memakai  teknologi serial

dengan kecepatan tinggi yang seperti dipakai  pada Ethernet Gigabit1, Serial

ATA (SATA), dan Serial-Attached SCSI (SAS).

31

Gambar 10. Mainboard AT Baby

Apabila dibandingkan dengan generasi penerusnya, yaitu ATX, maka

motherboard AT ini memiliki banyak kekurangan, seperti mudah

mengalami panas dan juga ukurannya yang cukup besar. Saat ini,

motherboard AT baby sudah jarang, bahkan tidak dipakai  lagi, sebab 

tidak kompatibel dengan teknologi sistem komponen CPU dan perangkat

keras komputer saat ini.

b. Motherboard ATX

Jenis motherboard yang kedua yaitu  motherboard jenis ATX. ATX

merupakan kependekan dari Advance Technology Extended. Motherboard

ATX ini merupakan pengembangan dari jenis motherboard sebelumnya,

yaitu AT / AT Baby yang memiliki banyak kekurangan. Motherboard ATX

saat ini merupakan salah satu jenis motherboard standar yang banyak

dipakai  pada komputer di dunia.

32

Gambar 11. Mainboard ATX

Motherboard jenis ATX sendiri juga terbagi menjadi bebeerapa jenis,

berdasarkan ukurannya. Berikut ini yaitu  beberapa jenis dari motherboard

ATX :

1) Standard ATX

Standard ATX merupakan jenis motherboard ATX standard, yang

banyak dipakai  untuk komputer maupun laptop. Motherboard jenis

Standard ATX ini memilki ukuran panjang 305 mm dan lebar 244 mm.

Motherboard standard ATX memiliki AGP konektor dan juga PCI

connector.

2) Micro ATX

Micro ATX, sesuai dengan namanya, motherboard dengan jenis Micro

ATX ini memiliki bentuk micro, alias kecil apabila dibandingkan

dengan form factor ATX Standard dan form factor ATX lainnya.

Ukuran dari motherboard Micro ATX ini yaitu  sebesar 244 mm x 244

mm. Dengan ukuran yang kecil ini, maka micro ATX sanga cocok

109

Bus PCI tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus mezzanine

atau bus peripheral. Standar PCI yaitu  64 saluran data pada kecepatan 33MHz,

laju transfer data 263 MB per detik atau 2,112 Gbps. Keunggulan PCI tidak

hanya pada kecepatannya saja tetapi murah dengan keeping yang sedikit.

Interkoneksi komponen periferal (bahasa Inggris: Peripheral

Component Interconnect) yaitu  bus yang didesain untuk menangani beberapa

perangkat keras. PCI juga yaitu  suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor

independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal[1].

Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group

yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada

tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini yaitu  untuk menggantikan Bus

ISA/EISA yang sebelumnya dipakai  dalam komputer IBM PC atau

kompatibelnya.

Komputer lama memakai  slot ISA, yang merupakan bus yang

lamban. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih dipakai 

sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on).

7.5. Bus PCI Express

PCI Express (PCI-E/PCIex) yaitu  slot ekspansi module, di desain

untuk menggantikan PCI bus yang lama. Banyak Motherboard mengadopsi PCI

express disebab kan PCI Express memiliki transfer data yang lebih cepat,

terutama untuk keperluan grafis 3D. Slot ini memiliki kecepatan 1x, 2x, 4x, 8x,

16x and 32x, tidak seperti PCI biasa dengan sistem komunikasi paralel. PCI

Express memakai  sistem serial dan mampu berkomunikasi 2 kali

(tulis/baca) dalam satu rute clock.

108

Bus EISA dapat menangani data hingga 32 bit pada kecepatan 8,33

MHz, sehingga transfer rate maksimum yang dapat dicapainya yaitu  33

MByte/detik. Timing (latency) EISA juga berpengaruh pada kecepatan transfer

data pada kartu EISA. Ukuran dimensi fisik slotnya (panjang, lebar, tinggi)

yaitu  333,5 milimeter, 12,7 milimeter, 127 milimeter.

7.4. PCI (Peripheral Component Interconnect)

PCI yaitu  bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat

keras. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest

Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya,

pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini yaitu  untuk menggantikan Bus

ISA/EISA yang sebelumnya dipakai  dalam komputer IBM PC atau

kompatibelnya. Komputer lama memakai  slot ISA, yang merupakan bus

yang lamban. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih

dipakai  sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express

(add-on). Spesifikasi bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai

PCI vesi 1.0.

Gambar 68. Bus PCI

33

dipakai  pada netbook yang memilki ukuran fisik kecil dan tidak

terlalu membutuhkan spesifikasi yang tingi. Micro ATX juga terbilang

salah satu jenis motherboard ATX yang paling ekonomis dan murah.

3) Flex ATX

Flex ATX merupakan pengembangan dari motherboard micro ATX.

Flex ATX menawarkan fleksibilitas dalam merancang komputer,

sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Flex ATX memiliki 2

PCI connector.

4) Mini ATX

Mini Atx memiliik ukuran yang relative kecil, mirip seperti mirco PCX.

Ukuran dari motherboard Mini ATX ini yaitu  284 mm untuk

panjangnya, dan 208 mm untuk lebarnya. Motherboard mini ATX saat

ini banyak dipakai  untuk keperluan PC ukuran kecil, dan juga

keperluan netbook kecil.

c. Motherboard BTX

Jenis motherboar yang ketiga yaitu  BTX. BTX merupakan kependekan

dari Balanced Technology Extended. Sesuai dengan namanya, motherboard

jenis BTX ini menawarkan keseimbangan dalam pemakaian  sebuah sistem

komputer.

34

Gambar 12. Mainboard BTX

Keseimbangan dari penyusunan sistem komputer ini terlihat dari

keunggulan BTX dalam hal mengatur suhu. BTX mampu untuk

mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam komputer, serta mampu untuk

melakukan pengendalian panas.

Motherboard BTX sendiri memilki beberapa jenis. Jenis dari motherboard

BTX ini dilihat dari ukuran atau dimensi dari motherboard BTX, yang

terdiri dari :

1) BTX Standar

BTX standar merupakan jenis motherboard BTX yang memiliki ukuran

dimensi standa, yaitu sebesar 325 mm untuk panjangnya, dan juga 267

mm untuk lebarnya. Cukup besar apabila dibandingkan dengan standard

ATX. BTX standar, meskipun lebih besar, namun disebut – sebut

memiliki kemampuan yang baik dalam menjaga sirkulasi panas di

107

perusahaan lain seperti AlphaServer , HP 9000 -D, SGI Indigo2 dan MIPS

Magnum.

Bus EISA menambahkan 90 konektor baru (55 konektor dipakai 

untuk sinyal sedang  35 sisanya dipakai  sebagai ground) tanpa membuat

slot ISA 16-bit berubah. Sekilas, slot EISA 32-bit sangat mirip dengan slot ISA

16-bit. Tapi, berbeda dari kartu ISA yang hanya memiliki satu baris kontak,

kartu EISA memiliki dua baris kontak yang bertumpuk. Baris pertama yaitu 

baris yang dipakai  oleh ISA 16-bit, sementara baris kedua menambahkan

bandwidth menjadi 32-bit. sebab nya, kartu ISA yang lama masih dapat

bertahan meskipun berganti motherboard. Meski kompatibilitas ini merupakan

sesuatu yang bagus, ternyata industri kurang begitu meresponsnya. Akhirnya,

fitur-fitur EISA pun ditangguhkan untuk mengembangkan bus I/O yang baru,

yang disebut dengan VESA Local Bus (VL-Bus).

Gambar 67. Pin Slot EISA

106

Bus EISA pada dasarnya yaitu  versi 32-bit dari bus ISA yang biasa.

Tidak seperti MCA dari IBM yang benar-benar baru (arsitektur serta desain

slotnya), pengguna masih dapat memakai  kartu ISA 8-bit atau 16-bit yang

lama kedalam slot EISA, sehingga hal ini memiliki nilai tambah: Kompatibilitas

ke belakang (backward compatibility). Seperti halnya bus MCA, EISA juga

mengizinkan konfigurasi kartu EISA secara otomatis dengan memakai 

perangkat lunak, sehingga bisa dibilang EISA dan MCA yaitu  pelopor “plug-

and-play”, meski masih primitif.

Standard Arsitektur Industri Extended (dalam prakteknya hampir selalu

disingkat menjadi EISA) yaitu  standar bus untuk IBM PC yang kompatibel

komputer . Hal itu disampaikan pada bulan September 1988 oleh sebuah

konsorsium dari klon PC vendor (yang "Geng Sembilan") sebagai counter untuk

pemakaian  IBM dari perusahaan milik arsitektur Micro Channel (AMK). EISA

memperluas AT bus, yang berganti nama ke ISA bus untuk menghindari

pelanggaran merek dagang IBM pada perusahaan PC / AT komputer , menjadi

32 bit dan memungkinkan lebih dari satu CPU untuk berbagi bus. The bus

mastering dukungan juga ditingkatkan untuk menyediakan akses sampai 4 GB

memori.

EISA lebih disukai oleh produsen sebab  sifat kepemilikan MCA, dan

bahkan menghasilkan beberapa mesin IBM mendukungnya. Ini agak mahal

untuk diterapkan (meskipun tidak sebanyak AMK), sehingga tidak pernah

menjadi sangat populer di PC desktop. Namun, itu cukup berhasil di pasar

server. Kartu EISA paling banyak di produksi oleh IBM kompatibel dan

35

dalam sistem komputer, sehingga dapat meminimalisir terjadinya

overheating.

2) Micro BTX

Jenis motherboard BTX berikutnya yaitu  jenis Mikro BTX. Micro

BTX senarnya memiliki fungsi dan juga keunggulan yang hampir sama

dengan standard BTX. Namun demikian, perbedaannya terdapat pada

ukurannya. Micro BTX memiliki ukuran sebesar 264 x 267 mm panjang

dan lebarnya.

