, ROM,
Memory, Vga card, Lan card, Cmos, Hard disk, Floppy Disk, CD ROM, DVD ROM,
Power Supply, dan lain-lain.
1. CPU : unsur yang paling penting dari sebuah sistem komputer.
Pada mesin besar, CPU memerlukan satu atau lebih papan sirkuit
tercetak. Pada komputer pribadi dan workstation kecil, CPU
ditempatkan dalam sebuah chip tunggal yang disebut mikroprosesor.
2. Motherboard : Pusat pengendali yang mengatur kerja dari
semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur pemberian
daya listrik pada setiap komponen PC. Lalu lintas data semuanya
diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan
(harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse,
scanner), atau printer untuk mencetak.
a. Prosesor : sebuah perangkat di gunakan untuk mengolah data yang masuk, atau bisa
di ibaratkan sebagai otaknya computer.
b. RAM : Memori penyimpanan sementara yang bersifat acak, biasanya disebut juga
dengan memory kerja. Pada memory ini karena disimpan sementara (volatile), maka
apabila komputer tidak mendapatkan daya (off), maka data yang disimpan pada
memori ini akan hilang.
c. ROM : Memori yang hanya dapat dibaca. ROM dapat dibaca tapi tidak dapat
diperbaharui. Biasanya ROM dipakai untuk menyebutkan bagian-bagian elektronik
tertentu dlam suatu komputer. Disk non alterable seperti CD-ROM merupakan suatu
jenis penyimpanan yang hanya bisa dibaca. Read Only Memory bersifat non-volatile
dan tidak hilang meskipun power dimatikan.
d. Memory : Sebuah alat yang di gunakan untuk menyimpan data sementara saja,
Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat
penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya.
e. VGA Card : untuk mengolah data graphis dan ditampilkan di
layar monitor, VGA juga memiliki processor yang dinamakan
GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory
juga.
f. LAN Card : kartu yang dipasang pada mainboard sebagai alat
penghubung komputer dalam suatu jaringan / network.
Pengertian Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan
pemrosesan sinyal untuk data jaringan.
g. CMOS : suatu memory yang khusus yang berisi data vital
mengenai konfigurasi komputer dan bersifat semi-
permanen.CMOS memerlukan daya yang sangat kecil untuk
mempertahankan kontennya, dan chip ini memanfaatkan baterai
sebagai sumber daya listriknya.
h. Hard Disk : Untuk menyimpan data sementara maupun sementara. Harddisk me
rupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem
operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
i. Floppy Disk : perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium
penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur, dilapisi lapisan persegi yang
berbentuk persegi atau persegi panjang.
j. CD ROM : dipakai untuk membaca compact disk dalam bentuk audio atau CD-
ROM. CD-ROM keluaran terbaru dapat membaca CD-R (CD yang dapat ditulis) dan
juga CD-RW (CD yang dapat ditulis berulang-ulang).
k. DVD ROM : Perangkat komputer yang berfungsi sebagai pembaca data pada DVD.
Perangkat ini memiliki bentuk fisik sama persis seperti CD ROM Drive, akan tetapi
memiliki fungsi yang berbeda.
l. Power Supply : sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk
menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer.
Note : Silahkan explore lebih lanjut kembali secara mandiri tentang media pemrosesan
komputer.
MEDIA KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data yaitu terjadinya pertukaran data antara dua komputer atau dua pihak. Misal
dalam komunikasi antara dua komputer, berikut elemen-elemen terjadinya komunikasi:
1. Source (sumber): Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. contoh:
telepon don PC (Personal Computer).
2. Transmitter (Pengirim): Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak
ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup
memindah don menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-
sinyal elektro-magnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi
berurutan.
3. Transmission System (Sistem Transmisi): Berupa jalur transmisi tunggal (single
transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan
antara sumber dengan destination (tujuan). Jalur transmisi dapat berupa kabel optik,
coaxial, UTP/STP, Radio frekuensi.
4. Receiver (Penerima): Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan
menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan.
5. Destination (Tujuan): Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver
Gambar 4.1 Contoh model komunikasi sederhana
Saat membahas masalah komunikasi komputer dan jaringan komputer, terdapat dua konsep
penting, yakni:
1. Protocol, sebuah protocol dipergunakan untuk proses komunikasi di antara entiti pada
sistem yang berbeda-beda. Protocol menjadi syarat komunikasi dapat berjalan dengan
baik. Apakah protocol itu? Protocol merupakan suatu rangkaian aturan yang membawahi
proses pertukaran data atau mengijinkan terjadinya komunikasi dan perpindahan data di
antara dua perangkat atau lebih komputer. Dengan adanya protocol, komputer-komputer
anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi.
Elemen-elemen kunci untuk sebuah protocol yaitu sebagai berikut:
a. Syntax: Meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan format data dan level-level
sinyal.
Contoh : sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama
yaitu alamat pengirim, delapan bit kedua yaitu alamat penerima dan bit stream
sisanya merupakan informasinya sendiri.
b. Semantics: Meliput informasi kontrol untuk koordinasi dan pengendalian kesalahan.
Mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain yaitu bagaimana bit-bit
ini terpola untuk dapat diterjemahkan.
c. Timing: Meliputi kesesuaian urutan dan kecepatan, mengacu pada 2 karakteristik
yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data ini dikirim.
2. Arsitektur komunikasi-komputer, keterhubungan antar elemen-elemen yang dibutuhkan
untuk dapat melakukan komunikasi data dalam sistem komputer.
Contohnya :
a. Komunikasi antara software aplikasi, komputer, kabel.
b. Arsitektur sistem komputer yang berasas vendor (produsen) yaitu :
• SNA (System Network Architecture) oleh IBM.
• DNA (Dec NetworkvArchitecture) oleh DEC.
c. Arsitektur yang tidak berdasarkan vendor seperti :
• OSI (Open System Interconnection).
• TCP/IP (Transport Communication Protocol / Internet Protocol).
TRANSMISI DATA
Kesuksesan transmisi data tergantung pada dua faktor, yaitu: noise sinyal yang ditransmisikan
dan karakteristik media transmisi. Media transmisi dapat digolongkan sebagai guided atau
unguided.
1. Media Transmisi Guided, sebuah informasi dapat ditransfer dari satu tempat ke tempat lain
melalui 2 media transmisi yaitu media guided dan unguided. Media guided yaitu
informasi/data ditransfer melalui media yang tampak secara fisik sepanjang jalur di mana
sinyal disebarkan, meliputi:
a. twisted pair
b. coaxial cable
c. serat optik
2. Media Transmisi Unguided, untuk unguided media, transmisi dan penangkapan diperoleh
melalui sebuah alat yang disebut dengan antena. Untuk transmisi, antena menyebarkan
energi elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk penerimaan
sinyal, antena menangkap gelombang elektromagnetik dari media. Media unguided
memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara, atau air
melalui:
a. Antenna wireless
b. Perangkat Gelombang mikro satelite
Model Referensi OSI (Open System Interconnection)
OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software
aplikasi disebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software
aplikasi di komputer lain.
Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing masing
lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik.
Fungsi setiap lapisan/layer yaitu untuk melayani keperluan layer yang berada di atasnya.
Model OSI bukanlah merupakan arsitektur jaringan, melainkan hanya menjelaskan tentang apa
yang harus dikerjakan oleh sebuah layer.
Gambar 4.2 Arsitektur Protocol dan Jaringan
Menurut istilah yang sangat umum, dapat dikatakan bahwa komunikasi meliputi tiga hal:
aplikasi, komputer, dan jaringan. Salah satu contoh mengenai aplikasi yaitu operasi transfer
file. Aplikasi yang dijalankan di komputer sering mendukung aplikasi simultan ganda.
Komputer dihubungkan dengan jaringan, dan data yang dipindahkan ditransfer melalui
jaringan dari satu komputer ke komputer yang lain. Jadi, proses pengalihan data dari satu
aplikasi ke aplikasi itu dan kemudian masukkan data ini ke aplikasi yang dimaksud dalam
komputer.
Dengan konsep-konsep seperti ini di pikiran kita, wajar saja bila task komunikasi dibagi
menjadi tiga lapisan yang berdiri sendiri:
1. Network Access Layer
2. Transport Layer
3. Application Layer
Network acces layer berkaitan dengan perpindahan data di antara komputer dengan jaringan
di mana jaringan ini dihubungkan. Komputer yang melakukan proses pangiriman harus
melengkapi jaringan dengan alamat komputer yang hendak dituju, agar jaringan ini dapat
megarahkan data menuju tujuan yang dimaksud. Komputer yang melakukan proses pengiriman
ini juga dapat menuntut beberapa layanan tertentu, misalnya prioritas, yang mungkin juga
disediakan oleh jaringan.
Dengan tanpa memperhatikan sifat aplikasi yang sedang melakukan proses perpindahan data,
ada persyaratan-persyaratan umum supaya data bisa dipindahkan dengan baik. Yaitu, kita harus
memastikan bahwa seluruh data benar-benar tiba pada aplikasi tujuan dan bahwa data yang
tiba sesuai dengan diperintahkan darimana data ini dikirim. Sebagaimana yang kita lihat,
mekanisme akan reabilitas ini benar-benar berbeda dengan sifat aplikasi. Jadi, dimungkinkan
untuk mengumpulkan mekanisme-mekanisme ini dalam lapisan yang dipakai bersama
oleh semua aplikasi, ini menunjukkan ke lapisan transport (transport layer).
Gambar 4.3 Arsitektur Protocol dan Jaringan
Akhirnya, lapisan aplikasi (Application Layer) berisikan logik yang diperlukan untuk
mendukung berbagai jenis aplikasi user. Untuk masing-masing tipe aplikasi yang berbeda,
misalnya file transfer, diperlukan suatu modul yang terpisah yang khusus terhadap aplikasi
ini . Singkatnya, lapisan aplikasi menjembatani interaksi manusia dengan perangkat
lunak/software aplikasi.
Jenis Protocol Pada Email
Protokol yang akan dibahas fungsinya berhubungan dengan pengiriman serta penerimaan
email, seperti : TCP/IP, SMTP, HTTP, WAP, POP3, IMAP.
Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP yaitu suatu protokol untuk berkomunikasi dengan
server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke
server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada
dalam server email.
POP3 (Post Office Protocol 3) yaitu versi terbaru dari protokol standar untuk menerima
email. POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email
lokal. dipakai untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke
email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail, dan sebagainya), tanpa
menyimpan salinannya di server. Biasanya, dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap
menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak.
POP3 yaitu protokol komunikasi satu arah, yang artinya data diambil dari server dan
dikirimkan ke email lokal di perangkat komputer.
IMAP (Internet Message Access Protocol), seperti halnya POP3, juga dipakai untuk
mengirimkan email ke local mail, hanya saja terdapat sedikit perbedaan cara kerja.
IMAP yaitu merupakan protokol komunikasi dua arah sebagai perubahan yang dibuat pada
local mail yang dikirimkan ke server. Pada dasarnya, isi email tetap berada di server. Protokol
IMAP lebih direkomendasikan oleh penyedia email seperti Gmail dibandingkan menggunakan
POP3.
Dalam IMAP, email disimpan di server. ketika akan mengecek email, local mail akan
menghubungi server untuk menampilkan pesan email. Sehingga untuk file pesan email tetap
berada di server dan tidak didownload ke email lokal.
Nirkabel
Komunikasi nirkabel membuat perusahaan lebih mudah berhubungan dengan pelanggan,
pemasok, dan karyawan, serta memberikan pengaturan yang lebih fleksibel dalam
mengelolapekerjaan. Perangkat nirkabel yang mendukung revolusi komunikasi nirkabel atau
mobile dan komputasi meliputi:
1. Sistem Seluler
Personal digital assistant (PDA): Kecil, komputer genggam yang menampilkan
aplikasiseperti penjadwal elektronik dan buku alamat. Global System for Mobile
Communication (GSM) yaitu standar yang dipakai di Eropa dan banyak dari
sisa dunia di luar Amerika Serikat. GSM kekuatan yaitu dalam kemampuan roaming
internasional. CodeDivision Multiple Access (CDMA) yaitu standar paling banyak
dipakai di AmerikaSerikat. CDMA lebih murah dan mendukung transmisi kualitas
yang lebih tinggi. Pesanlayanan singkat (SMS) yaitu pesan teks layanan yang dipakai
oleh beberapa sistemtelepon seluler digital untuk mengirim dan menerima pesan singkat
alfanumerik. Jaringan2.5G menggunakan upgrade ke infrastruktur seluler yang ada dan
tingkat fitur transmisidata berkisar antara 30 sampai 144 Kbps. Jaringan selular yang lebih
kuat yang disebut generasi ketiga (3G) jaringan memiliki kecepatan transmisi mulai dari
384 Kbps untukpengguna ponsel di katakanlah mobile untuk lebih dari 2 Mbps untuk
pengguna stasioner, cukup untuk download media yang kaya.
