Sistem komputer

      
































Sistem pada komputer memiliki 4 komponen utama dari perangkat kerasnya yaitu Central 

Processing Unit (CPU), Primary Storage/Memori Utama, Secondary Storage/Memori 

Sekunder, dan Input-output Device. Ke empat komponen itu harus ada untuk menjalankan 

suatu perangkat komputer agar berjalan dengan baik. 

Salah satu perangkat keras yang mengalami perubahan yang sangat pesat yaitu  terletak pada 

Media Penyimpanan Data. Peran media penyimpanan data pada perangkat komputer sangat 

penting, karena mereka yang mengatur mengenai berjalannya sebuah proses dan menyimpan 

data dengan aman. Banyak jenis atau macam-macam media penyimpanan data pada komputer 

salah satu media penyimpanan seperti yang sering kita kenal yaitu  Hard disk yang biasa 

dipakai komputer dan Kartu Memori (memory card) yang biasa dipakai pada ponsel. 

PENGERTIAN MEDIA PENYIMPANAN DATA 

Computer Data Storage (Penyimpanan Data Komputer) yaitu  media yang dipakai  dengan 

fungsi untuk menyimpan berbagai macam data digital yang tersedia pada perangkat komputer 

dengan waktu tertentu sehingga dapat dibaca dan dibuka kembali untuk diproses ulang pada 

perangkat. Untuk saat ini Media penyimpanan Komputer terbagi menjadi 3 kategori, yaitu 

Media penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk), Media Penyimpanan Optical (Optical Disk), 

dan Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage). Dan selanjutnya akan saya bahas ketiga 

kategori ini  secara detail, jenis-jenis dan juga contoh dari setiap kategori ini . 

MACAM-MACAM MEDIA PENYIMPANAN DATA 

1. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk), media penyimpanan yang termasuk ke dalam 

penyimpanan sekuder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem 

komputer modern. 

 

Kelebihan : Kapasitas 

penyimpanan pada media ini lebih 

besar dari media penyimpanan 

lainnya bahkan sudah mencapai 

Petabyte dan Kecepatan akses 

datanya tinggi. 

Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media penyimpanan 

lainnya. 

Cara Kerjanya : (Hanya beberapa) Pada saat disk dipakai , motor drive berputar 

dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di 

atas permukaan piringan ini . Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih 

terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk 

tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama 


 

cakram keras) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses 

dari satu track ke track yang lainnya. 

Macam-macam media dari Magnetik Disk : 

a. Disket 

Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali 

diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-

only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat 

dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan 

dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun 

kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat 

Menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki 

kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 

1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, 

atau biasa disebut juga Zip disk. 

b. Harddisk 

Hard disk yaitu  jenis disk yang bersifat tetap, 

tidak perlu dikeluar-masukkan sebagaimana 

disket floppy. Umumnya terbuat dari bahan logam 

padu yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah 

hard disk biasanya terdiri dari lebih satu piringan 

atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi. 

Cara penyimpanan datanya hampir sama dengan 

disket floppy. Bahan hard disk yang keras dan kapasitas simpannya yang lebih besar, 

juga membedakannya dari disket floppy yang bahannya relatif elastis. 

c. Flashdisk 

Flashdisk yaitu  piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain 

dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal 

Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis 

dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan 

untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang 

jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB. 

d. Memory Card 

Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan 

elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video 

gam console. 

 

 

e. Zip Drive 

Merupakan media penyimpanan magnetic dengan head 

yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 

MB. Format ini menjadi yang paling populer di antara 

produk-produk jenis super-floppy tetapi tidak pernah 

mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW 

menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau 

Zip-CD ini  dijual dengan merek Zip. 

 

2. Penyimpanan Optical (Optical Disk), media yang menyimpan data komputer yang dapat 

ditulis dan dibaca dengan menggunakan laser bertenaga rendah. 

Kelebihan : Beratnya lebih 

ringan dari beberapa media 

penyimanan Magnetic Disk. 

Kekurangan : Kapasitas 

memorinya lebih kecil dari Magnetic 

Disk dan jika tergores maka resikonya data tidak akan terbaca. 

Cara Kerjanya : Media penyimpanan ini  berputar dengan sangat kencang (putaran 

ini  mempengaruhi kecepatan transfer data) dengan membaca data melalui optik yang 

berada pada perangkat pembacanya. 

Macam-macam media dari Magnetik Disk : 

a. CD 

CD (compact disk) atau laser optical disk merupakan jenis 

piringan optik yang pertama kali muncul. Pembacaan dan 

penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser. 

Oleh karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih 

tinggi daripada disket. Di pasaran terdapat sedikitnya tiga 

macam piringan optik berbeda yang ditawarkan sesuai dengan 

kebutuhan, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-

Rewriteable. 

b. CD-ROM 

Dewasa ini compact disk (CD) banyak dipakai untuk media 

penyimpanan data. CD yang dipakai untuk menyimpan data 

yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya 

dikenal dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk 

CD-ROM merupakan suatu pangkalan data (database), yang 

pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat 

personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer bila 


 

diperlukan. Data yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks, grafik, gambar dan 

sebagainya. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi yang sifatnya statis seperti 

arsip, kamus, ensiklopedia dan sebagainya. Sebagai media penyimpan data, CD-ROM 

memiliki sejumlah keunggulan. 

 

c. WORM 

CD-WORM kepanjangan dari Write once read many dapat ditulisi melalui komputer. 

Sesuai dengan namanya, perekaman hanya bissa dilakukan sekali. Sesuda perekaman, 

isinya tidak dapat diubah. CD ini berguna untuk menyimpan dokumen, rancangan 

gambar, lagu dan lain-lain yang dimaksudkan sebagai cadangan. CD ini sering dijual 

dengan label CD-R atau CD-Recordable. 

d. CD-RW (compact disk rewiteable) 

CD-RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis 

informasi dari komputer ke merekam discs, baik CD-R discs, 

yang tidak dapat dihapus, atau CD-RW discs, yang dapat 

terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali.CD-RW drive yang 

dipakai  untuk membuat CD audio, yang dapat diputar di 

hampir semua player, atau data discs, yang berguna untuk 

membuat cadangan atau mentransfer file. 

 

e. DVD (Digital Video Disc) 

DVD yaitu  generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan 

dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki 

kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, 

yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang 

banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik 

dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk 

elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun 

sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi 

DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan 

rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s. 

 

 

3. Penyimpanan Awan (Cloud Storage), media yang masih tergolong baru, media ini 

bersifat online dan tidak menggunakan kapasitas data memori pada perangkat karena 

mereka menggunakan penyimpanan yang terdapat pada Internet. 

Kelebihan  : Tidak memerlukan 

perangkan untuk menyimpan data. 

 

Kekurangan : Sering terjadi kesalahan pada Server dengan resiko data akan hilang 

dan juga dikenakan akses koneksi data. 

Cara Kerjanya : Untuk dapat menyimpan data pada media ini kita diharuskan untuk 

mengunggah file ini  dan untuk mengambil data kita harus mengunduh file ini . 

 

  

MEDIA PEMROSESAN KOMPUTER 

Process Device pada komputer yaitu  perangkat keras yang berfungsi untuk memproses dan 

mengolah data yang diberikan oleh peralatan input kemudian di keluarkan dalam bentuk 

informasi ke dalam peralatan output yang akan diterima oleh manusia. Peralatan proses terdiri 

dari beberapa komponen perangkat keras komputer yang saling berhubungan satu sama lain. 

Peralatan proses ini  diantaranya yaitu : CPU, motherboard, Prosesor, RAM, ROM, 

Memory, Vga card, Lan card, Cmos, Hard disk, Floppy Disk, CD ROM, DVD ROM, 

Power Supply, dan lain-lain. 

1. CPU : unsur yang paling penting dari sebuah sistem komputer. 

Pada mesin besar, CPU memerlukan satu atau lebih papan sirkuit 

tercetak. Pada komputer pribadi dan workstation kecil, CPU 

ditempatkan dalam sebuah chip tunggal yang disebut mikroprosesor. 