3) Pico BTX

Pico BTX merupakan versi min I dari BTX. Memiliki ukuran yang jauh

lebih kecil, Pico BTX hanya memilki lebar sebesar 203 mm, dengan

panjang motherboard Pico BTS sebesar 264 mm.

d. Motherboard ITX

Apabila pada motherboard jenis ATX dan juga BTX keduanya sama sama

memiliki ukuran yang besar, yaitu berkisar antara 300 mm hingga 200-an

mm, maka tidak dengan motherboard jenis ITX. Motherboard jenis ITX

atau yang dikenal dengan kepanjangannya, Information Technology

Extended ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil.

Motherboard ITX didukung oleh Via, yang memiliki factor level kecil,

yang sangat pas dan juga cocok untuk dibuat sebagai motherboard pada

mini PC, atau juga PC tablet dengan ukuran kecil. Motherboard ITX

memiliki 2 jenis form factor, yaitu :

36

Gambar 13. Mainboard ITX

1) Mini ITX

Mini ITX merupakan format ITX dengan dimensi yang kecil.

Motherboard jenis mini ITX ini berbentuk persegi, dengan panjang

masing – masing sisinya yaitu  170 mm. Kecil sekali bukan? Sangat

pas untuk kebutuhan tablet PC dan juga mini PC anda.

2) Nano ITX

Masih berpikir bahwa mini ITX yaitu  yang paling kecil? Tunggu dulu,

format ITX lainnya juga ada yang lebih kecil lagi, yaitu nano ITX. Nano

ITX merupakan jenis motherboard ITX yang terkecil. Ukurannya

berbentuk persegi, sama seperti mini ITX, dengan ukuran yang lebih

kecil, berbeda 50 mm dari mini ITX, yaitu sebesar 120 mm x 120 mm.

105

sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara spesifik untuk mengatur

pengembangan bus EISA. Selain Compaq, ada beberapa perusahaaan lain yang

mengembangkan EISA yang jika diurutkan, maka kumpulan perusahaan dapat

disebut sebagai WATCHZONE.

a) Wyse

b) AT&T

c) Tandy Corporation

d) Compaq Computer Corporation

e) Hewlett-Packard

f) Zenith

g) Olivetti

h) NEC dan Epson

Meski menawarkan pengembangan yang signifikan jika dibandingkan

dengan ISA 16-bit, hanya beberapa kartu berbasis EISA yang beredar dipasaran

(atau yang dikembangkan). Itu pun hanya berupa kartu pengontrol larik hard

disk (SCSI/RAID), dan kartu jaringan server.

Gambar 66. Bus EISA

104

dapat menyababkan terjadinya bottleneck pada bus sistem yang

bersangkutan.

Daripada membuat bus I/O yang baru, IBM ternyata hanya merombak

sedikit saja dari desain ISA 8-bit yang lama, yakni dengan menambahkan

konektor ekstensi 16-bit (yang menambahkan 36 konektor, sehingga

menjadi 98 konektor), yang pertama kali diluncurkan pada Agustus tahun

1984, tahun yang sama saat IBM PC/AT diluncurkan. Ini juga menjadi

sebab mengapa ISA 16-bit disebut sebagai AT-bus. Hal ini memang

membuat interferensi dengan beberapa kartu ISA 8-bit, sehingga IBM pun

meninggalkan desain ini, ke sebuah desain di mana dua slot ini

digabung menjadi satu slot.

Komputer lama memakai  slot ISA, yang merupakan bus yang lamban.

Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih dipakai  sampai

sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on).

Spesifikasi bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai PCI

vesi 1.0.

7.3. Extended ISA (EISA)

Bus EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) yaitu 

sebuah bus I/O yang diperkenalkan pada september 1988 sebagai respons dari

peluncuran bus MCA oleh IBM, mengingat IBM hendak “memonopoli” bus

MCA dengan mengharuskan pihak lain membayar royati untuk mendapatkan

lisensi MCA. Standar ini dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC

Compatible, selain IBM, meskipun yang banyak menyumbang yaitu  Compaq

Computer Corporation. Compaq jugalah yang membentuk EISA Committee,

37

MATERI 4 : PROCESSOR

4.1. Pengertian Processor

Processor yaitu  salah satu komponen yang paling utama dari rangkaian

komputer, tanpa alat satu ini kompi tidak akan jalan alias tidak akan berguna

sebab  prosesor yaitu  otak komputer. Perkembangan processor diawali oleh

processor intel pada saat itu hanya satu² nya microprocessor yang ada. Tetapi

pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen yang lain, sehingga

user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.

a. Microprocessor 4004 (1971)

Processor di awali pada tahun 1971 dimana intel mengeluarkan processor

pertamanya yang di pakai pada mesin penghitung buscom. Ini yaitu 

penemuan yang memulai memasukan system cerdas kedalam mesin.

Processor ini dinamakan microprocessor 4004. Chip intel 4004 ini

mengawali perkembangan CPU dengan mempelopori peletakan seluruh

komponen mesin hitung dalam satu IC. Pada saat ini IC mengerjakan satu

tugas saja.

Gambar 14. Microprocessor 4004

38

b. Microprocessor 8008 (1972)

Pada tahun 1972 intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang

berkecepatan hitung 2 kali lipat dari microprocessor sebelumnya.

Microprpcessor jenis ini yaitu  merupakan 8 bit pertama. Microprocessor

ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja.

Gambar 15. Microprocessor 8008

c. Microprocessor 8080 (1974)

Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan microprocessor terbaru

dengan seri 8080. Pada seri ini intel melakukan perubahan dari mp multi

voltage menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat

dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS. Microprocessor ini

yaitu  otak pertama bagi komputer yang bernama altair. Pada saat ini

pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X

microprocessor sebelumnya.

Gambar 16. Microprocessor 8080

103

Bus ISA 8-bit merupakan varian dari bus ISA, dengan bus data selebar 8-

bit, yang dipakai  dalam IBM PC 5150 (model PC awal). Bus ini telah

ditinggalkan pada sistem-sistem modern ke atas tapi sistem-sistem Intel

286/386 masih memilikinya. Kecepatan bus ini yaitu  4.77 MHz (sama

seperti halnya prosesor Intel 8088 dalam IBM PC), sebelum ditingkatkan

menjadi 8.33 MHz pada IBM PC/AT. sebab  memiliki bandwidth 8-bit,

maka transfer rate maksimum yang dimilikinya hanyalah 4.77 Mbyte/detik

atau 8.33 Mbyte/detik. Meskipun memiliki transfer rate yang lamban, bus

ini termasuk mencukupi kebutuhan saat itu, sebab  bus-bus I/O semacam

serial port, parallel port, kontrolir floppy disk, kontrolir keyboard dan

lainnya sangat lambat. Slot ini memiliki 62 konektor. Meski desainnya

sederhana, IBM tidak langsung mempublikasikan spesifikasinya saat

diluncurkan tahun 1981, tapi harus menunggu hingga tahun 1987, sehingga

para manufaktur perangkat pendukung agak kerepotan membuat perangkat

berbasis ISA 8-bit.

b. ISA 16-bit

Bus ISA 16-bit yaitu  sebuah bus ISA yang memiliki bandwidth 16-bit,

sehingga mengizinkan transfer rate dua kali lebih cepat dibandingkan

dengan ISA 8-bit pada kecepatan yang sama. Bus ini diperkenalkan pada

tahun 1984, ketika IBM merilis IBM PC/AT dengan mikroprosesor Intel

80286 di dalamnya. Mengapa IBM meningkatkan ISA menjadi 16 bit

yaitu  sebab  Intel 80286 memiliki bus data yang memiliki lebar 16-bit,

sehingga komunikasi antara prosesor, memori, dan motherboard harus

dilakukan dalam ordinal 16-bit. Meski prosesor ini dapat diinstalasikan di

atas motherboard yang memiliki bus I/O dengan bandwidth 8-bit, hal ini

102

ISA asli diperkenalkan pada tahun 1981 tetapi teknologi tidak menjadi banyak

dipakai  sampai tahun 1984, ketika versi 16-bit dirilis. Dua teknologi bersaing

- MCA dan VLB - juga dipakai  oleh beberapa produsen, tetapi tetap ISA bus

ekspansi yang paling umum untuk sebagian besar 1980-an dan 1990-an. Namun,

pada akhir abad kedua puluh, port ISA mulai diganti dengan lebih cepat PCI dan

AGP slot. Saat ini, kebanyakan komputer hanya mendukung PCI dan kartu

ekspansi AGP.

.

Gambar 65. Bus ISA

Bus ISA dikembangkan oleh IBM di Boca Raton, Florida. Ketika IBM

memperkenalkan IBM PC tahun 1981, dipakai lah bus ISA 8 bit, namun pada

bulan Agustus 1984 IBM memperkenalkan IBM PC-AT (Advance Technology)

yang memakai  bus ISA 16 bit.Slot ISA terdiri dari 16 bit, meskipun

tersedia yang 8 bit yang merupakan subset dari ISA 16 bit. Oleh sebab  itu kartu

ISA 8 bit dapat dipasang pada slot ISA 16 bit namun tidak sebaliknya.Pada ISA

8 bit hanya terdapat sebuah pengontrol DMA (DMA Controller). Bus ISA 16

bit memiliki  2 buah pengontrol DMA yaitu master dan slave. Pengontrol

DMA dapat diprogram untuk transfer baca (data dibaca dari memori ke piranti

I/O), transfer tulis (data dibaca dari piranti I/O ke memori) dan transfer verify

yang dipakai  oleh DMA kanal 0 untuk merefresh RAM/memori di komputer.

a. ISA 8-bit

39

4.2. Perkembangan Mikroprocessor

1) Generasi Pertama (Processor 8088 dan 8086)

Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang

memakai  bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti

motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan

standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan

perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) memiliki  CPU 8088

ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data

eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras

yang ada.

Gambar 17. Microprocessor 8088

Gambar 18. Microprocessor 8086

40

2) Generasi Dua (Processor 80286)

Microprocessor 286 (tahun 1982) juga merupakan prosessor dengan lebar

data 16 bit. Prosessor ini memiliki  kemajuan yang relatif besar dibanding

chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan

yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja

lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6

MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz.

Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang

dipakai  pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah

kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode

kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan virtual

24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan

multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real

mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang memakai 

hal ini hanyalah OS/2 saat itu.

Gambar 19. Microprocessor 286

101

Banyak perusahaan yang mengembangakan bus-bus antarmuka

terutama untuk perangkat peripheral. Diantara jenis bus yang beredar di pasaran

saat ini yaitu  bus ISA, PCI dan SCSI. Semua memiliki keunggulan dan

kelemahan, harga, dan teknologi yang berbeda sehingga akan mempengaruhi

jenis-jenis pemakaian nya.

7.2. Bus ISA (Industry Standard Architecture)

Bus ISA yaitu  sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit

yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus

ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM

PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi

menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar

dan paling umum dipakai  dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995,

sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.

Industri komputer personal lainnya merespon perkembangan ini dengan

mengadopsi standarnya sendiri, bus ISA (Industry Standar Architecture), yang

pada dasarnya yaitu  bus PC/AT yang beroperasi pada 8,33 MHz.

Keuntungannya yaitu  bahwa pendekatan ini tetap mempertahankan

kompatibilitas dengan mesin-mesin dan kartu-kartu yang ada pada komputer.

Singkatan dari "Arsitektur Standar Industri." ISA yaitu  jenis bus

yang dipakai  dalam PC untuk menambahkan kartu ekspansi. Sebagai contoh,

sebuah slot ISA dapat dipakai  untuk menambahkan kartu video, kartu

jaringan, atau port serial tambahan. Versi 8-bit asli PCI memakai 

sambungan pin 62 dan mendukung kecepatan clock 8 dan 33 MHz. 16-bit PCI

memakai  98 pin dan mendukung kecepatan clock yang sama. Versi 8-bit

100

dipindahkan pada suatu saat. Lebar bus data merupakan faktor penting

dalam menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Misalnya, bila bus

data lebarnya 8 bit, dan setiap instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus

dua kali mengakses modul memori dalam setiap siklus instruksinya.

b. Saluran Alamat

Saluran alamat dipakai  untuk menandakan sumber atau tujuan data pada

bus data. Misalnya, bila CPU akan membaca sebuah word data dari memori,

maka CPU akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran alamat.

Lebar bus alamat akan menentukan kapasitas memori maksimum sistem.

Selain itu, umumnya saluran alamat juga dipakai untuk mengalamati port-

port input/outoput. Biasanya, bit-bit berorde lebih tinggi dipakai untuk

memilih lokasi memori atau port I/O pada modul.

c. Saluran Kontrol

Saluran kontrol dipakai  untuk mengntrol akses ke saluran alamat dan

pemakaian  data dan saluran alamat. sebab  data dan saluran alamat

dipakai bersama oleh seluruh komponen, maka harus ada alat untuk

mengontrol pemakaian nya. Sinyal-sinyal kontrol melakukan transmisi baik

perintah maupun informasi pewaktuan diantara modul-modul sistem.

Sinyal-sinyal pewaktuan menunjukkan validitas data dan informasi alamat.

Sinyal-sinyal perintah mespesifikasikan operasi-operasi yang akan dibentuk.

Umumnya saluran kontrol meliputi : memory write, memory read, I/O

write, I/O read, transfer ACK, bus request, bus grant, interrupt request,

interrupt ACK, clock, reset.

41

3) Generasi Tiga Processor 80386 DX

Mikroprocessor 386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU

32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah

revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama-walaupun

menerapkan mode 32 bit. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4

GB dan memiliki  cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386

bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan

AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386

mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286.

Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking sebab 

CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-

sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan

Windows versi- versi awal.

Gambar 20. Microprocessor Intel 386

Processor 80386SX Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang

sangat terkenal dari 386DX. Prosessor ini hanya memiliki  bus data

eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya

memiliki  jalur alamat 24. Oleh sebab  itu, prosessor ini hanya dapat

mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor ini bukan 386 yang

42

sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat

terkenal.

Gambar 21. Microprocessor AMD 386

4) Generasi Empat Processor 80486 DX

Processor 80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat

dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi sebab  penanganan perintah-

perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang

sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip

32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math

coprocessor/prosesor pembantu matematis. Sebelumnya, math co-processor

yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga

memiliki  cache L1 8 KB.

Gambar 22. Microprocessor Intel 486 DX

99

MATERI 7 : BUS ISA, PCI DAN SCSI

7.1. Struktur Bus

Sebuah bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang terpisah.

Masing-masing saluran ditandai dengan arti dan fungsi khusus. Walaupun

terdapat sejumlah rancangan bus yang berlainan, fungsi saluran bus dapat

diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu saluran data, saluran alamat, dan

saluran kontrol. Selain itu, terdapat pula saluran distribusi daya yang

memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung.

Gambar 64. Struktur Bus

a. Saluran Data

Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul

sistem. Saluran ini secara kolektif disebut bus data. Umumnya bus data

terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran diakitakan denang lebar bus

data. sebab  pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat

membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat

98

e. Casing Power Supply

Casing power supply terbuat dari logam dengan maksud untuk melindungi

bagian-bagian komputer yang lain dari induksi gelombang elektromagnetic.

43

Prosessor dengan seri 80486SX merupakan chip baru yang tidak lengkap.

Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX.

Gambar 23. Microprocessor Intel 486 SX

Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC.

Chip-chip ini memakai  kumpulan perintah yang sama seperti

486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara

eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh sebab  itu, chip-

chip ini hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya memiliki 

cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor.

Sesungguhnya chip-chip ini hanya merupakan perbaikan 286/386SX.

Chip-chip ini bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip ini

memiliki  perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika

dibandingkan dengan chip Intel.

Gambar 24. Microprocessor Cyrix 486 SLC

44

IBM memiliki  chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip ini diberi

nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-

chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, sebab  tidak memiliki 

mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi memiliki  cache

internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang memiliki  8 KB). Yang

mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2

bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedang  chip SLC3

bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC

mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari

Intel.

Gambar 25. Microprocessor IBM Blue Lightning

Mikroprocessor DX4 merupakan sebuah peningkatan dari processor 80486.

Microprocessor DX4 memiliki  kecepatan hingga tiga kali lipat dari 25 ke

75 MHz dan dari 33 ke 100 MHz. Chip DX4 lainnya dipercepat hingga dari

25 ke 83 MHz. DX4 memiliki  cache internal 16 KB dan bekerja pada 3.3

volt. DX dan DX2 hanya memiliki  cache 8 KB dan memerlukan 5 volt

dengan masalah panas bawaan.

97

harus didorong rendah (di nol-kan)untuk menghidupkan PSU. “Power

good” akan rendah ketika keluaran lain belum tercapai, dan tinggi

ketika tegangan sudah benar. Tegangan “3,3 V” yaitu  sensor untuk

penginderaan jauh.

2) Pin 20 dipakai  untuk menyediakan-5VDC di ATX dan versi

ATX12V hingga 1,2. Hal ini opsional dalam versi 1.2, dan hilang di ver.

1.3 dan ke atas.

3) Soket 4 pin ke IDE harddisk dan CD/DVD. Soket berisi 1 kabel warna

merah (+5V), 1 kabel warna kuning (+12V) dan 2 kabel warna hitam

(ground- 0V).

4) Soket 4 pin ke motherboard untuk VGA adapter (AGP / PCI-E). Soket

ini berisi 2 kabel warna kuning (+12V) dan dua kabel warna hitam

(ground-0V).

5) Soket 4 pin ke Floppy. Soket berisi 1 kabel warna merah (+5V), 1 kabel

warna kuning (+12V) dan 2 kabel warna hitam (ground- 0V).

6) Soket 15 pin ke SATA. Soket ini berisi tegangan +3V3, +5V dan +12V.

d. FAN Cooler

FAN Cooler berfungsi sebagai unit pendingin untuk membuang panas yang

muncul pada modul SMPS. Panas yang muncul terutama pada komponen

semikonduktor seperti Dioda, MOSFET, dan IC. Sebetulnya pada modul

SMPS sudah ada pendingin berupa Plat alumunium, namun sebab  struktur

casing dari power supply yang tertutup maka panas tidak bisa dibuang

keluar dengan sempurna dan harus memakai  bantuan sebuaf Fan

Cooler.

96

memicu  kejutan listrik bagi motherboard yang bisa membuat

motherboard hang.

b. Modul SMPS

Modul SMPS yaitu  bagian utama sebuah power supply komputer. Modul

ini berisi rangkaian pemroses tegangan AC input menjadi beberapa

tegangan DC. Dalam modul SMPS terdapat dua unit power supply yaitu

Stand-by Power Supply dan Main power supply. Stand-by power supply

menghasilkan tegangan output +5vDC dengan arus sekitar 2 A untuk

kebutuhan tegangan stand-by bagi motherboard. Stand-by power supply

langsung hidup saat pertama kali komputer di hubungkan ke jala-jala listrik,

jadi independen tidak tergantung kontrol dari motherboard.

Main power supply menghasilkan beberapa tegangan output yang

dibutuhkan oleh motherboard dan beberapa bagian komputer yang lain.

Keluaran dari Main power supply berupa tegangan +3V3, +12V, -12V, +5V

dan -5V. Main power supply bisa hidup jika ada trigger dari motherboard,

dengan kata lain Main supply inilah yang hidup jika komputer dihidupkan

dengan menekan tombol power.

c. DC output Socket

DC output socket yaitu  soket konektor yang berisi tegangan DC hasil

keluaran dari modul SMPS. Soket ini ada beberapa macam, yaitu:

1) Soket 20+4 pin yang menuju ke motherboard. Soket ini berisi tegangan-

tegangan yang dibutuhkan oleh motherboard. Tiga pin yang ditandai (8,

13, dan 16) yaitu  sinyal kontrol, bukan tegangan output. “Power On”

45

Gambar 26. Microprocessor Cyrix 486 DX4

Gambar 27. Microprocessor Intel 486 DX4

Gambar 28. Microprocessor AMD 486 DX4

Gambar 29. Microprocessor IBM 486 DX4

46

5) Generasi Lima Pentium Classic

a) Processor P54C

Chip ini dikembangkan dan dikeluarkan mulai pada tanggal 22 Maret 1993 :

1) Intel Pentium

Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini

dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini

menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam

satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya

lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau

66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang

bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan

sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).

