ayakan 

Mengembangkan analisis kelayakan yang lebih menye-

luruh terhadap platform Cryptocurrency Bitcoin. Fase ini lebih 

menekankan terkait biaya dan manfaat ekonomi yang didapat 

dari .  

4. Kebutuhan informasi dan Persyaratan Sistem  

Melakukan identifikasi kebutuhan informasi pengguna 

untuk mengembangkan sistem informasi akuntansi 

Cryptocurrency Bitcoin. Empat strategi untuk menentukan 

persyaratan SIA Cryptocurrency Bitcoin ialah: 

a. Dengan menanyakan kepada pengguna platform apa yang 

dibutuhkan? 

b. Menganalisis platform Cryptocurrency Bitcoin lain. 

c. Memeriksa sistem informasi akuntansi pada platform 

Cryptocurrency Bitcoin yang sudah ada. 

136      

d. Membuat sebuah prototype sistem informasi akuntansi 

Cryptocurrency Bitcoin. 

 

5. Laporan Analisis Sistem 

Ialah dokumen yang berisi hasil dari temuan analisis 

 yang 

dimulai dari fase penyelidikan awal hingga kebutuhan 

informasi dan persyaratan sistem.  



DESAIN IMPLEMENTASI DAN OPERASI 

SIA CRYPTOCURRENCY BITCOIN 

 

 

Desain sistem yang efektif ialah desain sistem yang dapat 

membantu menjelaskan permasalahan dan perancangan sistem 

secara tepat kepada para tim proyek atau tim pengembang. Bab 

ini mendiskusikan mengenai siklus hidup pengembangan 

(development life cycle-SDLC) SIA cryptocurrency Bitcoin yang 

terdiri dari desain sistem konseptual, desain sistem fisik, 

implementasi dan konversi, serta operasi dan pemeliharaan 

sistem.  

A. Desain Konseptual SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Pengembang sistem informasi akuntansi pada platform 

cryptocurrency Bitcoin dalam tahap desain konseptual bertugas 

menciptakan sebuah kerangka umum untuk mengimplementasi-

kan persayaratan pengguna dan mengatasi permasalahan yang 

sudah ditemukan pada bagian analisis sistem. Kerangka langkah-

langkah dalam melakukan desain konseptual SIA Cryptocurrency 

Bitcoin. 

 

 

Mengevaluasi Alternatif Desain SIA Cryptocurrency Bitcoin  

Sangat banyak varian cara untuk melakukan desain pada 

sistem informasi akuntansi pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin. Sehingga para desainer diharuskan membuat keputusan 

desain yang jelas dan tepat seperti:  

1. Haruskah platform Cryptocurrency Bitcoin mengirimkan 

salinan dan cetak bukti transaksi pembelian Bitcoin kepada 

investor? 

2.  Haruskah entri data platform memakai  keyboard yang 

dilengkapi dengan pendeteksi karakter? 

3. Haruskah informasi naik turunnya harga jual Bitcoin ditam-

pilkan dalam grafik atau diagram batang? 

  

Tabel di bawah menjelaskan tentang pertimbangan dan 

alternatif desain sistem informasi akuntansi Cryptocurrency 

Bitcoin.  

 

Tabel 11.1. Pertimbangan dan Alternatif Desain 

Pertimbangan Desain Alternatif Desain 

Media penyimpanan data platform 

Cryptocurrency Bitcoin 

Media harddisk, atau 

penyimpanan berbasis Cloud 

Struktur penyimpanan data 

platform Cryptocurrency Bitcoin 

File atau database 

Format file data platform 

Terenkripsi atau tidak 

terenkripsi. 

Teknologi yang digunakan 

platform 

Berbasis website atau Android 

 

Melihat pertimbangan dan alternatif desain di atas, 

desainer harus mempertimbangkan standar-standar untuk 

mengevaluasi alternatif desain SIA Cryptocurrency Bitcoin 

seperti: 

1. Seberapa baik alternatif ini  dalam memenuhi sasaran 

pada platform Cyptocurrency Bitcoin. 

2. Seberapa baik alternatif ini  memenuhi kebutuhan 

pengguna platform Cyptocurrency Bitcoin. 