2. Motherboard : Pusat pengendali yang mengatur kerja dari 

semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur pemberian 

daya listrik pada setiap komponen PC. Lalu lintas data semuanya 

diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan 

(harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, 

scanner), atau printer untuk mencetak. 

a. Prosesor : sebuah perangkat di gunakan untuk mengolah data yang masuk, atau bisa 

di ibaratkan sebagai otaknya computer. 

b. RAM : Memori penyimpanan sementara yang bersifat acak, biasanya disebut juga 

dengan memory kerja. Pada memory ini karena disimpan sementara (volatile), maka 

apabila komputer tidak mendapatkan daya (off), maka data yang disimpan pada 

memori ini akan hilang. 

c. ROM : Memori yang hanya dapat dibaca. ROM dapat dibaca tapi tidak dapat 

diperbaharui. Biasanya ROM dipakai untuk menyebutkan bagian-bagian elektronik 

tertentu dlam suatu komputer. Disk non alterable seperti CD-ROM merupakan suatu 

jenis penyimpanan yang hanya bisa dibaca. Read Only Memory bersifat non-volatile 

dan tidak hilang meskipun power dimatikan. 

d. Memory : Sebuah alat yang di gunakan untuk menyimpan data sementara saja, 

Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat 

penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. 

e. VGA Card : untuk mengolah data graphis dan ditampilkan di 

layar monitor, VGA juga memiliki processor yang dinamakan 

GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory 

juga. 


 

f. LAN Card : kartu yang dipasang pada mainboard sebagai alat 

penghubung komputer dalam suatu jaringan / network. 

Pengertian Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan 

pemrosesan sinyal untuk data jaringan. 

g. CMOS : suatu memory yang khusus yang berisi data vital 

mengenai konfigurasi komputer dan bersifat semi-

permanen.CMOS memerlukan daya yang sangat kecil untuk 

mempertahankan kontennya, dan chip ini memanfaatkan baterai 

sebagai sumber daya listriknya. 

h. Hard Disk : Untuk menyimpan data sementara maupun sementara. Harddisk me 

rupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem 

operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan. 

i. Floppy Disk : perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium 

penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur, dilapisi lapisan persegi yang 

berbentuk persegi atau persegi panjang. 

j. CD ROM : dipakai  untuk membaca compact disk dalam bentuk audio atau CD-

ROM. CD-ROM keluaran terbaru dapat membaca CD-R (CD yang dapat ditulis) dan 

juga CD-RW (CD yang dapat ditulis berulang-ulang). 

k. DVD ROM : Perangkat komputer yang berfungsi sebagai pembaca data pada DVD. 

Perangkat ini memiliki bentuk fisik sama persis seperti CD ROM Drive, akan tetapi 

memiliki fungsi yang berbeda. 

l. Power Supply : sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk 

menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer. 

Note : Silahkan explore lebih lanjut kembali secara mandiri tentang media pemrosesan 

komputer. 

 

MEDIA KOMUNIKASI DATA 

Komunikasi data yaitu  terjadinya pertukaran data antara dua komputer atau dua pihak. Misal 

dalam komunikasi antara dua komputer, berikut elemen-elemen terjadinya komunikasi: 

1. Source (sumber): Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. contoh: 

telepon don PC (Personal Computer). 

2. Transmitter (Pengirim): Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak 

ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup 

memindah don menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-

sinyal elektro-magnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi 

berurutan. 

3. Transmission System (Sistem Transmisi): Berupa jalur transmisi tunggal (single 

transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan 

antara sumber dengan destination (tujuan). Jalur transmisi dapat berupa kabel optik, 

coaxial, UTP/STP, Radio frekuensi. 

4. Receiver (Penerima): Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan 

menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. 

5. Destination (Tujuan): Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver 

 

Gambar 4.1 Contoh model komunikasi sederhana 

Saat membahas masalah komunikasi komputer dan jaringan komputer, terdapat dua konsep 

penting, yakni: 

1. Protocol, sebuah protocol dipergunakan untuk proses komunikasi di antara entiti pada 

sistem yang berbeda-beda. Protocol menjadi syarat komunikasi dapat berjalan dengan 

baik. Apakah protocol itu?  Protocol merupakan suatu rangkaian aturan yang membawahi 

proses pertukaran data atau mengijinkan terjadinya komunikasi dan perpindahan data di 

antara dua perangkat atau lebih komputer. Dengan adanya protocol, komputer-komputer 

anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. 

Elemen-elemen kunci untuk sebuah protocol yaitu  sebagai berikut: 

a. Syntax: Meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan format data dan level-level 

sinyal. 

 

Contoh : sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama 

yaitu  alamat pengirim, delapan bit kedua yaitu  alamat penerima dan bit stream 

sisanya merupakan informasinya sendiri. 

b. Semantics: Meliput informasi kontrol untuk koordinasi dan pengendalian kesalahan. 

Mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain yaitu  bagaimana bit-bit 

ini  terpola untuk dapat diterjemahkan. 

c. Timing: Meliputi kesesuaian urutan dan kecepatan, mengacu pada 2 karakteristik 

yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data ini  dikirim. 

 

2. Arsitektur komunikasi-komputer, keterhubungan antar elemen-elemen yang dibutuhkan 

untuk dapat melakukan komunikasi data dalam sistem komputer. 

Contohnya : 

a. Komunikasi antara software aplikasi, komputer, kabel. 

b. Arsitektur sistem komputer yang berasas vendor (produsen) yaitu  : 

• SNA (System Network Architecture) oleh IBM. 

• DNA (Dec NetworkvArchitecture) oleh DEC. 

c. Arsitektur yang tidak berdasarkan vendor seperti : 

• OSI (Open System Interconnection). 

• TCP/IP (Transport Communication Protocol / Internet Protocol). 

 

TRANSMISI DATA 

Kesuksesan transmisi data tergantung pada dua faktor, yaitu: noise sinyal yang ditransmisikan 

dan karakteristik media transmisi. Media transmisi dapat digolongkan sebagai guided atau 

unguided. 

1. Media Transmisi Guided, sebuah informasi dapat ditransfer dari satu tempat ke tempat lain 

melalui 2 media transmisi yaitu media guided dan unguided. Media guided yaitu  

informasi/data ditransfer melalui media yang tampak secara fisik sepanjang jalur di mana 

sinyal disebarkan, meliputi: 

a. twisted pair 

b. coaxial cable 

c. serat optik 

2. Media Transmisi Unguided, untuk unguided media, transmisi dan penangkapan diperoleh 

melalui sebuah alat yang disebut dengan antena. Untuk transmisi, antena menyebarkan 

energi elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk penerimaan 

sinyal, antena menangkap gelombang elektromagnetik dari media. Media unguided 

memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara, atau air 

melalui: 

 

a. Antenna wireless 

b. Perangkat Gelombang mikro satelite 

 

Model Referensi OSI (Open System Interconnection) 

OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software 

aplikasi disebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software 

aplikasi di komputer lain. 

Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing masing 

lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. 

Fungsi setiap lapisan/layer yaitu  untuk melayani keperluan layer yang berada di atasnya. 

Model OSI bukanlah merupakan arsitektur jaringan, melainkan hanya menjelaskan tentang apa 

yang harus dikerjakan oleh sebuah layer. 

 

Gambar 4.2 Arsitektur Protocol dan Jaringan 

Menurut istilah yang sangat umum, dapat dikatakan bahwa komunikasi meliputi tiga hal: 

aplikasi, komputer, dan jaringan. Salah satu contoh mengenai aplikasi yaitu  operasi transfer 

file. Aplikasi yang dijalankan di komputer sering mendukung aplikasi simultan ganda. 

Komputer dihubungkan dengan jaringan, dan data yang dipindahkan ditransfer melalui 

jaringan dari satu komputer ke komputer yang lain. Jadi, proses pengalihan data dari satu 

aplikasi ke aplikasi itu dan kemudian masukkan data ini  ke aplikasi yang dimaksud dalam 

komputer.  