2. Jaringan Komputer Dan Internet Wireless Access
a. Bluetooth, yaitu nama populer untuk standar jaringan nirkabel 802.15, yang
bergunauntuk menciptakan jaringan wilayah pribadi kecil (PANS). Ini link delapan
perangkatdalam area 10 meter menggunakan daya rendah, komunikasi berbasis radio
dan dapatmengirimkan hingga 722 Kbps di band 2,4 GHz.
b. Akses internet Wi-Fi dan Wireless, 802.11 set standar untuk LAN nirkabel dan akses
Internet nirkabel juga dikenal sebagai Wi-Fi. jalur akses yaitu sebuah kotak
yang terdiri dari radio receiver/transmitter dan antena yang menghubungkan ke kabel
jaringan, router, atau hub. Jalur akses mobile seperti Virgin Mobile MiFi
menggunakan jaringan seluler yangada untuk membuat koneksi Wi-Fi.
c. WiMax, yang merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability untuk
MicrowaveAccess, yaitu istilah populer untuk IEEE Standard 802.16. Memiliki
berbagai aksesnirkabel hingga 31 mil dan kecepatan transmisi hingga 75 Mbps.
Antena WiMax yangcukup kuat untuk koneksi internet kecepatan tinggi balok untuk
antena di atap rumahdan bisnis yang mil jauhnya.
3. Rfid Dan Wireless Sensor
Jaringan Teknologi mobile menciptakan efisiensi baru dan cara kerja seluruh perusahaan.
Selain sistem nirkabel yang telah kami jelaskan, sistem identifikasi frekuensi radio
danjaringan sensor nirkabel mengalami dampak yang besar.
a. Radio Frequency Identification (RFID), identifikasi frekuensi radio (RFID) sistem
menyediakan teknologi yang kuat untuk melacak pergerakan barang di seluruh rantai
pasokan. RFID sistem menggunakan tagkecil dengan microchip tertanam berisi
data tentang item dan lokasi untukmengirimkan sinyal radio melalui jarak
pendek ke pembaca RFID. Pembaca RFID kemudian lulus data melalui jaringan ke
komputer untuk diproses.
b. Wireless Sensor Networks, yaitu jaringan dari ratusan atau ribuan perangkat nirkabel
saling berhubungan, atau node, yang tertanam ke dalam lingkungan fisik untuk
menyediakan pengukuran banyak titik di ruang besar. Mereka didasarkan
padaperangkat dengan built-dalam pengolahan, penyimpanan, dan sensor frekuensi
radiodan antena. Kedua perangkat ini terhubung ke jaringan interkoneksi dimana
datayang diarahkan mulus antara semua node dan diteruskan ke komputer untuk
analisis.Jaringan sensor nirkabel yang berharga dalam bidang-bidang seperti
pemantauanperubahan lingkungan, pemantauan kegiatan lalu lintas atau militer,
melindungiproperti, efisien operasi dan mengelola mesin dan kendaraan, menetapkan
batas-bataskeamanan, pemantauan manajemen rantai pasokan, atau mendeteksi
kimia, biologi,atau bahan radiologi.
Apa Itu Media Penyimpanan?
Media Penyimpanan adalah alat
penyimpan data yang berfungsi sebagai
alat atau media untuk menyimpan data
dan program dimana data atau program
yang disimpan tersebut bisa dibaca dan
dibuka kembali untuk diproses kembali di
komputer atau laptop.
Teknologi Media Penyimpanan
1. Media Penyimpanan Magnetik.
2. Media Penyimpanan Optikal.
3. NAND Memory
Pengertian Media Penyimpanan
Magnetik
Penyimpanan magnetik merupakan piranti penyimpanan
sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer
modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan
kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang
ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan
disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi
beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki satu head untuk
tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering
dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head
yang harus dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track
ke track yang lainnya.
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Magnetik
❖ Hard Disk
Hard Disk
merupakan alat tambahan
untuk menyimpan data
dalam kapasitas besar yang
dilapisi secara magnetis,
saat ini perkembangan
harddisk sangat cepat dari
daya tampung dan
kecepatan membaca data.
Saat ini hard disk memang
mutlak ada dalam setiap
komputer sebagai
penyimpan sistem operasi
yang permanen.
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Magnetik(2)
❖ Floppy Disk Drive (Disket)
Media penyimpanan
yang terdiri dari satu buah platter
dan dilindungi oleh penutup
berbentuk kotak tipis. Disket
yang paling banyak beredar dan
digunakan oleh masyarakat
adalah disket dengan ukuran 3,5
inci. Data-data dan program
dapat di simpan kedalam disket
tersebut dalam bentuk titik-titik
maknetik dengan ukuran
maksimal kapasitas yang dimiliki
disket sebesar 1,44 megabyte,
atau setara dengan 400 halaman
tulisan
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Magnetik(3)
♦> Zip Driver
Zip driver Merupakan
media penyimpan
magnetik dengan head
yang sangat kecil dan
dapat menampung data
hingga 750 MB.
Pengertian Media Penyimpanan
Optikal
Media Penyimpanan Optikal ialah berupa
piringan yang terdiri dari lapisan plastik untuk
menyimpan data digital.
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Optikal
□ CD (Compact Disc atau Laser Optic Disk)
CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali
muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan
melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120
mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15
mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb.
Beberapa contohnya : CD-R, CD-Rom, CD-RW.
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Optikal (2)
□ CD-Rom
CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis
piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas
sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga
640 Mb atau kira-kira 300.000 halamat text.
□ CD-R
CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat
menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat
diubah lagi.
□ CD-RW
CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat
menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti
dengan data yang baru.
Jenis - Jenis Media Penyimpanan
Optikal (3)
□ DVD (Digital Video Disc/Digital Versatile Disc)
DVD adalah sejenis cakram optik yang dapat
digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan
kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD.
"DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video
disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya
diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna
digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk
video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak
dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD"
saja, dan huruf huruf tersebut secara "resmi" bukan
singkatan dari apapun.
NAND Memory
NAND Flash adalah salah satu arsitektur dari dua
teknologi flash (yang lainnya adalah NOR) yang
digunakan dalam kartu memori seperti kartu
CompactFlash. Hal ini juga digunakan dalam USB Flash
drive, MP3 player, dan menyediakan penyimpanan
gambar untuk kamera digital. NAND paling cocok untuk
perangkat flash yang membutuhkan penyimpanan data
berkapasitas tinggi. Perangkat flash NAND lebih cepat
menghapus, menulis, dan kemampuan membaca lebih
dari NOR.
Jenis - Jenis NAND Memory
❖ Memory Card
Kartu memori adalah
sebuah alat penyimpan data
digital, seperti gambar digital,
berkas digital ,suara digital
dan video digital. Kartu
memori biasanya mempunyai
kapasitas ukuran berdasarkan
standard bit digital yaitu 16MB,
32MB,64MB, 128MB, 256MB
dan seterusnya kelipatan dua.