3. Apakah alternatif ini  layak secara ekonomi? 

4. Bagaimana bobot keuntungan dalam memakai  alternatif 

ini  untuk penggunaan platform Cyptocurrency Bitcoin 

dari pada kerugiannya?  

 

Menyiapkan Spesifikasi Desain dan Menyiapkan Laporan 

sesudah  alternatif desain pada platform Cyptocurrency 

Bitcoin dipilih, spesifikasi desain dirancang untuk elemen-

elemen berikut. 

 

1. Output 

Sistem dibangun untuk memenuhi kebutuhan informasi 

pengguna. Dalam SIA Cryptocurrency Bitcoin, informasi yang 

dibutuhkan oleh pengguna platform ialah informasi wallet, 

informasi harga Bitcoin, dan informasi riwayat transaksi yang 

pernah dilakukan. Desainer harus memutuskan beberapa hal 

untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan, yaitu  

a. Apa saja yang dimuat dalam informasi wallet? 

b. Bagaimana bentuk informasi harga Bitcoin pada platform?  

c. Apakah riwayat transaksi pengguna platform dapat disalin 

atau dicetak? 

 

2. Penyimpanan Data 

Desainer harus memutuskan mengenai media penyim-

panan data, format dalam menyimpan data. Dalam SIA 

Cryptocurrency Bitcoin, keputusan penyimpanan data 

platform dapat berupa: 

a. Akankah memakai  media penyimpanan berbasis cloud 

atau memakai harddisk server platform Cryptocurrency 

Bitcoin? 

b. Apakah format file dalam menyimpan data harus 

terenkrispi? 

c. Jenis struktur database seperti apa yang akan digunakan 

untuk penyimpanan data platform? 

 

3. Input 

Desainer platform harus memutuskan bagaimana 

desain input platform yang dikembangkan. Desainer harus 

mempertimbangkan beberapa hal seperti: 

a. Input data seperti apa yang dibutuhkan untuk registrasi 

akun baru pada platform Cryptocurrency Bitcoin?  

  

b. Input data apa saja yang diperlukan untuk transaksi 

pembelian Bitcoin? 

c. Input data apa saja yang diperlukan untuk transaksi 

penjualan Bitcoin?  

 

4. Prosedur Pemrosesan dan Operasi 

Prosedur pemrosesan dan operasi yang harus diper-

timbangkan oleh desainer dalam desain konseptual ialah: 

a. Bagaimana memproses input data pembelian Bitcoin 

sehingga platform dapat menghasilkan riwayat transaksi 

pembelian? 

b. Bagaimana memproses input data penjualan Bitcoin 

sehingga menghasilkan riwayat transaksi penjualan Bitcoin 

pada platform? 

c. Bagaimana urutan proses untuk pengguna platform dapat 

mengakses riwayat transaksi pada platform Crypto-

currency Bitcoin? 

Hasil keputusan dan pertimbangan di atas dapat dibuatkan 

laporan desain konseptual platform Cyptocurrency Bitcoin. 

lalu  dikomunikasikan kepada panitia pengarah sistem 

informasi untuk membantu dalam menilai kelayakan sistem.  

 

B. Desain Fisik SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Desain fisik dilakukan dengan mensyaratkan desain konseptual 

yang luas dan berorientasi pengguna lalu  dijelaskan ke 

spesifikasi secara mendetail guna membangun sistem informasi 

akuntansi Cyptocurrency Bitcoin dan mengujinya. Berikut skema 

dari aktivitas yang dilakukan dalam desain fisik sistem informasi 

akuntansi Cyptocurrency Bitcoin. 

142      

 

Gambar 11.2. Aktivitas Desain Fisik 

 

Gambar 11.2. menunjukkan tentang aktivitas desain fisik 

yang terdiri dari: 

1. Desain Output 

Sasaran dari desain output ialah untuk merancang 

format, isi, waktu pelaporan, penentuan sifat dan tampilan 

layar dari output pada platform Cyptocurrency Bitcoin. 

