dasar dasar Komputer

Komputer telah digunakan untuk aplikasi bisnis sejak sekitar pertengahan

tahun 1950-an, sejak saat itu perangkat keras (hardware) dan perangkat

lunak (software) mendapatkan kemajuan yang fantastis. Pesatnya perkembangan

dibidang teknologi informasi dan komunikasi (Information and Commu-

nication of Technology/ ICT), telah meminimalisasi pemakaian pena dan

kertas. ICT lebih menjadikan istilah virtual semakin akrab dengan kegiatan

perkantoran modern. Kegiatan tulis menulis atau catat mencatat dan

membuat laporan, sekarang ini telah berbasiskan ICT. ICT telah mengambil

alih fungsi-fungsi dari alat tulis kantor yang lama. Data dan informasi

sekarang ini telah disimpan dan ditempatkan pada ICT, tidak lagi diatas

kertas atau ditumpukan kertas, dilaci-laci meja dan dilemari-lemari kantor.

Media tulis menulis dan penyimpanan data semakin beragam, format

data, cara-cara penyimpanan data serta pengelolaan data telah mengalami

banyak perubahan.

Komputer diawali sebagai mesin yang ukurannya sama besar dengan

sebuah ruangan yang melakukan tugas-tugas sederhana seperti aritmatika

dengan sangat cepat. Sebagian besar sirkuitnya terdiri atas tabung hampa

udara seukuran bola lampu kecil. Transistor dan chip diatas wafer silikon

menggantikan komponen elektronik tabung hampa dengan konsekuensi

penurunan biaya manufaktur yang memicu  pada meningkatnya

permintaan akan komputer. Kecepatan pengolahan komputer terus mengalami

peningkatan seiring dengan menyusutnya ukuran fisik dari komponen-

komponen ini . Kecepatan elektron yang bergerak melalui sirkuit

yaitu  konstan, menyusutnya ukuran sirkuit komputer menjadi setengah

ukuran semula bahkan berpuluh-puluh juta lebih kecil akan melipatgandakan

kecepatan pengolahan data dan menurunkan biaya pembuatannya (miniaturisasi).

Komputer yang kita kenal sekarang seperti komputer pribadi (Per-

sonal Computer/PC) berawal dari mesin yang disebut Electronic Numerical

Integrator and Calculator (ENIAC), yang dikembangkan pada tahun 1946

oleh Jhon W. Mauchly dan J. Presper Eckert, dua orang insinyur di Uni-

versity of Pennsylvania. ENIAC yaitu  pendahulu dari UNIVAC I Remington

Rand, yang merupakan komputer otomatis universal yang pertama kali

dipasarkan secara luas, yang dipasang di Biro Sensus AS (U.S. Census

Bureau) pada tahun 1951 dan kemudian di General Electric (GE) pada

tahun 1954. International Business Machines (IBM) dengan cepat merespon

perkembangan komputer dengan mengeluarkan lini produk yang lengkap

dengan menciptakan System/360 pada tahun 1960-an yang dikenal dengan

istilah multiuser yang mendukung banyak pengguna pada waktu bersamaan.

Masa depan “komputer” dan “teknologi informasi komunikasi” menunjukkan

adanya kelangsungan tren kearah penyusutan ukuran fisik suatu komponen

dan atau sirkuit elektronika dan juga peningkatan mobilitas. Perusahaan-

perusahaan pembuat komputer, secara hardware dan software sedang

membuat dan mempertimbangkan, merancang atau mengembangkan

alat-alat seperti keyboard yang berbentuk proyeksi cahaya (virtual) pada

suatu permukaan datar dan sebuah pena digital yang mampu mengingat

tiap-tiap kata dan kalimat yang pernah dituliskan. Bergerak (mobile), nirkabel,

kecil, dan tidak mahal yaitu  kata-kata yang menggambarkan teknologi

komputer dan atau teknologi informasi komunikasi, saat ini dan masa

akan datang, dimana saja dan kapan saja kita dapat menikmati suguhan

data dan informasi secara multimedia.

B. Pengertian Komputer

Cara pandang dan definisi dari kata “komputer” juga mengalami

perkembangan, sesuai dengan lingkungan, budaya, disiplin suatu ilmu

dan latar belakang keilmuan seseorang, seperti ilmu komputer. Dari

sisi bahasa menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata ini 

digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata bagi

“orang yang menghitung” dan lalu menjelang 1897 juga untuk “alat

hitung mekanis”. Selama Perang Dunia II kata ini  menunjuk kepada

para pekerja wanita AS dan Inggris yang pekerjaannya memperhitungkan

jalan artileri perang besar dengan mesin seperti itu.

Orang Perancis atau bahasa Perancis memakai  kata “ordinateur”,

yang berarti kira- kira “organisator”, atau “memisahkan mesin”. Bahasa

Spanyol memakai  kata “ordenador”, dengan arti sama, walaupun

dibeberapa negara mereka memakai  “anglicism computa dora”.

Dalam Bahasa Italia, komputer ialah “calcolatore”, dari “kalkulator”.

Bahasa Swedia, komputer dipanggil “dator” dari “data”. Dalam bahasa

Tionghoa, komputer dipanggil “dien nau” atau suatu “otak listrik”. Oxford

English Dictionary (OED 2), edisi ke2, mendefinisikan komputer yaitu 

suatu perangkat yang digunakan untuk perhitungan atau mengendalikan

operasi-operasi yang dinyatakan dalam bentuk numerik atau logika.

V.C. Hamacher dalam bukunya “Computer Organiza-

tion” , komputer yaitu  mesin penghitung elektronik yang cepat dan

dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai

dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output

berupa informasi. Robert H. Blissmer (1985), dalam bukunya

“Computer Annual”, komputer yaitu  suatu alat elektonik yang mampu

melakukan beberapa tugas sebagai berikut: menerima input, memproses

input tadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah

dan hasil dari pengolahan dan menyediakan output dalam bentuk informasi.

William M. Fuori dalam bukunya “Introduction To The

Computer, The Tool Of Business”, komputer yaitu  suatu pemroses

data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk

perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari

manusia. Sanders (1985), komputer yaitu  sistem elektronik untuk

memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan

agar secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya,

dan menghasilkan output berdasar  instruksi-instruksi yang telah

tersimpan dalam memori.

Komputer yaitu  serangkaian mesin elektronik yang terdiri dari

jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk

sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian digunakan

untuk dapat melaksanakan pekerjaan secara otomatis, berdasar 

instruksi (program) yang diberikan kepadanya. Istilah Hardware komputer

atau perangkat keras komputer, merupakan benda yang secara fisik

dapat dipegang, dipindahkan dan dilihat. Software komputer atau perangkat

lunak komputer merupakan kumpulan instruksi (program/prosedur)

untuk dapat melaksanakan pekerjaan secara otomatis dengan cara

mengolah atau memproses kumpulan instruksi (data) yang diberikan.

Filosofisnya bahwa komputer merupakan benda mati (alat) yang

dapat digunakan manusia untuk membantu manusia juga dalam hal

meringankan atau menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya. sebab  manusia

yaitu  makhluk hidup sedangkan hardware dan software yaitu  benda

mati, maka tujuan membuat atau menciptakan (create) hardware dan

software ini  yaitu  untuk kepentingan manusia, dalam hal ini istilah

manusia yaitu  sebagai Brainware komputer.

Gambar 1. Pengenalan Komputer

C. Sejarah komputer

1. Generasi Pertama

Tabung hampa udara (vacum-tube) merupakan ciri dari komputer

generasi pertama dengan salah satu bahan bakunya terbuat dari kaca,

sehingga mudah pecah dan mudah menyerap atau menyalurkan panas.