2) Cyrix 6×86

Chip dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996 ini

merupakan tiruan Pentium yang murah. Chip ini kompatibel dengan

Pentium, sebab  cocok dengan Socket 7. Cyrix memasarkan CPU-

CPUnya dengan membandingkan pada frekuensi clock Intel. Cyrix 6×86

dikenal dengan unjuk kerja yang buruk pada floating pointnya. Cyrix

memiliki  masalah saat menjalankan NT 4.0.

3) Advanced Micro Devices (AMD K5)

Pentium-pentium AMD seperti chip-chip yang ditawarkan oleh Intel

bersaing dengan ketat. AMD memakai  teknologi- teknologi mereka

sendiri. Oleh sebab  itu, prosesornya bukan merupakan clone-clone.

95

supply anda juga sangat penting sebab  power supply pun harus menjaga suhu

komputer. Dan selalu anda periksa juga kipas pendingin power supply sebab 

itu menarik udara melalui lubang angin lalu keluar dari lubang di bagian

belakang power supply. Oleh sebab  itu, sebelum PC dihidupkan pastikan aliran

udara power supply bagus dan tidak ada debu yang menempel.

6.5. Komponen Power Supply

Power Supply komputer memakai  sistem SMPS (Switching Mode

Power Supply), yaitu sistem power supply yang memakai  metode

pensaklaran tegangan dengan kecepatan tertentu (frekuensi tertentu). Hasil dari

pensaklaran ini berupa sinyal kotak (pulse) diinduksikan ke sebuah

transformator (primer) untuk menghasilkan beberapa tegangan output pada

sekunder transformator yang kemudian disearahkan dengan dioda dan elko.

Selain itu pada sistem SMPS juga ada sistem regulasi dengan sistem feedback,

artinya tegangan output disensor lalu hasilnya dipakai untuk mengendalikan

proses pensaklaran SMPS. Sistem SMPS lebih efisien dari pada sistem power

suply konvensional yang memakai  satu buah transformator 50Hz. Dan

bagian bagian Power Supply Komputer :

a. AC-IN Socket

AC socket yaitu  jalan masuk begi tegangan AC jala-jala listrik ke dalam

modul rangkain power supply. AC socket berisi 3 pin, yaitu 2 pin untuk

tegangan AC dan 1 pin untuk ground. Penyambungan Ground pada power

supply komputer sangat penting untuk menetralisir tegangan bocor pada

proses induksi SMPS. Tegangan bocor ini tidak mematikan bagi manusia

namun bisa mengagetkan dan bahayanya bagi komputer yaitu  dapat

94

6) SATA Power Kabel

Konektor jenis ini dipakai  khusus untuk komponen hardware yang

memakai  interface SATA, seperti harddisk. Tidak seperti konektor

pada peripheral power connector yang hanya memiliki dua tegangan,

konektor SATA terdiri atas tiga tegangan, yaitu +5V, +12V dan +3,3V.

Gambar 63. Konektor SATA Power Kabel

6.4. Cara Kerja Power Supply

Power Supply mengubah daya standar yaitu 120 volt menjadi sebuah

bentuk aliran listrik yang dapat dipakai  oleh komputer Anda. Biasanya,

motherboard, adapter card, dan disk drive membutuhkan daya sedikitnya 5 volt,

kipas pendingin atau cooling membutuhkan 12 volt. Pasokan listrik juga

mempengaruhi komputer apalagi pada saat booting. sebab  power supply

mengirim aliran listrik ke motherboard dan memastikan bahwa sistem memiliki

daya yang cukup untuk beroperasi dengan benar. Kipas utama dari power

47

K5 merupakan tiruan Pentium. K5 lama sebagai contoh dijual sebagai

PR133 (Perform Rating). Maksudnya, bahwa chip ini akan

berunjuk kerja seperti sebuah Pentium P133. Tetapi, hanya berjalan 100

MHz secara internal. Chip ini masih harus dipasang pada

motherboard seperti sebuah P133. K5 AMD juga ada yang PR166. Chip

ini dimaksudkan untuk bersaing dengan P166 Intel. Bekerja hanya pada

116.6 MHz (1.75 x 66 MHz) secara internal. Hal ini disebab kan cache

yang dioptimasi dan perkembangan-perkembangan baru lainnya. Hanya

ada fitur yang tidak sesuai dengan P166 yaitu dalam kerja floating-point.

PR133 dan PR166 berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium yang

sebanding, dan prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan

harga yang murah.

b) Processor P55C

1) Intel Pentium MMX

Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan

kumpulan perintah baru ( 57 integer baru, 4 jenis data baru dan 8

register 64 bit), yang menambah kemampuan CPU ini. Perintah-

perintah MMX dirancang untuk program-program multimedia.

Pemrogram dapat memakai  perintahperintah ini dalam program-

programnya. Hal ini akan memberikan perbaikan dalam menjalankan

program.

48

Gambar 30. Microprocessor Intel Pentium MMX

2) IDT Winchip

IDT merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU

seperti Pentium MMX dengan harga murah. WinChip C6 pertama IDT

diperkenalkan pada Mei 1997.

3) AMD K6

K6 AMD diluncurkan 2 April 1997 . Chip ini berunjuk kerja sedikit

lebih baik dari Pentium MMX. Oleh sebab  itu termasuk dalam keluarga

P6.

o Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1 dan MMX.

o Berisi 8.8 juta transistor.

K6 seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium. Maka, dapat

diletakkan di Socket 7, pada motherboard Pentium umumnya, dan ini

segera membuat K6 menjadi sangat terkenal.

4) Cyrix 6×86MX (MII)

Cyrix juga memiliki  chip dengan unjuk kerja tinggi, berada diantara

generasi ke- 5 dan ke-6. Jenis pertama didudukkan melawan chip

Pentium MMX dari Intel. Jenis berikutnya dapat dibandingkan dengan

93

Gambar 61. Konektor 4 PIN Peripheral

5) Floppy Disk Power Kabel

Konektor jenis ini berfungsi hanya memasok daya untuk floppy disk drive.

Sama dengan peripheral power connector, konektor ini juga memiliki Empat

jalur, yaitu +12V, +5V dan ground, tetapi secara fisik, konektor floppy ini

lebih kecil dibandingkan power connector sebab  dengan konektor yang ada

di floppy disk drive.

Gambar 62. Konektor Floppy Disk Power Kabel

92

Warna kabel pada power supply berbeda-beda , sebab  setiap kabel

memiliki  tegangan dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut yaitu  nilai

tegangan untuk masing-masing warna:

 Merah = +5 Volt

 Kuning = +12 Volt

 Orange = +3,3 Volt untuk RAM dan slot PCI

 Ungu = +5 Volt sebagai power standby untuk motherboard

 Putih = -5 Volt

 Biru = -12 Volt

4) Konektor 4 PIN Peripheral

Konektor jenis ini dipakai  untuk memasok daya ke berbagai macam

komponen hardware yang ada di dalam casing komputer, misalnya optical

driver, motherboard, graphic card, kipas, dan hardisk. Konektor ini terdiri

atas empat kabel yang memiliki tiga warna sebagai berikut :

Tabel 2. Konektor 4 PIN Peripheral

Warna Kabel Tegangan Fungsi

Merah +5V Memberikan daya pada logic

controller

Kuning +12V Sebagai sumber tenaga bagi

motor penggerak

Hitam 0 Sebagai ground

49

K6. Prosessor kelompok P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan

sebagai “M2”. Diperkenalkan pada 30 Mei 1997 namanya menjadi

6×86MX. Kemudian diberi nama MII. Chip 6×86MX ini kompatibel

dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada motherboard Socket 7

biasa, 6×86MX memiliki  64 KB cache L1 internal. Cyrix juga

memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium MMX.

6X86MX secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6

lainnya (Pentium II dan Pro dan K6) sebab  tidak bekerja berdasar

kernel RISC. 6X86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium

MMX. 6X86MX memiliki  – seperti semua prosessor dary Cyrix –

masalah yang berhubungan dengan unit FPU. Tetapi, jika hanya

dipakai  untuk aplikasi standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan

muncul jika memainkan game 3D. 6×86MX chip yang cukup powerful.

Tetapi chip-chip ini tidak punya FPU dan MMX yang berunjuk kerja

baik. Chip-chip ini tidak memasukkan teknologi 3DNow!

5) AMD K6-2

Versi “model 8” berikutnya K6 memiliki  nama sandi “Chomper”.

Prosessor ini pada 28 Mei 1998 dipasarkan sebagai K6-2, dan seperti

versi model 7 K6 yang asli, dibuat dengan teknologi 0.25 mikron. Chip-

chip ini bekerja hanya dengan 2.2 voltage. Chip ini berhasil menjadi

saingan Pentium II Intel. K6-2 dibuat untuk bus front side (bus sistem)

pada kecepatan 100 MHz dan motherboard Super 7. AMD membuat

perusahaan lain seperti Via dan Alladin, membuat chip set baru untuk

motherboard Socket 7 tradisional, setelah Intel tahu 1997 menghentikan

platform ini. K6-2 juga diperbaiki dengan unjuk kerja MMX yang

50

dua kali lebih baik dibandingkan dengan K6 yang awal. K6-2

memiliki  plug-in 3D baru (disebut 3DNow!) untuk unjuk kerja game

yang lebih baik. Terdiri dari 21 perintah baru yang dapat dipakai  oleh

pengembang perangkat lunak untuk memberikan unjuk kerja 3D yang

lebih baik.