Kartu memori terdapat
beberapa tipe yang
sampai sekarang ini ada
sekitar 43 jenis.
Jenis - Jenis NAND Memory(2)
♦♦♦USB Flash Disk
USB Flash disk
(Flash drive atau USB
Keys) memiliki
kapasitas data yang
besar namun berukuran
kecil hingga mudah
dibawa.
Jenis - Jenis NAND Memoryf3)
SSD (Solid State Drive )
SSD yang merupakan singkatan dari
Solid State Drive adalah media
penyimpanan model baru dimana
jauh lebih cepat dan lebih kuat dari
Hardisk biasa. Meskipun bentuknya
terlihat sama namun isi
kedua perangkat penyimpan ini
sangatlah berbeda. Pada Hardisk
media penyimpanan yang
digunakan berbentuk piringan-
piringan seperti CD / DVD,
sementara pada SSD media
penyimpanan yang digunakan
sudah full berupa Chip sama seperti
yang digunakan dalam Flashdisk
namun tentunya dengan kualitas
yang lebih bagus.
Gambar 5.1 Alat penyimpanan
5.1 JENIS MEMORI DALAM KOMPUTER
Ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu:
1. Register, dipakai untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses.
2. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses
dan hasil pengolahan.
3. Secondary storage, dipergunakan untuk menyimpan program dan data secara
permanen.
5.1.1 Memori Utama (Main Memory)
Merupakan elemen yang penting dari suatu komputer yang dipakai untuk menyimpan data
dan instruksi program untuk dipakai oleh prosesor. Fasilitas Penyimpanan Utama yaitu :
1. Operasinya secara keseluruhan bersifat elektronis, operasi sangat cepat dan handal.
2. Data hampir bisa diakses secara sekaligus dari memori utama karena operasinya
elektronis dan proksimitasnya mendekati prosesor.
3. Data harus ditransfer ke penyimpanan utama sebelum dapat diproses oleh prosesor
Penyimpan utama dipakai untuk meyimpan semua data yang memerlukan pemrosessan
guna mencapai kecepatan pemrosesan yang maksimum ini disebut memori jangka pendek.
Penyimpanan utama dapat menyimpan :
1. Instruksi yang menunggu diproses.
2. Instruksi yang saat itu sedang dipproses.
3. Data yang saat itu sedang diproses.
4. Data yang menunggu pemrosesan.
5. Data yang sedang menunggu dikeluarkan (output).
Proses menjemput data dari lokasi dalam penyimpanan utama dengan urutan acak dan lama
waktu yang diperlukan tidak tergantung pada posisi dari lokasi tersebut . Lihat gambar
berikut:
Gambar 5.2 Lokasi dalam Penyimpanan Utama
Satuan Unit Data
1. Word yaitu lokasi dalam penyimpanan utama atau penyangga unit data. Pembagian
word dapat berdasarkan Fixed Word-length computer (word machine) dan Variabel
word – length computer. Pada Fixed Word-length computer (word machine) dimana
satu word yaitu satu lokasi dalam penyimpanan utama, yakni data ditransfer ke satu
lokasi dalam penyimpanan utama setiap kali, word length yaitu jumlah bit dalam
setiap lokasi (word). Pada Variabel word – length computer satu word memiliki
panjang satu lokasi atau beberapa lokasi dan di set (ditetapkan panjangnya) menurut
panjang yang diperlukan pada setiap transfer data. Jenis word lengtha yaitu byte dan
1 2 3 4 5
Etc.
0
_______________________________________________ Memori dan Media Penyimpanan
56
character machine, dimana dalam byte setiap lokasi mempunyai 8 bit dan pada
character machine setiap lokasi mempunyai panjang 16 bit.
2. Byte yaitu unit-unit yang lebih kecil dari word
RAM ( Random Access Memory)
Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu
di main memory, khususnya di RAM (Random Access Memory). RAM merupakan
memori yang dapat diakses yaitu dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer.
Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian,yaitu sebagai berikut ini :
a. Input storage, dipakai untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat
input.
b. Program storage, dipakai untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program
yang akan diproses.
c. Working storage, dipakai untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil
dari pengolahan.
d. Output storage, dipakai untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data
yang akan ditampilkan ke alat output.
Input yang dimasukkan lewat dari alat input, pertama kali ditampung terlebih dahulu di
input storage, bila input tersebut terbentuk program, maka dipindahkan ke program
storage dan bila berbentuk data, akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari
pengolahan juga ditampung di working storage dan hasil yang akan ditampilkan ke alat
output dipindahkan ke output storage.
RAM mempunyai kemampuan untuk melakukan pengecekan dari data yang disimpannya,
yang disebut dengan istilah parity check. Bila data hilang atau rusak, dapat diketahui dari
sebuah bit tambahan yang disebut dengan parity bit atau check bit. Misalnya 1 byte
memory di RAM terdiri dari 8-bit, sebagai parity bit dipakai sebuah bit
tambahan,sehingga menjadi 9 bit.
Gambar 5.3 Parity bit
Pengantar Teknologi Informasi _________________________________________________
57
Tabel 5.1 Beberapa teknologi RAM
TEKNOLOGI KETERANGAN
DRAM
Konvensional
Merupakan DRAM kuno dan tidak dipergunakan lagi dalam
system komputer masa kini.
Fast Page Mode (FPM)
DRAM
Lebih cepat dari DRAM biasa, pemakaiannya tidak
memerlukan kompatibilitas teknologi.
Extended Data Out (EDO)
DRAM
Lebih cepat dari FDM, biasanya dipakai pada Pentium dan
beberapa system 486.
Burst Extended Data Out
(BEDO) RAM
Merupakan perbaikan dari EDO RAM, memungkinkan
penggunaan bus dengan kecepatan yang lebih tnggi dari
EDO.
Synchronous DRAM
(SDRAM)
Terikat pada pulsa detak system, mendukung penggunaan
bus.
RAMbus RAM (RDRAM) Dikembangkan oleh intel sebagai system memori PC masa
depan.
Double Data Rate RAM (DDR
RAM)
DDR SDRAM yaitu tipe memori generasi penerus DRAM,
yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari
SDRAM.
Video RAM (VRAM) Merupakan memori khusus yang dipakai untuk keperluan
video monitor.
ROM (Read Only Memory)
ROM (Read Only Memory), dari namanya memori ini hanya dapat dibaca saja,
programmer tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik
pembuatnya, berupa sistem operasi (Operating System) yang terdiri dari program-program
pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur
penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol
tertentu dan bootstrap program. Beberapa komputer, misalnya komputer mikro Apple dan
IBM PC, ROM juga diisi dengan program interpreter BASIC.
