java

 

Bahasa pemrograman telah banyak disediakan untuk membuat sebuah aplikasi, baik yang 

berskala kecil atau berskala besar guna menjawab berbagai kebutuhan pengguna. Dalam 

membangun aplikasi, dikenal ada dua teknik atau metode dalam pembuatan program, 

yaitu metode pemrograman terstruktur dan metode pemrograman berorientasi objek. 

Kedua teknik ini secara tidak langsung menunjukkan ciri khas bahasa pemrograman yang 

digunakan. Pada modul praktikum ini, secara khusus akan membahas bahasa 

pemrograman yang bersifat berorientasi objek. Ada banyak bahasa pemrograman yang 

berciri khas berorientasi objek. Bahasa Pemrograman yang akan diperkenalkan yaitu  

Bahasa Pemrograman Java dan kemudian dalam modul praktikum ini disebut dengan 

Bahasa Java. 

Modul Praktikum ini disusun untuk membantu dan memudahkan mahasiswa STMIK Atma 

Luhur Pangkalpinang khususnya program studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika 

dalam mengikuti mata kuliah Pemrograman Berorientasi Objek, tetapi tidak menutup 

kemungkinan bagi pembaca yang lain untuk menjadikan modul praktikum ini sebagai 

salah satu referensi didalam mempelajari program yang berorientasi objek. 

Modul Praktikum ini lebih ditujukan kepada para programmer tingkat pemula. Modul 

Praktikum ini berisi pengenalan dan dasar pemrograman berorientasi objek diantaranya 

konsep object oriented programming sampai dengan proses membuat program 

berorientasi objek berbasis GUI.  

Dikarenakan pemrograman tidak terlepas dari algoritma, diharapkan para pembaca sudah 

terlebih dahulu menguasai konsep algoritma dan bagaimana implementasinya didalam 

program. Dilingkungan STMIK Atma Luhur, algoritma sudah diajarkan pada mata kuliah 

Algoritma dan Struktur Data.     

Tak lupa penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh blogger di dunia 

maya yang telah bersedia membagikan ilmunya untuk penulis bagikan kembali keseluruh 

para pembaca melalui modul praktikum ini. Tak lupa juga penulis menyampaikan terima 

kasih kepada para pengembang software JCreator, Netbeans dan JDK yang telah bersedia 

membagikan software ini secara gratis (free software).  

Ditengah kemampuan modul praktikum ini yang sangat terbatas, semoga sedikit uraian 

ilmu yang terkandung didalam modul praktikum ini dapat bermanfaat bagi para 

pembacanya, untuk mempelajari dan mempraktekkan program dengan konsep 

berorientasi objek.   

 

1. EVOLUSI TEKNIK PEMROGRAMAN 

Programmer sudah menulis bahasa pemrograman modern sejak tahun 1940. Bahasa 

pemrograman terdahulu mengharuskan programmer untuk bekerja dengan alamat 

memory dan membuat kode program yang berhubungan dengan bahasa mesin. 

Bahasa pemrograman yang baru lebih mudah digunakan dengan beberapa alasan 

diantaranya : 

   Baris perintah memakai  bahasa yang lebih mudah dimengerti. Sebagai 

contoh : perintah untuk menampilkan keluaran, memakai  kata kerja yang 

umum diantaranya seperti output, write atau print. 

   Memungkinkan programmer untuk memakai  nama dari lokasi memory 

daripada alamat memory aslinya. Sebagai contoh, sebuah data yang akan 

disimpan pada memory komputer, programmer dapat menunjukkan lokasi 

memory komputer memakai  notasi heksadesimal daripada memakai  

alamat sesungguhnya yang membutuhkan digit yang panjang. 

   Memungkinkan untuk membuat modul tersendiri dan dapat disatukan dengan 

modul yang lain dengan berbagai cara. Bahasa pemrograman terdahulu 

mengharuskan program dibuat dalam satu bagian saja, dari mulai sampai dengan 

akhir. Menulis baris perintah dalam beberapa modul kecil lebih mudah harus 

menulis satu bagian baris perintah yang banyak. 

 

Pada saat sekarang ini, programmer memakai  salah satu dari dua teknik utama 

dalam mengembangkan/membuat program/aplikasi yaitu : 

a. Procedural Programming / Pemrograman Terstruktur 

Pemrograman memakai  teknik ini berfokus pada bagaimana programmer 

memanipulasi data. Teknik pemrograman ini mengimplementasikan urutan 

langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Selain itu 

teknik pemrograman ini dapat juga diartikan sebagai suatu aktifitas pemrograman 

dengan memperhatikan urutan langkah-langkah perintah secara sistematis, logis 

dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami. Prinsip 

dari teknik pemrograman ini yaitu  jika suatu proses telah sampai pada suatu 

titik/langkah tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah 

sebelumnya / kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah-langkah 

untuk proses perulangan (looping). 

 

 

MODUL 

 

 Okkita Rizan  - 2 - Genap - 

Sifat-sifat dari teknik pemrograman terstruktur diantaranya : 

   Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis 

   Membuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana 

   Program disusun dengan logika yang mudah dipahami 

   Tidak memakai  perintah GOTO 

   Biaya pengujian program relatif rendah 

   Memiliki dokumentasi yang baik 

   Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah. 

 

Adapun beberapa bahasa pemrograman yang mendukung teknik pemrograman 

terstruktur diantaranya Cobol, Turbo Prolog, C, Pascal, Delphi, Borland Delphi. 

 

b. Object Oriented Programming / Pemrograman Berorientasi Objek 

Pemrograman memakai  teknik ini berfokus pada objek atau berorientasikan 

kepada objek. Semua data dan fungsi pada teknik ini dibungkus dalam kelas-kelas 

atau objek-objek. Bahasa pemrograman yang mendukung Objek Oriented ini 

diantaranya Visual Foxpro, Java, C++, Pascal, Visual Basic.NET, SIMULA, 

Smalltalk, Ruby, Python, PHP, C#, Delphi, Eiffel, Perl dan Adobe Flash AS 3.0. 

 

 

Perbedaan mendasar antara teknik pemrograman ini  dengan pemrograman 

berorientasi objek yaitu pada Teknik pemrograman berorientasi objek semua data dan 

fungsi dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Setiap objek dapat menerima 

pesan, memproses data dan mengirim pesan ke objek lainnya. Sedangkan untuk 

teknik pemrograman terstruktur yaitu  sebuah cara pemrosesan data yang 

terstruktur dalam analisa, cara dan penulisan pemrograman, dikarenakan harus 

terstruktur sehingga dalam pembuatannya antara satu line pemrograman dengan 

yang lainnya berhubungan. 

 

Konsep utama dari teknik pemrograman beorientasi objek terletak pada kondisi kode / 

baris pemrogramannya dimana merupakan sebuah kesatuan modular. Untuk program 

yang simpel atau sederhana, biasanya memakai  pemrograman terstruktur 

karena masih mudah dan tidak banyak dilakukan perubahan yang berarti, sedangkan 

untuk line lebih dari 100 atau bisa dikatakan rumit, maka digunakan pemrograman 

berorientasi objek. Pemrograman terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang 

besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya. Sedangkan pemrograman 

breorientasi objek terdiri dari pengelompokan kode dengan data yang mana setiap 

objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak 

tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular. Perbedaan 

lain antara teknik terstruktur dan objek oriented yaitu  pada kelas dan objek. Pada 

pemrograman terstruktur tidak ada  kelas dan objek. 

 

Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik pemrograman terstruktur lebih unggul 

dalam melakukan pemrograman sederhana karena lebih efisien dan lebih mudah 

 

 Okkita Rizan  - 3 - Genap - 

perawatannya tetapi pemodelan ini lebih susah untuk dipahami oleh orang-orang 

selain pembuat program itu sendiri, misalnya pada saat tracing program. 