Dukungan termasuk dalam DirectX 6.0 untuk Windows. DirectX

merupakan multimedia API, untuk Windows. DirectX merupakan

beberapa program yang dapat meningkatkan unjuk kerja multimedia di

dalam semua program Windows. Multimedia 3DNow! tidak kompatibel

dengan MMX, tetapi K6-2 memiliki  MMX sebaik 3DNow!. Cyrix

dan IDT juga meluncurkan CPU dengan 3DNow!.

K6-2 memberi unjuk kerja sangat, sangat bagus. Anda dapat

membandingkan prosessor ini dengan Pentium II. K6-2 350 MHz

berunjuk kerja sangat mirip dengan Pentium II-350, tetapi dijual dengan

lebih murah. Dan dapat menghemat lebih banyak sebab motherboard

yang lebih murah.

6) Generasi Enam Pentium Pro

Perkembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada

tanggal 1 November, 1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni,

dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur

yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan

chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2

merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini. Pada perkembangan ini,

para produsen processor mengeluarkan produk teknologi, diantaranya :

91

Konektor 4-pin 12V ini dikenal juga dengan sebutan konektor P4 sebab 

pertama kali diperkenalkan untuk dipakai  bersama dengan motherboard

untuk prosesor Pentium 4. Konektor 8-pin 12V dikenal sebagai konektor

EPS yang biasanya dipakai  untuk motherboard server. Konektor ini

berfungsi untuk memberikan supply daya khusus ke processor.

Gambar 59. Konektor PIN 4/8

3) 6 PIN AUX Power Kabel

Konektor ini dipakai  untuk memberikan daya pada beberapa graphic card

yang berbasis PCle kelas atas, yang membutuhkan lebih banyak daya

dibandingkan graphic card biasanya. Konektor ini memiliki 6 pin yang

terdiri atas tiga jalur +12V dan 3 ground.

Gambar 60. Konektor 6 PIN AUX

90

1 + 3.3V Orange 3,3 VDC

2 + 3.3V Orange 3,3 VDC

3 COM Hitam Ground

4 + 5V Merah +5 VDC

5 COM Hitam Ground

6 + 5V Merah +5 VDC

7 COM Hitam Ground

8 PWR_ON Abu-abu Daya Baik

9 + 5VSB Ungu +5 VDC Siaga

10 + 12V1 Kuning +12 VDC

11 + 12V1 Kuning +12 VDC

12 + 3.3V Jeruk 3,3 VDC

13 + 3.3V Jeruk 3,3 VDC

14 12V Biru -12 VDC

15 COM Hitam Ground

16 PS_ON # Hijau Power Supply

17 COM Hitam Ground

18 COM Hitam Ground

19 COM Hitam Ground

20 NC Putih -5 VDC (pilihan - Dihapus

di ATX12V v2.01)

21 + 5V Merah +5 VDC

22 + 5V Merah +5 VDC

23 + 5V Merah +5 VDC

24 COM Hitam Ground

2) Konektor 4/8 PIN 12V

51

a) Pentium II

Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel.

Prosessor ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat

pengurangan dan sebagaian terdapat perbaikan.

Gambar 31. Microprocessor Intel Pentium II

Mikroprocessor ini diperkenalkan pada tnggal 7 Mei 1997, Pentium II

memiliki  fitur- fitur :

1) CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah

modul SECC (Single Edge Contact Cartridge)

2) Terhubung dengan motherboard memakai 

penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.

3) Perintah-perintah MMX.

4) Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi

pengguna Windows 3.11)

5) Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).

6) Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi

berikutnya lebih tinggi).

7) Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.

52

Dengan rancangan yang baru, cache L2 memiliki  bus sendiri. Cache

L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150

MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang

dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab

dengan cache L1. Dibawah ini terlihat perbandingan ini :

Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan

500 MHz (kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set

8244BX dan i810 Pentium II memiliki  unjuk kerja yang baik sekali.

Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU

dan cache. Juga terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas

pendingin dengan ukuran yang besar.

Awal 1998 Intel memiliki  masa yang sulit dengan Pentium Pro II

yang agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang

menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak.

Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor

ini sama dengan Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas.

Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti

Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya

diperbaiki. Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda

sistem bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.

b) Pentium-II Celeron A : Mendocino

Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di

dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, sebab 

89

Konektor ini terdiri dari 2 buah konektor yaitu konektor yang terdiri

dari 20 pin dan 4 pin kemudian dijadikan 1 membentuk konektor 24 pin.

Gambar 58. Konektor PIN 20/24 ATX

Untuk konektor 20 pin biasanya dipakai  pada motherboard jenis lama

sedang  untuk konektor 24 pin biasanya dipakai  pada motherboard

model baru. Jadi dapat dikatakan bahwa konektor ATX 24 pin pada

dasarnya merupakan konektor ATX 20 pin yang ditambah dengan konektor

4 pin, sehingga kedua konektor ini bisa digabungkan atau dilepas sesuai

dengan motherboard yang kita pakai. ATX power connector (20pin + 4pin)

dipakai  untuk menghubungkan power supply unit (PSU) ke motherboard.

Standar ATX asli didukung oleh konektor 20 pin dengan pinout yang mirip

dengan konektor 24 pin akan tetapi pin 11, 12, 23, dan 24 dihilangkan.

Berikut yaitu  tabel pinout lengkap untuk standar ATX 24 pin konektor

12V power supply.

Tabel 1. Konektor PIN 20/24 ATX

Pin Nama Warna Keterangan

88

sebab  itu, Power Supply ATX sering juga disebut dengan ATX 20 PIN.

Untuk pemasangannya sendiri, power supply jenis ini tergolong sangat

mudah. Hal ini mengingat jika terjadi kesalahan dalam pemasangan

maka port pada motherboard dengan konektor tidak akan menyatu. Hindari

pemaksaan saat pemasangan sebab  dapat menebabkan kerusakan baik pada

port maupun pada konektor.

Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT yaitu  pada

tombol powernya. Untuk ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto

shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika computer

dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol

power seperti pada Power Supply AT. Dari jenis-jeins power supply diatas,

Power Supply ATX menjadi primadona untuk power supply saat ini. Hal

ini terbukti dari banyaknya pengguna komputer yang memilih untuk

memakai  power supply yang satu ini.

b. Konektor Power Supply

Pada power supply juga terdapat banyak konektor - konektor sebagai

output dari power supply, Setiap konektor dari power supply menyesuaikan dari

komponen hardware komputer yang akan diberi daya dan setiap konektor

memiliki  peranan dan fungsi yang berbeda – beda, konektor ini yaitu

konektor 20/24 PIN ATX motherboard, konektor 4/8 PIN 12V, 6 PIN AUX

Power Kabel, konektor 4 PIN Peripheral, Floppy Disk Power Kabel, dan SATA

Power Kabel.

1) Konektor 20/24 PIN ATX Motherboard

53

cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan

sebuah chip dalam kartu.

Gambar 32. Microprocessor Intel Pentium II Celeron A

c) Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370

Socket 370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999)

tersedia dalam plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat

seperti Socket 7 tradisional.yang memiliki  370 pin.

Gambar 33. Microprocessor Intel Pentium II Celeron PPGA

54

d) Pentium-II Xeon

Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang

diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon

merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru

yang disebut Slot two. Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU

penuh. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada

perubahan dan perbaikan penting lain :

1) Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang

bekerja pada kecepatan CPU penuh.

2) Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.

3) Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache.

4) Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server.

5) Mendukung server yang dicluster.

6) Chip set baru 82440GX dan 82450NX.

Gambar 34. Microprocessor Intel Pentium II Xeon

87

6.3. Jenis dan Bentuk Konektor pada Power Supply

a. Jenis Power Supply

Power supply memiliki 2 jenis power supply, jenis-jenis power supply

ini juga memiliki ciri tersendiri. Berikut jenis power supply:

1) Power supply AT

Power supply yang memiliki kabel power yang langsung dihubungkan ke

mainboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Kabel yang

berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika

disatukan. Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan

langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan

komuter, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan

casing. Power supply jenis AT ini hanya dipakai  sebatas pada era

komputer pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang,

sudah tidak ada komputer yang memakai  Power supply jenis AT yang

memiliki  ciri sebagai berikut :

a) Tombol on/off bersifat manual

b) Ketika Shutdown, untuk mematikan mesti menekan tombol CPU

c) Kabel daya ke mainboard terdiri atas 2 x 6 pin

d) Daya rata-rata di bawah 250Watt.

2) Power Supply ATX

Power supply ATX memiliki tampilan yang lebih simpel dibandingkan

power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply satu ini kabel konektor

dengan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 PIN. Oleh

86

sangat dibutuhkan oleh komputer pada saat ini. Sehingga dapat disimpulkan

bahwa power supply merupakan perangkat keras yang sangat penting dalam

mengoperasikan suatu komputer.

6.2. Fungsi Power Supply

Fungsi Power Supply yaitu  mengubah arus listrik bolak –balik (AC)

dari PLN menjadi arus searah (DC) kemudian disalurkan ke komponen yg

membutuhkan supply listrik. Fungsi lainnya dimiliki oleh power supply yaitu 

sebagai stabilizer atau penstabil aliran arus listrik. Ada 4 jenis fungsi, berkaitan

dengan kestabilan arus listrik pada komputer, yaitu:

a. Over Voltage Protection/OVP yaitu untuk melindungi PSU dari

tegangan berlebihan

b. Over Current Protection/OCP yaitu untuk mencegah kerusakan

akibat keluar masuknya arus listrik yang tinggi

c. Over Temperature Protection/OTP

d. Short Sircuit Protection/SSP

PSU juga memiliki peran penting untuk mengatur besar kecilnya voltasi

masuk ke komputer. Sayangnya kebanyakan masih sedikit yg tahu betapa

vitalnya keberadaan PSU ini. Akibatnya, rata-rata umur komputer pribadi

(personal computer/PC) di Indonesia terbilang pendek/singkat hanya sebab 

salah memilih PSU. Dilihat dari pengertian serta funsinya maka tak salah kalau

device ini disebut sebagai jantungnya komputer. Maka jangan salah memilih

PSU pada saat akan membuat komputer rakitan.