Dengan konsep-konsep seperti ini di pikiran kita, wajar saja bila task komunikasi dibagi 

menjadi tiga lapisan yang berdiri sendiri: 

1. Network Access Layer 

2. Transport Layer 

3. Application Layer 

Network acces layer berkaitan dengan perpindahan data di antara komputer dengan jaringan 

di mana jaringan ini  dihubungkan. Komputer yang melakukan proses pangiriman harus 

melengkapi jaringan dengan alamat komputer yang hendak dituju, agar jaringan ini  dapat 

megarahkan data menuju tujuan yang dimaksud. Komputer yang melakukan proses pengiriman 

ini  juga dapat menuntut beberapa layanan tertentu, misalnya prioritas, yang mungkin juga 

disediakan oleh jaringan. 

Dengan tanpa memperhatikan sifat aplikasi yang sedang melakukan proses perpindahan data, 

ada persyaratan-persyaratan umum supaya data bisa dipindahkan dengan baik. Yaitu, kita harus 

memastikan bahwa seluruh data benar-benar tiba pada aplikasi tujuan dan bahwa data yang 

tiba sesuai dengan diperintahkan darimana data ini  dikirim. Sebagaimana yang kita lihat, 

mekanisme akan reabilitas ini benar-benar berbeda dengan sifat aplikasi. Jadi, dimungkinkan 

untuk mengumpulkan mekanisme-mekanisme ini  dalam lapisan yang dipakai  bersama 

oleh semua aplikasi, ini menunjukkan ke lapisan transport (transport layer). 

 

Gambar 4.3 Arsitektur Protocol dan Jaringan 

Akhirnya, lapisan aplikasi (Application Layer) berisikan logik yang diperlukan untuk 

mendukung berbagai jenis aplikasi user. Untuk masing-masing tipe aplikasi yang berbeda, 

misalnya file transfer, diperlukan suatu modul yang terpisah yang khusus terhadap aplikasi 

ini . Singkatnya, lapisan aplikasi menjembatani interaksi manusia dengan perangkat 

lunak/software aplikasi. 

 

Jenis Protocol Pada Email 

Protokol yang akan dibahas fungsinya berhubungan dengan pengiriman serta penerimaan 

email, seperti : TCP/IP, SMTP, HTTP, WAP, POP3, IMAP. 

Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP yaitu  suatu protokol untuk berkomunikasi dengan 

server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke 

 

server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada 

dalam server email. 

POP3 (Post Office Protocol 3) yaitu  versi terbaru dari protokol standar untuk menerima 

email. POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email 

lokal. dipakai  untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke 

email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail, dan sebagainya), tanpa 

menyimpan salinannya di server. Biasanya, dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap 

menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak. 

POP3 yaitu  protokol komunikasi satu arah, yang artinya data diambil dari server dan 

dikirimkan ke email lokal di perangkat komputer. 

IMAP (Internet Message Access Protocol), seperti halnya POP3, juga dipakai  untuk 

mengirimkan email ke local mail, hanya saja terdapat sedikit perbedaan cara kerja. 

IMAP yaitu  merupakan protokol komunikasi dua arah sebagai perubahan yang dibuat pada 

local mail yang dikirimkan ke server. Pada dasarnya, isi email tetap berada di server. Protokol 

IMAP lebih direkomendasikan oleh penyedia email seperti Gmail dibandingkan menggunakan 

POP3. 

Dalam IMAP, email disimpan di server. ketika akan mengecek email, local mail akan 

menghubungi server untuk menampilkan pesan email. Sehingga untuk file pesan email tetap 

berada di server dan tidak didownload ke email lokal. 

 

Nirkabel 

Komunikasi nirkabel membuat perusahaan lebih mudah berhubungan dengan pelanggan, 

pemasok, dan karyawan, serta memberikan pengaturan yang lebih fleksibel dalam 

mengelolapekerjaan. Perangkat nirkabel yang mendukung revolusi komunikasi nirkabel atau 

mobile dan komputasi meliputi: 

1. Sistem Seluler 

Personal digital assistant (PDA): Kecil, komputer genggam yang menampilkan 

aplikasiseperti penjadwal elektronik dan buku alamat. Global System for Mobile 

Communication (GSM) yaitu    standar   yang   dipakai    di   Eropa   dan   banyak   dari   

sisa   dunia   di   luar Amerika Serikat. GSM kekuatan yaitu  dalam kemampuan roaming 

internasional. CodeDivision Multiple Access (CDMA) yaitu  standar paling banyak 

dipakai  di AmerikaSerikat. CDMA lebih murah dan mendukung transmisi kualitas 

yang lebih tinggi. Pesanlayanan singkat (SMS) yaitu  pesan teks layanan yang dipakai  

oleh beberapa sistemtelepon seluler digital untuk mengirim dan menerima pesan singkat 

alfanumerik. Jaringan2.5G menggunakan upgrade ke infrastruktur seluler yang ada dan 

tingkat fitur transmisidata berkisar antara 30 sampai 144 Kbps. Jaringan selular yang lebih 

kuat yang disebut generasi ketiga (3G) jaringan memiliki kecepatan transmisi mulai dari 

384 Kbps untukpengguna ponsel di katakanlah mobile untuk lebih dari 2 Mbps untuk 

pengguna stasioner, cukup untuk download media yang kaya. 

 

2. Jaringan Komputer Dan Internet Wireless Access 

a. Bluetooth,  yaitu  nama populer untuk standar jaringan nirkabel 802.15, yang 

bergunauntuk menciptakan jaringan wilayah pribadi kecil (PANS). Ini link delapan 

perangkatdalam area 10 meter menggunakan daya rendah, komunikasi berbasis radio 

dan dapatmengirimkan hingga 722 Kbps di band 2,4 GHz. 

b. Akses internet Wi-Fi dan Wireless, 802.11 set standar untuk LAN nirkabel   dan   akses   

Internet   nirkabel   juga   dikenal sebagai   Wi-Fi.  jalur   akses yaitu  sebuah   kotak 

yang terdiri dari radio receiver/transmitter dan antena yang menghubungkan ke kabel 

jaringan, router, atau hub. Jalur akses mobile seperti Virgin Mobile MiFi 

menggunakan jaringan seluler yangada untuk membuat koneksi Wi-Fi. 

c. WiMax, yang merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability untuk 

MicrowaveAccess, yaitu  istilah populer untuk IEEE Standard 802.16. Memiliki 

berbagai aksesnirkabel hingga 31 mil dan kecepatan transmisi hingga 75 Mbps. 

Antena WiMax yangcukup kuat untuk koneksi internet kecepatan tinggi balok untuk 

antena di atap rumahdan bisnis yang mil jauhnya.  

3. Rfid Dan Wireless Sensor 

Jaringan Teknologi mobile menciptakan efisiensi baru dan cara kerja seluruh perusahaan. 

Selain sistem nirkabel yang telah kami jelaskan, sistem identifikasi frekuensi radio 

danjaringan sensor nirkabel mengalami dampak yang besar. 

a. Radio Frequency Identification (RFID), identifikasi frekuensi radio (RFID) sistem 

menyediakan teknologi yang kuat untuk melacak pergerakan barang di seluruh rantai 

pasokan. RFID sistem menggunakan tagkecil   dengan   microchip   tertanam   berisi   

data   tentang   item   dan   lokasi   untukmengirimkan sinyal radio melalui jarak 

pendek ke pembaca RFID.   Pembaca RFID kemudian lulus data melalui jaringan ke 

komputer untuk diproses. 

b. Wireless Sensor Networks, yaitu  jaringan dari ratusan atau ribuan perangkat nirkabel 

saling berhubungan, atau node, yang tertanam ke dalam lingkungan fisik untuk 

menyediakan pengukuran banyak titik di ruang besar. Mereka didasarkan 

padaperangkat dengan built-dalam pengolahan, penyimpanan, dan sensor frekuensi 

radiodan antena. Kedua perangkat ini  terhubung ke jaringan interkoneksi dimana 

datayang diarahkan mulus antara semua node dan diteruskan ke komputer untuk 

analisis.Jaringan   sensor   nirkabel   yang   berharga   dalam   bidang-bidang   seperti   

pemantauanperubahan   lingkungan,   pemantauan   kegiatan   lalu  lintas   atau   militer,   

melindungiproperti, efisien operasi dan mengelola mesin dan kendaraan, menetapkan 

batas-bataskeamanan, pemantauan manajemen rantai  pasokan,  atau  mendeteksi 

kimia, biologi,atau bahan radiologi. 