Berikut beberapa pertimbangan dalam desain output platform 

Cryptocurrency Bitcoin: 

a. Siapa saja yang dapat mengakses informasi harga Bitcoin 

pada platform Cryptocurrency Bitcoin? 

b. Bentuk seperti apa yang akan digunakan untuk menampil-

kan informasi harga Bitcoin pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin? 

c. Haruskah dalam informasi wallet pada platform 

Cryptocurrency Bitcoin ditampilkan secara mendetail?  

  

Para desainer menyiapkan output sampel untuk ditun-

jukkan kepada pengguna sistem dan meminta untuk meng-

evaluasi apakah output ini  sudah relevan, lengkap dan 

berguna bagi pengguna platform Cyptocurrency Bitcoin.  

 

2. Desain File dan Database 

Data platform Cryptocurrency Bitcoin harus disimpan 

dalam format yang sesuai untuk membantu pencegahan ma-

salah. Permasalah ini  dapat berupa: 

a. Peretasan data platform, atau masalah data yang tidak 

kompatibel dengan perangkat keras pengguna platform. 

b. Ketidakmampuan untuk mengkomunikasikan dan mem-

bagikan data dengan unit lain.  

Berikut ini merupakan contoh pertimbangan dalam 

mendesain file dan database sistem informasi akuntansi pada 

platform Cryptocurrency Bitcoin. 

 

Tabel 11.2. Pertimbangan Desain File dan Database 

Pertimbangan Desain Perhatian 

Media 

Menyimpan data platform 

Cryptocurrency Bitcoin dengan 

harddisk server atau penyimpanan 

berbasis cloud?  

Modus Pemrosesan 

Apakah memakai  metode real-

time, atau pemrosesan dapat 

tertunda? 

Pemeliharaan 

Prosedur apa yang dibutuhkan 

untuk memelihara data platform 

Cryptocurrency Bitcoin secara 

efektif? 

 

 

       

3. Desain Input 

Desain input akan memandu pengembang untuk mem-

pertimbangkan jenis data apa yang akan menjadi input dan 

metode yang digunakan untuk input agar input optimal. 

Berikut merupakan pertimbangan dalam desain input.  

Tabel 11.3. Pertimbangan Desain Input 

Pertimbangan Desain Perhatian 

Media 

Media apa saja yang dapat digunakan 

untuk memasukkan data pada platform 

Cryptocurrency Bitcoin? Melalui 

keyboard atau dapat melalui suara? 

Sumber 

Darimana data platform 

Cryptocurrency Bitcoin berasal?  

Format 

Format apa yang paling sesuai untuk 

input data platform Cryptocurrency 

Bitcoin? 

Deteksi dan Perbaiki 

Kesalahan apa yang mungkin dapat 

terjadi dalam proses memasukkan data 

pada platform Cryptocurrency Bitcoin? 

Dan bagaimana kesalahan dapat 

dideteksi dan perbaiki? 

 

4. Desain Program 

Desain program dalam desain fisik SIA Cryptocurrency 

Bitcoin dapat dilakukan dengan cara:  

a. Menentukan kebutuhan pengguna platform Cryptocurren-

cy Bitcoin. 

b. Membuat desain informasi akuntansi pada platform 

Cryptocurrency Bitcoin. 

c. Membuat instruksi-instruksi program (kode program) 

platform Cryptocurrency Bitcoin.  

d. Menguji platform Cryptocurrency Bitcoin. 

 

e. Mendokumentasikan program dan melatih para pengguna 

platform Cryptocurrency Bitcoin. 

f. Mengintegrasikan platform Cryptocurrency Bitcoin yang 

telah diperbaharui dengan server platform. 

g. memakai  dan memodifikasi platform Cryptocurrency 

Bitcoin. 

 

5. Desain Prosedur dan Pengendalian 

Interaksi dalam sebuah platform Cryptocurrency Bitcoin 

sangat memerlukan  suatu prosedur untuk menjawab per-

tanyaan apa, kapan, siapa, mengapa dan bagaimana terkait 

aktivitas-aktivitas ini . Prosedur dan pengendalian dalam 

tahapan desain fisik dapat meliputi: 

a. Persiapan input data pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin. 

b. Prosedur untuk memproses transaksi pembelian Bitcoin 

oleh investor. 

c. Prosedur untuk memproses transaksi penjualan Bitcoin 

oleh investor. 

d. Prosedur untuk melakukan minining Bitcoin oleh miner.  

e. Prosedur untuk dapat mengakses riwayat transaksi oleh 

investor.  

f. Prosedur untuk melindungi platform dari pengaksesan 

pihak yang tidak bertanggung jawab. 