 

Berikut yaitu  rangkuman beberapa perbedaan mendasar antara Teknik 

Pemrograman Terstruktur dan Teknik Pemrograman Berorientasi Objek. 

 

   Teknik pemrograman berorientasi objek, bentuk pemodelan programnya 

diorientasikan dalam bentuk objek-objek, sedangkan teknik pemrograman 

terstruktur pemodelan programmnya diuraikan dan diorganisasikan secara lebih 

detail. 

 

   Konsep dasar pemrograman berorientasi objek dikelompokkan kedalam kelas, 

objek, abstraksi, enkapsulasi dan polimorfisme melalui pengiriman pesan, 

sedangkan konsep dasar pemrograman terstruktur harus mengandung teknik 

pemecahan masalah yang tepat dan benar, memiliki algoritma pemecahan 

masalah yang sederhana, standar dan efektif, penulisan program memiliki struktur 

logika yang benar dan mudah dipahami, program hanya memiliki 3 struktur dasar, 

yaitu : Struktur berurutan, struktur seleksi, dan struktur perulangan. Menghindari 

pemakaian  pernyataan GOTO. Memiliki dokumentasi yang baik. 

 

   UML (Unified Modelling Language) yaitu  salah satu contoh model perancangan 

sistem yang berkonsep Pemrograman Berorientasi Objek. Sedangkan DFD (Data 

Flow Diagram) dan ERD (Entity Relationship Diagram) yaitu  contoh model 

perancangan sistem yang berkonsep Pemrograman Terstruktur. 

 

   Dengan memakai  teknik pemrograman berorientasi objek, dalam melakukan 

pemecahan suatu masalah tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu 

masalah ini  (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan 

pemecahan masalah ini , sedangkan untuk teknik pemrograman terstruktur, 

memakai  prosedur/tata cara yang teratur untuk mengoperasikan data 

struktur. 

 

   Untuk tata nama, keduanya memiliki tatanan yang sama walaupun memiliki 

pengertian tersendiri. Object Oriented memakai  “methode” sedangkan 

terstruktur memakai  “function”. Pada Objek Oriented sering didengar 

mengenai “objects” sedangkan di terstruktur dikenal dengan “modules”. Pada 

Object Oriented dikenal dengan “message” sedangkan pada terstruktur dikenal 

“argument”. Pada teknik pemrograman berorientasi objek dikenal dengan 

“atribute” sedangkan pada teknik pemrograman terstruktur dikenal dengan istilah 

“variabel”. 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 4 - Genap - 

2. FUNDAMENTAL BAHASA PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (OOP) 

Object Oriented Programming (OOP) yaitu  sebuah bahasa pemrograman yang 

memandang segala sesuatu menjadi sebuah objek. Paradigma dari OOP yaitu  

menyelesaikan masalah dengan merepresentasikan masalah ke model objek. 

Karakteristik dari Object Oriented Programming yaitu  : 

   Class dan Objek 

Class dapat dikatakan sebagai cetak biru (blue print) dari sebuah objek 

ataupun beberapa objek. Class diartikan juga menggambarkan ciri-ciri objek 

secara umum. Sebagai contoh nokia, samsung, blackberry dan motorola 

merupakan objek dari class handphone. Nokia dan objek yang lainnya mempunyai 

atribut (apa yang dimiliki oleh objek / what they have) yang sama diantaranya 

memiliki tipe, tahun rilis, dimensi, berat, fitur dan lain sebagainya. Selain atribut, 

objek-objek ini  memiliki methode (apa yang bisa dikerjakan objek / what 

they do) yang sama diantaranya kunci tombol, menampilkan teks dilayar, kirim 

sms dan lain sebagainya. 

 

   Encapsulation / Enkapsulasi 

Disebut juga dengan pembungkusan, yaitu melindungi program dan data 

yang sedang diolah agar tidak diakses secara sembarangan oleh program lain. 

Dalam java, dasar enkapsulasi yaitu  class. Variabel atau methode pada sebuah 

class tidak dapat diakses oleh class lain dengan menjadikan class ini  bersifat 

private, atau menjadikan class ini  bersifat protected, yang hanya bisa 

diakses oleh turunannya (inheritance) atau menjadikan class ini  bersifat 

public, sehingga bisa diakses oleh sembarang class.   

 

   Inheritance / Inheritansi 

Disebut juga dengan turunan. Prinsipnya yaitu  sebuah class dapat 

diturunkan dari class yang lain. Class yang menurunkan ke class lain disebut 

dengan superclass, parent class atau base class atau kelas induk, sedangkan class 

yang merupakan turunan disebut sebagai subclass, child class atau derived class 

atau class turunan. Class turunan secara otomatis memiliki sifat (variable) dan 

kelakuan (behavior, method) yang dimiliki oleh super class-nya. Class turunan 

dapat menambahkan fitur atau behavior dengan mendefinisikan suatu methode di 

dalam class turunan ini . 

 

   Polimorphisme / Polimorfisme 

Polimorfisme secara bahasa dapat diartikan dengan memiliki banyak bentuk. 

Kegunaan dari polimorfisme yaitu  agar dapat mendefinisikan beberapa 

konstruktor atau metode dengan karakteristik yang berbeda-beda agar nantinya 

dapat digunakan untuk kasus-kasus yang berbeda. Method atau perilaku yang 

sama tapi implementasinya/caranya yang berbeda-beda. 

 

 

3. BAHASA PEMROGRAMAN JAVA 

Seperti yang sudah disebutkan diatas Bahasa Pemrograman Java merupakan 

salah satu dari bahasa pemrograman yang berorientasi objek. Mudahnya, berbicara 

mengenai bahasa pemrograman yaitu  sebuah bahasa yang berisi baris-baris 

perintah dan menghasilkan sebuah program. Ada banyak bahasa pemrograman, mulai 

dari bahasa pemrograman tingkat rendah sampai dengan bahasa pemrograman` 

tingkat tinggi. Java yaitu  bahasa pemrograman yang tergolong ke dalam bahasa 

pemrograman tingkat tinggi karena lebih mudah di operasikan. 

Sama seperti bahasa yang lain, java juga memiliki sintaks, tata bahasa dan 

aturan penulisan sendiri.  

Java lahir pada tahun 1991, diciptakan oleh sebuah tim yang bernama green dan 

berjalan selama 18 bulan. Green dimotori oleh James Gosling, Mike Sheridan, Bill Joy 

dan Patrick Naughton beserta 9 programmer lainnya. Mereka yaitu  insinyur dari Sun 

Microsystem. Awalnya bahasa Java di beri dengan nama “oak”, yaitu nama dari 

sebuah pohon yang tumbuh di depan jendela ruang kerja James Gosling. Tetapi, 

nama ini  tidak digunakan karena sebelumnya sudah ada perangkat lunak yang 

di rilis dengan nama “oak”. Akhirnya nama “oak” diganti dengan nama “java”, nama 

ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan 

Gosling. Pada tahun 1996, java versi pertama dari java di keluarkan dengan nama rilis 

java 1.02.  

Beberapa fitur yang dimiliki java diantaranya yaitu  : 

a. Java Virtual Machine / Cross Platform 

b. Garbage Collection 

c. Code Security 

 

Dengan keluarnya versi 1.2, platform Java telah dipilah-pilah menjadi beberapa 

edisi yaitu The Standard Edition(J2SE), Enterprise Edition(J2EE), Mobile 

Edition(J2ME), dan JavaCard API. Masing-masing edisi berisi Java 2 Software 

Development Kit ( J2SDK ) untuk mengembangkan aplikasi dan Java 2 Runtime 

Environment ( J2RE ) untuk menjalankan aplikasi. Adapun kegunaan dari masing-

masing edisi ini ditunjukkan pada tabel berikut. 