Bootstrap program diperlukan pada waktu pertama kali sistem komputer diaktifkan, yang
proses ini disebut dengan istilah booting dapat berupa cold booting dan warm booting.
Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk
mengambil bootstrap program dari keadaan listrik komputer mati (off) dengan cara
menghidupkannya, sedang warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan
bootstrap program dalam keadaan komputer masih hidup (on) dengan cara menekan
tombol-tombol Ctrl, Alt dan Del (Ketiga tombol Ctrl+Alt+Del tersebut ditekan
bersamaan). Warm booting biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, dari pada
harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali (lebih lama dan
membuat komputer cepat rusak),lebih baik dilakukan warm booting.
Isi dari ROM tidak boleh hilang atau rusak, bila terjadi demikian, maka sistem komputer
tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya pabrik komputer
merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca saja, tidak dapat diisi
programmer supaya tidak terganti oleh isi yang lain yang menyebabkan isi ROM rusak.
Selain itu ROM sifatnya yaitu non volatile, supaya isinya tidak hilang bila listrik
komputer dimatikan. Atau dengan kata lain, untuk menyimpan data dan program dalam
kurun waktu yang tertentu.
ROM yang bisa diprogram berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang
mempunyai jendela diatasnya. ROM yang dapat diprogram kembali yaitu PROM
(Programmable Read Only Memory), yang dapat diprogram sekali saja oleh programmer
yang selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain yaitu EPROM (Erasable
Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultra violet (dapat
dijemur di sinar matahari) serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. EEPROM
(Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara
elektronik dan dapat diprogram kembali.
Tabel 5.2 Beberapa jenis ROM
TEKNOLOGI KETERANGAN
ROM dipakai untuk program yang bersifat static (jarang berubah)
dan diproduksi masal
Programmable ROM
(PROM)
Dapat diprogram dengan memakai peralatan khusus dan
dilakukan sekali. Pola datanya tersimpun digabungkan secara
permanen ke dalam chip dengan memakai “mask”
Erasable PROM Dapat diprogram beberapa kali dengan peralatan khusus. Jika
ingin menghapus harus dikeluarkan dari komputer dengan sinar
ultra violet.
Electrically Erasable
PROM
Dapat diprogram dengan memakai perangkat lunak. Dihapus
dengan pulsa tegangan listrik. Diguakan untuk menyimpan BIOS
Electrically Alterable
ROM
Dapat dibaca, dihapus dan ditulisi kembali tanpa
mengeluarkannya dari komputer. Proses penghapusan dan
penulisannya kembali sangat lambat bila dibandingkan proses
pembacaan yang disebut RMM (Read Mostly Memories)
Electrically Erasable ROM Pada dasarnya sam dengan EAROM
5.1.2 Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi,
yang dipakai untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data
dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori
utama.
Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan
pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi
ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat
untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di memori utama
yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan program tersebut dengan memproses
satu per satu instruksi-instruksi yang ada di dalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama
dan berurutan hingga yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang
diproses disimpan di register).
Keterangan Gambar:
Accumulators - dapat dipakai sebagai holding data dalam kalkulasi.
Address Registers - dipakai untuk menyimpan penempatan memori data atau
instruksi untuk dipakai oleh suatu program.
Stack Pointer - register ini dipakai selama sub-routine yang bersarang dan
bertumpuk didasarkan aritmatika.
Status Register - register ini menyediakan suatu layanan pada CPU dengan
pemeliharaan status operasi yang terakhir yang dilaksanakan oleh ALU.
Instruction Pointer - kadang-kadang dikenal sebagai program counter, pointer dapat
merespon untuk alamat memori dari instruksi berikutnya yang akan di eksekusi.
Misalnya instruksi berbunyi HITUNG C = A + B, maka kita membutuhkan data untuk nilai
A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori utama). Data ini dibaca dan masuk
ingatan kita (data yang sedang diproses disimpan di register), yaitu misalnya A bernilai 2 dan
B bernilai 3. Saat ini ingatan otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A, dan nilai B,
sehingga nilai C dapat dihitungyaitu sebesar 5 (proses perhitungan ini dilakukan di ALU).
Hasil dari perhitungan ini perlu dituliskan kembali ke meja (hasil pengolahan disimpan
kembali ke memori utama). sesudah semua selesai, kemungkinan data, program, dan hasilnya
disimpan secara permanen untuk keperluan dilain hari sehingga perlu disimpan di dalam
lemari kabinet (penyimpanan sekunder).
Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai dengan fungsinya. Di
bawah ini akan diberikan penjelasan secara garis besar dari masing-masing register:
1. Instruction Register (IR) dipakai untuk menyimpan instruksi yang sedang
diproses.
2. Program Counter (PC) yaitu register yang dipakai untuk menyimpan alamat
lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses. Selama
pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC diubah menjadi alamat dari memori utama
yang berisi instruksi berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila
pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di memori
utama dapat dengan mudah didapatkan.
3. General Purpose Register, yaitu register yang mempunyai kegunaan umum yang
berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai contoh, register jenis ini
yang dipakai untuk menampung data yang sedang diolah disebut dengan operand
register, sedang untuk menampung hasil pengolahan disebut accumulator.
4. Memory Data Register (MDR) dipakai untuk menampung data atau instruksi hasil
pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung data yang akan direkam ke
memori utama dari hasil pengolahan oleh CPU.
5. Memory Address Register (MAR) dipakai untuk menampung alamat data atau
instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang akan diletakkan.
Sebagai tambahan dari register, beberapa CPU memakai suatu cache memory yang
mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja dari CPU lebih efisien dan
mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache memory, CPU akan menunggu sampai data
atau instruksi diterima dari memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke
memori utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Padahal proses dari memori utama
lebih lambat dibanding kecepatan register sehingga akan banyak waktu terbuang. Dengan
adanya cache memory, beberapa blok informasi pada memori utama dipindahkan ke cache
memory dan selanjutnya CPU akan selalu berhubungan dengan cache memory.
Gambar 5.5 Penggunaan memori cache
MAIN
MEMORY
PROCESSOR
CACHE
MEMORY
5.1.3 Memori Cadangan (Secondary Storage)
Disediakan untuk menyimpan program dan file yang besar yakni program-program dan file
yang tidak sedang dioperasikan saat itu, namun akan ditansfer ke penyimpan utama saat
diperlukan.
1. Unit Disk Magnetik – disk magnetic
2. Unit disket magnetis – disket magnetis (Floppy Disk)
3. Unit Disk Optik – disk optic
Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai unit disc magnetic dan unit disc optic akan kita
bahasa pada subbab selanjutnya.