Apa Itu Media Penyimpanan? 

Media Penyimpanan adalah alat 

penyimpan data yang berfungsi sebagai 

alat atau media untuk menyimpan data 

dan program dimana data atau program 

yang disimpan tersebut bisa dibaca dan 

dibuka kembali untuk diproses kembali di 

komputer atau laptop. 

 

Teknologi Media Penyimpanan 

1.    Media Penyimpanan Magnetik. 

2.    Media Penyimpanan Optikal. 

3.    NAND Memory 

Pengertian Media Penyimpanan 

Magnetik 

Penyimpanan magnetik merupakan piranti penyimpanan 

sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer 

modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan 

kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang 

ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan 

disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi 

beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki satu head untuk 

tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering 

dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head 

yang harus dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track 

ke track yang lainnya. 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Magnetik 

❖ Hard Disk 

Hard    Disk 

merupakan alat tambahan 

untuk menyimpan data 

dalam kapasitas besar yang 

dilapisi secara magnetis, 

saat ini perkembangan 

harddisk sangat cepat dari 

daya tampung dan 

kecepatan membaca data. 

Saat ini hard disk memang 

mutlak ada dalam setiap 

komputer    sebagai 

penyimpan sistem operasi 

yang permanen. 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Magnetik(2) 

❖ Floppy Disk Drive (Disket) 

Media penyimpanan 

yang terdiri dari satu buah platter 

dan dilindungi oleh penutup 

berbentuk kotak tipis. Disket 

yang paling banyak beredar dan 

digunakan oleh masyarakat 

adalah disket dengan ukuran 3,5 

inci. Data-data dan program 

dapat di simpan kedalam disket 

tersebut dalam bentuk titik-titik 

maknetik dengan ukuran 

maksimal kapasitas yang dimiliki 

disket sebesar 1,44 megabyte, 

atau setara dengan 400 halaman 

tulisan 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Magnetik(3) 

♦> Zip Driver 

Zip    driver Merupakan 

media penyimpan 

magnetik dengan head 

yang sangat kecil dan 

dapat menampung data 

hingga 750 MB. 

Pengertian Media Penyimpanan 

Optikal 

Media Penyimpanan Optikal ialah berupa 

piringan yang terdiri dari lapisan plastik untuk 

menyimpan data digital. 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Optikal 

□ CD (Compact Disc atau Laser Optic Disk) 

CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali 

muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan 

melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 

mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 

mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb. 

Beberapa contohnya : CD-R, CD-Rom, CD-RW. 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Optikal (2) 

□    CD-Rom 

CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis 

piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas 

sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 

640 Mb atau kira-kira 300.000 halamat text. 

□    CD-R 

CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat 

menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat 

diubah lagi. 

□    CD-RW 

CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat 

menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti 

dengan data yang baru. 

Jenis - Jenis Media Penyimpanan 

Optikal (3) 

□ DVD (Digital Video Disc/Digital Versatile Disc) 

DVD adalah sejenis cakram optik yang dapat 

digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan 

kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. 

"DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video 

disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya 

diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna 

digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk 

video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak 

dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" 

saja, dan huruf huruf tersebut secara "resmi" bukan 

singkatan dari apapun. 

NAND Memory 

NAND Flash adalah salah satu arsitektur dari dua 

teknologi flash (yang lainnya adalah NOR) yang 

digunakan dalam kartu memori seperti kartu 

CompactFlash. Hal ini juga digunakan dalam USB Flash 

drive, MP3 player, dan menyediakan penyimpanan 

gambar untuk kamera digital. NAND paling cocok untuk 

perangkat flash yang membutuhkan penyimpanan data 

berkapasitas tinggi. Perangkat flash NAND lebih cepat 

menghapus, menulis, dan kemampuan membaca lebih 

dari NOR. 

Jenis - Jenis NAND Memory 

❖ Memory Card 

Kartu memori adalah 

sebuah alat penyimpan data 

digital, seperti gambar digital, 

berkas digital ,suara digital 

dan video digital. Kartu 

memori biasanya mempunyai 

kapasitas ukuran berdasarkan 

standard bit digital yaitu 16MB, 

32MB,64MB, 128MB, 256MB 

dan seterusnya kelipatan dua. 

Kartu memori terdapat 

beberapa tipe yang 

sampai sekarang ini ada 

sekitar 43 jenis. 

Jenis - Jenis NAND Memory(2) 

♦♦♦USB Flash Disk 

USB Flash disk 

(Flash drive atau USB 

Keys)    memiliki 

kapasitas data yang 

besar namun berukuran 

kecil hingga mudah 

dibawa. 

Jenis - Jenis NAND Memoryf3) 

SSD (Solid State Drive ) 

SSD yang merupakan singkatan dari 

Solid State Drive adalah media 

penyimpanan model baru dimana 

jauh lebih cepat dan lebih kuat dari 

Hardisk biasa. Meskipun bentuknya 

terlihat sama namun isi  

kedua perangkat penyimpan ini 

sangatlah berbeda. Pada Hardisk 

media penyimpanan yang 

digunakan berbentuk piringan- 

piringan seperti CD / DVD, 

sementara pada SSD media 

penyimpanan yang digunakan 

sudah full berupa Chip sama seperti 

yang digunakan dalam Flashdisk 

namun tentunya dengan kualitas 

yang lebih bagus. 


 
 
 
 
Gambar 5.1 Alat penyimpanan 
 
5.1 JENIS MEMORI DALAM KOMPUTER 
Ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu: 
1. Register, dipakai  untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses. 
2. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses 
dan hasil pengolahan. 
3. Secondary storage, dipergunakan untuk menyimpan program dan data secara 
permanen. 
5.1.1 Memori Utama (Main Memory) 
Merupakan elemen yang penting dari suatu komputer yang dipakai  untuk menyimpan data 
dan instruksi program untuk dipakai  oleh prosesor. Fasilitas Penyimpanan Utama yaitu  : 

1. Operasinya secara keseluruhan bersifat elektronis, operasi sangat cepat dan handal. 
2. Data hampir bisa diakses secara sekaligus dari memori utama karena operasinya 
elektronis dan proksimitasnya mendekati prosesor. 
3. Data harus ditransfer ke penyimpanan utama sebelum dapat diproses oleh prosesor 
Penyimpan utama dipakai  untuk meyimpan semua data yang memerlukan pemrosessan 
guna mencapai kecepatan pemrosesan yang maksimum ini disebut memori jangka pendek. 
Penyimpanan utama dapat menyimpan : 
1. Instruksi yang menunggu diproses. 
2. Instruksi yang saat itu sedang dipproses. 
3. Data yang saat itu sedang diproses. 
4. Data yang menunggu pemrosesan. 
5. Data yang sedang menunggu dikeluarkan (output). 
Proses menjemput data dari lokasi dalam penyimpanan utama dengan urutan acak dan lama 
waktu yang diperlukan tidak tergantung pada posisi dari lokasi tersebut . Lihat gambar 
berikut: 
 
 
 