 

 

J2SE – Java 2 Platform, Standard Edition Aplikasi Desktop 

J2EE – Java 2 Platform, Enterprise Edition 

Aplikasi enterprise dengan aria pada 

pengembangan sisi webserver, termasuk 

servlet,JSP,EJB, dan XML 

J2ME – Java 2 Platform, Micro Edition Perangkat Mobile 

JavaCard Smart Cards 

 

 

 

Adapun platformnya yang digambarkan pada JENI ( Java Education Network 

Indonesia ) yaitu  sebagai berikut : 

 

 

 

 

4. APLIKASI DAN LIBRARY BAHASA PEMROGRAMAN JAVA 

Ada beberapa aplikasi (IDE – Integrated Development Environment) yang dapat 

digunakan untuk mengimplementasikan Bahasa Java, diantaranya yaitu  sebagai 

berikut : 

a. Notepad 

b. Textplus 

c. Editplus 

d. Jcreator  

e. Netbeans.  

f. Crimson Editor 

g. Eclipse 

h. BlueJ 

i. Dr.Java 

j. JDeveloper 

 

Dalam modul praktikum ini, untuk membuat program Java, aplikasi yang akan 

digunakan untuk mengimplementasikannya yaitu  Jcreator Pro 4.5 yang akan 

diuraikan lebih lanjut pada pembahasan berikutnya.  

Selain aplikasi diatas, dalam membuat program java, juga diperlukan aplikasi 

pendukung yaitu JDK dan JRE.  

JDK (Java Development Kit) digunakan untuk mengakses pustaka/library atau data 

yang dimiliki oleh java, selain itu JDK juga diperlukan untuk mengubah kode yang 

ditulis dengan bahasa Java (bahasa yang dimengerti manusia) menjadi byte code 

(bahasa yang dimengerti  variable), proses ini dikenal dengan istilah compile atau 

kompilasi. sesudah  kode di compile, program java siap untuk dijalankan di  ariable 

(execute/eksekusi).  

JRE (Java Runtime Environment) yaitu  aplikasi yang digunakan untuk menjalankan 

program yang dibuat dengan java, dalam hal ini program yang sudah di kompilasi. 

Perbedaan dari kedua aplikasi tambahan ini yaitu  JDK digunakan untuk membuat 

program, sedangkan JRE digunakan untuk menjalankan program. Jadi kalau hanya 

ingin menjalankan program, maka hanya perlu memakai  aplikasi JRE. Tetapi, 

pada saat penginstalan JDK di komputer, secara otomatis JRE pun akan ikut terinstall 

di komputer. 


1. APLIKASI JCREATOR 

a. Tentang Jcreator 

Aplikasi Jcreator yaitu  aplikasi untuk membuat program Java yang dibuat oleh 

Xinox Software. Jcreator ditulis dalam bahasa C/C++ sehingga lebih cepat (dan 

memakai  memori lebih sedikit) dari kebanyakan IDE yang lain. Beberapa 

versi dari Jcreator yaitu  Jcreator 2.50, Jcreator 3.0, Jcreator 3.50, Jcreator 4.00 

dan Jcreator 4.50. Modul Praktikum ini digunakan Jcreator versi 4.50, lebih 

tepatnya Jcreator 4.50.010 yang dirilis pada 10 Januari 2008. 

 

b. Menjalankan Aplikasi Jcreator 

Untuk menjalankan aplikasi Jcreator, dapat dilakukan paling tidak dengan dua 

cara yaitu : 

a. Klik start (  ), kemudian pilih All Programs (  ), dilanjutkan 

dengan memilih Jcreator Pro ( ), langkah terakhir mengklik 

Jcreator Pro 4.50 (  ). 

b. Klik ganda shortcut Jcreator Pro 4.50 yang berada di desktop.  

 

sesudah  salah satu dari dua langkah diatas dilaksanakan, maka tampilan awal dari 

Jcreator Pro 4.50 terlihat pada gambar dibawah ini : 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Klik Tombol Close kotak dialog Tip of the Day.  

 


2. CLASS PADA JAVA 

a. Mengenal class dengan main () method 

Pada bahasa pemrograman yang betul-betul berparadigma object oriented, seperti 

java, setiap baris perintah / statement yang dibuat harus menjadi bagian dari 

class. Pada beberapa bahasa pemrograman yang lain, seperti C++, baris perintah 

program dapat ditulis mengandung object dari class walaupun tanpa didalam class 

itu sendiri.  

 

Dalam sebuah class, seluruh aksi ataupun baris perintah harus ditempatkan 

didalam sebuah method. Sebuah method merupakan kumpulan dari baris perintah 

yang mengerjakan beberapa atau kelompok dari tugas-tugas. Kebanyakan class 

mempunyai methode walaupun tidak diharus setiap class mempunyai methode. 

Class aplikasi paling tidak harus memiliki satu methode yang di sebut dengan 

main method. Pada beberapa bahasa pemrograman nama dari main method nya  

yaitu  main(), yang menunjukkan method ini  yaitu  main method, seperti 

java dan c++. jika  sebuah class mengandung main(), maka class ini  

yaitu  class aplikasi. jika  dalam sebuah aplikasi ada  banyak method, 

maka class yang mempunyai methode main() akan dijalankan/dieksekusi pertama 

sekali. 

 

Gambaran dari main method dari sebuah class yaitu  sebagai berikut : 

 

class namakelas 

      main( ) 

        statements 

end class 

 

 

 

 

b. Struktur main () method pada java 

Setiap bahasa pemrograman memiliki struktur bahasa sendiri yang menjadi ciri 

khasnya. Setiap bahasa pemrograman juga memiliki aturan sendiri yang bisa saja 

berbeda ataupun sama dengan aturan bahasa pemrograman yang lain. 

Salah satu  ciri dan konsep pokok dari pemrograman berorientasi objek yang 

juga dipunyai oleh bahasa pemrograman java yaitu  kelas (class). Dalam 

pembuatan program dengan java, secara tidak langsung juga pendefinisian atau 

pembentukan kelas. Kelas merupakan unit pembentuk program. Seluruh 

pembentuk program diwadahi dan ditampung di suatu kelas. Java dapat terdiri 

dari banyak kelas, dan sebuah kelas dapat terdiri dari banyak method. Namun 

biasanya sebuah file hanya terdiri dari satu kelas yang disimpan dengan nama 

kelas itu sendiri. Aturan untuk nama kelas di java sangat umum yaitu nama harus 

dimulai huruf, sesudah  itu boleh kombinasi huruf dan angka.  

 

 

Struktur utama Bahasa Java yaitu  sebagai berikut : 

 

public class namakelas 

    public static void main ( String [ ] args ) 

    { 

         statement ; 

         statement ; 

         statement ; 

    } 

 

Fungsi main() harus ditetapkan sebagai berikut : 

   public berarti metode dapat dipanggil dari manapun di dalam dan di luar kelas 

   static berarti yaitu  sama untuk seluruh instant dari kelas 

   void berarti metode tidak mengirim apapun sesudah  selesainya. 

   main berarti metode awal yang dijalankan 

 

Java juga merupakan bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive, yang 

berarti penulisan memakai  huruf kapital ataupun huruf kecil pada kode program 

dapat berarti lain. Pasangan kurung kurawal menandakan awal dan akhir kumpulan 

dari instruksi-instruksi yang ada di dalam metode. Setiap instruksi atau baris-baris 

perintah harus diakhiri dengan titik koma untuk menandakan akhir dari satu baris 

perintah. Walaupun baris perintah ditulis lebih dari satu baris, jika tidak diakhiri 

dengan titik koma, maka Java akan menganggap baris-baris perintah ini  

merupakan satu baris perintah saja. 