5.2 PRINSIP KERJA MEMORI DAN ALOKASI DATA KE MEMORI
5.2.1 Prinsip Kerja Memory
Jumlah kebutuhan RAM tergantung pada jenis program yang sedang berjalan. Setiap
Operating System (OS) seperti Microsoft Windows memakai komponen, yang dikenal
sebagai Virtual Memory Manager (VMM). Menjalankan program seperti instant messenger
atau browser internet yaitu mengaktifkan microprocessor komputer untuk memuat file dan
dieksekusi ke RAM. Untuk program semacam itu biasanya diperlukan RAM 5 megabyte (5
MB). Microprocessor juga memakai Dynamic Link Libraries (DLL) yang memakai
RAM pada kisaran 20-30 megabyte (20-30 MB).
beberapa pengguna komputer menjalankan lebih dari satu program secara bersamaan seperti
saat melakukan browsing internet sambil mendengarkan musik, kadang-kadang program
pengolah kata juga dijalankan. Semua ini memakai jumlah RAM yang tinggi. Jika Anda
memakai kapasitas RAM lebih besar dari yang terpasang pada komputer, maka komputer
menjadi lambat.
Untuk meningkatkan kecepatan komputer anda perlu meningkatkan kapasitas RAM. Sebelum
melakukan hal itu anda harus mengetahui berapa besar RAM yang saat ini terinstall di
komputer dan berapa besar kebutuhan RAM yang harus anda tambahkan. Untuk mengetahui
besarnya RAM pada komputer anda dapat melakukannya dengan klik kanan pada My
Computer dan pilih Properties. Pilih tab General maka berbagai informasi tentang komputer
termasuk kapasitas RAM akan ditampilkan. Cara lain untuk mengetahui jumlah RAM yang
sedang anda gunakan yaitu dengan menekan tombol control alt delete untuk menuju ke Task
Manager. Anda akan melihat jumlah RAM yang anda gunakan dalam tab process. Anda dapat
menambahkan membuka program lain yang dibutuhkan sampai mendapatkan jumlah total
RAM yang diperlukan. sesudah semua program yang anda perlukan terbuka maka anda dapat
menghitung jumlah RAM yang anda perlukan.
Menambahkan RAM dapat menjadi alternatif yang lebih mudah dan lebih murah untuk
meningkatkan kecepatan komputer. Selain menambahkan kapasitas RAM Anda dapat
membeli harddisk eksternal, yang dapat berguna untuk mentransfer dan menyimpan file-file
penting yang tidak sering dipakai . Usahakan hanya file-file yang sering dipakai saja
yang tertanam dalam hardisk untuk menciptakan ruang yang lebih luas dalam hardisk anda
yang dapat pula meningkatkan kecepatan komputer.
Pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja yaitu Processor.
Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk
Drive (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk sesudah ada permintaan dari
Processor. Tapi prakteknya hal ini sulit dilakukan karena perbedaan teknologi antara
Processor & Hard Disk. Processor sendiri yaitu komponen digital murni, dan akan
memproses data dengan sangat cepat (Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB
800MHz). Sedangkan Hard Disk sebagian besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu
cukup lambat dibandingkan digital (Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar
150 MB/s). Secara teoritis kecepatan data Processor berkisar 46x lebih cepat disbanding
HDD. Artinya, apabila Processor menunggu pasokan data dari HDD akan terjadi “Bottle-
Neck” yang sangat parah.
Untuk mengatasi keadaan itu, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau
disebut RAM. RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM berfungsi
untuk membantu Processor dalam penyediaan data “super cepat” yang dibutuhkan. RAM
berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM sudah
memakai teknologi digital. Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman
data dari HDD. Saat ini RAM DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak
menganggu pasokan maka saat ini Motherboard memakai teknologi Dual Channel yang
dapat melipatgandakan bandwidth menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128-
bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah
yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual Channel = 6,4 GB/s).
5.2.2 Alokasi Data Dalam Memori
Manajemen memori yaitu kegiatan mengelola memori komputer, mengalokasikan memori
untuk proses sesuai keinginan, menjaga alokasi ruang memori bagi proses sehingga memori
dapat menampung banyak proses dan sebagai upaya agar pemogram atau proses tidak dibatasi
kapasitas memori fisik di sistem komputer.
Fungsi manajemen memori antara lain :
1. Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4. Mengelola swapping antara memori utama dan disk.
Manajemen Memori dibedakan menjadi dua :
1. Manajemen Memori dengan swapping : manajemen memori dengan pemindahan
proses antara memori utama dan disk selama eksekusi.
2. Manajemen Memori tanpa swapping : manajemen memori tanpa pemindahan proses
antara memori utama dan disk selama eksekusi.
Kondisi tanpa swapping, bisa dikondisikan sebagai berikut :
1. Monoprogramming : sistem komputer hanya mengijinkan satu program/pemakai
berjalan pada satu waktu.
2. Multiprogramming dengan pemartisian statis : memori dibagi menjadi beberapa
beberapa partisi tetap.
PENUKARAN DAN ALOKASI MEMORI
a. Penukaran : sebuah proses yang berada di dalam memori dapat ditukar sementara keluar
memori ke sebuah penyimpanan sementara, dan kemudian dibawa masuk lagi ke memori
untuk melanjutkan pengeksekusian.
b. Alokasi Memori : sebuah fungsi fasilitas untuk memesan tempat secara berurutan
alamat memori diberikan kepada proses secara berurutan dari kecil ke besar untuk tipe
data dinamis (pointer)
Jenis Alokasi dari Memori antara lain:
1. Single Partition Allocation / Sistem Partisi Tunggal : alamat memori yang akan
dialokasikan untuk proses yaitu alamat memori pertama sesudah pengalokasian
sebelumnya.
2. Multiple Partition Allocation / Sistem Partisi Banyak : Banyak: sistem operasi
menyimpan informasi tentang semua bagian memori yang tersedia untuk dapat diisi
oleh proses-proses (disebut lubang).
Permasalahan Alokasi Memori:
1. First fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi.
Pencarian dimulai dari awal.
2. Best fit: Mengalokasikan lubang dengan besar minimum yang mencukupi permintaan.
3. Next fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi.
Pencarian dimulai dari akhir pencarian sebelumnya.
4. Worst fit: Mengalokasikan lubang terbesar yang ada
Metode yang paling sederhana dalam mengalokasikan memori ke proses-proses yaitu
dengan cara membagi memori menjadi partisi tertentu. Secara garis besar, ada dua metode
khusus yang dipakai dalam membagi-bagi lokasi memori:
1. Alokasi partisi tetap (Fixed Partition Allocation) yaitu metode membagi memori
menjadi partisi yang telah berukuran tetap.