 

C. Implementasi SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Implementasi sistem yaitu  suatu kegiatan untuk memasang 

hardware dan software, sehingga SIA Cryptocurrency Bitcoin 

dapat dijalankan. Aktivitas yang dilakukan dalam implementasi 

SIA Cryptocurrency Bitcoin dijelaskan pada gambar berikut ini.  


 

Gambar 11.3. menunjukkan tentang aktivitas-aktivitas 

dalam implementasi SIA cryptocurrency Bitcoin yang dapat 

dijelaskan seperti berikut ini: 

1. Perencanaan Implementasi Platform Cryptocurrency Bitcoin  

Rencana implementasi dan persiapan pada platform 

Cryptocurrency Bitcoin terdiri dari:  

a. Implementasi penugasan kepada tim proyek untuk 

mengembangkan platform. 

b. Implementasi atas rencana pengembangan platform yang 

berisi: Tanggal penyelesaian pengembangan platform dan 

estimasi biaya dalam mengembangkan platform. 

2. Persiapan Situs: Memasang dan Menguji Hardware. 

Persiapan dilakukan untuk memasang dan menginteg-

rasikan platform yang telah dibangun atau dikembangkan 

kepada server. Komputer server dapat diartikan sebagai 

 

hardware. Kegiatan yang dapat dilakukan dalam persiapan 

situs yaitu :  

a. Menyiapkan komputer yang digunakan untuk server 

platform Cryptocurrency Bitcoin. 

b. Memasang platform pada komputer ini . 

c. Memasang perangkat lunak yang dapat mendukung 

platform, seperti pemindai virus.  

d. Memasang firewall pada komputer untuk melindungi 

platform dari peretasan.  

e. Memasang SSL pada platform untuk melindungi peng-

aksesan situs oleh pengguna platform.  

 

3. Memilih dan Melatih Personel  

Pengguna platform Cryptocurrency Bitcoin terdiri dari 

miner dan inverstor Bitcoin. sesudah  tahapan pemasangan 

situs dilalui, tahapan yang harus dilakukan ialah melatih 

pengguna platform. Perusahaan platform sebaiknya membuat 

pelatihan penggunaan platform. Pelatihan ini  dapat 

berupa: 

a. Pelatihan transaksi penjualan Bitcoin. 

b. Pelatihan penjualan Bitcoin. 

c. Pelatihan bagaimana melakukan deposit pada wallet.  

Pelatihan dilakukan sebelum pengujian dan konversi 

SIA pada platform Cryptocurrency Bitcoin. 

4. Melengkapi Dokumentasi SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Jenis dokumentasi yang harus disiapkan oleh tim proyek 

atau pengembang sistem yaitu : 

a. Dokumentasi pengembangan platform Cryptocurrency 

Bitcoin yang baru.  


b. Dokumentasi data platform Cryptocurrency Bitcoin 

sebelum diperbaharui. 

c. Dokumentasi cara penggunaan platform Cryptocurrency 

Bitcoin yang baru. 

 

5. Menguji SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Tiga bentuk pengujian pada SIA cryptocurrency Bitcoin. 

a. Walk-through 

Tinjauan langkah demi langkah untuk menguji logika 

pada platform Cryptocurrency Bitcoin untuk menemukan 

logika yang salah, atau kesalahan lain.  

b. Uji pengolahan data 

Menguji pengolahan data untuk menemukan 

transaksi valid atau keliru pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin. 

c. Uji penerimaan 

Merupakan pengujian pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin yang baru. Pengujian ini memakai  beberapa 

transaksi nyata untuk mendapatkan informasi apakah 

sistem yang dikembangkan dapat diterima oleh pengguna 

platform. 