3. MEMBUAT CLASS DENGAN MAIN () METHOD  

Dari banyak buku yang membahas mengenai bahasa pemrograman, selalu saja 

dimulai dengan membuat sebuah program yang sederhana sebagai pengantar untuk 

membahas  aria yang lebih spesifik. Program sederhana yang dibuat diantaranya 

menampilkan output berupa teks “Hello World” atau “Hello Dunia”. Perlu 

diperhatikan, untuk membuat program dengan Java, NAMA FILE dari program harus 

sama dengan NAMA CLASS yang mempunyai MAIN() METHOD. jika  dalam 

satu program ada  banyak class, maka NAMA FILE harus sama dengan NAMA 

CLASS yang mempunyai MAIN() METHOD. 

Untuk memulai membuat sebuah program langkah-langkahnya sebagai   

berikut :  

   Klik Menu File -> New -> File…  

 

 


   sesudah  diklik muncul kotak dialog sebagai berikut : 

 

 

   Pastikan Java Classes dan Empty Java File dalam keadaan terpilih, dan klik 

tombol Next. 

   sesudah  tombol Next diklik, tampil kotak dialog untuk menentukan nama file dan 

lokasi tempat penyimpanan dengan tampilan sebagai berikut : 

 

Isi Text Box Name dengan coba dan location ditentukan dengan mengklik   

tombol  yang berada di sebelah kanan. Contoh tampilan akhir sesudah  di edit 

kotak dialog ini  sebagai berikut : 

 

 

   sesudah  yakin benar, klik tombol finish ( ), dan tampilan Jcreator 

sebagai berikut : 

 Pastikan Java 

Classes dan Empty 

Java File dalam 

keadaan terpilih 

Menentukan 

lokasi 

penyimpanan 

file 

 

 

   Ketik baris perintah sebagai berikut : 

 

 

 

Sekali lagi diingatkan, bahwa bahasa Java yaitu  bahasa pemrograman yang 

bersifat case sensitive.  

 

   sesudah  selesai klik tombol Run Project pada toolbar untuk 

mengcompile/kompilasi baris perintah (compile apa yaaaa ???). 

 

 

   sesudah  diklik, sekarang perhatikan kotak dialog Build Output yang ada di bawah 

kiri dari aplikasi Jcreator. Jika tampilannya bertuliskan sebagai berikut : 

 

Tombol Run Project 

 

 Okkita Rizan  - 12 - Genap - 

 

 

Maka proses compile sukses. Tidak ada kesalahan penulisan sintaks program 

untuk diterjemahkan. Jika bertuliskan bukan seperti diatas, perbaiki terlebih 

dahulu sintaks yang ditulis dan di lakukan lagi proses compile sampai berhasil. 

 

   sesudah  proses compile selesai, perhatikan kotak dialog General Output yang 

ada di bawah kanan dari aplikasi Jcreator. Kotak dialog ini berfungsi untuk 

menampilkan output/hasil dari sintaks program yang telah dikompilasi. 

Tampilannya sebagai berikut : 

 

 

 

   Secara keseluruhan pembuatan program telah selesai. 

 

Dalam pembuatan program-program berikutnya, langkah-langkahnya juga 

sama dengan langkah-langkah yang telah diuraikan dalam pembuatan program 

sederhana diatas. Langkah dasar dari pembuatan program memakai  Jcreator. 

 

Latihan : 

Buat sebuah program sederhana, program diberi nama dengan biodata.java. 

Program ini  berisi data pribadi (NIM, Nama, Tempat/Tanggal Lahir, Alamat dan 

Nomor Telepon) masing-masing !!!. 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tulisan Process Completed 

 

 Okkita Rizan  - 13 - Genap - 

ALGORITMA DENGAN JAVA 

 

TUJUAN : 

   Dapat memahami dasar-dasar algoritma memakai  java 

   Dapat memahami struktur-struktur algoritma memakai  java 

   Dapat membuat aplikasi algoritma sederhana memakai  java 

 

1. TIPE DATA  

Tipe data yaitu  pengelompokkan data berdasarkan isi dan sifatnya. Bahasa 

Java bersifat strongly typed, sehingga setiap  ariable yang digunakan harus 

ditentukan tipe datanya. Tipe data dalam bahasa java terdiri dari dua macam, yaitu 

Tipe Data Primitif dan Tipe Data Referensi.  

Tipe data  ariable  merupakan tipe data dasar. Tipe data ini tidak diturunkan 

dari tipe lain. ada  delapan tipe ariable  dalam bahasa Java, yaitu : 

a. Empat tipe yaitu  untuk bilangan bulat (Integer) : byte, short, int, long 

b. Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point) : float dan double 

c. Satu untuk tipe karakter yaitu char untuk karakter dengan pengkodean Unicode : 

char 

d. Satu lagi yaitu  Boolean untuk nilai-nilai logika : Boolean 

 

Berikut Tabel Tipe Data Primitif yang digunakan dalam Bahasa Java. 

Sebutan Tipe 

Data 

Bentuk 

Penulisan 

Dalam Bahasa 

Java 

Jumlah 

Byte Yang 

Diperlukan 

Jangkauan Nilai Numerik 

Character char 1 0  s.d   65535 

Integer byte 

short 

int 

long 

- 128  s.d   127 

- 32768   s.d  32767 

- 2147483648  s.d  2147483647 

- 9223372036854775808 s.d 

9223372036854775807  

Floating point 

single 

precision 

Float 4 3.4E-38  s.d  3.4E38 

Positif atau negatif 

Floating point 

double 

precision 

double  8 1.7E-308  s.d   1.7E308 

Positif atau negatif 

Boolean Boolean 1 Nilai yang dinyatakan dengan 

true atau false 

 

 

 

 

MODUL 

 

 Okkita Rizan  - 14 - Genap - 

2. VARIABEL 

Variabel merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai 

dan/atau mengambil nilai ini  pada sebuah program dengan tipe data tertentu. 

Nilai sebuah variable dapat diubah-ubah. Variabel didefinisikan/dideklarasikan 

memakai  kombinasi antara identifier, tipe dan dapat juga sekaligus 

diinisalisasikan (pemberian nilai awal). Nama dari sebuah  variable ditentukan sendiri 

oleh si pembuat program. 

Identifier merupakan kumpulan karakter yang dapat digunakan untuk menamai 

variable, method, class, interface dan package. Beberapa aturan dalam menentukan 

sebuah identifier pada bahasa Java yaitu  : 

   Tidak boleh sama dengan nama atau kata yang sudah disiapkan oleh komputer 

(reserved word) seperti keyword dan functions. 

   Maksimum 32 karakter, bila lebih dari 32 karakter, maka karakter selebihnya tidak 

diperhatikan oleh komputer.  

   Huruf besar (kapital) dan huruf kecil berbeda (case sensitive) 

   Karakter pertama harus huruf atau karakter garis bawah (under score), dan 

karakter berikutnya boleh huruf atau angka, atau karakter garis bawah. 

   Tidak boleh mengandung spasi atau blank 

 

Bentuk Umum Pendeklarasian Variabel yaitu  : 

 

tipe_data  nama_variabel ;     atau  

tipe_data  nama_variabel = nilai_variabel ; 

 

 

Pada contoh program dibawah ini, tipe variabel pada teknik pemrograman 

berorientasi objek disebut dengan local variable , dikarenakan variabel ini  

dibentuk didalam sebuah method. Pada contoh ini, variabel ini  dibentuk didalam 

main() method. Sehingga disebut sebagai LOCAL VARIABLE.  