55

e) AMD K6-3

AMD K6-3 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang

mungkin memiliki cache tiga tingkat, sedikit perbaikan dibandingkan

unit K6-2 dengan Cache L2 sebesar 258 KB satu chip memiliki  cache

tiga tingkat dan bus front side 133 MHz berkecepatan clock 400 MHz

dengan 450 MHz. Kedua cache 64 KB L1 dan 256 KB L2 disatukan

dengan chipnya. Cache pada die L2 ini bekerja pada kecepatan prosesor

penuh seperti yang dilakukan pada Pentium Pro, dan seperti yang

dilakukan pada Celeron A dan pada prosessor Xeon dari Intel.

Gambar 35. Microprocessor AMD K6-3

f) Pentium III – Katmai

Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang

ditingkatkan untuk bagian grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini

disebut Katmai New Instructions (KNI)/Perintah Baru Katmai atau SSE.

Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D seperti

teknologi 3Dnow yang dimiliki oleh AMD. Katmai memasukkan

“double precision floating point single instruction multiple data” atau

56

”floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data”

(DPFS SIMD) yang bekerja dalam delapan register 128 bit.

Gambar 36. Microprocessor Pentium III Katmai

KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat

mirip dengan Pentium II. memakai  Slot 1, dan hanya berbeda pada

fitur baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE.

7) Generasi Tujuh AMD K-7 Athlon

Processor AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7)

diperkenalkan Agustus 1999. Tanggapan Intel (nama sandi Foster) tidak

dapat diharapkan hingga akhir tahun 2000. Dalam bulan-bulan pertama,

pasar menanggapi Athlon sangat positif. Nampaknya (seperti yang

diharapkan) untuk mengungguli Pentium III pada frekuensi clock yang

sama.

Gambar 37. Microprocessor AMD K-7 Athlon

85

g) CSP (Chip Scale Package)

Jika pada DIP, SOJ dan TSOP memakai  kaki/pin untuk

menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi memakai  PIN.

Koneksinya memakai  BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada

bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai dipakai  pada

RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.

MATERI 6 : POWER SUPPLY

6.1. Pengertian Power Supply

Power Supply secara umum dalam sebuah komputer yaitu  sebagai alat

bantu konverter tegangan listrik pada komputer yang dapat mengubah tegangan

listrik yang memiliki arus AC ke arus DC sehingga semua hardware yang

membutuhkan tegangan listrik yang berarus DC mendapatkan tegangan listrik

yang secara langsung diberikan oleh power supply ini, misalnya motherboard,

hardisk, kipas, dll. Oleh sebab  itu dalam setiap komputer yang ada saat ini, jika

power supply tidak ada atau tidak bisa dipakai , maka komputer tidak akan

dapat menyala tanpa power supply ini. Perangkat keras ini biasanya berupa

kotak yang umunya terpasang di bagian belakang (di dalam) casing komputer.

Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya

dan dihitung dengan satuan Watt. Power supply juga memiliki kenektor kabel

yang masing-masing konektor kabel ini memiliki fungsi yang berbeda dan

84

Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada

PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, sebab 

hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-

refresh secara periodik. sedang  jenis dan bentuk dari DRAM atau

memory chip ini sendiri cukup beragam.

d) Chip Packaging

Atau dalam bahasa Indonesia yaitu  kemasan chip. Merupakan lapisan luar

pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering dipakai ,

khususnya pada modul memory DDR yaitu  TSOP (Thin Small Outline

Package). Pada RDRAM dan DDR2 memakai  CSP (Chip Scale

Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu memakai  DIP

(Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).

e) DIP (Dual In-Line Package)

Chip memory jenis ini dipakai  saat memory terinstal langsung pada PCB

motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang

dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk

kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun

dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut

demikan sebab  bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh“J”.

SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini

dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.

f) TSOP (Thin Small Outline Package)

Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk

dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.

57

AMD tidak punya lisensi untuk memakai  rancang bangun Slot 1,

sehingga rangkaian logika kontroler datang dari Digital Equipment Corp.

Disebut EV6 dan dirancang untuk CPU Alpha 21264. Perusahaan AMD

merencanakan untuk mengembangkan chip set mereka sendiri, tetapi

rancang bangunnya akan menjadi bebas royalti untuk dipakai . Hal ini

menjadikan prosessor pertama AMD yang memakai  motherboard dan

chip set yang dirancang khusus oleh AMD sendiri.

pemakaian  bus EV6 memberi banyak lebar band daripada Intel GTL+. Hal

ini berarti bahwa Athlon memiliki  kemampuan untuk bekerja dengan

jenis RAM baru seperti RDRAM. Juga pemakaian  128 KB cache L1 yang

cukup berat. Cache L1 penting jika kecepatan clock meningkat dan 128 KB

dua kali dari ukuran milik Pentium II.

Athlon akan hadir dalam beberapa versi. Versi “paling lambat” memiliki 

cache L2 yang bekerja sepertiga kecepatan CPU, dimana yang paling bagus

akan bekerja pada kecepatan CPU penuh (seperti yang dilakukan oleh

Xeon). Athlon akan memberi persainga n Intel dalam segala lapisan

termasuk server, yang dapat dibandingkan dengan prosessor Xeon.

8) Generasi Delapan Prosesor Core

a) Intel Pentium D

Intel Pentium D dirilis pada 25 Mei 2005, processor dua core yang

kedua core-nya tidak berada dalam satu die. Processor ini memiliki dua

die yang masing-masing berisi satu core. Processor ini berbasis mikro-

arsitektur Intel NetBurst dan memiliki hampir semua fitur

Prescott/Cedar Mill, plus beberapa fitur baru seperti “EIST”, “Intel 64”,

“XD bit”, serta untuk beberapa model juga memiliki fitur “Intel VT-x).

58

Secara keseluruhan, peningkatan peforma Pentium D tidak terlalu

signifikan dibandingkan dengan Pentium 4 ,walaupun mengonsumsi

daya yang lebih tinggi dibandingkan Pentium 4.

Gambar 38. Microprocessor Intel Pentium D

b) Intel Pentium Dual Core

Walaupun memakai  nama Pentium, processor ini berbasis mikro-

arsitektur “Intel Core”, sehingga memiliki fitur-fitur dasar

microarchitecture “Intel Core”. Dukungan fitur “Intel VT-x” baru

tersedia pada seri “Wolfdale-2M”, itupun hanya untuk beberapa model.

Pilihan clockspeed yang tersedia antara 1,3 GHz hingga 2,8 Ghz dengan

FSB 533 MHz, hingga 1066 MHz, serta kapasitas L2-cache 1MB-2MB.

83

contact point yang tersambung dan berinteraksi dengan motherboard. Inilah

komponen-komponen yang ada di RAM, di antaranya :

a) PCB (Printed Circuit Board)

Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa

komponen chip memory terpasang. PCB ini sendiri tersusun dari beberapa

lapisan (layer). Pada setiap lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk

mengalirkan listrik dan data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer

yang dipakai  pada PCB memory, akan semakin luas penampang yang

tersedia dalam merancang jalur. Ini memungkinkan jarak antar jalur dan

lebar jalur dapat diatur dengan lebih leluasa, dan menghindari noise

interferensi antarjalur pada PCB. Dan secara keseluruhan akan membuat

modul memory ini lebih stabil dan cepat kinerjanya.

b) Contact Point

Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat modul

memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian inilah

yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul

memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas

memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya,

dengan harga yang lebih mahal. Pada contact point, yang terdiri dari ratusan

titik, dipisahkan dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi

utamanya, untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory

pada slot DIMM yang tersedia di motherboard.

c) DRAM (Dynamic Random Access Memory)

82

6) DDR RAM

Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan dipakai  secara

masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan

pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel

untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga

diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus

sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk

dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada

bus 100MHz. sebab  bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara

Intel tetap menginginkan untuk memakai  sistem memori, kemudian

intel merilis RAM versi baru yang diberi kode DDR RAM.

Gambar 57. DDR RAM

5.4. Bagian-Bagian RAM

Jika dilihat secara sekilas, RAM hanya berupa sebuah potongan kecil

PCB, dengan beberapa tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik

59

Gambar 39. Microprocessor Intel Pentium Dual Core

9) Generasi Sembilan Intel Core 2 duo

Processor generasi ke 8 yaitu  Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli

2007. Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86.

Arsitektur ini oleh Intel dinamakan dengan Intel Core

Microarchitecture, di mana arsitektur ini menggantikan arsitektur lama

dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu.

pemakaian  Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana

brand Intel Pentium yang sudah dipakai  sejak tahun 1993 diganti menjadi

Intel Core.

Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst

yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih

mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. sedang  pada arsitektur

Core 2 yang baru ini, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-

fitur dari CPU ini, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada

dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari

arsitektur yang baru ini hanya memerlukan sangat sedikit daya jika

dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya. Processor Intel

60

Core 2 memiliki  fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology,

Execute Disable Bit, dan SSE4. sedang , teknologi terbaru yang diusung

yaitu  LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel

Active Management Technology (iAMT2).

Berikut yaitu  beberapa code named dari core processor yang terdapat pada

produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed ini memiliki 

perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

a) Conroe

Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama

Conroe. Processor ini dibangun dengan memakai  teknologi 65 nm

dan ditujukan untuk pemakaian  desktop menggantikan jajaran Pentium

4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe

memiliki  performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D

yang tentunya sudah memakai  dual core juga. Core 2 Duo hanya

membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium

D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.

81

Gambar 55. EDO RAM

5) SDRAM PC66

Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul

memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama /

sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya

mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous

Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih

dikenal sebagai PC66 sebab  bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda

dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang

lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan

memiliki  access time sebesar 10ns.

Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara

masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66

ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7

seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari

AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan

memakai  memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun

masih memakai  sistem memori SDRAM PC66.