Gambar 5.2 Lokasi dalam Penyimpanan Utama 
Satuan Unit Data 
1. Word yaitu  lokasi dalam penyimpanan utama atau penyangga unit data.  Pembagian 
word dapat berdasarkan Fixed Word-length computer (word machine) dan Variabel 
word – length computer.  Pada Fixed Word-length computer (word machine) dimana 
satu word yaitu  satu lokasi dalam penyimpanan utama, yakni data ditransfer ke satu 
lokasi dalam penyimpanan utama setiap kali, word length yaitu  jumlah bit dalam 
setiap lokasi (word). Pada Variabel word – length computer satu word memiliki 
panjang satu lokasi atau beberapa lokasi dan di set (ditetapkan panjangnya) menurut 
panjang yang diperlukan pada setiap transfer data. Jenis word lengtha yaitu  byte dan 
 
1 2 3 4 5 
Etc. 
_______________________________________________ Memori dan Media Penyimpanan 
 
 
56 
character machine, dimana dalam byte setiap lokasi mempunyai 8 bit dan pada 
character machine setiap lokasi mempunyai panjang 16 bit. 
2. Byte yaitu  unit-unit yang lebih kecil dari word 
RAM ( Random Access Memory) 
Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu 
di main memory, khususnya di RAM (Random Access Memory). RAM merupakan 
memori yang dapat diakses yaitu dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer. 
Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian,yaitu sebagai berikut ini : 
a. Input storage, dipakai  untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat 
input. 
b. Program storage, dipakai  untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program 
yang akan diproses. 
c. Working storage, dipakai  untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil 
dari pengolahan. 
d. Output storage, dipakai  untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data 
yang akan ditampilkan ke alat output. 
Input yang dimasukkan lewat dari alat input, pertama kali ditampung terlebih dahulu di 
input storage, bila input tersebut terbentuk program, maka dipindahkan ke program 
storage dan bila berbentuk data, akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari 
pengolahan juga ditampung di working storage dan hasil yang akan ditampilkan ke alat 
output dipindahkan ke output storage. 
RAM mempunyai kemampuan untuk melakukan pengecekan dari data yang disimpannya, 
yang disebut dengan istilah parity check. Bila data hilang atau rusak, dapat diketahui dari 
sebuah bit tambahan yang disebut dengan parity bit atau check bit. Misalnya 1 byte 
memory di RAM terdiri dari 8-bit, sebagai parity bit dipakai  sebuah bit 
tambahan,sehingga menjadi 9 bit. 
 
Gambar 5.3 Parity bit 
Pengantar Teknologi Informasi _________________________________________________ 
 
57 
 Tabel 5.1 Beberapa teknologi RAM 
TEKNOLOGI KETERANGAN 
DRAM 
Konvensional 
Merupakan DRAM kuno dan tidak dipergunakan lagi dalam 
system komputer masa kini. 
Fast Page Mode (FPM) 
DRAM 
Lebih cepat dari DRAM biasa, pemakaiannya tidak 
memerlukan kompatibilitas teknologi. 
Extended Data Out (EDO) 
DRAM 
Lebih cepat dari FDM, biasanya dipakai pada Pentium dan 
beberapa system 486. 
Burst Extended Data Out 
(BEDO) RAM 
Merupakan perbaikan dari EDO RAM, memungkinkan 
penggunaan bus dengan kecepatan yang lebih tnggi dari 
EDO. 
Synchronous DRAM 
(SDRAM) 
Terikat pada pulsa detak system, mendukung penggunaan 
bus. 
RAMbus RAM (RDRAM) Dikembangkan oleh intel sebagai system memori PC masa 
depan. 
Double Data Rate RAM (DDR 
RAM) 
DDR SDRAM yaitu  tipe memori generasi penerus DRAM, 
yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari 
SDRAM. 
Video RAM (VRAM) Merupakan memori khusus yang dipakai  untuk keperluan 
video monitor. 
 
ROM (Read Only Memory) 
ROM (Read Only Memory), dari namanya memori ini hanya dapat dibaca saja, 
programmer tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik 
pembuatnya, berupa sistem operasi (Operating System) yang terdiri dari program-program 
pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur 
penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol 
tertentu dan bootstrap program. Beberapa komputer, misalnya komputer mikro Apple dan 
IBM PC, ROM juga diisi dengan program interpreter BASIC.  
Bootstrap program diperlukan pada waktu pertama kali sistem komputer diaktifkan, yang 
proses ini disebut dengan istilah booting dapat berupa cold booting dan warm booting. 
Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk 
mengambil bootstrap program dari keadaan listrik komputer mati (off) dengan cara 
menghidupkannya, sedang warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan 
bootstrap program dalam keadaan komputer masih hidup (on) dengan cara menekan 
tombol-tombol Ctrl, Alt dan Del (Ketiga tombol Ctrl+Alt+Del tersebut ditekan 
bersamaan). Warm booting biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, dari pada 

harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali (lebih lama dan 
membuat komputer cepat rusak),lebih baik dilakukan warm booting. 
Isi dari ROM tidak boleh hilang atau rusak, bila terjadi demikian, maka sistem komputer 
tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya pabrik komputer 
merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca saja, tidak dapat diisi 
programmer supaya tidak terganti oleh isi yang lain yang menyebabkan isi ROM rusak.  
Selain itu ROM sifatnya yaitu  non volatile, supaya isinya tidak hilang bila listrik 
komputer dimatikan. Atau dengan kata lain, untuk menyimpan data dan program dalam 
kurun waktu yang tertentu. 
ROM yang bisa diprogram berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang 
mempunyai jendela diatasnya. ROM yang dapat diprogram kembali yaitu  PROM 
(Programmable Read Only Memory), yang dapat diprogram sekali saja oleh programmer 
yang selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain yaitu  EPROM (Erasable 
Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultra violet (dapat 
dijemur di sinar matahari) serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. EEPROM 
(Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara 
elektronik dan dapat diprogram kembali. 
Tabel 5.2 Beberapa jenis ROM 
TEKNOLOGI KETERANGAN 
ROM dipakai  untuk program yang bersifat static (jarang berubah) 
dan diproduksi masal 
Programmable ROM 
(PROM) 
Dapat diprogram dengan memakai  peralatan khusus dan 
dilakukan sekali. Pola datanya tersimpun digabungkan secara 
permanen ke dalam chip dengan memakai  “mask” 
Erasable PROM Dapat diprogram beberapa kali dengan peralatan khusus. Jika 
ingin menghapus harus dikeluarkan dari komputer dengan sinar 
ultra violet. 
Electrically Erasable 
PROM 
Dapat diprogram dengan memakai  perangkat lunak. Dihapus 
dengan pulsa tegangan listrik. Diguakan untuk menyimpan BIOS 
Electrically Alterable 
ROM 
Dapat dibaca, dihapus dan ditulisi kembali tanpa 
mengeluarkannya dari komputer. Proses penghapusan dan 
penulisannya kembali sangat lambat bila dibandingkan proses 
pembacaan yang disebut RMM (Read Mostly Memories) 
Electrically Erasable ROM Pada dasarnya sam dengan EAROM 
 
 
5.1.2 Register 
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, 
yang dipakai  untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data 
dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori 
utama. 
Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan 
pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi 
ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat 
untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika. 
Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di memori utama 
yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan program tersebut dengan memproses 
satu per satu instruksi-instruksi yang ada di dalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama 
dan berurutan hingga yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang 
diproses disimpan di register). 
 Keterangan Gambar: 
Accumulators - dapat dipakai  sebagai holding data dalam kalkulasi. 
Address Registers - dipakai  untuk menyimpan penempatan memori data atau 
instruksi untuk dipakai  oleh suatu program. 
Stack Pointer - register ini dipakai  selama sub-routine yang bersarang dan 
bertumpuk didasarkan aritmatika. 
Status Register - register ini menyediakan suatu layanan pada CPU dengan 
pemeliharaan status operasi yang terakhir yang dilaksanakan oleh ALU. 
Instruction Pointer - kadang-kadang dikenal sebagai program counter, pointer dapat 
merespon untuk alamat memori dari instruksi berikutnya yang akan di eksekusi. 
 