 

Pada modul berikutnya akan diperkenalkan tipe variabel yang lain yang disebut 

sebagai INSTANCE VARIABLE atau ATRIBUT. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 15 - Genap - 

Contoh Program Mendefinisikan Variabel : 

 

Buka Aplikasi Jcreator, buka file baru, beri nama filenya dengan nama variable.java 

dan tentukan lokasi tempat penyimpanan. Kemudian ketik sintaks program sebagai 

berikut : 

 

  

 

Lakukan proses Kompilasi dan Eksekusi program. Output dari program ini  

yaitu  sebagai berikut : 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 16 - Genap - 

3. OPERATOR 

Perhatikan contoh di bawah ini : 

T = A + B * C 

 

Tanda tambah ( + ) dan asterisk ( * ) disebut sebagai operator, sedangkan A, B 

dan C disebut dengan operand (yang dioperasikan). 

Operator memiliki beberapa jenis yaitu : 

a. Unary 

Yaitu operator yang hanya melibatkan satu operand, contoh : -10 

yaitu  operator yang digunakan untuk melakukan operasi matematika yang 

hanya melibatkan satu buah operand.  

Yang termasuk ke dalam operator unary yaitu  sebagai berikut : 

 

Operator Operasi Ekspresi 

+ Membuat nilai positif +x 

- Membuat nilai negatif -x 

++ Increment (menambah nilai dengan 1) x++ 

-- Decrement (mengurangi nilai dengan 1) x-- 

 

b. Binary 

Yaitu operator yang melibatkan dua buah operand, contoh : 5 + 8 

c. Ternary 

Yaitu operator yang melibatkan tiga buah atau lebih operand, contoh : 10 + 5 * 2 

 

Operator yang dapat digunakan dalam pemrograman antara lain : 

a. Operator Increment 

Pada bahasa java, simbol yang operator yang digunakan yaitu  ++. Operator 

Increment terbagi kedalam dua macam yaitu Pre-Increment dan Post-Increment.  

1) Pre-Increment 

Pre-Increment berarti menaikkan nilai yang ada  pada sebuah variabel 

sebelum nilai dari variabel ini  diproses didalam program. Operator++ 

akan dianggap sebagai pre-increment jika  dituliskan didepan nama variabel 

atau nilai yang akan dinaikkan.  

Contoh Program : 

Nama Program    :  preIncrement.java 

Sintaks Program  : 

 

 

Output Program : 

 

 

 Okkita Rizan  - 17 - Genap - 

 

2) Post-Increment 

Post-increment berarti menaikkan nilai yang ada  pada sebuah variabel 

sesudah  nilai dari variabel ini  diproses di dalam program. Pada post-

increment operator ++ sesudah  variabel atau nilai yang akan dinaikkan. Coba 

program berikut ini untuk membuktikan operator post-increment. 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  postIncrement.java 

Sintaks Program  : 

 

 

Output Program : 

 

 

b. Operator Decrement 

Decrement merupakan kebalikan dari increment, yang merupakan proses 

penurunan nilai dengan 1. Decrement juga dibagi menjadi dua macam, yaitu pre-

decrement dan post-decrement.  

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  cthDecrement.java 

Sintaks Program  : 

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 18 - Genap - 

 

c. Operator Aritmatika 

Yaitu operator yang biasa digunakan dalam matematika. Berikut beberapa 

operator aritmatika yang dapat digunakan dalam operasi-operasi dalam 

pemrograman, diantaranya : 

   Operator Perkalian 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ * ”, operator ini digunakan untuk 

mengalikan dua atau lebih operand. Contoh : 4 * 2 

   Operator Pembagian 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ / ”, operator ini digunakan untuk 

pembagian dua atau lebih operand. Contoh : 4 / 2 

   Operator Penjumlahan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ + ”, operator ini digunakan untuk 

penjumlahan dua atau lebih operand. Contoh : 4 + 2 

   Operator Pengurangan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ – ”, operator ini digunakan untuk 

pengurangan dua atau lebih operand. Contoh : 4 – 2  

   Operator Sisa Pembagian 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ % ”, operator ini digunakan untuk 

mendapatkan sisa pembagian. Contoh : 4 % 2 

 

Contoh Program : 

Nama Program  : aritmatika.java 

Sintaks Program : 

 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 19 - Genap - 

Output program : 

 

 

 

d. Operator Relasi 

Yaitu operator yang biasa digunakan untuk membandingkan dua buah nilai.  Hasil 

dari operator ini yaitu  Benar (TRUE) atau Salah (FALSE). Biasanya operator ini 

digunakan pada struktur pencabangan atau perulangan pada sebuah program. 

Operator-operator relasi yang dapat digunakan dalam pemrograman sebagai 

berikut : 

   Operator sama dengan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ == ”, operator ini menyatakan 

bahwa nilai yang dibandingkan antara dua operan yaitu  sama.            

Contoh : a == b 

   Operator tidak sama dengan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ !=”, operator ini menyatakan bahwa 

nilai yang dibandingkan antara dua operan tidak sama.      Contoh : a != b 

   Operator lebih dari  

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ > ”, operator ini menyatakan bahwa 

nilai operan pertama lebih besar dari nilai operan yang kedua. Contoh : a > b 

   Operator kurang dari 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ < ”, operator ini menyatakan bahwa 

nilai operan pertama lebih kecil dari nilai operan yang kedua. Contoh : a < b 

   Operator lebih dari sama dengan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ >= ”, operator ini menyatakan 

bahwa nilai operan pertama lebih besar dari atau sama dengan nilai operan 

yang kedua. Contoh : a >= b 

   Operator kurang dari sama dengan 

Simbol operator yang digunakan yaitu  “ <= ”, operator ini menyatakan 

bahwa nilai operan pertama lebih kecil dari atau sama dengan nilai operan 

yang kedua. Contoh : a <= b 

 

Contoh Program : 

Nama Program  : relasi.java 

Sintaks Program : 

 

 

 Okkita Rizan  - 20 - Genap - 

 

Output Program : 

 

 

 

e. Operator Logika Boolean 

Yaitu operator yang biasa  digunakan untuk mengaitkan dua buah ungkapan 

kondisi menjadi sebuah kondisi. Operator-operator logika Boolean yang biasa 

digunakan dalam pemrograman yaitu  AND (&&), OR (||) dan NOT (!). 

Perbedaan dari ketiga operator ini  yaitu  : 

   Operator AND : Hasil operator akan BENAR jika kedua ungkapan kondisi, 

kedua-duanya Benar. 

   Operator OR  :  Hasil operator akan BENAR jika kedua atau salah satu 

ungkapan kondisi ini  bernilai Benar. 

   Operator NOT : Berfungsi pembalik nilai logika TRUE menjadi FALSE atau 

nilai logika FALSE menjadi TRUE 

 

 Okkita Rizan  - 21 - Genap - 

 

Contoh Program : 

 

Nama Program   :  oprboolean.java 

Sintaks Program : 

 

 

 

 

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 22 - Genap - 

4. MEMAHAMI CLASS STRING 

Dalam pemrograman Java string merupakan aspek penting, karena dapat 

mempelajari mengenai class dan objek melalui pemakaian  string. String sebenarnya 

merupakan class yang ada  dalam library Java. Java String merupakan salah satu 

class/kelas dasar yang disediakan oleh Java untuk memanipulasi karakter. 

a. Membuat Objek String 

Java mendefinisikan class String dalam package java.lang.String, sehingga tidak 

perlu melakukan impor secara eksplisit. Java String digunakan untuk 

mendefinisikan string yang konstant ( tidak bisa berubah ). Untuk membuat 

string, dapat melakukannya dengan beberapa cara, dan yang sering digunakan 

yaitu  contoh sebagai berikut. 

 

Perhatikan kode berikut ! 