Gambar 56. SDR RAM

80

(MB) per detiknya. Memori FPM ini mulai banyak dipakai  pada sistem

berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

Gambar 54. FPM RAM

4) EDO RAM

Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output

Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan

penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-

nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO

memiliki  access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga

50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO

merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat

dipasang secara bersamaan, sebab  adanya perbedaan kemampuan. Memori

EDO DRAM banyak dipakai  pada sistem berbasis Intel 486 dan

kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

61

Gambar 40. Microprocessor Intel Conroe

Processor yang sudah memakai  core Conroe diberi label dengan

“E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran yaitu 

tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan

clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar

2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk

processor dengan tipe E6300 dan E6400 memiliki  Shared L2 Cache

sebesar 2 MB, sedang  tipe yang lainnya memiliki  L2 cache

sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side

BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan

hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

b) Conroe XE

Core processor berikutnya yaitu  Conroe XE yang saat ini banyak

menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri yaitu  core processor

dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel

Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE memiliki  tenaga lebih

dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang

dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme yaitu 

X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat

terbatas.

62

Gambar 41. Microprocessor Intel Conroe XE

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme

dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor

Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2

Extreme memiliki  clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar

1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar

75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari

X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi

SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur

processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar

sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi

sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan

panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2

cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari

kedua Conroe ini yaitu  kecepatan dari masing-masing clock

speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme

Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya

79

Memory. Dinamakan Dynamic sebab  jenis memori ini pada setiap interval

waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM

memiliki  frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga

40MHz.

Gambar 53. DRAM

3) FPM RAM

Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan

sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini

langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut

memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori

jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri

merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address.

Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal

mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki.

FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang

sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi

16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM

mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes

78

besar kapasitas RAM maka semakin besar pula suatu komputer dalam

melakukan pemrosesan informasi.

Secara fisik, komponen PC yang satu ini (RAM) termasuk komponen

dengan ukuran yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC

lainnya. Ada beberapa jenis RAM, diantaranya :

1) S R A M

S RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan

oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada

tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari

sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM

membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi

4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns =

10-9 detik).

Gambar 52. SRAM

2) D R A M

Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan

DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access

63

didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan

clock speed ini, Core 2 Extreme memiliki  fitur untuk merubah

multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking

yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2

Extreme Edition kali ini yaitu  FSB yang lebih besar, L2 cache lebih

besar, dan adanya L3 cache.

c) AMD Athlon 64

Dirilis pada 23 September 2003,Athlon 64 merupakan processor

produksi perdana AMD untuk keluarga CPU K8 yang ditujukan untuk

pasar komputer desktop dan laptop. Secara bersamaan, AMD juga

merilis Athlon 64 FX,versi lain dari Athlon 64 yang ditujukan untuk

pengguna enthusiast.

Gambar 42. Microprocessor AMD Athlon 64

Fitur utama dari arsitektur K8 yaitu  implementasi teknologi 64 bit

(AMD64). Walaupun beroperasi sebagai processor 64 bit, Athlon tetap

mendukung aplikasi berbasis 8-bit, 16-bit, dan 32-bit. Athlon 64

awalnya memakai  proses pabrikasi 130 nm, kemudian beralih

64

memakai  proses pabrikasi 90 nm, dan 60 nm. Dukungan processor

yang dipakai  Athlon 64, yaitu :

 “Socket 754”, memakai  interface memori 64-bit (Single

Channel), dan frekuensi Hyper Transport 800 MHz.

 “Socket 939”, memakai  interface memory 128-bit (Dual

Channel), dan frekuensi Hyper Transport 1000 MHz.

 “Socket AM2”, dimana untuk kali pertamanya mendukung

pemakaian  memory DDR2 SDRAN sehingga meningkatkan

bandwith memory hingga 12,8 Gb/sec.

 sedang  untuk Athlon 64 FX, selain memakai  “Socket 939”

dan “Socket AM2”, juga memakai  “Socket 940” dan juga

“Socket F”.

Processor pertama yang memakai  arsitektur K8 yaitu  AMD

Opteron. Processor ini dirilis pada 22 April 2003, dan merupaka

processor kelas Server/workstation. AMD Opteron diproduksi dengan

pilihan frekuensi 1400 MHz – 3000 MHz, memakai  “Socket 939”

dan “Socket 940”. AMD Opteron didesain dalam 3 versi, yaitu :

Processor untuk system uni-processor, system dual-processor, dan

system dengan 4 hingga 8 processor.

d) Pentium 4 Prescott

Walaupun memakai  nama Pentium 4, processor yang dirilis 1

Februari 2004 ini, arsitekturnya sudah mengalami perubahan dari

arsitektur Pentium 4 sebelumnya. Processor ini diproduksi untuk

memenuhi ambisi Intel mencapai frekuensi lebih tinggi dengan

77

perangkat embedded, semacam router.NVRAM biasanya dibuat

memakai  teknologi manufaktur CM.

b. Jenis RAM

Fungsi RAM yang paling utama yaitu  untuk membantu menyimpan

memory sementara. RAM yang dalam bahasa Indonesia juga sering dikenal

dengan istilah penyimpanan memori acak, akan menyimpan sementara memory

dari suatu aplikasi ataupun progam. Progam yang berjalan ini nantinya akan

memberikan informasi yang akan disimpan dalam RAM, yang kemudian akan

diteruskan menuju CPU untuk diproses. Fungsi CPU ini akan memproses

informasi dari suatu aplikasi yang disimpan di dalam RAM.

Dalam system multi tasking fungsi RAM yaitu  membantu untuk

mendukung pemakaian  multitasking dalam satu komputer. Multitasking

merupakan suatu keadaan diamana komputer bisa mengerjakan atau membuka

lebih dari 2 aplikasi dalam sekali jalan. RAM merupakan salah satu komponen

yang berperan sangat penting dalam proses multitasking ini. Semakin besar

kapasitas RAM, maka semakin lancar suatu komputer memproses pemakaian 

multitasking, sehingga dengan kapasitas yang mendukung komputer sering hang

tidak akan terjadi.

Bagi yang senang dengan teknologi games dan juga memakai 

aplikasi yang berbasi design dan juga 3D, maka RAM memiliki fungsi yang

sangat penting dan juga sangat vital untuk komputer anda. Game dan juga

aplikasi berbasis 3D dan design merupakan salah satu jenis aplikasi komputer

yang membutuhkan kapasitas RAM yang sangat besar. Bagi anda yang senang

dengan game dan juga design, maka fungsi RAM akan sangat terasa dan sangat

bermanfaat bagi anda. Hal ini pun mengukuhkan pernyataan bahwa semakina

76

membutuhkan untuk "disegarkan" (refreshed) secara periodik. Hal ini

disebab kan SRAM didesain memakai  transistor tanpa kapasitor.

Tidak adanya kapasitor membuat tidak ada daya yang bocor sehingga

SRAM tidak membutuhkan refresh periodik. SRAM juga didesain

memakai  desain cluster enam transistor untuk menyimpan setiap

bit informasi. Desain ini membuat SRAM lebih mahal tapi juga lebih

cepat jika dibandingkan dengan DRAM.

Secara fisik chip, biaya pemanufakturan chip SRAM kira kira tiga

puluh kali lebih besar dan lebih mahal daripada DRAM. Tetapi SRAM

tidak boleh dibingungkan dengan memori baca-saja dan memori flash,

sebab  ia merupakan memori volatil dan memegang data hanya bila

listrik terus diberikan. Akses acak menandakan bahwa lokasi dalam

memori dapat diakses, dibaca atau ditulis dalam waktu yang tetap tidak

memperdulikan lokasi alamat data ini dalam memori. Chip

SRAM lazimnya dipakai  sebagai chace memori, hal ini terutama

disebab kan kecepatannya. Saat ini SRAM dapat diperoleh dengan

waktu akses dua nano detik atau kurang, kira kira mampu

mengimbangi kecepatan processor 500 MHz atau lebih.

2) NV-RAM atau Non-Volatile RAM

NVRAM (Non-Volatile Random Access Memory) merupakan sebuah

jenis memori komputer dengan akses acak (RAM) yang umumnya

dipakai  untuk menyimpan konfigurasi yang dilakukan oleh

firmware, seperti BIOS, EFI atau firmware-firmware lainnya pada

65

meningkatkan pipeline processor, dan menjadi salah satu processor yang

haus akan daya.

Gambar 43. Microprocessor Intel Pentium 4 Prescott

Pentium 4 Prescott diproeduksi dalam dua versi, yang mendukung

teknologi Hyper-Threading dengan FSB 800 MT/s, dan yang tidak

mendukung teknologi Hyper-Threading dengan FSB 533 MT/s. Selain

dukungan fitur-fitur dasar seperti “MMX”, “SSE” dan “SSE2” pada

semua model Prescott, Intel juga menambahkan fitur “SSE3” dan

kapasitas L2-cache menjadi 1024 KB, Untuk beberapa model dilengkapi

dukungan teknologi 64-bit “Intel 64” (implementasi x86-64), dan

dukungan untuk teknologi “XD bit” (implementasi NX bit).

e) Intel Core 2

66

Gambar 44. Microprocessor Intel Core 2

Keluarga Microprocessor Core 2 diperkenalkan pertama kali pada

tanggal 27 Juli 2006, berbasis microarchitecture “Intel Core”.

Diproduksi dalam beberapa versi, “Solo” (single-core/satu into, hanya

tersedia dalam versi mobile), “Duo” (dual-core/dua inti), “Quad” (quad-

core/empat inti), dan menyusul pada 2007, versi “Extreme” (Dua atau

empat inti). Processor Core 2 Duo memiliki dua core dalam sati die.

sedang  pada processor Core 2 Quad, Intel memakai  teknologi

Multi-Chip Module, dimana processor terdiri dari dua die, dan masing-

masing die sana dengan sebuah Core 2 Duo.