Misalnya instruksi berbunyi HITUNG C = A + B, maka kita membutuhkan data untuk nilai 
A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori utama). Data ini dibaca dan masuk 
ingatan kita (data yang sedang diproses disimpan di register), yaitu misalnya A bernilai 2 dan 
B bernilai 3. Saat ini ingatan otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A, dan nilai B, 
sehingga nilai C dapat dihitungyaitu sebesar 5 (proses perhitungan ini dilakukan di ALU). 
Hasil dari perhitungan ini perlu dituliskan kembali ke meja (hasil pengolahan disimpan 
kembali ke memori utama). sesudah  semua selesai, kemungkinan data, program, dan hasilnya 
disimpan secara permanen untuk keperluan dilain hari sehingga perlu disimpan di dalam 
lemari kabinet (penyimpanan sekunder). 

Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai dengan fungsinya. Di 
bawah ini akan diberikan penjelasan secara garis besar dari masing-masing register: 
1. Instruction Register (IR) dipakai  untuk menyimpan instruksi yang sedang 
diproses. 
2. Program Counter (PC) yaitu  register yang dipakai  untuk menyimpan alamat 
lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses. Selama 
pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC diubah menjadi alamat dari memori utama 
yang berisi instruksi berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila 
pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di memori 
utama dapat dengan mudah didapatkan. 
3. General Purpose Register, yaitu register yang mempunyai kegunaan umum yang 
berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai contoh, register jenis ini 
yang dipakai  untuk menampung data yang sedang diolah disebut dengan operand 
register, sedang untuk menampung hasil pengolahan disebut accumulator. 
4. Memory Data Register (MDR) dipakai  untuk menampung data atau instruksi hasil 
pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung data yang akan direkam ke 
memori utama dari hasil pengolahan oleh CPU. 
5. Memory Address Register (MAR) dipakai  untuk menampung alamat data atau 
instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang akan diletakkan. 
Sebagai tambahan dari register, beberapa CPU memakai  suatu cache memory yang 
mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja dari CPU lebih efisien dan 
mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache memory, CPU akan menunggu sampai data 
atau instruksi diterima dari memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke 
memori utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Padahal proses dari memori utama 
lebih lambat dibanding kecepatan register sehingga akan banyak waktu terbuang. Dengan 
adanya cache memory, beberapa  blok informasi pada memori utama dipindahkan ke cache 
memory dan selanjutnya CPU akan selalu berhubungan dengan cache memory. 
 
 
 
Gambar 5.5 Penggunaan memori cache 
 
MAIN 
MEMORY 
PROCESSOR 
     CACHE 
   MEMORY 

5.1.3 Memori Cadangan (Secondary Storage) 
Disediakan untuk menyimpan program dan file yang besar yakni program-program dan file 
yang tidak sedang dioperasikan saat itu, namun akan ditansfer ke penyimpan utama saat  
diperlukan. 
1. Unit Disk Magnetik – disk magnetic 
2. Unit disket magnetis – disket magnetis (Floppy Disk) 
3. Unit Disk Optik – disk optic 
Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai unit disc magnetic dan unit disc optic akan kita 
bahasa pada subbab selanjutnya. 
5.2 PRINSIP KERJA MEMORI DAN ALOKASI DATA KE MEMORI 
5.2.1 Prinsip Kerja Memory 
Jumlah kebutuhan RAM tergantung pada jenis program yang sedang berjalan. Setiap 
Operating System (OS) seperti Microsoft Windows memakai  komponen, yang dikenal 
sebagai Virtual Memory Manager (VMM). Menjalankan program seperti instant messenger 
atau browser internet yaitu  mengaktifkan microprocessor komputer untuk memuat file dan 
dieksekusi ke RAM. Untuk program semacam itu biasanya diperlukan RAM 5 megabyte (5 
MB). Microprocessor juga memakai  Dynamic Link Libraries (DLL) yang memakai 
RAM pada kisaran 20-30 megabyte (20-30 MB). 
beberapa  pengguna komputer menjalankan lebih dari satu program secara bersamaan seperti 
saat melakukan browsing internet sambil mendengarkan musik, kadang-kadang program 
pengolah kata juga dijalankan. Semua ini memakai  jumlah RAM yang tinggi. Jika Anda 
memakai  kapasitas RAM lebih besar dari yang terpasang pada komputer, maka komputer 
menjadi lambat. 
Untuk meningkatkan kecepatan komputer anda perlu meningkatkan kapasitas RAM. Sebelum 
melakukan hal itu anda harus mengetahui berapa besar RAM yang saat ini terinstall di 
komputer dan berapa besar kebutuhan RAM yang harus anda tambahkan. Untuk mengetahui 
besarnya RAM pada komputer anda dapat melakukannya dengan klik kanan pada My 
Computer dan pilih Properties. Pilih tab General maka berbagai informasi tentang komputer 
termasuk kapasitas RAM akan ditampilkan. Cara lain untuk mengetahui jumlah RAM yang 

sedang anda gunakan yaitu  dengan menekan tombol control alt delete untuk menuju ke Task 
Manager. Anda akan melihat jumlah RAM yang anda gunakan dalam tab process. Anda dapat 
menambahkan membuka program lain yang dibutuhkan sampai mendapatkan jumlah total 
RAM yang diperlukan. sesudah  semua program yang anda perlukan terbuka maka anda dapat 
menghitung jumlah RAM yang anda perlukan. 
Menambahkan RAM dapat menjadi alternatif yang lebih mudah dan lebih murah untuk 
meningkatkan kecepatan komputer. Selain menambahkan kapasitas RAM Anda dapat 
membeli harddisk eksternal, yang dapat berguna untuk mentransfer dan menyimpan file-file 
penting yang tidak sering dipakai . Usahakan hanya file-file yang sering dipakai  saja 
yang tertanam dalam hardisk untuk menciptakan ruang yang lebih luas dalam hardisk anda 
yang dapat pula meningkatkan kecepatan komputer. 
Pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja yaitu  Processor. 
Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk 
Drive (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk sesudah  ada permintaan dari 
Processor. Tapi prakteknya hal ini sulit dilakukan karena perbedaan teknologi antara 
Processor & Hard Disk. Processor sendiri yaitu  komponen digital murni, dan akan 
memproses data dengan sangat cepat (Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB 
800MHz). Sedangkan Hard Disk sebagian besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu 
cukup lambat dibandingkan digital (Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar 
150 MB/s). Secara teoritis kecepatan data Processor berkisar 46x lebih cepat disbanding 
HDD. Artinya, apabila Processor menunggu pasokan data dari HDD akan terjadi “Bottle-
Neck” yang sangat parah. 
Untuk mengatasi keadaan itu, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau 
disebut RAM. RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM berfungsi 
untuk membantu Processor dalam penyediaan data “super cepat” yang dibutuhkan. RAM 
berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM sudah 
memakai  teknologi digital. Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman 
data dari HDD. Saat ini RAM DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak 
menganggu pasokan maka saat ini Motherboard memakai  teknologi Dual Channel yang 
dapat melipatgandakan bandwidth menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128-
bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah 
yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual Channel = 6,4 GB/s). 