String varString = “abcd”; 

 

Kode diatas yaitu  bentuk singkat dari : 

Char[] datanya = {‘a’,’b’,’c’,’d’}; 

String varString = new String(datanya); 

 

Jadi dapat disimpulkan bahwa String terdiri dari data array yang bertipe char, dan 

kita juga dapat membuat objek String dengan memakai  keyword new yang 

biasa digunakan untuk membuat objek dari class. 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  string1.java 

Sintaks Program  :  

 

 

 

Output Program : 

 

 

 

b. Menggabungkan String 

Seringkali dalam pemrograman perlu menggabungkan String untuk mendapatkan 

String baru. Pada bahasa java, dapat memakai  operator (+) untuk 

menggabungkan beberapa String. 

 

 

 Okkita Rizan  - 23 - Genap - 

Contoh Program : 

Nama Program    :  gabungString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 

 

Output program : 

 

 

 

c. Membandingkan Dua String 

Untuk membandingkan dua objek String, dapat memakai  fungsi sebagai 

berikut : 

   equals(String s) 

Dengan fungsi ini, maka objek string yang bersangkutan akan dibandingkan 

dengan objek string s, pada parameter fungsi ini, dengan membedakan antara 

huruf besar dengan huruf kecil. 

   equalsIgnoreCase(String s) 

Dengan fungsi ini, maka objek string yang bersangkutan akan dibandingkan 

dengan objek string s, pada parameter fungsi ini, dengan tanpa 

memperdulikan perbedaan antara huruf besar dengan huruf kecil. 

 

Kedua fungsi diatas akan menghasilkan nilai boolean true jika  benar dan false 

jika  salah 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 24 - Genap - 

Contoh Program : 

Nama Program    :  bandingString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 

Output program : 

 

 

 

d. Menentukan Awal dan Akhir String 

Untuk menentukan awal dan akhir String, dapat memakai  dua fungsi utama, 

yaitu : 

   startsWith(String s) 

Dengan fungsi ini, maka objek String yang bersangkutan akan diperiksa, 

apakah diawali oleh objek String s, pada parameter fungsi ini. 

   endsWith(String s) 

Dengan fungsi ini, maka objek string yang bersangkutan akan diperiksa, 

apakah diakhiri oleh objek string s, pada parameter fungsi ini. 

 

Fungsi diatas akan menghasilkan nilai boolean true bila benar dan false bila salah. 

 

 Okkita Rizan  - 25 - Genap - 

Contoh Program : 

Nama Program    :  awalakhirString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

Output Program : 

 

 

e. Mengurutkan String 

Dapat juga melakukan pengurutan string dengan method compareTo(). Method 

ini membandingkan karakter-karakter pada String secara berurutan dari awal 

String. Misalnya string pertama bernilai “a” dan string kedua bernilai “b”, maka 

jika  Stringpertama.compareTo(Stringkedua) akan menghasilkan nilai negatif 

(<0) dan jika  dilakukan sebaliknya akan menghasilkan nilai positif (>0). Nilai 0 

akan dihasilkan jika  string pertama dan kedua sama. 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  urutString.java 

Sintaks Program  : 

 

 Okkita Rizan  - 26 - Genap - 

 

 

Output Program : 

 

 

 

f. Menghitung Digit Karakter 

Method yang digunakan untuk menghitung digit dari karakter yang diinginkan 

yaitu  length(). 

Contoh Program : 

Nama Program    :  digitString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 Okkita Rizan  - 27 - Genap - 

 

Output Program : 

 

g. Membuat Array Karakter dari String 

Array yang bertipe char dapat dibuat dari variabel string dengan memakai  

method toCharArray() dari class string. Karena method ini mengembalikan array 

bertipe char, maka kita perlu mendeklarasikan variabel bertipe array char untuk 

menyimpan hasil char array dari string. Selain method toCharArray(), juga ada 

method getChars(). Untuk memakai  method getChars() diperlukan empat 

argumen, yaitu : 

   Awal posisi pada string dalam integer 

   Akhir posisi pada string dalam integer 

   Nama variabel array char yang digunakan untuk menyimpan 

   Posisi indeks pertama untuk menyimpan karakter pertama dalam integer. 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  arrayString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 Okkita Rizan  - 28 - Genap - 

 

 

Output Program : 

 

 

 

h. Mendapatkan String dari Array Karakter 

Selain mengubah string menjadi array char, class String juga menyediakan 

method untuk mendapatkan objek String dari array bertipa char[]. Method 

ini  yaitu  : copyValueOf(char[] arraychar). 

Selain itu, juga mendapatkan nilai integer dari string dengan cara memakai  

method parseInt dari class integer. Misalnya : 

String kode = “345”; 

Int bil = Integer.parseInt(kode); 

Contoh Program : 

Nama Program    :  arrayString2.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

i. StringBuffer 

StringBuffer yaitu  pasangan class String yang menyediakan banyak fungsi string 

yang umum. StringBuffer merepresentasikan urutan karakter yang dapat 

dikembangkan dan ditulis ulang. StringBuffer dapat disisipi karakter dan subString 

di tengahnya, atau ditambah di belakangnya. 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  bufferString.java 

Sintaks Program  : 

 

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

 

 

 


5. MEMAHAMI CLASS UNTUK INPUT DATA PADA JAVA  

Dalam pemrograman dengan memakai  bahasa Java, jika ingin menginput 

data melalui keyboard, maka harus dideklarasikan dahulu  variable dengan 

memakai  fungsi atau class yang ada dalam bahasa Java untuk menginput data. 

Proses ini disebut dengan instansiasi. Proses ini juga termasuk kedalam metode 

object oriented programming. Variabel yang dideklarasikan ini  disebut sebagai 

object, unit terkecil dalam metode object oriented programming.  

Ada tiga macam kelas (class) yang dapat digunakan untuk menginstansiasi object 

untuk menginput data didalam bahasa Java, yaitu : 

a. Buffered Reader 

b. DataInputStream 

c. JoptionPane 

Class Buffered Reader dan Class DataInputStream, merupakan class yang 

digunakan untuk menginstansiasi object yang berbasis text atau console, sedangkan 

class JoptionPane digunakan untuk menginstansiasi object dengan basis GUI 

(Graphical User Interface) / Windows. Class Buffered Reader dan Class 

DataInputSream merupakan bagian dari library functions dalam java, sehingga library 

functions yang membawahi kedua class ini  harus dicantum atau diikut sertakan 

(import) kedalam program. Library functions ini  yaitu  java.io.*. 

Contoh Program : 

Nama Program    :  input.java 

Sintaks Program  :  

 

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

Penjelasan singkat mengenai program : 

   tulis merupakan objek yang dibuat untuk class BufferedReader. Proses 

membuat sebuah objek dari sebuah class disebut sebagai instansiasi objek. 

Dari objek inilah sebuah data dapat diinput dengan memanfaatkan method yang 

sudah ada pada class BufferedReader yaitu method readLine(). Dengan kata lain 

objek tulis memakai  method readLine() untuk menginput data. sesudah  

diinput data akan dimasukkan ke masing-masing variabel lokal yaitu variabel 

nama dan umur. 

   Setiap data yang diinput pada java akan dianggap sebagai String (tipe data 

karakter). Untuk menampung data ke variabel yang bertipe selain String, maka 

data ini  harus dikonversikan (diubah) tipe datanya sesuai dengan tipe data 

variabel penampungnya. Contoh diatas variabel umur bertipe data integer, 

sehingga baris perintahnya menjadi : Integer.parseInt (input.readLine()). 

Integer.parseInt() merupakan perintah untuk mengubah tipe data dari String 

menjadi Integer.  

   pemakaian  try and catch berfungsi untuk memvalidasi program. jika  ada 

kesalahan dalam program, maka akan dialihkan ke bagian catch. Sebagai contoh 

jika  menginput data karakter kedalam variabel umur, program akan 

menunjukkan ke bagian catch. 

 

 

Berikut yaitu  contoh program input data dengan memanfaakan CLASS 

JOPTIONPANE. Sama seperti contoh program diatas, perlu untuk mengimport 

kedalam program package / library function dari class ini . Untuk class 

JOPTIONPANE ada  dalam package javax.swing.*. 