Pada processor Core 2 tertanam 167 juta hingga 820 juta ransistor,

memakai  teknologi 65 nm dan 45 nm. Kapasitas L1-cache Core 2

sebesar 64 KB pada masing-masing core processor, sedang  kapasitas

L2-cache bervariasi antara 2 MB, hingga 12 MB (2 x 6 MB) dan FSB

antara 533 MT/s hingga 1600 MT/s, tergantung modelnya. Semua model

processor Core 2 mendukung fitur “MMX”, “SSE”, “SSE2”, “SSE3”,

“SSSE3”, “Enhanced Intel SpeedStep Technology”(EIST), “Intel 64”

(implementasi x86-64) “XD bit” (Implementasi dari NX bit), serta

“iAMT2” (Intel Active Management). Untuk beberapa model, Intel

menambahkan dukungan fitur “Intel VT-x” (Intel Virtualization

Technologi for x86), “TXT” (Trusted Execution Technology), dan

“SSE4” (Penryn).

75

b) Menyimpan data hasil pemrosesan ALU sebelum dikirim ke piranti

keluaran.

c) Menampung program atau intruksi yang berasal dari piranti masuk atau

dari piranti pengingat sekunder.

d) Membantu Menyimpan Memory Sementara

e) Membantu pemakaian  Multitasking Dalam Komputer

f) Mempercepat Kinerja Pemrosesan Informasi dari Komputer.

5.3. Jenis dan Tipe RAM

a. Tipe RAM

RAM bersifat volatile, sehingga RAM hanya menyimpan data

sementara. Teknologi yang berkembang saat ini yaitu  statik dan dinamik.

RAM dinamik disusun oleh sel-sel yang menyimpan data sebagai muatan

listrik pada kapasitor. sebab  kapasitor memiliki kecenderungan alami

untuk mengosongkan muatan, maka RAM dinamik memerlukan pengisian

muatan listrik secara periodik untuk memelihara penyimpanan data. Pada

RAM statik, nilai biner disimpan dengan memakai  konfigurasi gate

logika flipflop tradisional. RAM statik akan menyimpan data selama ada

daya listriknya. RAM statik maupun dinamik yaitu  volatile, tetapi RAM

dinamik lebih sederhana dan rapat sehingga lebih murah. RAM dinamik

lebih cocok untuk kapasitas memori besar, namun RAM statik umumnya

lebih cepat. Ada dua tipe RAM, yaitu :

1) SRAM atau Static RAM

Kata "statik" menandakan bahwa memori memegang isinya selama

listrik tetap berjalan, tidak seperti RAM dinamik (DRAM) yang

74

Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori

yang memiliki  sifat baca saja (read only memory, ROM). RAM biasanya

dipakai  untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk

dipakai  dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat

memakai  beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder

jangka-panjang. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan

jenis lain dari RAM, sebab  sifatnya yang sebenarnya juga Random Access

seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan

pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel

seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space

addres RAM (memori utama) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu

atau dua chip ROM.

Dari diagram blok pada RAM menunjukkan sebuah piranti RAM yang

memiliki  tiga jalur alamat, A0-A2, yang memberikan delapan lokasi yang

masing-masing terdiri dari satu word 4-bit. Setiap lokasi dapat dialamati secara

terpisah dengan memberikan alamat yang sesuai pada bus alamat. Setiap kali

suatu lokasi dialamati, R/W (read/not write) diset ke logika 1 untuk baca (aktif

tinggi) atau diset ke logika 0 untuk tulis (aktif rendah). Pada saat R/W diset ke

logika 1, penyangga keluaran berfungsi dan penyangga masukan (tiga-kondisi)

tidak berfungsi, yang memungkinkan isi dari suatu lokasi muncul pada keluaran.

Sebaliknya, pada saat jalur R/W di set ke logika 0, penyangga masukan

berfungsi dan penyangga keluaran tidak berfungsi sehingga data akan ditulis ke

dalam lokasi yang dipilih. RAM dalam sistem komputer memiliki  fungsi :

a) Menyimpan data yang berasal dari piranti masuk sampai data dikirim ke

ALU untuk diproses.

67

Walaupun processor Core 2 berjalan pada frekuensi yang lebih rendah

dibandingkan dengan Pentium 4, namun dengan arsitekturnya yang lebih

efisien membuat peforma Core 2 jauh lebih baik.

4.3. Fungsi Micropocessor

fungsi processor (prosesor) yaitu  hanya untuk memproses data yang

diterima dari masukkan atau di input, kemudian akan menghasilkan pengeluaran

berupa output. prosesor tidak dapat bekerja sendiri namun membutuhkkan

dukungan maupun terus berhubungan dengan komponen lain terutama hardisk

dan RAM. Dalam memproses sebuah data dapat dilakukan dengan waktu proses

cepat atau lambat tergantung kecepatan prosesor ini. Saat ini kecepatan

processor yang paling tinggi ada di kecepatan 4 Gigahertz (GHz) artinya dapat

membaca 4000 miliar perintah dalam sekali pengerjaannya, merupakan angka

fantastis dalam perkembangan tekhnologi didunia. Bagi para gamer, pasti sudah

familiar dengan istilah, “greater processor, greater gaming experience”, sebab 

sebuah game pasti sangat berpengaruh dengan kapasitas prosesor sebuah

komputer.

Dilihat dari pengembang atau perusahaan khusus produksi prosesor ada

2 perusahaan terkenal yaitu intel dan AMD. Dari 2 perusahaan inilah banyak

membanjiri pasaran processor. Produk ke2nya tentu memiliki kelebihan dan

kekurangan masing-masing. Ada yang bilang kalau ketahanan untuk di pakai

berjam-jam maupun berhari-hari intel lebih dapat diandalkan sedang  bagi

para gamers AMD jadi pilihannya sebab  lebih baik dalam memproses grafik.

4.4. Macam-macam Processor

68

a. Intel

Intel yaitu  perusahaan multinasional yang didirikan pada tahun 1968,

berpusat di Amerika Serikat yang terkenal dengan produksi dan rancangan

dalam mikroprosesor.

Gambar 45. Microprocessor Intel

b. AMD

AMD (Advanced Micro Processor) yaitu  perusahaan semi-konduktor yang

multinasional yang berbasis di California yang mengembangkan produk

prosesor pada komputer dan yang terkait untuk komersial maupun konsumen.

Gambar 46. Microprocessor AMD

c. ARM

73

Gambar 51. RAM

Tugas sistem operasi yaitu  mengatur peletakan banyak proses pada

suatu memori. Memori harus dapat dipakai  dengan baik, sehingga dapat

memuat banyak proses dalam suatu waktu. Satuan pokok memori yaitu  bit.

Sejumlah bit dapat berisi 0 atau 1. Memori terdiri dari sejumlah cell-cell yang

masing-masing dapat menyimpan informasi. Semua cell dalam sebuah memori

berisi jumlah bit yang sama. Tiap cell memiliki  alamat, yang dipakai program

sebagai acuan. Komputer-komputer memakai  sistem bilangan biner

(termasuk notasi oktal dan heksa untuk bilangan biner).

Memori komputer kadang dapat membuat kesalahan sebab  tekanan-

tekanan voltase pada arus listrik atau sebab-sebab lain. Untuk menghindari

kesalahan-kesalahan semacam itu, beberapa memori memakai  kode-kode

pendeteksi kesalahan. Ketika kode-kode ini dipakai , bit-bit ekstra

ditambahkan pada setiap word memori dengan suatu cara khusus. Ketika sebuah

word/data muncul dari memori, bit-bit tambahan ini diperiksa untuk

melihat apakah terjadi sebuah kesalahan. Memori berfungsi untuk menyimpan

data dan program. Terdapat beberapa tipe memori, mulai yang tercepat aksesnya

sampai yang terlambat.

5.2. Fungsi RAM (Random access memory)

72

Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan ROM

(read-only-memory), RAM biasanya dipakai  untuk penyimpanan primer

(memori utama) dalam komputer untuk dipakai  dan mengubah informasi

secara aktif, meskipun beberapa alat memakai  beberapa jenis RAM untuk

menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang. Tetapi ada juga yang

berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, sebab  sifatnya yang

sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya

saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang

tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu

beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem

yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.

Memori semikonduktor tersedia dalam rentang kecepatan yang luas.

Waktu siklusnya berada pada rentang 100ns hingga kurang dari 10ns. Pada saat

diperkenalkan pertama kali pada akhir tahun 1960-an, memori ini lebih

mahal daripada memori inti magnetik. sebab  perkembangan teknologi VLSI

(Very Large Scale Integration) yang sangat cepat, biaya memori semikonduktor

telah menurun secara drastis. Akibatnya, teknologi ini sekarang dipakai 

secara eksklusif dalam menerapkan memori. Memori yaitu  pusat kegiatan pada

sebuah komputer, sebab  setiap proses yang akan dijalankan, harus melalui

memori terlebih dahulu. CPU mengambil instruksi dari memori sesuai yang ada

pada Program Counter. Instruksi dapat berupa menempatkan/menyimpan

dari/ke alamat di memori, penambahan, dan sebagainya.

69

ARM yaitu  arsitektur yang prosesornya 32-bit RISC yang dikembangkan

oleh ARM Limited.

Gambar 47. Microprocessor ARM

d. Cyrix

Cyrix yaitu  perusahaan pengembang mikroprosesor yang didirikan pada

tahun 1988 di Texas sebagai pemasok prosesor performa tinggi.

Gambar 48. Microprocessor Cyrix

e. Transmeta

Transmeta yaitu  perusahaan semi konduktor mikroprosesor Amerika yang

berada di California.

70

Gambar 49. Microprocessor Transmeta

f. Via

Via yaitu  perusahaan chipset yang berlokasi di Taiwan, juga merupakan

bagian dari Formosa Plastics Group

Gambar 50. Microprocessor VIA

71

MATERI 5 : RAM (Random Access Memory)

5.1. Pengertian RAM

Random access memory, RAM) yaitu  sebuah tipe penyimpanan

komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak

memperdulikan letak data ini dalam memori. Ini berlawanan dengan alat

memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal

dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara

berurutan. Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori

semikonduktor belumlah populer sebab  harganya yang sangat mahal. Saat itu

lebih lazim untuk memakai  memori utama magnetic. Perusahaan

semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM ,

lebih tepatnya jenis DRAM.