6. Konversi SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Konversi sistem merupakan perubahan dari sistem lama 

ke sistem yang baru. Dalam hal ini konversi SIA 

Cryptocurrency Bitcoin dilakukan dengan mengganti platform 

lama dengan platform Cryptocurrency Bitcoin yang baru. 

Beberapa komponen yang harus dikonversikan seiring dengan 

pergantian platform, yaitu  

a. Melakukan konversi komputer server.  

b. Melakukan konversi file database pada platform baru dari 

database platform lama. 

c. Melakukan konversi file data pada platform baru dari 

database platform lama. 

d. Melakukan konversi prosedur lama menjadi prosedur 

platform yang baru. 

 

D. Operasi dan Pemeliharaan SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Langkah siklus hidup pengembangan SIA cryptocurrency Bitcoin 

yang terakhir ialah mengoperasikan dan memelihara sistem. 

Dalam tahapan ini dilakukan juga kegiatan peninjauan pasca 

implementasi. Faktor-faktor yang harus dicermati dalam akti-

vitas peninjauan pasca implementasi SIA Cryptocurrency Bitcoin 

dapat dilihat pada tabel di bawah ini.  

Tabel 11.4. Faktor Peninjauan Pasca Implementasi 

Faktor Pertanyaan 

Tujuan dan sasaran 

Apakah platform Cryptocurrency Bitcoin 

yang baru sudah membantu perusahaan 

dalam mencapai tujuan dan sasarannya? 

Kepuasan  

Apakah para pengguna platform merasa 

puas dengan adanya pembaharuan 

terhadap platform Cryptocurrency 

Bitcoin? 

Manfaat 

Bagaimana para pengguna platform 

diuntungkan dengan adanya platform 

Cryptocurrency Bitcoin yang baru ? 

Biaya  

Apakah pengembangan platform 

Cryptocurrency Bitcoin yang baru 

biayanya sesuai dengan biaya pada 

perencanaan pengembangan sistem? 

Ketepatan  

Apakah platform Cryptocurrency Bitcoin 

yang baru menghasilkan data yang tepat 

dan lengkap? 

 


STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM 

INFORMASI AKUNTANSI 

CRYPTOCURRENCY BITCOIN 

 


Bab ini akan membahas bagaimana caranya untuk mendapatkan 

suatu  yaitu 

bisa dengan membeli software, atau melalui pengembangan oleh 

departemen sistem informasi in-house, dan membayar 

perusahaan lain untuk mengembangkan sistem informasi 

Cryptocurrency Bitcoin.  

A.  Pembelian Perangkat Lunak 

Pada awal kemunculan komputer, sangat sulit untuk membeli 

software yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna sistem. 

Namun untuk sekarang ini banyak vendor-vendor yang menye-

diakan software secara komersial. Begitu pula dalam melakukan 

pengembangan platform Cryptocurrency Bitcoin, managemen 

perusahaan pemilik platform dapat mengembangkan platform 

dengan cara membeli platform. Dalam pembelian platform 

Cryptocurrency Bitcoin, managemen perusahaan pemilik 

platform harus memperhatikan hal-hal berikut: 


1. Pemilihan Vendor 

Vendor yaitu  pihak ketiga yang akan dijadikan mitra 

kerja dalam melaksanakan pengembangan platform Crypto-

currency Bitcoin. Vendor dapat dipilih dari saran, konferensi 

atau rekomendasi di internet. Namun dalam melakukan 

pemilihan vendor harus dilakukan dengan sangat berhati-

hati. Beberapa saran dalam memilih vendor pengembangan 

sistem, yakni  

a. Pilihlah vendor yang memiliki  pengalaman terbaik. 

b. Pilihlah vendor yang memiliki cukup modal untuk 

mengembangkan sistem. 

c. Pilihlah vendor yang memiliki rekam jejak yang bagus.  

Pemilihan vendor yang sembarang bisa menyebabkan 

kerugian akibat produk yang buruk atau ditinggalkan oleh 

vendor tanpa meninggalkan solusi atau bantuan untuk 

platform Cryptocurrency Bitcoin yang akan dikembangkan.  