Kriteria-kriteria utama dalam metode ini antara lain:
a. Alokasi memori: proses p membutuhkan k unit memori.
b. Kebijakan alokasi yaitu "sesuai yang terbaik": memilih partisi terkecil yang cukup
besar (memiliki ukuran = k).
c. Fragmentasi dalam (Internal fragmentation) yaitu bagian dari partisi tidak
dipakai .
d. Biasanya dipakai pada sistem operasi awal (batch).
e. Metode ini cukup baik karena dia dapat menentukan ruang proses; sementara
ruang proses harus konstan. Jadi sangat sesuai dengan partisi berukuran tetap yang
dihasilkan metode ini.
f. Setiap partisi dapat berisi tepat satu proses sehingga derajat dari pemrograman
banyak multiprogramming dibatasi oleh jumlah partisi yang ada.
g. saat suatu partisi bebas, satu proses dipilih dari masukan antrian dan
dipindahkan ke partisi tersebut.
h. sesudah proses berakhir (selesai), partisi tersebut akan tersedia (available) untuk
proses lain.
2. Alokasi partisi variabel (Variable Partition Allocation) yaitu metode dimana sistem
operasi menyimpan suatu tabel yang menunjukkan partisi memori yang tersedia dan
yang terisi dalam bentuk s.
a. Alokasi memori: proses p membutuhkan k unit memori.
b. Kebijakan alokasi:
o Sesuai yang terbaik: memilih lubang (hole) terkecil yang cukup besar untuk
keperluan proses sehingga menghasilkan sisa lubang terkecil.
o Sesuai yang terburuk: memilih lubang terbesar sehingga menghasilkan sisa
lubang.
o Sesuai yang pertama: memilih lubang pertama yang cukup besar untuk
keperluan proses
c. Fragmentasi luar (External Fragmentation) yakni proses mengambil ruang,
sebagian dipakai , sebagian tidak dipakai .
d. Memori, yang tersedia untuk semua pengguna, dianggap sebagai suatu blok besar
memori yang disebut dengan lubang. Pada suatu saat memori memiliki suatu
daftar set lubang (free list holes).
e. Saat suatu proses memerlukan memori, maka kita mencari suatu lubang yang
cukup besar untuk kebutuhan proses tersebut.
f. Jika ditemukan, kita mengalokasikan lubang tersebut ke proses tersebut sesuai
dengan kebutuhan, dan sisanya disimpan untuk dapat dipakai proses lain.
Suatu proses yang telah dialokasikan memori akan dimasukkan ke memori dan
selanjutnya dia akan bersaing dalam mendapatkan prosesor untuk
pengeksekusiannya.
o Jika suatu proses tersebut telah selesai, maka dia akan melepaskan kembali
semua memori yang dipakai dan sistem operasi dapat mengalokasikannya
lagi untuk proses lainnya yang sedang menunggu di antrian masukan.
o Apabila memori sudah tidak mencukupi lagi untuk kebutuhan proses, sistem
operasi akan menunggu sampai ada lubang yang cukup untuk dialokasikan ke
suatu proses dalam antrian masukan.
_______________________________________________ Memori dan Media Penyimpanan
66
o Jika suatu lubang terlalu besar, maka sistem operasi akan membagi lubang
tersebut menjadi dua bagian, dimana satu bagian untuk dialokasikan ke proses
tersebut dan satu lagi dikembalikan ke set lubang lainnya.
o sesudah proses tersebut selesai dan melepaskan memori yang dipakai nya,
memori tersebut akan digabungkan lagi ke set lubang.
5.3 PERALATAN PENYIMPANAN MAGNETIC DAN OPTIC
Sebelumnya telah dibahas mengenai jenis-jenis memori yang ada di dalam komputer, seperti
main memory, register dan secondary storage. Dalam banyak kasus informasi yang telah
diproses disimpan dalam format yang terbaca oleh mesin, sehingga mungkin saja diakses pada
suatu waktu. Informasi tersebut biasanya disimpan dalam sebuah media penyimpanan
magnetik ataupun optik.
5.3.1 Harddisk
Harddisk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga memiliki fungsi
sebagai penyimpan data. Yang membedakan antara Harddisk dan Floppy Disk yaitu bentuk
fisik dan kapasitas penyimpanan data serta kecepatan aksesnya. Sesuai dengan namanya
(Hard yang berarti keras), media penyimpanan data dalam harddisk memakai media
logam dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih
banyak.
Tabel 5.3 Kapasitas penyimpanan
Nama Kapasitas
Byte (B) 1
Kilobyte (KB) 1024 Byte
Megabyte (MB) 1024 Kilobyte
Gigabyet (GB) 1024 Megabyte
Terabyte (TB) 1024 Gigabyet
Petabyte (PB) 1024 Terabyte
Exabyte (EB) 1024 Petabyte
Zettabyte (ZB) 1024 Exabyte
Yottabyte (YB) 1024 Zettabyte
Gambar 5.6 Harddisk
Komponen-komponen dari harddisk:
Piringan logam hitam (platter) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Jumlah
piringan ini beragam, mulai 1, 2, 3 atau lebih. Piringan ini diberi lapisan bahan magnetis yang
sangat tipis (ketebalan dalam orde persejuta inci). Pada saat ini dipakai teknologi thin film
(seperti pada prosesor) untuk membuat lapisan tersebut.
Head berupa kumparan. Head pada harddisk berbeda dengan head pada tape. Pada tape
proses baca tulis (rekam) memakai dua head yang berbeda, sedangkan pada haraddisk
proses baca dan tulis memakai head yang sama. Harddisk biasanya mempunyai head
untuk setiap sisi-sisi platter, untuk harddisk dengan dua platter dan dapat memiliki 4 head,
harddisk dengan tiga platter dapat memiliki sampai enam platter. namun tidak berarti harddisk
dengan 16 head harus memiliki 8 platter. Dan ini dikenal dengan istilah translasi.