Agar bahan dari kaca tadi tidak cepat panas, maka diperlukan komponen

lain yang berfungsi sebagai pendingin. Dengan adanya komponen tambahan

ini  maka komputer menjadi besar, berat dan mahal. Sekitar tahun

1946, komputer elektronik di dunia yang pertama yakni ENIAC selesai

dibuat. Pada komputer ini  terdapat ± 18.800 tabung hampa udara

dan berbobot ± 30 ton dengan panjang ± 30 meter dan tinggi ± 2,4

meter sehingga memerlukan ruangan yang luas dan lebar.

2. Generasi Kedua

Penemuan bahan baku lain berupa transistor yang terdiri dari basic,

collector dan emmiter, merupakan ciri dari komputer generasi kedua

ini. Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, sebagai komponen

padat yang mempunyai banyak keunggulan seperti tidak mudah pecah,

 

 

 

tidak cepat menyerap dan menyalurkan panas, maka dengan begitu komputer

yang ada menjadi lebih kecil, lebih murah dan lebih sedikit membutuhkan

listrik. Beberapa contoh komputer generasi kedua yaitu  : IBM Serie 1400,

NCR Serie 304, MARK IV (diproduksi di Jepang tahun 1957), Honeywell

Model 800 dan IBM 7090 (buatan Amerika).

3. Generasi Ketiga

Komputer generasi ketiga merupakan lanjutan riset dari generasi

kedua dengan hasil riset bahwa transistor-transistor dapat dipadatkan

(Integrated Circuit/IC). IC yaitu  gabungan dari ribuan transistor dalam

bentuk silikium dengan bentuk kecil dan ukuran beberapa milimeter. Contoh

komputer generasi ini yaitu  : Apple Computer, TRS Model 180 dan

IBM S/360.

4. Generasi Keempat

Riset kemudian dilanjutkan lagi, pada generasi ini ditandai dengan

munculnya LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan

ribuan IC kedalam sebuah Chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan

suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian-rangkaian terpadu

(integrated circuits). LSI kemudian dikembangkan dalam VLSI (Very Large

Scale Integration). Perkembangan berikutnya ditandai dengan munculnya

mikroprocessor dan semi konduktor. Perusahaan pembuat mikroprocessor

antara lain : Intel Corporation, Motorola, Zilog dll. Intel Corp. mengeluarkan

mikroprocessor dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, 80586

atau dikenal dengan nama pentium. Sedangkan pabrik Motorola mengeluarkan

model 6502, 6800.

D. Komputer berdasar  Jenis

Sejarah perkembangan komputer dari generasi ke generasi memperlihatkan

bagaimana perbedaan secara fisiknya. Bentuk Komputer berdasar 

jenisnya dibedakan berdasar  golongan, kapasitas penyimpanan datanya

dan data yang diolahnya.

1. berdasar  Golongan

   General Purpose Computer yaitu  komputer yang biasa atau yang

umum digunakan untuk mengerjakan pekerjaan sehari-hari (rutinitas)

seperti pekerjaan kantoran yang bervariasi.

   Special Purpose Computer yaitu  komputer yang digunakan untuk

menyelesaikan pekerjaan ataupun aplikasi khusus. Special-purpose

pada awalnya merupakan general-purpose yang digunakan secara

khusus dan disesuaikan dengan konfigurasi ataupun peralatan

didalamnya yanng sudah dimodifikasi.

2. berdasar  Kapasitas

   Komputer Mikro (Personal Computer) diciptakan untuk memenuhi

kebutuhan perorangan (personal). Memori yang dimiliki oleh sebuah

personal komputer pada awalnya hanya berkisar antara 32 hingga

64 KB (Kilo Byte). Tetapi dalam perkembangannya memori sebuah

personal komputer sampai diatas 128 MB (Mega Byte). Contoh

dari komputer mikro ini seperti workstation desktop atau tower,

laptop, notebook dll.

Gambar 2. Personal Komputer

   Komputer mini mempunyai kemampuan beberapa kali lebih besar

jika dibanding dengan personal komputer. Hal ini disebabkan

sebab  mikroprocessor yang digunakan untuk memproses data

memang mempunyai kemampuan jauh lebih unggul jika dibandingkan

dengan mikroprocessor yang digunakan pada personal komputer.

Ukuran fisiknya dapat sebesar lemari kecil. Komputer mini pada

umumnya dapat digunakan untuk melayani lebih dari satu pemakai

(multiuser). Dalam sistem multiuser ini, pada akhirnya personal

komputer banyak digunakan sebagai terminal yang berfungsi

untuk memasukkan data. Contoh komputer mini : IBM AS-400.

Gambar 3. Mini Komputer

   Komputer mainframe yaitu  yang memiliki processor lebih dari

satu. Dengan demikian, dari segi kecepatan proses mainframe jauh

lebih cepat jika dibanding dengan mini komputer. Kecepatan kerja

mainframe mencapai 1 milyar operasi perdetik (1 giga operations

per-seconds = 1 GOPS). Kecepatan ini sangatlah diperlukan, sebab 

mainframe biasanya digunakan untuk memproses data yang mempunyai

kapasitas sangat besar dan disamping itu mainframe biasanya juga

digunakan oleh puluhan hingga ratusan pemakai yang bekerja

secara bersama-sama. Contoh komputer mainframe yaitu  z900.

   Komputer Super, sesuai dengan namanya memiliki kemampuan,

yaitu kecepatan proses yang tinggi serta memiliki kemampuan

menyimpan data yang jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan

mainframe. Harga super komputer sangatlah besar dan mahal.

Salah satu contoh super komputer yaitu  Cray-2. Pengguna super

komputer biasanya negara-negara yang sudah maju ataupun

perusahaan-perusahaan yang sangat besar, seperti misalnya industri

pesawat terbang Nurtanio. Kemampuan lain yang dimiliki oleh

super komputer yaitu  mampu membaca/menyadap pelbagai

data dari satelit.

3. berdasar  Data yang Diolah

Data yang diolah oleh komputer jenisnya sangatlah banyak. Ada data

berupa gambar, suara, huruf, angka, keadaan, simbol ataupun yang

lainnya lagi. Dalam hal ini, tidak setiap komputer bisa mengolah seluruh

data yang ada. Ada komputer yang hanya bisa mengolah suara, ataupun

hanya mengolah huruf dan angka saja. Walaupun demikian, ada pula

komputer yang bisa mengolah beberapa data secara bersama-sama.

 Digital Computer, merupakan suatu komputer yang dapat digunakan

untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif (sangat banyak jumlahnya).

Datanya berupa simbol yang memiliki arti tertentu, misalnya : simbol

alphabetis yang digambarkan dengan huruf A s/d Z ataupun a s/d

z, simbol numerik yang digambarkan dengan angka 0 s/d 9 ataupun

simbol-simbol khusus, seperti halnya : ? / + * & !.

 Analog Computer, merupakan suatu komputer yang dapat digunakan

untuk mengolah data yang bersifat kualitatif. Data yang ada bukan

merupakan simbol, tetapi masih merupakan suatu kejadian. Seperti

misalnya keadaan suhu ataupun kelembaban udara, ketinggian ataupun

kecepatan yaitu  merupakan suatu keadaan yang oleh komputer

kemudian ditetapkan sehingga menjadi suatu ukuran.


 Hybrid Computer, merupakan komputer yang bisa digunakan untuk

mengolah data yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif. Hibrid

komputer juga bisa dikatakan sebagai gabungan dari analog dan

digital komputer. Komputer ini banyak digunakan oleh pelbagai rumah

sakit yang digunakan untuk memeriksa keadaan tubuh dari pasien,

yang pada akhirnya, komputer bisa mengeluarkan pelbagai analisa

atau hasil diagnosa yang disajikan dalam bentuk gambar, grafik ataupun

tulisan.