2. Perolehan SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Selanjutnya perusahaan platform meminta dibuatkan 

proposal oleh vendor. Proposal berisi pengajuan platform 

Cryptocurrency Bitcoin yang dibuat oleh vendor. Alasan peru-

sahaan pemilik platform meminta untuk dibuatkan proposal 

oleh vendor sebab : 

a. Untuk menghemat waktu. 

b. Untuk menyederhanakan proses pembuatan keputusan. 

c. Mengurangi kesalahan dalam memilih vendor. 

d. Menghindari potensi ketidaksepakatan.  

 


3. Evaluasi Proposal dan Memilih Rancangan Pengembangan 

SIA Cryptocurrency Bitcoin  

Langkah terakhir ialah dengan melakukan evaluasi 

proposal yang telah dikirimkan dan memilih suatu platform 

Cryptocurrency Bitcoin yang dirancang oleh vendor. Proposal 

yang memiliki informasi yang kurang dan tidak jelas harus 

dieliminasi. Proposal yang lolos di penyaringan pertama akan 

dibandingkan dengan platform Cryptocurrency Bitcoin yang 

ditentukan perusahaan platform. Berikut merupakan tabel 

contoh dalam evalusi sistem.  

Tabel 12.1. Contoh Evaluasi Kriteria SIA 

Faktor  Pertanyaan 

Evaluasi SIA 

Apakah rancangan sistem ini  

memenuhi persyaratan perusahaan 

platform? 

Akankah modifikasi sistem diperlukan 

untuk memenuhi syarat ini ? 

Apakah demo sistem ini  sudah 

cukup? 

Apakah sistem ini  memiliki garansi 

yang memadai? 

Apakah sistem ini  fleksibel, user 

friendly, dan mudah untuk dirawat? 

 

Tabel di atas digunakan untuk mengeliminasi proposal-

proposal yang telah lolos pada penyaringan pertama. 

Sehingga saat  sudah ditentukan proposal yang terbaik maka 

langkah selanjutnya ialah memilih platform Cryptocurrency 

Bitcoin yang vendor ajukan pada proposal terbaik. 

 


B. Pengalihdayaan SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Pengalihdayaan atau sering disebut outsourcing ialah mempe-

kerjakan perusahaan luar untuk menangani seluruh atau seba-

gian aktivitas pengolahan data perusahaan. Mekanisme 

outsourcing sistem informasi akuntansi pada platform 

cryptocurrency Bitcoin yaitu  pengalih daya (outsourcer) 

membeli komputer perusahaan pemilik platform, lalu merancang 

sistem informasi akuntansi pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin, mengelola data sistem dan mempekerjakan pegawai 

untuk perusahaan pemilik platform. Pemahaman lebih lanjut 

dapat diperhatikan illustrasi berikut ini.  

 

Gambar 12.1. Ilustrasi Pengalihdayaan Sistem 

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa untuk melakukan 

pengalihdayaan platform Cryptocurrency Bitcoin, perusahaan 

pemilik platform harus melakukan kerja sama yang tertulis pada 

kontrak kerja sama dengan perusahaan outsourcing sistem. 

Perusahaan outsourcing ini  akan menyiapkan SIA Crypto-

currency Bitcoin, tenaga kerja serta menyiapkan jasa pengolahan 

data untuk dipekerjakan atau ditugaskan pada perusahaan 

 

pemilik platform yang telah memiliki kontrak kerja sama 

sebelumnya.  

 

Keuntungan Pengalihdayaan SIA Cryptocurrency Bitcoin 

ada  beberapa keuntungan yang signifikan atas peng-

alihdayaan SIA Cryptocurrency Bitcoin, yakni  

1. Solusi Bisnis 

sebab  pengalihdayaan ini merupakan strategi dan 

solusi bisnis ekonomi yang memungkinkan perusahaan pemi-

lik platform Cryptocurrency Bitcoin berkonsentrasi pada 

kompetensi inti.  

2. Memanfaatkan Aset 

Perusahaan pemilik platform dapat menaikkan posisi 

kasnya dan mengurangi biaya dengan menjual aset dalam hal 

ini komputer berspesifikasi khusus yang telah dirancang 

platform Cryptocurrency Bitcoin kepada outsourcer atau 

pengalihdaya.  