Kinerja harddisk berhubungan dengan kecepatannya dalam proses transfer data. Berikut ini
beberapa parameter yang menentukan kinerja harddisk:
1. Kecepatan Putar (RPM)
Untuk harddisk dikenal beberapa sistem yang ukuran RPM-nya sebagai berikut:
Tabel 5.4 Ukuran RPM
3600 RPM (Pre-IDE)
5200 RPM (IDE)
5400 RPM (IDE/SCSI)
7200 RPM (IDE/SCSI)
10000 RPM (SCSI)
2. Seek Time
Seek time yaitu jumlah waktu yang diperlukan oleh lengan penggerak (actuator arm)
untuk menggerakkan head baca/ tulis dari dari track ke track lain. Nilai yang diambil
yaitu nilai rata-ratanya yang dikenal dengan average seek time, karena pergerakan head
dapat hanya berupa pergerakan dari satu track ke track sebelahnya atau mungkin juga
gerakan dari track terluar menuju ke track terdalam. Seek time dinyatakan dalam satuan
millisecond (ms). Nilai seek time dari track yang bersebelahan sekitar 2 ms, sedang seek
time dari ujung ke ujung bisa mencpai 20 ms. Average seek time umumnya berkisar
antara 8 sampai 14 ms.
3. Head Switch Time
Telah disebutkan sebelumnya, seluruh head bergerak secara bersamaan, namun hanya ada
satu head saja yang dapat membaca pada saat yang sama. Head switch time dinyatakan
dalam satuan ms, mempresentasikan berapa lama rata-rata waktu yang diperlukan untuk
mengaktifkan suatu head sesudah memakai head yang lain.
4. Cylender Switch Time
Mirip dengan head switch time, cylinder switch time berlaku untuk pergerakan silinder
dan track.
a. Rotational latency
sesudah head digerakkan ke suatu track yang diminta, head akan menunggu piringan
berputar sampai sektor yang akan dibaca berada tepat di bawah head. Waktu tunggu
inilah yang dikenal dengan rotational latency. Harddisk dengan putaran piringan yang
semakin cepat akan memperkecil rotational latency, tapi makin cepat piringan berutar
akan menyebabkan harddisk akan lebih cepat panas
Tabel 5.4 Ukuran RPM
Kecepatan Putar
(RPM)
Rotaional Latency
(ms)
3,600 8.3
4,500 6.7
5,400 5.7
6,300 4.8
7,200 4.2
b. Data Access Time
Didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan untuk menggerakkan head dan
menemukan sector yang dimaksud. Ini merupakan gabungan dari seek time, head
switch time dan rotational latency. Data access time dinyatakan dalam satuan ms.
c. Transfer Rate
Didefinisikan sebagai kecepatan transfer data antara harddisk dengan CPU. Makin
tinggi kecepatan transfer maka proses pembacaan atau penulisan akan berlangsung
lebih cepat. Transfer rate dinyatakan dalam Megabyte per detik (MB/s).
Transfer rate ditentukan juga dengan sistem pemetaan yang dipakai di harddisk.
Ada tiga macam tipe pemetaan, yang pertama yaitu vertical, kedua yaitu
horizontal sedangkan yang ketiga yaitu campuran. Pada sistem pemetaan vertikal,
penempatan data akan dilakukan dengan menghabiskan kapasitas satu silinder terlebih
dahulu baru kemudian bergerak ke silinder berikutnya. Pada sistem pemetaan
horisontal pemetaan data dilakukan berdasarkan head, sedangkan pada sistem
pemetaan campuran dipakai kombinasi silinder dan head.
d. Data Throughput Rate
Parameter ini merupakan kombinasi dari data access time dan transfer rate. Di
definisikan sebagai banyaknya data yang dapat diakses oleh CPU dalam satuan waktu
tertentu. Data throughput rate tidak hanya dipengaruhi oleh harddisk, namun juga oleh
CPU dan komponenkomponen lain.
5.3.2 Magnetic Tape
Suatu media perekam terdiri dari tape yang tipis dengan lapisan bahan magnetis yang bagus,
dipakai untuk merekam data analog atau data digital. Data disimpan dalam frame. Frame
dikelompokkan ke dalam blok atau record terpisah. Magnetic tape yaitu suatu media akses
serial, serupa untuk kaset audio, dan juga data (seperti nyanyian pada tape musik) tidak bias
ditempatkan dengan cepat.
Gambar 5.8 Mekanisme penyimpanan magnetic tape
5.3.3 Floppy Disk
Floppy disk yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu ukuran 5,25 inci dan
3,50 inci yang masing-masing ukuran memiliki 2 tipe kapasitas yaitu kapasitas Double
Density (DD) dan High Density (HD).
Gambar 5.9 Floppy disk
Disket diputar pada kecepatan 300 (double density) atau 360 rpm (high density). Sewaktu disk
berputar, head dapat bergerak keluar atau ke dalam sekitar 1 inci, menulis sekitar 40 atau 80
track. Head merekam dengan memakai metoda tunnel erasure, yaitu track akan diisi dan
sisi track yang bersebelahan akan dihapus untuk mencegah pencampuran.
Gambar 5.10 Floppy disk 3 ½ high-density menunjukkan Track dan Sector
5.3.4 Optical Disk
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data optical disk mulai diperkenalkan dengan
diluncurkannya Digital Audio Compatc Disk. sesudah itu mulai berkembanglah teknologi
penyimpanan pada optical disk ini.
Gambar 5.11 Campact disk
Gambar 5.12 Perekaman CD-ROM
Baik CD-Audio maupun CD-ROM memakai teknologi yang sama, yaitu sama terbuat dari
resin (polycarbonate), dan dilapisi oleh permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium.
Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopik pada permukaan yang
reflektif. Proses ini dilakukan dengan memakai laser yang berintensitas tinggi.
Permukaan yang berlubang mikroskopik ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi
dibaca dengan memakai laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening
tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah sesudah mengenai
lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor, yang kemudian
dikonversikan menjadi data digital.
5.3.5 DVD-ROM
DVD-ROM (digital versatile disc-ROM atau digital video disc-ROM) yaitu disk yang
berkapasitas tinggi mampu menyimpan 4.7 GB sampai 17 GB, harus mempunyai drive DVD-
ROM atau DVD player untuk membaca DVD-ROM dan menyimpan basisdata, musik,
perangkat lunak kompleks, dan gambar hidup.
Tabel 5.5 DVD device
DVD Device keterangan
DVD-ROM DVD-ROM Read-only device. Drive DVDROM juga
dapat membaca CDROM.
DVD-R DVD recordable. memakai teknologi seperti untuk
drive CDR.
DVD-RAM Dapat direkam (recordable) atau dapat dihapus
(erasable). Multifungsi DVD device yaitu dapat
membaca DVD-RAM, DVD-R, DVD-ROM, dan disk
CD-R.
DVD-R/RW atau DVD-ER DVD device yang dapat ditulis ulang (rewriteable), juga
yang dikenal seperti erasable, recordable device. Media
dapat dibaca oleh kebanyakan DVDROM drive.
DVD+R/RW Sebuah teknologi yang sekarang lagi berkompetisi
dengan DVDRW dapat membaca disk DVDROM, CD-
ROM tapi tidak kompatibel dengan disk DVDRAM.