Gambar 8. Komputer Hybrid

E. Konsep Dasar Sistem Komputer

Prinsipnya sistem komputer selalu memiliki perangkat keras masukan

(input/input device system) – perangkat keras pemprosesan (processing/

central processing unit) – perangkat keras keluaran (output/output device

system), perangkat tambahan yang sifatnya opsional (peripheral) dan tempat

penyimpanan data (Storage device system/external memory).


1. Sistem Perangkat Keras Masukan (Input Device System)

Sebagai peralatan yang difungsikan untuk memasukkan data ke

dalam komputer. Jenis input device yang dimiliki oleh komputer cukup

banyak diantaranya :

 Keyboard

 Mouse

 Touchscreen

 Scanner


 Scanner Barcode

Gambar 11. Mesin scan barcode

 Sensor sidik jari/Finger Print

 Camera

 Microphone

 Dll

2. Sistem Pemrosesan (Central Processing System/ Central

Processing Unit (CPU)

Sebagai tempat untuk pengolahan data atau juga dapat dikatakan

sebagai otak dari segala aktivitas pengolahan seperti penghitungan, pengurutan,

pencarian, penulisan, pembacaan dan sebagainya. Pada CPU terdapat beberapa

komponen perangkat seperti :

o Processor


o RAM (Random Access Memory)

o ROM (Read Only Memory)

o Papan Induk/Mother Board

Gambar 14. Papan Induk/Mother Board

o Cache Memory

Gambar 15. Berbagai macam kepingan memori

3. Sistem Perangkat Keras Keluaran (Output Device System)

Sebagai perangkat yang difungsikan untuk mengeluarkan hasil

pemrosesan CPU seperti tulisan (huruf, angka, karakter khusus, simbol

lain), grafik, gambar/image, suara dan bentuk khusus yang dapat dibaca

oleh mesin. Jenis output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak

diantaranya :


o Monitor/Screen/Display

o Speaker

o Printer

o Plotter

o Mesin Fax

o dll.

4. Sistem perangkat keras tambahan (Peripheral/Accessories

Device System)

Difungsikan sebagai penambahan kemampuan dari sistem komputer

seperti dapat berbagi file dan data antara komputer. Perangkat peripheral

seperti:

   Modem

   Network Card/Ethernet

Gambar 16. LAN card

   TV Card

   Kartu Grafis/VGA Card

24 DASAR-DASAR KOMPUTER

Gambar 17. Kartu Grafis/VGA Card

   Kartu Suara/Sound Card

   dll.

Sistem perangkat keras cadangan (secondary storage/backing storage/

external memory) diperuntukkan sebagai tempat penyimpanan data,

file dan program yang berada diluar sistem utama. Contoh perangkat

keras cadangan ini yaitu  sebagai berikut:

   Disket, Hard Disk


   Flash Disk, Magnetic Tape

   Keping CD/DVD (CD/DVD Room)

   Dll.


SISTEM OPERASI

A. Definisi Sistem Operasi

Sistem operasi sebagai resource manager yaitu pengelola seluruh

sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan sebagai extended

machine yaitu menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga

memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber

daya sistem komputer. Prinsip dasarnya bahwa sistem operasi merupakan

program komputer yang berisi perintah-perintah (command) yang bertugas

menjembatani interaksi antara manusia dengan komputer, sehingga

komputer dapat bekerja sesuai keinginan.

Berikut  yaitu  beberapa definisi dari sistem operasi yang diperoleh

dari berbagai sumber :

 Sistem operasi yaitu  software yang mengontrol hardware.

 Program yang menjadikan hardware lebih mudah untuk digunakan.

 Kumpulan program yang mengatur kerja hardware sesuai keinginan

user.

 Manager sumber daya atau pengalokasian sumber daya komputer,

seperti mengatur memori, printer, dll.

 Sebagai program pengendali, yaitu program yang digunakan untuk

mengontrol program yang lain.

 Sebagai kernel, yaitu program yang terus-menerus running selama

komputer dihidupkan.

 Sebagai guard (penjaga) yang menjaga komputer dari berbagai kejahatan

komputer.


B. Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

Sejarah perkembangan suatu sistem operasi tidak terlepas dari sejarah

perkembangan komputer secara umum. sebab  komputer merupakan

suatu sistem, maka dapat dikatakan bahwa perkembangan sistem operasi

berbanding lurus dengan perkembangan komputer secara fisiknya (hardware).

Sejarah perkembangan dari sistem operasi yaitu  sebagai berikut:

1. Generasi pertama (tahun 1945an – 1955an)

Komputer elektronik digital pertama tidak memiliki sistem operasi.

Sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung

sehingga semua operasi dilakukan secara manual dan hanya bisa digunakan

untuk melakukan proses-proses penghitungan angka-angka (aritmatika),

seperti penambahan ( + ), pengurangan   ( - ), perkalian ( * ) dan

pembagian ( / ).

2. Generasi kedua (tahun 1955 – 1965)

Sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi

dasar sistem operasi sudah ada, misal FMS (Fortran Monitoring System)

dan IBSYS. Sistem komputer masa ini yaitu  batch processing system,

yaitu pekerjaan (job) dikumpulkan dalam satu rangkaian kemudian

dieksekusi secara berurutan. Tahun 1964, IBM mengeluarkan keluarga

komputer System/360 yang dirancang agar kompatibel dengan banyak

perangkat keras, memakai  sistem operasi OS/360 dan berevolusi

menjadi System 370.


3. Generasi ketiga (tahun1965 – 1980)

Sistem komputer dikembangkan untuk melayani banyak pemakai

interaktif sekaligus dan online (secara langsung dihubungkan ke komputer).

Sistem komputer menjadi multiuser dan multiprogramming. Multi-

programming yaitu  komputer melayani banyak program yang dijalankan

(proses/job) sekaligus pada satu waktu secara bersamaan. Cara yang

dilakukan yaitu  dengan mempartisi memori menjadi beberapa bagian,

dengan satu bagian memori untuk satu job berbeda. Saat satu job

menunggu operasi masukan/keluaran selesai, job lain dapat memakai 

pemroses. sebab  komputer harus menanggapi permintaan-permintaan

pemakai secara cepat dan bila tidak akan menyebabkan produktivitas

pemakai menurun drastis, maka dikembangkan teknik time sharing,

sehingga pemakai-pemakai merasa dilayani terus-menerus, padahal

sebenarnya digilir per satuan waktu yang singkat. Agar tidak terjadi

bottleneck (kemacetan), dikembangkan teknik spooling, yaitu saat ada

permintaan layanan peripheral, langsung diterima dan data disimpan

lebih dulu di memori yang disediakan (berupa antrian), kemudian

dijadwalkan agar secara nyata dilayani oleh peripheral. Pada generasi

ini muncul sistem operasi UNIX.

4. Generasi keempat (tahun 1980 – 199x)

Ditandai dengan meningkatnya kemampuan komputer dekstop (PC)

dan teknologi jaringan TCP/IP. Pada generasi ini menuntut kenyamanan

dalam mengoperasikan sistem komputer, yaitu dengan adanya GUI

(graphical user interface = antarmuka komputer berbasiskan grafis

yang nyaman). GUI dimulai dengan X Windows, kemudian Macintosh,

Sun View dan MS Windows.

Pada 1990 dimulai era komputasi tersebar (distributed computing) dengan

teknologi distributed operating system yaitu sistem operasi yang diperuntukkan

jaringan komputer. Pemakai tak perlu menyadari keberadaan komputer-

komputer yang terhubung, dimana pengalokasian kerja sudah secara

otomatis dilaksanakan sistem operasi. Pemakai memandang jaringan

komputer sebagai 1 uni prossesor besar, walau sebenarnya terdiri dari

banyak prosessor (komputer) yang tersebar.