3. Biaya yang Lebih Rendah 

sebab  pengalihdaya menurunkan biaya dengan men-

standarisasi aplikasi sistem dan pemisahana biaya pengem-

bangan dan pemeliharaan platform Cryptocurrency Bitcoin. 

4. Lebih Sedikit Waktu Pengembangan 

sebab  industri pengalihdaya sudah pasti yang 

mengembangkan dan mengimplementasikan platform 

Cryptocurrency Bitcoin dengan lebih cepat dan lebih efisien.  

 

 

 

 

156      

Kekurangan Pengalihdayaan SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Selain ada keuntungan yang signifikan, ada  beberapa 

kekurangan yang signifikan atas pengalihdayaan sistem infor-

masi akuntansi pada platform cryptocurrency Bitcoin, yakni 

1. Peningkatan Risiko 

Proses bisnis ini dapat menuntun perusahaan pemilik 

platform pada resiko peretas sistem, dan pencurian data 

penting perusahaan platform sebab  mengandalkan pihak di 

luar perusahaan. 

2. Hilangnya Pengendalian 

Proses pengalihdayaan membuat perusahaan pemilik 

platform harus menyerahkan sistem dan data sehingga sangat 

diperlukan kontrak kerja sama yang melarang outsourcer 

melakukan kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di 

bidang platform Cryptocurrency Bitcoin lain. 

3. Ketidak Fleksibelan 

Kebanyakan kontrak kerjasama yang dilakukan minimal 

10 tahun. Apabila perusahaan pemilik platform tidak dipuas-

kan dan memiliki perubahan struktur, maka akan sulit untuk 

membatalkan kontrak sedangkan untuk menggantinya mem-

butuhkan biaya yang mahal. 

4. Layanan yang Buruk 

Kritik dan komplain yaitu  bentuk respon terhadap 

kondisi perubahan bisnis yang berjalan lamban pada platform 

cryptocurrency Bitcoin saat outsourcer melakukan perencana-

an pengalihdayaan dengan buruk. 

 

 

 

  

    157 

C. Manajemen Proses Bisnis SIA Cryptocurrency Bitcoin 

Managemen proses bisnis yaitu  pendekatan sistematis secara 

berkelanjutan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan proses 

bisnis. Beberapa prinsip penting yang mendasar dalam mana-

gemen proses bisnis pada SIA Cryptocurrency Bitcoin yaitu  

sebagai berikut:  

1. Proses bisnis pada platform dapat menghasilkan keuntungan 

yang kompetitif 

Proses bisnis pada platform yang berinovatif akan dapat 

menarik pasar untuk memakai  platform. Tindakan untuk 

menarik investor baru, platform cryptocurrency Bitcoin dapat 

mengadakan penawaran gratis Bitcoin dengan jumlah 

Rp30.000 untuk pengguna baru platform.  

2. Proses bisnis pada platform harus dikelola dari ujung ke ujung 

Managemen proses bisnis memandang bahwa proses 

bisnis yaitu  aset dari perusahaan sehingga harus dipahami, 

dikelola dan ditingkatkan. Dalam SIA Cryptocurrency Bitcoin, 

pengelolaan proses bisnis dari ujung ke ujung dapat ditun-

jukkan pada aktivitas penjualan Bitcoin di siklus pengeluaran 

kas. Aktivitas penjualan Bitcoin dilakukan oleh investor, 

lalu  siklus ini  akan melakukan konfirmasi kepada 

wallet untuk mengirimkan pembayaran penjualan Bitcoin, 

dan lalu  wallet akan menerima dan menyimpan Bitcoin 

dari investor.  

3. Proses bisnis pada platform harus selaras dengan strategi dan 

kebutuhan pengguna 

Proses bisnis harus menyelaraskan dengan strategi dan 

kebutuhan dari pengguna platform supaya dapat efisien dan 

efektif. Platform Cryptocurrency Bitcoin harus berisi fitur-

fitur yang dibutuhkan oleh pengguna platform seperti fitur 


deposit, fitur pembelian Bitcoin, fitur penjualan Bitcoin dan 

fitur riwayat transaksi pengguna platform. 