5.2.2 Alokasi Data Dalam Memori 
Manajemen memori yaitu  kegiatan mengelola memori komputer, mengalokasikan memori 
untuk proses sesuai keinginan, menjaga alokasi ruang memori bagi proses sehingga memori 
dapat menampung banyak proses dan sebagai upaya agar pemogram atau proses tidak dibatasi 
kapasitas memori fisik di sistem komputer. 
Fungsi manajemen memori antara lain : 
1. Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai. 
2. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan. 
3. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai. 
4. Mengelola swapping antara memori utama dan disk. 
Manajemen Memori dibedakan menjadi dua : 
1. Manajemen Memori dengan swapping : manajemen memori dengan pemindahan 
proses antara memori utama dan disk selama eksekusi. 
2. Manajemen Memori tanpa swapping : manajemen memori tanpa pemindahan proses 
antara memori utama dan disk selama eksekusi. 
Kondisi tanpa swapping, bisa dikondisikan sebagai berikut : 
1. Monoprogramming : sistem komputer hanya mengijinkan satu program/pemakai 
berjalan pada satu waktu. 
2. Multiprogramming dengan pemartisian statis : memori dibagi menjadi beberapa 
beberapa  partisi tetap. 
PENUKARAN DAN ALOKASI MEMORI 
a. Penukaran : sebuah proses yang berada di dalam memori dapat ditukar sementara keluar 
memori ke sebuah penyimpanan sementara, dan kemudian dibawa masuk lagi ke memori 
untuk melanjutkan pengeksekusian. 
b. Alokasi Memori : sebuah fungsi fasilitas untuk memesan tempat secara berurutan 
alamat memori diberikan kepada proses secara berurutan dari kecil ke besar untuk tipe 
data dinamis (pointer) 
Jenis Alokasi dari Memori antara lain: 
1. Single Partition Allocation / Sistem Partisi Tunggal : alamat memori yang akan 
dialokasikan untuk proses yaitu  alamat memori pertama sesudah  pengalokasian 
sebelumnya. 
2. Multiple Partition Allocation / Sistem Partisi Banyak : Banyak: sistem operasi 
menyimpan informasi tentang semua bagian memori yang tersedia untuk dapat diisi 
oleh proses-proses (disebut lubang). 
Permasalahan Alokasi Memori: 
1. First fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi. 
Pencarian dimulai dari awal. 
2. Best fit: Mengalokasikan lubang dengan besar minimum yang mencukupi permintaan. 
3. Next fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi. 
Pencarian dimulai dari akhir pencarian sebelumnya. 
4. Worst fit: Mengalokasikan lubang terbesar yang ada 
Metode yang paling sederhana dalam mengalokasikan memori ke proses-proses yaitu  
dengan cara membagi memori menjadi partisi tertentu. Secara garis besar, ada dua metode 
khusus yang dipakai  dalam membagi-bagi lokasi memori: 
1. Alokasi partisi tetap (Fixed Partition Allocation) yaitu metode membagi memori 
menjadi partisi yang telah berukuran tetap. 
Kriteria-kriteria utama dalam metode ini antara lain: 
a. Alokasi memori: proses p membutuhkan k unit memori. 
b. Kebijakan alokasi yaitu "sesuai yang terbaik": memilih partisi terkecil yang cukup 
besar (memiliki ukuran = k). 
c. Fragmentasi dalam (Internal fragmentation) yaitu bagian dari partisi tidak 
dipakai . 
d. Biasanya dipakai  pada sistem operasi awal (batch). 
e. Metode ini cukup baik karena dia dapat menentukan ruang proses; sementara 
ruang proses harus konstan. Jadi sangat sesuai dengan partisi berukuran tetap yang 
dihasilkan metode ini. 
f. Setiap partisi dapat berisi tepat satu proses sehingga derajat dari pemrograman 
banyak multiprogramming dibatasi oleh jumlah partisi yang ada. 

g. saat  suatu partisi bebas, satu proses dipilih dari masukan antrian dan 
dipindahkan ke partisi tersebut. 
h. sesudah  proses berakhir (selesai), partisi tersebut akan tersedia (available) untuk 
proses lain. 
2. Alokasi partisi variabel (Variable Partition Allocation) yaitu metode dimana sistem 
operasi menyimpan suatu tabel yang menunjukkan partisi memori yang tersedia dan 
yang terisi dalam bentuk s. 
a. Alokasi memori: proses p membutuhkan k unit memori. 
b. Kebijakan alokasi: 
o Sesuai yang terbaik: memilih lubang (hole) terkecil yang cukup besar untuk 
keperluan proses sehingga menghasilkan sisa lubang terkecil. 
o Sesuai yang terburuk: memilih lubang terbesar sehingga menghasilkan sisa 
lubang. 
o Sesuai yang pertama: memilih lubang pertama yang cukup besar untuk 
keperluan proses 
c. Fragmentasi luar (External Fragmentation) yakni proses mengambil ruang, 
sebagian dipakai , sebagian tidak dipakai . 
d. Memori, yang tersedia untuk semua pengguna, dianggap sebagai suatu blok besar 
memori yang disebut dengan lubang. Pada suatu saat memori memiliki suatu 
daftar set lubang (free list holes). 
e. Saat suatu proses memerlukan memori, maka kita mencari suatu lubang yang 
cukup besar untuk kebutuhan proses tersebut. 
f. Jika ditemukan, kita mengalokasikan lubang tersebut ke proses tersebut sesuai 
dengan kebutuhan, dan sisanya disimpan untuk dapat dipakai  proses lain.  
Suatu proses yang telah dialokasikan memori akan dimasukkan ke memori dan 
selanjutnya dia akan bersaing dalam mendapatkan prosesor untuk 
pengeksekusiannya. 
o Jika suatu proses tersebut telah selesai, maka dia akan melepaskan kembali 
semua memori yang dipakai  dan sistem operasi dapat mengalokasikannya 
lagi untuk proses lainnya yang sedang menunggu di antrian masukan. 
o Apabila memori sudah tidak mencukupi lagi untuk kebutuhan proses, sistem 
operasi akan menunggu sampai ada lubang yang cukup untuk dialokasikan ke 
suatu proses dalam antrian masukan. 
_______________________________________________ Memori dan Media Penyimpanan 
 
 
66 
o Jika suatu lubang terlalu besar, maka sistem operasi akan membagi lubang 
tersebut menjadi dua bagian, dimana satu bagian untuk dialokasikan ke proses 
tersebut dan satu lagi dikembalikan ke set lubang lainnya. 
o sesudah  proses tersebut selesai dan melepaskan memori yang dipakai nya, 
memori tersebut akan digabungkan lagi ke set lubang. 
5.3 PERALATAN PENYIMPANAN MAGNETIC DAN OPTIC 
Sebelumnya telah dibahas mengenai jenis-jenis memori yang ada di dalam komputer, seperti 
main memory, register dan secondary storage. Dalam banyak kasus informasi yang telah 
diproses disimpan dalam format yang terbaca oleh mesin, sehingga mungkin saja diakses pada 
suatu waktu. Informasi tersebut biasanya disimpan dalam sebuah media penyimpanan 
magnetik ataupun optik. 
5.3.1 Harddisk 
Harddisk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga memiliki fungsi 
sebagai penyimpan data. Yang membedakan antara Harddisk dan Floppy Disk yaitu  bentuk 
fisik dan kapasitas penyimpanan data serta kecepatan aksesnya. Sesuai dengan namanya 
(Hard yang berarti keras), media penyimpanan data dalam harddisk memakai  media 
logam dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih 
banyak.  
Tabel 5.3 Kapasitas penyimpanan 
Nama Kapasitas 
Byte (B) 1 
Kilobyte (KB) 1024 Byte 
Megabyte (MB) 1024 Kilobyte 
Gigabyet (GB) 1024 Megabyte 
Terabyte (TB) 1024 Gigabyet 
Petabyte (PB) 1024 Terabyte 
Exabyte (EB) 1024 Petabyte 
Zettabyte (ZB) 1024 Exabyte 
Yottabyte (YB) 1024 Zettabyte 
 

 
Gambar 5.6 Harddisk 
Komponen-komponen dari harddisk: 
Piringan logam hitam (platter) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Jumlah 
piringan ini beragam, mulai 1, 2, 3 atau lebih. Piringan ini diberi lapisan bahan magnetis yang 
sangat tipis (ketebalan dalam orde persejuta inci). Pada saat ini dipakai  teknologi thin film 
(seperti pada prosesor) untuk membuat lapisan tersebut. 
Head berupa kumparan. Head pada harddisk berbeda dengan head pada tape. Pada tape 
proses baca tulis (rekam) memakai  dua head yang berbeda, sedangkan pada haraddisk 
proses baca dan tulis memakai  head yang sama. Harddisk biasanya mempunyai head 
untuk setiap sisi-sisi platter, untuk harddisk dengan dua platter dan dapat memiliki 4 head, 
harddisk dengan tiga platter dapat memiliki sampai enam platter. namun  tidak berarti harddisk 
dengan 16 head harus memiliki 8 platter. Dan ini dikenal dengan istilah translasi. 
 