C. Komponen Dasar Sistem Operasi

Kebanyakan sistem operasi memiliki komponen-komponen mendasar

yang mendukung kerja dari pengoperasian suatu sistem komputer, yakni:

1. Manajemen proses

Proses yaitu  sebuah program yang sedang dijalankan (eksekusi).

Suatu proses memerlukan sumberdaya pada saat eksekusi yaitu CPU time,

memori, berkas dan peranti I/O. Sistem operasi bertanggung jawab terhadap

aktifitas yang berhubungan dengan manajemen proses yaitu:

- Pembuatan dan penghapusan proses

- Penundaan dan pelanjutan proses

- Penyedia mekanisme untuk :

o Sinkronisasi antar proses

o Komunikasi antar proses

o Penanganan deadlock

2. Manajemen memori utama

o Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dari program.

o Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi kecepatan

eksekusi instruksi CPU.

o Terdiri dari “array words/bytes”yang besar.

o Alamat digunakan untuk mengakses data (shared oleh CPU dan

I/O devices)

o Umumnya main memory bersifat “volatile”–tidak permanen yaitu

isinya akan hilang jika komputer di matikan.

o Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikut yang

berhubungan dengan manajemen memori :

- Melacak pemakaian memori(siapa dan berapa besar?).

- Memilih program mana yang akan diload ke memori ketika

bisa digunakan.

- Alokasi dan dealokasi memori sesuai yang dibutuhkan.


3. Manajemen Berkas/File

o Berkas yaitu  kumpulan informasi yang berhubungan (sesuai

dengan tujuan pembuat berkas ini ).

o Biasanya berkas merepresentasikan program dan data.

o Sistem operasi bertanggungjawab :

- pembuatan dan penghapusan berkas

- pembuatan dan penghapusan direktori

- mendukung manipulasi berkas dan direktori

- memetakan berkas pada sistem sekunder

- backup berkas pada media penyimpanan yang stabil (nonvolatile)

4. Manajemen Input/Output ( I/O )

Sistem I/O terdiri dari :

- Sistem buffer : menampung sementara data dari/ke peranti I/O

- Spooling : melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih

efisien (antrian).

- Antarmuka devices-driver yang umum yaitu menyediakan device driver

yang umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis,

tutup).

- Drivers yaitu  aplikasi yang khusus dirancang untuk spesifik suatu

perangkat keras.

- Menyediakan driver untuk melakukan operasi rinci/detail untuk perangkat

keras tertentu.

5. Manajemen Penyimpanan Sekunder

o Penyimpanan sekunder = penyimpanan permanen.

o sebab  memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu

kecil, mak untuk menyimpan semua data dan program secara permanen,

sistem komputer harus menyediakan penyimpanan sekunder untuk

dijadikan back-upmemori utama.

o Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktivitas yang berhubungan

dengan manajemen penyimpanan sekunder, yaitu :

- manajemen ruang kosong

- alokasi penyimpanan

- penjadwalan disk

6. Jaringan (Sistem Terdistribusi)

Sistem terdistribusi yaitu  kumpulan prosesor yang tidak berbagi

memori atau clock. Setiap prosesor memiliki memori lokal masing-masing.

Prosesor-prosesor dalam sistem terhubung dalam jaringan komunikasi.

Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam-macam

sumberdaya. Akses ini  menyebabkan peningkatan kecepatan komputasi,

peningkatan penyediaan data dan peningkatan keandalan

7. Sistem Proteksi

Proteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrol akses

yang dilakukan oleh program, prosesor, pengguna sistem maupun pengguna

sumberdaya. Mekanisme proteksi harus mampu membedakan antara

penggunaan yang sah dan yang tidak sah, spesifikasi kontrol untuk diterima

dan menyediakan alat untuk pemberlakuan sistem

8. Command – Interpreter System

Sistem operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven).

Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements

(keinginan pengguna) umumnya disebut control-card interpreter, command-

line interpreter dan UNIX shell. Command-interpreter system sangat bervariasi

dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan

tujuan dan teknologi peranti I/O yang ada. Contohnya seperti sistem operasi

Windows, Pen-based (touch),dll.

D. Struktur Dasar Sistem Operasi

Sistem operasi modern merupakan suatu sistem yang besar dan kompleks.

Struktur sistem operasi merupakan komponen-komponen sistem operasi

yang dihubungkan dan dibentuk di dalam kernel. Struktur sistem operasi

yang pernah ada dan digunakan seperti sistem monolitik, sistem berlapis,

sistem dengan mesin maya, sistem dengan client – server dan sistem berorientasi

objek. Berikut akan dipaparkan struktur dasar dari sistem operasi ini :


   Sistem monolitik

Sistem operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat

saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan. Kernel

berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pemakai.

Kelemahan dari sistem ini yaitu  pengujian dan penghilangan kesalahan

sulit sebab  tak dapat dipisahkan dan dilokalisasi, sulit dalam menyediakan

fasilitas pengamanan, merupakan pemborosan bila setiap komputer

harus menjalankan kernel monolitik sangat besar sementara sebenarnya

tidak memerlukan seluruh layanan yang disediakan kernel, tidak fleksibel

dan kesalahan pemrograman satu bagian dari kernel menyebabkan

matinya seluruh sistem. Keunggulan dari sistem ini yaitu  layanan

dapat dilakukan sangat cepat sebab  terdapat di satu ruang alamat.

UNIX sampai saat ini berstruktur monolitik. Meskipun monolitik, yaitu

seluruh komponen/subsistem sistem operasi terdapat di satu ruang

alamat tetapi secara rancangan yaitu  berlapis. Untuk mempermudah

dalam pengembangan, pengujian & fleksibilitas UNIX memakai 

konsep kernel loadable modules, yaitu :

a. bagian-bagian kernel terpenting berada di memori utama secara

tetap

b. bagian-bagian esensi lain berupa modul yang dapat ditambahkan

ke kernel saat diperlukan dan dicabut begitu tidak digunakan lagi

di waktu jalan (run-time).

   Sistem berlapis

Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana

lapisan-lapisan bawah memberi layanan lapisan lebih atas. Jadi lapisan

n memberi layanan untuk lapisan n+1. Proses-proses di lapisan n

dapat meminta layanan lapisan n – 1 untuk membangun layanan

bagi lapisan n+1. Lapisan n dapat meminta layanan lapisan n – 1.

Kebalikan tidak dapat, lapisan n tidak dapat meminta layanan n +

1. Masing-masing berjalan di ruang alamatnya sendiri.

Keunggulannya yaitu  memiliki semua keunggulan rancangan modular,

yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang

secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode, dan diuji

secara independen.

Kelemahannya yaitu  fungsi – fungsi sistem operasi harus diberikan

ke tiap lapisan secara hati-hati.


   Sistem dengan Mesin Maya

Sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi

lain konsep operating system emulator. Contohnya seperti MS Win-

dows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS. Aplikasi ini 

dijalankan sebagai masukan bagi subsistem di MS-Windows NT yang

mengemulsikan system calls yang dipanggil aplikasi dengan Win32API

(system calls di MS Windows NT). Pengembang Linux membuat DOSEMU

agar aplikasi untuk MS-DOS dapat dijalankan di Linux, WINE agar

aplikasi untuk MS-Windows dapat dijalankan di Linux, iBCS agar

aplikasi untuk Unix dapat dijalankan di Linux, dll.

   Sistem dengan Client-Server

Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses

dikategorikan sebagai server dan client. Server yaitu  proses yang menye-

diakan layanan sedangkan client yaitu  proses yang memerlukan/

meminta layanan. Proses client yang memerlukan layanan mengirim

pesan ke server dan menanti pesan jawaban. Proses server setelah

melakukan tugas yang diminta, mengirim pesan jawaban ke proses

client. Server hanya menanggapi permintaan client dan tidak memulai

percakapan dengan client. Keunggulan dari sistem client-server ini

yaitu  pengembangan dapat dilakukan secara modular, kesalahan

(bugs) di satu sub sistem (diimplementasikan sebagai satu proses)

tidak merusak subsistem-subsistem lain sehingga tidak memicu 

satu sistem mati secara keseluruhan dan mudah diadaptasi untuk

sistem tersebar. Kelemahannya yaitu  layanan dilakukan lambat

sebab  harus melalui pertukaran pesan dan pertukaran pesan dapat

menjadi bottleneck.