 

 

 

 

Contoh Program : 

Nama Program    :  inputJOption.java 

Sintaks Program  :  

 

 

Output Program : 

 

 

 

 

 

6. STRUKTUR PENCABANGAN  

Struktur ini disebut juga dengan SELECTION STRUCTURE atau DECISION 

STRUCTURE. Struktur pencabangan ini menyediakan satu atau beberapa pilihan. 

Pilihan yang mana yang akan dikerjakan tergantung dengan kondisinya.  

Sebagai contoh, sesudah  selesai melaksanakan ujian, maka seorang mahasiswa 

akan dinyatakan “LULUS” atau “TIDAK LULUS” tergantung dengan hasil ujiannya. 

LULUS dan TIDAK LULUS merupakan pilihan yang disediakan untuk mahasiswa 

sedangkan nilai ujian mahasiswa merupakan KONDISI yang menentukan hasil akhir 

yang akan diperoleh mahasiswa ini .   

Dalam pemrograman, pilihan artinya memilih baris perintah yang mana yang 

akan dikerjakan. Baris-baris perintah ini akan dimasukkan kedalam “BLOK”  atau 

“KELOMPOK” khusus. Satu “BLOK” menandakan satu pilihan. BLOK ini lah yang 

nantinya akan dikerjakan atau tidak tergantung dengan KONDISI.  

Kondisi dalam pencabangan merupakan suatu pernyataan atau ungkapan atau 

expression yang mengandung nilai BENAR atau SALAH, dalam bahasa pemrograman 

familiar dengan istilah TRUE atau FALSE. Untuk menghasilkan TRUE atau FALSE, 

kondisi memakai  operator relasi dan logika boolean. 

Pencabangan terdiri dari dua macam yaitu Simple Conditional Branch dan 

Multiway Conditional Branch. Macam dari struktur ini tergantung dengan PILIHAN 

yang disediakan 

   Simple Conditional Branch 

Anggota dari pencabangan ini yaitu  IF-THEN, IF-THEN-ELSE, NESTED IF 

- Contoh Program IF-THEN : 

Nama Program :  ifthen.java 

 

 

Output Program :                                           Flowchart : 

 

 

 

Atau : 

 

 

 

- Contoh Program IF-THEN-ELSE : 

Nama Program : ifthenelse.java 

Sintaks Program : 

Angka > 5 

 

Print(‘Angka > 5’) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE 

FALSE 

 

Output program :       

 

 

 

Atau : 

 

 


Flowchart : 

 

 

 

- Contoh Program NESTED IF : 

Nama Program : nestedif.java 

Sintaks Program : 

Angka > 5 

 

Print(‘Angka > 5’) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE FALSE 

 

Print(‘Angka < 5’) 

 

 

 

Output Program :       

 

  

 

Atau : 

 

  

 

 

Atau : 

 

  

 

 

Flowchart : 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   Multiway Conditional Branch 

Anggota dari struktur ini yaitu  Switch Case. 

Contoh Program : 

Nama Program : switchcase.java 

Sintaks Program : 

 

 

Print(‘SELESAI’) 

angka > 10 && 

angka <= 20 

 

Print(’11 s/d 20’) 

 

Print(‘0 s/d 10’) 

TRUE FALSE 

 

Print(‘Angka < 5’) 

angka > 10 && 

angka <= 20 

TRUE FALSE 

 


 

 

Output Program : 

 

 

 Okkita Rizan  - 40 - Genap - 

7. STRUKTUR PERULANGAN  

Struktur ini bermanfaat dalam hal efisiensi memori yang digunakan, karena 

sintaks program yang sama dapat diringkas tanpa harus menuliskan berulang-ulang 

selama memenuhi kondisi yang telah ditentukan. Dalam bahasa pemrograman 

struktur alur algoritma ini biasa disebut dengan looping.  

Pada dasarnya, ada 3 macam looping dasar yang digunakan dan kombinasi dari 

ketiganya. 3 Macam looping ini  yaitu  For Next, While..Do dan Do..While. 

Kombinasi dari ketiganya disebut dengan Nested Loop. Berikut contoh-contohnya : 

   Contoh Program For Next 

Nama Program : fornext.java 

Sintaks Program : 

 

 

Output Program :                                          Flowchart :         

 

 

 

   Contoh Program While..Do 

Nama Program : whiledo.java 

Sintaks Program : 

 

i <= 10 

 

Print( i ) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE 

FALSE 

i++ 

i=1 

 

 Okkita Rizan  - 41 - Genap - 

 

 

Output Program : 

 

 

   Contoh Program Do..While 

Nama Program : dowhile.java 

Sintaks Program : 

 

 

 

 

 

 

 

i <= 10 

 

Print( i ) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE 

FALSE 

i++ 

i=1 

Flowchart : 

 

 Okkita Rizan  - 42 - Genap - 

Output Program :                            Flowchart : 

 

 

 

 

   Contoh Program Nested..Loop 

Nama Program : nestedloop.java 

Sintaks Program : 

 

 

 

 

 

Output Program : 

 

 

i <= 10 

 

Print( i ) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE 

FALSE 

i++ 

i=1 

i <= 5 

 

print( j ) 

 

Print(‘SELESAI’) 

TRUE 

FALSE 

i++ 

i=1 

J=1 

j <= i 

j++ 

TRUE 

FALSE 

 

println() 

Flowchart : 

 

 Okkita Rizan  - 43 - Genap - 

8. ARRAY 

Array yaitu  variabel sejenis yang berderet-deret sedemikian rupa sehingga 

alamatnya saling bersambung atau bersebelahan/berdampingan (contiguous). Array 

merupakan variabel yang dapat menampung banyak nilai / data dengan tipe data 

yang sejenis. Berbeda dengan variabel yang telah dibahas pada bab terdahulu, yang 

hanya bisa digunakan untuk menyimpan satu nilai saja, yang disebut dengan variabel 

tunggal. Nilai pada array diakses berdasarkan indeks yang tersusun secara berurutan. 

Array dapat berupa satu dimensi, dua dimensi, tiga dimensi ataupun banyak dimensi 

a. Array 1 Dimensi 

Array satu dimensi yaitu  array yang memiliki satu kolom dengan banyak baris, 

atau satu baris dengan banyak kolom, tergantung bagaimana cara 

mengilustrasikannya dalam pikiran. Array satu dimensi disebut juga dengan vector 

karena hanya mempunyai satu arah saja.  

Bentuk Umum Deklarasi Array Satu Dimensi : 

 

tipe_data []  nama_array = new tipe_data [jumlah_indeks] ; 

 

Contoh programnya sebagai berikut : 

 

Nama Program : array1d.java 

Sintaks Program : 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 44 - Genap - 

b. Array 2 Dimensi 

Array dua dimensi yaitu  array yang memiliki dua atau lebih kolom dengan 

banyak baris, atau dua atau lebih baris dengan banyak kolom, bergantung 

bagaimana mengilustrasikannya didalam pikiran. Array dua dimensi juga dapat 

dipandang sebagai gabungan dari dua atau beberapa array satu dimensi. Array 

dua dimensi disebut juga dengan matriks. 

Bentuk Umum Deklarasi Array Dua Dimensi : 

 

 tipe_data [] [] nama_array = new tipe_data [jml_indeks_baris] [jml_indeks_kolom] ; 

 

Contoh programnya sebagai berikut : 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 45 - Genap - 

KONSEP CLASS & DESAIN CLASS 

 

TUJUAN : 

   Dapat memahami salah satu fundamental OOP yaitu class dan object 

   Dapat memahami bagian-bagian pada class 

   Dapat memahami dan membuat class dengan java 

 

 

1. KONSEP CLASS DAN OBJECT 

Class yaitu  ciri dari Object Oriented Programming. Class merupakan kumpulan 

dari objek yang sejenis. Sedangkan objek merupakan benda, baik secara fisik atau 

konseptual. Ciri dari objek yaitu  memiliki atribut/property/data (data member) dan 

method/behavior/function (member function).  