Kinerja harddisk berhubungan dengan kecepatannya dalam proses transfer data. Berikut ini 
beberapa parameter yang menentukan kinerja harddisk: 
1. Kecepatan Putar (RPM) 
Untuk harddisk dikenal beberapa sistem yang ukuran RPM-nya sebagai berikut: 
Tabel 5.4 Ukuran RPM 
3600 RPM  (Pre-IDE) 
5200 RPM  (IDE) 
5400 RPM  (IDE/SCSI) 
7200 RPM (IDE/SCSI) 
10000 RPM  (SCSI) 
2. Seek Time 
Seek time yaitu  jumlah waktu yang diperlukan oleh lengan penggerak (actuator arm) 
untuk menggerakkan head baca/ tulis dari dari track ke track lain. Nilai yang diambil 
yaitu  nilai rata-ratanya yang dikenal dengan average seek time, karena pergerakan head 
dapat hanya berupa pergerakan dari satu track ke track sebelahnya atau mungkin juga 
gerakan dari track terluar menuju ke track terdalam. Seek time dinyatakan dalam satuan 
millisecond (ms). Nilai seek time dari track yang bersebelahan sekitar 2 ms, sedang seek 
time dari ujung ke ujung bisa mencpai 20 ms. Average seek time umumnya berkisar 
antara 8 sampai 14 ms. 
3. Head Switch Time 
Telah disebutkan sebelumnya, seluruh head bergerak secara bersamaan, namun  hanya ada 
satu head saja yang dapat membaca pada saat yang sama. Head switch time dinyatakan 
dalam satuan ms, mempresentasikan berapa lama rata-rata waktu yang diperlukan untuk 
mengaktifkan suatu head sesudah  memakai  head yang lain. 
4. Cylender Switch Time 
Mirip dengan head switch time, cylinder switch time berlaku untuk pergerakan silinder 
dan track. 
a. Rotational latency 
sesudah  head digerakkan ke suatu track yang diminta, head akan menunggu piringan 
berputar sampai sektor yang akan dibaca berada tepat di bawah head. Waktu tunggu 
inilah yang dikenal dengan rotational latency. Harddisk dengan putaran piringan yang 

semakin cepat akan memperkecil rotational latency, tapi makin cepat piringan berutar 
akan menyebabkan harddisk akan lebih cepat panas 
Tabel 5.4 Ukuran RPM 
Kecepatan Putar 
(RPM) 
Rotaional Latency 
(ms) 
3,600  8.3 
4,500  6.7 
5,400  5.7 
6,300  4.8 
7,200 4.2 
b. Data Access Time 
Didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan untuk menggerakkan head dan 
menemukan sector yang dimaksud. Ini merupakan gabungan dari seek time, head 
switch time dan rotational latency. Data access time dinyatakan dalam satuan ms. 
c. Transfer Rate 
Didefinisikan sebagai kecepatan transfer data antara harddisk dengan CPU. Makin 
tinggi kecepatan transfer maka proses pembacaan atau penulisan akan berlangsung 
lebih cepat. Transfer rate dinyatakan dalam Megabyte per detik (MB/s). 
Transfer rate ditentukan juga dengan sistem pemetaan yang dipakai  di harddisk. 
Ada tiga macam tipe pemetaan, yang pertama yaitu  vertical, kedua yaitu  
horizontal sedangkan yang ketiga yaitu  campuran. Pada sistem pemetaan vertikal, 
penempatan data akan dilakukan dengan menghabiskan kapasitas satu silinder terlebih 
dahulu baru kemudian bergerak ke silinder berikutnya. Pada sistem pemetaan 
horisontal pemetaan data dilakukan berdasarkan head, sedangkan pada sistem 
pemetaan campuran dipakai  kombinasi silinder dan head. 
d. Data Throughput Rate 
Parameter ini merupakan kombinasi dari data access time dan transfer rate. Di 
definisikan sebagai banyaknya data yang dapat diakses oleh CPU dalam satuan waktu 
tertentu. Data throughput rate tidak hanya dipengaruhi oleh harddisk, namun  juga oleh 
CPU dan komponenkomponen lain. 
 
5.3.2 Magnetic Tape 
Suatu media perekam terdiri dari tape yang tipis dengan lapisan bahan magnetis yang bagus, 
dipakai  untuk merekam data analog atau data digital. Data disimpan dalam frame. Frame 
dikelompokkan ke dalam blok atau record terpisah. Magnetic tape yaitu  suatu media akses 
serial, serupa untuk kaset audio, dan juga data (seperti nyanyian pada tape musik) tidak bias 
ditempatkan dengan cepat. 
 
Gambar 5.8 Mekanisme penyimpanan magnetic tape 
5.3.3 Floppy Disk 
Floppy disk yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu ukuran 5,25 inci dan 
3,50 inci yang masing-masing ukuran memiliki 2 tipe kapasitas yaitu kapasitas Double 
Density (DD) dan High Density (HD). 
 
Gambar 5.9 Floppy disk 
Disket diputar pada kecepatan 300 (double density) atau 360 rpm (high density). Sewaktu disk 
berputar, head dapat bergerak keluar atau ke dalam sekitar 1 inci, menulis sekitar 40 atau 80 
track. Head merekam dengan memakai  metoda tunnel erasure, yaitu track akan diisi dan 
sisi track yang bersebelahan akan dihapus untuk mencegah pencampuran. 
 
 
Gambar 5.10 Floppy disk 3 ½ high-density menunjukkan Track dan Sector 
5.3.4 Optical Disk 
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data optical disk mulai diperkenalkan dengan 
diluncurkannya Digital Audio Compatc Disk. sesudah  itu mulai berkembanglah teknologi 
penyimpanan pada optical disk ini. 
 
Gambar 5.11 Campact disk 
 
Gambar 5.12 Perekaman CD-ROM 
Baik CD-Audio maupun CD-ROM memakai teknologi yang sama, yaitu sama terbuat dari 
resin (polycarbonate), dan dilapisi oleh permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. 
Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopik pada permukaan yang 
reflektif. Proses ini dilakukan dengan memakai  laser yang berintensitas tinggi. 
Permukaan yang berlubang mikroskopik ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi 
dibaca dengan memakai  laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening 
tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah sesudah  mengenai 
lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor, yang kemudian 
dikonversikan menjadi data digital. 
5.3.5 DVD-ROM 
DVD-ROM (digital versatile disc-ROM atau digital video disc-ROM) yaitu  disk yang 
berkapasitas tinggi mampu menyimpan 4.7 GB sampai 17 GB, harus mempunyai drive DVD-
ROM atau DVD player untuk membaca DVD-ROM dan menyimpan basisdata, musik, 
perangkat lunak kompleks, dan gambar hidup. 
Tabel 5.5 DVD device 
DVD Device keterangan 
DVD-ROM DVD-ROM Read-only device. Drive DVDROM juga 
dapat membaca CDROM. 
DVD-R DVD recordable. memakai  teknologi seperti untuk 
drive CDR. 
DVD-RAM Dapat direkam (recordable) atau dapat dihapus 
(erasable). Multifungsi DVD device yaitu dapat 
membaca DVD-RAM, DVD-R, DVD-ROM, dan disk 
CD-R. 
DVD-R/RW atau DVD-ER DVD device yang dapat ditulis ulang (rewriteable), juga 
yang dikenal seperti erasable, recordable device. Media 
dapat dibaca oleh kebanyakan DVDROM drive. 
DVD+R/RW Sebuah teknologi yang sekarang lagi berkompetisi 
dengan DVDRW dapat membaca disk DVDROM, CD-
ROM tapi tidak kompatibel dengan disk DVDRAM. 
 



Lebih baru Lebih lama