   Sistem Berorientasi Objek

Pada sistem berorientasi objek, layanan diimplementasikan sebagai

kumpulan objek. Objek mengkapsulkan struktur data dan sekumpulan

operasi pada struktur data itu. Tiap objek diberi tipe yang menandai

properti objek seperti proses, direktori, berkas, dsb. Dengan memanggil

operasi yang didefinisikan di objek, data yang dikapsulkan dapat diakses

dan dimodifikasi. Model ini terstruktur dan memisahkan antara layanan

yang disediakan dan implementasinya. Contoh sistem operasi berorientasi

objek, antara lain : Eden, Choices, X-kernel, Medusa, Clouds, Amoeba,

Muse, dsb. Sistem operasi MS Windows NT telah mengadopsi beberapa

teknologi berorientasi objek tapi belum keseluruhan.

E. Microsoft Windows

Microsoft windows yaitu  suatu sistem operasi yang paling populer

yang berjalan pada mesin mikro komputer seperti Personal Computer

(PC), laptop, netbook, netbook dan lain-lain. Diseluruh dunia, sistem

operasi windows ini banyak digunakan, khususnya juga di negara republik

Indonesia, sistem operasi ini sudah terkenal (familiar), mulai dari kalangan

individu sampai organisasi. Beberapa orang atau organisasi tidak terlalu

menyukai windows, tetapi semua orang mengakui luasnya penggunaan

sistem operasi ini  dalam aplikasi bisnis. Hampir semua menejer

atau profesional pasti akan memakai  sistem operasi windows ini

pada suatu saat dalam karirnya. Windows sudah ada sejak 1981 dan

telah mengalami banyak perubahan yang mencerminkan kenaikan kemampuan

komputer dan keberagaman perangkat keras yang dipasangkan ke sistem

komputer.

Sistem operasi windows ini diproduksi oleh Microsoft, perusahaannya

milik Mr. Bill Gates. Menurut beberapa organisasi yang melakukan survey

terhadap orang-orang yang memiliki harta kekayaan (aset) diseluruh

dunia, menempatkan Mr. Bill Gates ini termasuk kedalam 10 orang terkaya

didunia. Versi sistem operasi dari windows yang terbaru saat ini yang

beredar luas dipasaran yaitu  Windows Seven, untuk beberapa mikro

komputer. Versi sistem operasi dari windows sebelumnya yaitu  Win-

dows 98, Windows 2000, Windows NT, Windows XP dan Vista. Windows

XP terdiri atas edisi “Professional” dan “Home”. Fitur-fitur yang tersedia

yang dibutuhkan untuk edisi ini  tidak banyak perbedaan.

1. Kelebihan Windows

- Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat

yang bersamaan.

- Pengguna bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang

bersamaan.

- Pengguna bisa sharing dari data aplikasi yang lain dengan mudah.

- Terdapat banyak aplikasi yang kompatibel dengan windows.

- End user artinya orang yang awam tentang komputer bisa menjalan-

kannya.

- Banyak didukung oleh vendor hardware dan software.

- Digunakan oleh mayoritas pengguna komputer di dunia, khususnya

di Indonesia

2. Kekurangan Windows.

 Sistem file yang agak kacau, misalnya saja apabila kita menginstal

suatu aplikasi, sistem file DLL akan diletakkan di C:\Windows\System\...

sementara aplikasi itu sendiri terletak ditempat lain. Ini akan menyusahkan

saat menguninstal aplikasi ini , dan sewaktu pengintegrasian

DLL (Dynamic Link Libraries).

 Menyebabkan ketergantungan penggunaan produk Microsoft.

 Space hardisk yang dibutuhkan besar.

 Sistem security yang lemah dan mudah dijebol oleh para hackers.

 Membutuhkan memori fisik besar.

 Membutuhkan kecepatan prosesor yang tinggi.

 Harga licensi yang mahal

 Membutuhkan perawatan yang terus menerus dan prosedur yang

sesuai dengan panduan yang ada saat memakai nya.

Gambar 2.2. Tampilan kontrol panel dan properti dari sistem operasi windows

F. Sistem Operasi yang lain

Banyak sebenarnya sistem operasi yang dipakai di dunia ini selain

Microsoft windows, seperti misalnya Atlas, BeOS buatan Macintosh, PetrOS

buatan Trumpet Software International Pty Ltd, MacOS buatan Apple,

Solaris, namun kita akan mengenal sedikit Operating system pesaing terberat

Microsoft milik Mr.Bill Gates ini yaitu Linux yang akhir-akhir ini banyak

digunakan oleh perusahaan –perusahaan besar dunia sebagai server

bahkan salah satu webserver milik Microsoft sendiri memakai nya.

Kemunculan Linux diawali dengan keinginan dari seorang mahasiswa

di Helsinki - Linus Benedict Torvalds - untuk memiliki sistem operasi yang

sehandal UNIX tapi dengan biaya semurah PC. Di pertengahan tahun

1991, Linus mulai mengumpulkan informasi dan mencari solusi untuk

menghadirkan UNIX di PC, banyak orang dari pelbagai negara memakai 

Internet untuk berkomunikasi dan membangun sistem operasi yang

akhirnya diberi nama Linux ( Linux = LINus UniX ). Linux dikembangkan

dengan memakai  konsep open source. Ini berarti bahwa kode program

dari Linux terbuka untuk semua orang yang ingin mengembangkannya.

Konsep keterbukaan ini ternyata membuat Linux berkembang sangat

cepat. Sistem lisensi open source ini diberi nama General Public License

(GPL) oleh GNU, yaitu suatu badan yang memperjuangkan kebebasan

dalam penggunaan perangkat lunak.

Richard Stallman pendiri GNU (GNU is Not Unix) mewujudkan

perjuangannya ini dengan membuat beberapa program yang dilepas

secara bebas, baik dalam penggunaannya ataupun source code-nya.

Konsep pemikiran Richard Stallman tentang free software ini bisa kita

baca pada bukunya Free As In Freedom yang bisa didownload secara gratis

di Internet. Linus Torvalds memiliki Sistem Operasi yang sehandal UNIX

“bertemu” Richard M Stallman dengan konsep Open Source beserta program-

program open sourcenya( berlisensi General Public License/GPL ) lahirlah

GNU/Linux yang lebih populer disebut orang. Sekarang banyak nama-

nama sistem operasi yang berbasis Linux yang keturunan UNIX ini digunakan

orang, diantaranya ialah : Redhat, Fedora, Mandrake, Suse, Debian, Slakewake,

Gento, Kubuntu, Ubuntu, Mandrakesoft, Blankon , Mademandra, xnuxer  buatan

dani firmansyah sang pembobol server KPU, Knopix, Flax dan masih

ratusan nama-nama distro lainnya.

1. Kelebihan Linux

- Lisensi yang gratis.

- Linux bisa berinteraksi dengan sistem operasi lain dengan cara

kompabilitas file sistem, kompabilitas network, dan emulasi (simulasi)

sistem operasi.

- Virtual memory membuat linux mempunyai kemampuan untuk

menjalankan program-program yang lebih dari seharusnya sebab 

penggunaan swap memori.

- Skalabilitas artinya linux bisa berjalan dari komputer 286 XT sampai

dengan mesin sebesar Beowulf clusters dengan multi prosesor 16

buah.