Atribut  yaitu  variabel-variabel yang menyatakan karakteristik/ciri suatu objek 

(what they have). Methode yaitu  fungsi-fungsi yang bertugas memanipulasi nilai 

pada data member (what they do). Fungsi yang paling sering ada pada sebuah objek 

yaitu  fungsi untuk mengubah dan menginformasikan nilai dari data member objek. 

Methode juga digunakan untuk mengkomunikasikan data dalam class dengan 

lingkungan luar class. Pengaksesan data objek secara langsung tidak diperbolehkan.  

Perbedaan antara class dengan objek yaitu  Class merupakan desain dan objek 

merupakan perwujudan suatu Class. Class bersifat abstrak dan objek bersifat 

kongkrit.  

 

2. CLASS DIAGRAM 

Salah satu tools yang biasa digunakan untuk memodelkan/ menggambarkan/ 

merancang aplikasi berparadigma Object Oriented yaitu  UML atau Unified Modelling 

Language. Pada UML ada  beberapa diagram yang mempunyai peran tersendiri. 

Salah satu diagram yang ada  didalam UML dikenal dengan CLASS DIAGRAM. 

Diagram ini secara khusus menggambarkan sebuah class dan hubungan dengan class 

yang lain dalam sebuah sistem. Dilingkungan STMIK Atma Luhur, CLASS DIAGRAM 

dan diagram-diagram yang lainnya diperkenalkan pada mata kuliah PEMODELAN 

SISTEM INFORMASI, sehingga dalam modul praktikum ini, tidak secara detail 

menggambarkan dan bagaimana merancang sebuah class diagram, hanya sebagai 

diagram konseptual untuk membantu membuat class yang sesungguhnya didalam 

program.  

Bentuk umum dari class diagram digambarkan sebagai berikut : 

 

 

 

 

 

MODUL 

NewClass 

Atribut 

Method 

 

 Okkita Rizan  - 46 - Genap - 

Class diagram mempunyai tiga bagian. Bagian atas atau pertama digunakan sebagai 

nama class/kelas. Aturan membuat nama class sesuai disesuaikan dengan aturan 

bahasa pemrograman yang digunakan. Biasanya nama dari sebuah class sesuai 

dengan kumpulan object yang ditampung oleh class ini .  

Bagian tengah atau kedua digunakan untuk menampung atribut dari class. Pada basis 

data atribut disebut juga sebagai FIELD. Pada bahasa java atribut disebut juga 

dengan INSTANCE VARIABLE.  

Pada bagian yang bawah atau ketiga digunakan untuk menampung method dari 

class. Biasanya method berfungsi untuk memanipulasi data dari data member/atribut, 

tetapi tidak menutup kemungkinan sebuah method tidak berfungsi untuk 

memanipulasi data dari data member, tergantung dengan sifat method itu sendiri.  

Untuk method yang berfungsi untuk menampulasi atribut, diberi nama dengan awalan 

set dan get disertai dengan INSTANCE VARIABLE nya. 

Contoh : 

Desain sebuah class yang berfungsi sebagai kumpulan data dari mahasiswa. Class 

ini  memiliki atribut diantaranya NIM, NAMA dan ALAMAT. Class ini  juga 

ada  method untuk menentukan dan mengambil data NIM, NAMA dan ALAMAT. 

Selain itu, juga ada  method untuk melihat nilai yang telah diperoleh mahasiswa. 

Dari uraian ini , class diagram untuk mahasiswa dapat didesain sebagai berikut : 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MAHASISWA 

NIM 

NAMA  

ALAMAT 

setNIM() 

setNAMA() 

setALAMAT() 

getNIM() 

getNAMA() 

getALAMAT() 

NILAI() 

 

 Okkita Rizan  - 47 - Genap - 

3. CLASS DIAGRAM MENJADI CLASS PADA JAVA 

Dari contoh pada point 2 diatas, jika  desain class mahasiswa ini  

diimplementasikan kedalam bahasa java, maka  class mahasiswa ini  menjadi 

sebagai berikut : 

a. Class 

Pada bagian atas atau pertama akan menjadi nama class. Aturan pemberian nama 

class pada java sama seperti memberi nama variable pada java. Class mahasiswa 

dapat digambarkan sebagai berikut : 

 

class mahasiswa 

    //statements 

     

 

Tanda kurung kurawal penanda awal dan akhir dari sebuah class. Atribut dan 

method dari sebuah class akan ditulis diantara tanda kurung kurawal ini . 

 

b. Atribut 

Bagian kedua dari class diagram yaitu  atribut. Nama lain dari atribut yaitu  

INSTANCE VARIABLE. Artinya, atribut pada konsep class diagram akan menjadi 

INSTANCE VARIABLE dalam pemrograman. Pada sebagian besar bahasa 

pemrograman, saat pendeklarasian variabel harus menyertakan apa tipe data dari 

variabel ini , artinya variabel ini  digunakan untuk menampung data 

jenis apa.  

Dari contoh program modul sebelumnya, LOCAL VARIABLE harus menyertakan 

tipe data yang digunakan. Sama seperti LOCAL VARIABLE, pembuatan INSTANCE 

VARIABLE juga harus menyertakan tipe datanya.  

Pada contoh class mahasiswa diatas, mempunyai tiga atribut yaitu NIM, NAMA 

dan ALAMAT. Tipe data yang sesuai untuk tiga atribut ini  yaitu  Tipe Data 

String karena menampung jenis data karakter. 

Penulisan atribut  dalam class mahasiswa digambarkan sebagai berikut : 

 

class mahasiswa 

     String NIM; 

     String NAMA; 

     String ALAMAT; 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 48 - Genap - 

c. Method 

Bagian ketiga dari class diagram yaitu  method. Untuk penulisan method dalam 

class ada yang diawali dengan void dan ada pula yang diawali dengan tipe data 

dari method ini . Method yang diawali dengan void, menandakan bahwa 

method ini tidak mengembalikan nilai (return value), sedangkan method yang 

diawali dengan tipe data, menandakan ada nilai yang akan dikembalikan (return 

value). Method yang mempunyai return value, akan ada  perintah return() 

didalam method ini . Biasanya method yang diawali dengan void yaitu  

method yang bernama set.. dan method yang diawali dengan tipe data yaitu  

metod yang bernama get.. Kesimpulannya, apakah dengan awalan void atau tipe 

data, tergantung dengan fungsi method itu sendiri. 

Penulisan method dalam class mahasiswa sebagai berikut : 

 

 

class mahasiswa 

  { 

                           void setNIM() 

                          { //statements 

                          } 

                          void setNAMA() 

                          { //statements 

                          } 

                          void setALAMAT() 

                          { //statements 

                          } 

                          String getNIM() 

                          { //statements 

         return(..); 

                          } 

                          String getNAMA() 

                          { //statements 

                            return(..); 

    } 

                          String getALAMAT() 

                          { //statements 

                            return(..); 

                          } 

      int NILAI() 

                          { //statements 

                            return(..); 

                          } 

 

 

 

 

 Okkita Rizan  - 49 - Genap - 

d. Class lengkap dengan atribut dan method. 

Bentuk lengkap class mahasiswa yang mempunyai atribut dan method 

digambarkan sebagai berikut : 

 

 

class mahasiswa 

  { 

                          String NIM; 

      String NAMA; 

       String ALAMAT;  

       void setNIM() 

                          { //statements 

                          } 

                          void setNAMA() 

                          { //statements 

                          } 

                          void setALAMAT() 

                          { //statements