 

D. Prototyping 

Prototyping yaitu  pendekatan desain sistem yang digunakan 

untuk membantu tim proyek atau pengembang sistem dalam 

membentuk model perangkat lunak yang akan dikembangkan. 

Berikut kondisi yang mendorong untuk penggunaan model 

prototyping pada pengembangan SIA Cryptocurrency Bitcoin: 

1. Kebutuhan pengguna platform tidak bisa dipahami dan sangat 

cepat berubah. 

2. Persyaratan platform sulit dijelaskan oleh pengembang 

sistem. 

3. Daftar aktivitas platform tidak tersusun dengan baik.  

4. Para desainer tidak bisa memastikan teknologi apa yang 

digunakan oleh platform. 

5. Platform sangat penting dan dibutuhkan secara cepat. 

6. Banyak strategi bisnis pada platform yang perlu di uji.  

 

Keuntungan Penggunaan Metode Prototype Pada SIA 

Cryptocurrency Bitcoin 

Keuntungan dalam penggunaan metode prototype pada 

pengembangan SIA Cryptocurrency Bitcoin, ialah:  

1. Lebih mudah untuk mendefinisikan kebutuhan pengguna 

platform 

Tim proyek atau pengembang sistem akan lebih sering 

berkomunikasi dengan pengguna akhir. Sehingga dalam 

menentukan kebutuhan platform Cryptocurrency Bitcoin 

menjadi lebih baik dan mudah.  

 

 

  

    

2. Tingkat kepuasan pengguna platform lebih tinggi 

Keterlibatan pengguna sangat penting dalam menen-

tukan kebutuhan pengembangan platform. Keterlibatan 

ini  menjadikan iklim penerimaan pada pengguna 

dibandingkan keraguan dan kritik terhadap platform 

Cryptocurrency Bitcoin.  

3. Waktu pengembangan platform menjadi lebih cepat 

Metode prototipe pada umumnya digunakan untuk 

pengembangan dengan waktu yang singkat. Hal ini terjadi 

sebab  metode prototipe mengizinkan para pengguna 

platform untuk segera mengevaluasi rancangan platform yang 

dikembangkan.  

4. Meminimalisir kesalahan fitur atau kebutuhan pengembangan 

platform 

Para pengguna platform akan diminta untuk menguji 

pada setiap bagian fitur platform yang dikembangkan. Hal 

ini  membantu pengembang sistem untuk melakukan 

identifikasi dan menghentikan platform apabila terjadi 

kesalahan. 

 

Kerugian Penggunaan Metode Prototype pada SIA 

Cryptocurrency Bitcoin 

Kerugian dalam penggunaan metode prototype, yaitu  

1. Waktu pengguna platform yang signifikan 

memerlukan  waktu pengguna untuk berkonsentrasi 

pada rancangan platform dan memberikan masukan pada 

pengembang sistem. Hal ini sangat memerlukan lebih banyak 

keterlibatan dan komitmen pengguna platform daripada yang 

diketahui.  

 

2. Penggunaan kurang efisien atas sumber daya platform. 

Pengembangan memakai  metode prototype tidak 

selamanya mencapai efisiensi. Ada kalanya terlalu banyak 

permintaan dari pengguna platform sehingga menyebabkan 

biaya pengembangan platform menjadi lebih banyak. 

3. Dokumentasi pengujian platform yang tidak terbatas dan 

berantakan 

Pengujian platform memerlukan  keterlibatan penggu-

na dan pengujian dilakukan oleh pengguna platform yang 

bermacam-macam sehingga dapat menyebabkan dokumentasi 

atas pengujian platform menjadi lebih banyak dan kurang 

tertata rapi. 

4. Reaksi negatif pada platform  

Reaksi negatif dapat terjadi apabila keinginan pengguna 

platform tidak terpenuhi pada platform Cryptocurrency 

Bitcoin. Keinginan pengguna platform yang tidak dipenuhi 

dapat mengandung banyak perulangan dan tidak relevan 

dengan platform.