- Stabilitas, Linux sangat luar biasa stabil, jika dikonfigurasi dengan

benar, sistem linux akan hidup terus menerus hingga hardwarenya

tidak memadai (rusak), lain dengan windows yang memerlukan

reboot berkala untuk menjaga stabilitas. Salah satu yang mendasari

stabilitas ini yaitu  penomoran versi dari shared libraries, kebanyakan

aplikasi windows menginstal versi-versi baru dari dynamic link

libraries (DLL), yang memicu  aplikasi lain yang menimpa

versi lain dari DLL ini  tidak berfungsi dengan semestinya.

Linux juga mewarisi tradisi UNIX dengan mendukung adanya file

permission (izin file), yang dapat mencegah pengubahan atau

penghapusan file tanpa izin dari pemiliknya, sebab  itu, virus pada

dasarnya tidak dikenal di dunia linux.

- Didukung oleh ribuan programmer di seluruh dunia, jadi kalau

ditemukan bug cepat untuk mendapatkan solusinya.

- Paket Linux merupakan satu kesatuan artinya, saat instalasi tergantung

keinginan pemakai dan sudah mulai banyak didukung oleh vendor

hardware maupun software dunia meskipun masih kalah bersaing

dengan windows.

2. Kekurangan Linux

 Sistem operasi yang agak sulit untuk dipelajari terutama bagi yang

tidak mempunyai dasar komputer yang kuat.

 Aplikasi yang tersedia belum sebanyak windows.

 Sistem operasi yang tidak sepenuhnya GUI (Graphical User Interface)

meskipun sudah memakai  X-windows seperti GNOME dan

KDE.

 Nama-nama paket program antara distro satu dengan distro lainnya

berbeda beda. Seperti paket Yaz.tar.gz.rpm.krpm.deb dan lain-

lain.

Gambar 2.3. Tampilan sistem operasi linux kubuntu

Untuk berbagai macam ragam sistem operasi yang ada, metode yang

paling baik dalam memakai nya yaitu  trial & error, yaitu coba dan

salah. Maksudnya bahwa untuk dapat mengoperasikan sistem operasi

yang belum pernah kita gunakan maka coba saja berbagai macam fitur

yang disediakan oleh sistem operasi ini  dengan mengklik-klik tombol-

tombol yang tersedia dan memperhatikan hasilnya, tandai atau kenali

pesan-pesan kesalahan yang ditampilkan oleh sistem operasi ini .

Metode coba dan salah ini dianggap baik dalam interaksi manusia dan

sistem komputer.

G.Sistem Aplikasi (Application System)

Pernahkah Anda memakai  suatu program untuk mengolah

kata (word) atau bekerja dengan memakai  program-program seperti

Microsoft Office Word, Excel, Powerpoint dan Access ?. Kalau jawaban Anda

pernah, maka sebenarnya Anda telah memakai  suatu sistem aplikasi

(application system). Perlu dicatat bahwa Microsoft Office bukanlah sistem

operasi, melainkan hanya suatu kelompok program aplikasi (perangkat/

piranti lunak). Sistem aplikasi akan dapat berguna jika dan hanya jika

sistem operasi telah terinstal sebelum terinstalnya sistem aplikasi.

Sistem aplikasi tidak bisa berdiri sendiri, maksudnya bahwa sistem

aplikasi bergantung terhadap sistem operasi. Sistem aplikasi yaitu 

program (kumpulan instruksi) yang dibuat atau dirancang untuk tujuan

tertentu atau khusus, artinya bahwa sistem aplikasi dibuat sesuai dengan

domain permasalahan. Microsoft Office merupakan suatu program paket

aplikasi yang didalam paket aplikasi ini  telah tersedia sistem aplikasi

yang khusus untuk tujuan tertentu seperti mengolah kata (word), mengelola

data dengan memakai  format tabel yang terdiri atas baris dan kolom

yang berisi rumus-rumus matematika (access), menampilkan (powerpoint)

bagian-bagian atau lembar-lembar (slide) kerja yang dianggap penting

untuk ditampilkan secara lebih menarik didepan orang lain (audience)

dan membuat suatu sistem informasi dengan memakai  konsep sistem

manajemen basisdata (access).

Selain program paket aplikasi Microsoft Office, masih banyak lagi

contoh-contoh sistem aplikasi yang lain seperti aplikasi untuk memutar

lagu (Winamp), aplikasi untuk memainkan video yang satu paket dari

sistem operasi windows dari microsoft (windows media player), aplikasi

portable data seperti adobe acrobat reader, aplikasi untuk melakukan browsing

di jaringan berbasis tampilan web seperti mozilla, opera dan lain-lain,

aplikasi untuk menterjemahkan suatu bahasa asing seperti rekso, translator,

aplikasi untuk bermain (game) seperti freecell, spider solitare, prince of persia,

poker, dan lain sebagainya. Berikut akan diberikan contoh dari sistem

aplikasi, yaitu sistem aplikasi untuk memainkan video yang satu paket bawaan

dari sistem operasi windows dari microsoft (windows media player).

Gambar 2.4. Tampilan sistem aplikasi memutar video (windows media player).

H.Definisi Bahasa Pemograman (Programming Language)

Bahasa pemograman yaitu  suatu cara atau teknik berkomunikasi

atau  interaksi antara manusia sebagai makhluk hidup dengan mesin yang

dalam hal ini yaitu  komputer sebagai suatu perangkat peralatan. Bahasa

pemograman berisi kumpulan perintah atau instruksi yang diketikkan

oleh manusia memakai  perantaraan suatu perangkat keras berupa

papan ketik (keyboard). Bahasa pemograman juga akan menentukan

bagaimana data akan disimpan, dikirim dan mendapatkan kembali data

ini  serta apa yang akan dilakukan selanjutnya jika terdapat kondisi

yang beragam seperti misalnya dalam memberi  instruksi prioritas

terhadap peralatan I/O (input/output), multimedia dan lain-lain.

Kumpulan instruksi ini  harus dapat dimengerti oleh komputer,

sebab nya maka bahasa yang diketikkan ini  mempunyai urutan

langkah-langkah yang jelas, logis, sistematis, aturan-aturan khusus (tertentu),

berstruktur tertentu dan mempunyai  elemen-elemen tertentu (syntaksis).

Rancangan awal bahasa pemograman ini lahir dari bahasa alami (natural

language) yang biasa dipakai oleh manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi

dengan manusia lain. Bahasa pemograman menyediakan kebutuhan

seorang programmer untuk dapat secara spesifik menyatakan atau mem-

berikan instruksi apa yang akan dilakukan oleh komputer.

Komputer hanya memahami satu bahasa, yaitu bahasa mesin, bahasa

mesin terdiri dari nilai 0 dan 1 yang disebut dengan digital. Untuk menterjemahkan

bahasa pemograman yang dituliskan oleh manusia dibutuhkan suatu

teknik khusus yang disebut compiler dan interpreter. Compiler yaitu 

unit khusus pada masing-masing bahasa pemograman yang menterjemahkan

atau mengkonversikan kode-kode program atau instruksi atau source

code yang dituliskan menjadi nilai 0 dan 1. Interpreter merupakan suatu

teknik dalam menganalisa dan mengeksekusi baris per baris suatu set

instruksi yang diberikan atau yang dituliskan oleh programmer dalam

suatu bahasa pemograman tertentu. Berikut ini akan diberikan perbedaan

antara compiler dengan interpreter.

Tabel 2.1 Perbedaan compiler dan interpreter

Bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti

sebab  kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah pernyataan

program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan

memakai  compiler. Sebagai contoh yaitu  JAVA, C++, .NET.

Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat

sulit dimengerti sebab  instruksinya memakai  bahasa mesin. Disebut

juga dengan bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan

satu-persatu terhadap instruksi komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan

dengan memakai  assembler. Bahasa pemograman tingkat menengah

telah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun masih cukup sulit untuk

dimengerti sebab  memakai  singkatan-singkatan seperti STO yang

berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang

tergolong dalam bahasa ini yaitu  Assembler, Fortran dan lain-lain.

I. Algoritma (Algorithm)

Sebutan algoritma atau kata algoritma berasal dari seorang ilmuwan

matematika yang bernama Abu Ja’far Mohammed ibn Musa al Khowarizmi

sekitar tahun 825 M.. Algoritma yang dibuat atau disusun harus jelas,

sistematis dan logis sehingga tujuan dari pembuatan algoritma dapat tercapai.

Compiler Interpreter 

Mengkonversikan kode program 

atau instruksi (source code) secara 

keseluruhan  

Mengkonversikan instruksi per instruksi 

Jika ada instruksi yang salah maka 

kode program harus diperbaiki dan 

di kompilasi ulang 

Ketika memberi  instruksi terdapat 

kesalahan, maka kesalahan dapat 

langsung diperbaiki. 

Menghasilkan suatu objek  Tidak menghasilkan suatu objek 

Menghasilkan ekstensi Executable 

(.exe)  

Tidak menghasilkan ekstensi Executable 

(.exe) 

Pengecekan source code lebih cepat Pengecekan source code lebih lambat 

Setelah source code dikompilasi dan 

menghasilkan ekstensi Executable 

(.exe) maka keamanan source code 

dapat terjamin. 

Source code dapat terus menerus diper-

gunakan dan diperbaiki, terkadang 

dianggap sebagai virus dan keamanan 

source code tidak terjamin. 

Algoritma berperan penting dalam pemograman komputer, pentingnya

suatu algoritma akan menghasilkan penyelesaian masalah yang lebih

efektif dan efisien.

Algoritma sangat membantu seorang programer komputer dalam

memahami konsep logika pemograman dan menghasilkan modul-modul

program. Guna memahami suatu algoritma, hal yang harus dimiliki

seseorang yaitu  pengetahuan dasar matematika, sebab  pada dasarnya

algoritma lahir dari konsep logika matematika. Disini yang perlu dilatih

yaitu  kemampuan logika agar benar-benar bisa menyusun langkah-

langkah penyelesaian masalah dengan baik. Algoritma yaitu  kumpulan

instruksi yang dibuat secara jelas untuk menunjukan urutan langkah-

langkah penyelesaian suatu masalah (problem solving). Pada umumnya

algoritma kurang lebih sama dengan suatu prosedur yang sering dilakukan

setiap hari, misalnya saja prosedur untuk menghidupkan kendaraan bermotor,

memasak nasi dan lain-lain.

French,C.S. (1984) menyatakan bahwa algoritma yaitu  sejumlah

konsep yang mempunyai relevansi dengan masalah rancangan program

yaitu kemampuan komputer, kesulitan dan ketepatan. Penerapan dari

konsep ini  biasanya digunakan dalam rancangan algoritma. Dalam

merancang sebuah algoritma, Fletcher (1991) memberi  beberapa cara

atau metode yaitu kumpulan perintah, ekspresi, tabel instruksi, program

komputer, kode semu dan flow chart, sedangkan Knuth (1973) menyarankan

algoritma fundamental. Untuk keperluan matematika dan program komputer

metode yang sering digunakan yaitu, diagram alir (flow chart), kode semu

(pseudo code) dan algoritma fundamental.

Knuth (1973) menyatakan 5 komponen utama dalam algoritma yaitu

finiteness, definiteness, input, output dan effectiveness. Menurut banyak ahli

dari pemograman komputer bahwa dalam merancang sebuah algoritma

minimal terdapat 3 (tiga) komponen yang harus ada yaitu:

1. Komponen masukan (input)

Komponen ini biasanya terdiri dari pemilihan variable, jenis variable,

tipe variable, konstanta dan parameter (dalam fungsi).

2. Komponen keluaran (output)

Komponen ini merupakan tujuan dari perancangan algoritma dan

program.

Permasalahan yang diselesaikan dalam algoritma dan program harus

ditampilkan dalam komponen keluaran. Karakteristik keluaran yang

baik yaitu  benar (menjawab) permasalahan dan tampilan yang ramah

(frendly).

3. Komponen proses (processing)

Komponen ini merupakan bagian utama dan terpenting dalam merancang

sebuah algoritma. Dalam bagian ini terdapat logika masalah, logika

algoritma (sintaksis dan semantik), rumusan, metode (rekursi, perbandingan,

penggabungan, pengurangan dan lain-lain).

Contoh bentuk pseudo code dan flowchart untuk menghitung luas

suatu lingkaran yaitu  sebagai berikut:

Tabel 2.2. Contoh bentuk pseudo code dan flowchart

Bahasa pemograman dirangkai untuk menyelesaikan suatu permasalahan

tertentu misalnya saja masalah mencari luas suatu lingkaran. Untuk

Pseudo code Flowchart 

Phi ← 3.14 (konstanta phi) 

Inputan (“Ketikkan angka 

tengahnya/diameternya”)  

Radiusnya ← diameter / 2 

Luas Lingkaran diketahui ← Phi * 

radius * radius 

Outputnya (Luas Lingkaran diketahui) 

End   

 

Mulai / Start 

Phi = 3.14 

Input 

(diameter) 

radius = diameter / 2 

Luas = phi * radius * radius 

Output  

(Luas) 

Akhir / Stop 


mengetahui luas suatu lingkaran dibutuhkan ilmu matematika yang mem-

bahas mengenai rumusan (formula) yang dapat digunakan. Rumusan

ini  dapat disusun dalam bentuk pseudo code atau flowchart berdasar 

algoritma.


SISTEM BILANGAN DASAR

A. Sistem Bilangan Dasar

Komputer merupakan suatu perangkat elektronik, sudah tentu data

yang dapat diolahnya yaitu  data yang direpresentasikan oleh sinyal

listrik. Sinyal yang digunakan dapat dianalogikan dengan saklar listrik,

yaitu tombol off (mati) atau on (hidup). Jika saklar pada kondisi off, maka

komputer membaca sebagai data 0, jika saklar dalam kondisi hidup, maka

komputer membaca sebagai angka 1. Personal Computer (PC) saat sekarang

ini mudah dijumpai dirumah-rumah dan dikantor-kantor. Biasanya PC

digunakan atau difungsikan untuk mengolah atau memproses data, data

yang diperoleh secara umum diperoleh dari rutinitas kegiatan sehari-hari

seperti pekerjaan dikantor dan untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah.

Arus listrik yang ada dirumah-rumah kita pada saat ini yang diperoleh

dari perusahaan listrik negara (PLN) bersifat AC dan harus diubah ke

bentuk DC sebab  komponen-komponen elektronika pada PC menerima

arus listrik DC sehingga PC mempunyai tombol untuk menghidupkan

(saklar-saklar) yang biasanya dikenal dengan tombol power yang menyatu

dengan casing/power supply unit (PSU), dimana PSU ini mampu mengubah

arus listrik AC ke bentuk DC. Sistem bilangan dasar (radix) yang paling

banyak dan sering digunakan oleh sistem komputer dan yang akan dibahas

pada buku ini yaitu  sistem bilangan biner, sistem bilangan desimal, sistem

bilangan oktal dan sistem bilangan heksa desimal. Tabel berikut ini akan

menunjukkan seluruh sistem bilangan dasar, seperti dibawah ini:


Tabel 3.1. Seluruh sistem bilangan dasar yang digunakan

oleh sistem komputer

B. Sistem Bilangan Dasar 2 (Biner)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sistem bilangan

dasar biner yaitu  sistem yang hanya mengenal bentuk angka 0 dan 1.

Istilah bit (bits) yaitu  singkatan dari binary digit yang muncul dari sistem

bilangan dasar berbasis dua sebab  memang hanya mengenal 2 macam

bentuk angka. Kumpulan dari 4 buah bits di sebut 1 nibble dan kumpulan

dari 8 buah bits disebut 1 byte atau sama dengan 2 nibble. Berikut ini akan

diperlihatkan tabel untuk bilangan biner (bilangan berbasis dua)

Sistem Bilangan 

Dasar 

(Radix) 

Jumlah dalam bentuk 

Angka Desimal dan Huruf 

Binary 2 01 

Ternary 3 012 

Quarternary 4 0123 

Quinary 5 01234 

Senary 6 012345 

Septenary 7 0123456 

Octenary (Oktal) 8 01234567 

Nonary 9 012345678 

Denary (Desimal) 10 0123456789 

Undenary 11 0123456789A 

Duodenary 12 0123456789AB 

Tredenary 13 0123456789ABC 

Quatuordenary 14 0123456789ABCD 

Quidenary 15 0123456789ABCDE 

Hexadenary (Heksadecimal) 16 0123456789ABCDEF 


Tabel 3.2. Sistem bilangan dasar 2 (biner)

Pengolahan data yang paling sering digunakan yaitu  pengolah kata

(word processing), misalkan kita melakukan suatu pengolahan kata, komputer

bekerja dengan keyboard. Ada ±101 tombol (tergantung model) yang

mewakili karakter alphabet A, B, C, dst. Selain itu juga akan ditemui

karakter angka 0 sampai dengan 9, dan karakter-karakter lain yang

diperlukan, antara lain : , . ~ ( ) : _ ? ! “ # * % &. Seluruh karakter

yang ada pada keyboard harus di digitalkan.

Karakter-karakter ini  diwakili oleh angka-angka 0 dan 1. Bit yang

digunakan yaitu  8 bit biner. 8 bit biner dinamakan 1Byte (8 bit = 1

bytes = 2 nibble), sistem inilah yang digunakan. Jika memakai  8

bit biner, berapa kombinasi angka yang dapat diwakili?. Untuk sistem

bilangan biner, banyaknya kombinasi dihitung dengan 2n < m, n yaitu 

jumlah bit dan m yaitu  kombinasi yang dapat diwakili, misalkan pada

8 bit biner, dapat mewakili 28 = 256 kombinasi maksimal. Berikut ini akan

ditampilkan tabel konversi dari sistem bilangan dasar berbasis 10 kedalam

sistem bilangan dasar berbasis 2.

Tabel 3.3. Konversi desimal ke bentuk biner

Basis Eksponen Simbol Jumlah Simbol 

20 = 1 

21 = 2 

22 = 4 

23 = 8 

24 = 16 

25 = 32 

Dst 

0 dan 1 2  

Sistem bilangan dasar 10 

(Desimal) 

Sistem bilangan dasar 2 

(binary) dalam 1 Nibble 

0 0000 

1 0001 

2 0010 

3 0011 

4 0100 

5 0101 


Kata “angka” memakai  simbol 4 huruf, saat komputer mengolahnya,

4 huruf ini  dikonversi kebentuk digit menjadi 4 byte, yang kemudian

diletakkan pada memori (RAM) dan jika ingin disimpan secara tetap

(permanent) dipindahkan kedalam harddisk. Jumlah RAM pada sistem

komputer PC dapat memberi  dampak yang signifikan terhadap kecepatan

dan kemampuan pengolahan data. 1 keping RAM untuk PC saat ini sudah

mampu menampung 4 gigabyte. Standard yang digunakan sebagai digitalisasi

alphanumerik yaitu  kode ASCII (American Standard Code for Information

Interchange). Tabel berikut ini akan memperlihatkan konversi dari bit, byte

sampai petabyte dan ukuran data untuk tiap unitnya.

Tabel 3.4. Konversi dari bits, bytes sampai petabytes

6 0110 

7 0111 

8 1000 

9 1001 

Dst dst 

Unit Definisi Bytes Bits Contoh 

Bit  

( 20 ) 

Binary Digits  

(0 Atau 1) 

1 1 Buka/Tutup 

(Hidup/Mati,On/Off)) 

Bytes  

( 23 ) 

8 bits 1 8 1 karakter kode ASCII 

Kilo 

bytes  

( 210 )  

1.024 bytes 1000 8000 Ukuran email biasa = 2 KB 

10 halaman dokumen = 10 

KB 

Mega 

bytes  

(220) 

1.024 kilo bytes 

1.048.576 bytes 

1  

juta 

juta 

Floppy disks = 1,44 MB 

CDROM = 650 MB 

Giga 

bytes  

(230) 

1.024 mega bytes 

1.073.741.824 bytes 

milyar 

milyar 

Hard disk drive = 40 GB 

 

Terra 

bytes  

(240) 

1.024 giga bytes 

1.099.511.627.776 

bytes 

trilyun 

trilyun 

Serat optik 

Peta 

bytes  

( 250 ) 

1.024 tera bytes 

1.125.899.906.842.624 

bytes 

1000 

trilyun 

8000 

trilyun 

Serat optik 


Tabel ASCII dibagi menjadi 3 bagian:

a) Kode sistem tak tercetak (Non Printable System Codes) antara 0 – 31.

b) ASCII lebih rendah (Lower ASCII), antara 32 – 137. Diambil dari kode

sebelum ASCII digunakan, yaitu sistem American ADP, sistem yang

bekerja pada 7 bit biner.

c)  ASCII lebih tinggi (Higher ASCII), antara 128 – 255. Bagian ini dapat

diprogram, sehingga dapat mengubahubah karakter.

Sandi 8421 BCD yaitu  sandi yang mengkonversi bilangan desimal

langsung ke bilangan binernya, sehingga jumlah sandi BCD yaitu  10,

sesuai dengan jumlahsimbol pada desimal, seperti yang diperlihatkan

oleh tabel berikut :

Tabel 3.5. Sandi 8421 BCD

C. Sistem Bilangan Dasar Sepuluh (Desimal)

Sistem bilangan desimal yaitu  sistem dengan bilangan dasar yang

sudah umum atau yang sedang dipakai sekarang ini yang dipergunakan

dalam keseharian seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan

pembagian. Digit yang ada berjumlah 10 buah. Berikut ini akan diperlihatkan

tabel untuk bilangan desimal (bilangan berbasis sepuluh)

Desimal 8 4 2 1 

0 0 0 0 0 

1 0 0 0 1 

2 0 0 1 0 

3 0 0 1 1 

4 0 1 0 0 

5 0 1 0 1 

6 0 1 1 0 

7 0 1 1 1 

8 1 0 0 0 

9 1 0 0 1 


Tabel 3.6. Sistem bilangan dasar sepuluh (desimal)

Untuk menghitung suatu basis bilangan desimal, harus dimulai dari

nilai yang terkecil (yang paling kanan).

Contoh :

1243 = (1 X 103 ) + (2 X 102 ) + (4 X 101 ) + (3 X 100 ) = 1000 + 200

+ 40 + 3

752,91 = (7 X 102 ) + (5 X 101 ) + (2 X 100 ) + (9 X 10-1) + (1 X 10-2)

= 700 + 50 + 2 + 0,9 + 0,01

Jika diketahui suatu bilangan dengan sistem bilangan dasar sepuluh

(desimal) dalam bentuk angka atau simbol 52 (5210) maka bilangan

sistem binernya sama dengan 1101002 diperoleh dari :

5210 = ( 5 x 101 ) + (2 x 100 )

= ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 1 x 22 ) + ( 0 x 21 ) + ( 0 x 20 )

= 32 + 16 +  0  +  4   +  0  +    0  =  1101002

Jika diketahui suatu bilangan dengan sistem bilangan dasar dua

(biner) dalam bentuk 1001012  maka bilangan dengan sistem bilangan

d