Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang 

tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang 

dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta 

mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur 

Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru 

kendali. 

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. 

Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan 

Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman.  

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu 

kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja 

dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator 

tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel 

sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, 

merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk 

menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia 

membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak 

dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan 

persamaan yang lebih kompleks. 

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator 

and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan 

University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta 

titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya 

sebesar 160kW. 

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly 

(1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang 

bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I. 

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi 

dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-

biner yang berbeda yang disebut “bahasa (machine language). Hal ini menyebabkan 

komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi 

pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut 

berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data. 

  

 

Hampir semua pekerjaan melibatkan computer. Akan tetapi, pemahaman terhadap 

computer sangat minim. Padahal, ilmu computer termasuk mudah untuk dipelajari. Hanya 

butuh waktu dan kesabaran dalam mempelajarinya.  

Untuk menguasai ilmu computer, tidak perlu lulusan sekolah tehnik, atau kursus 

secara khusus mendalami ilmu computer. Sekarang, banyak anak lulusan pesantren yang 

memiliki kemampuan handal dibidang computer. 

  Santri, sekarang sudah mampu untuk menggunakan berbagai aplikasi komputer. 

Pengolah kata (MS. Word dan Open Office), worksheet (excel dan Calc) dan presentasi 

(Power Point dan Impress). Editing audio dan video. Editing foto. Membuat desain grafis 

untuk logo, baner, spanduk, gambar 2D dan 3D. menggunakan internet. Bahkan, diantara 

mereka sudah ada yang mampu mengkonsfigurasi jaringan computer dan membuat website 

(situs) sendiri, baik yang berbayar atau blog gratisan seperti Wordpress, Blogspot dan 

Multiply.  

Kemampuan dalam bidang computer tidak pula harus selalu dibimbing oleh teknisi 

dan guru jebolan universitas teknologi jurusan computer. Sekarang, buka internet kemudian 

cari tutorial suatu program dan praktekan. Banyak  situs, milis, wiki dan perkumpulan di 

internet yang intens membahas suatu aplikasi atau program. Mereka sharing ilmu yang 

mereka miliki, apapun ada. Jadi, tidak ada yang sulit bagi mereka yang mau belajar dan 

berusaha. Just Ask Mbah Google! (tanyakan saja pada Mbah Google!)  

  Diantara kemampuan mendasar dalam bidang computer adalah MERAKIT. Merakit 

yaitu menyatukan komponen-komponen yang dibutuhkan agar computer bisa berjalan sesuai 

dengan yang kita inginkan.  

Bagi mereka yang belum pernah merakit computer, sepertinya terlihat susah. Gimana 

gitu merakit ?! Padahal, praktek merakit bisa selesai dalam waktu kurang dari setengah jam. 

Atau digenapkan menjadi satu jam. Ya, merakit komputer bisa dikuasai dalam satu jam saja. 

Jika ditambah teori dan pengenalan berbagai hardware (perangkat keras), kita tambah satu 

jam. Jadi, dalam waktu dua jam, antum sudah bisa merakit computer dan paham perangkat 

yang dibutuhkan serta fungsi-fungsi masing-masing. 

Nah, gampang dan sebentar kan?! Tertarik? Mari kita langsung mulai. 

 

PERANGKAT DASAR YANG DIPERLUKAN 

 

INPUT PROCES OUTPUT TOOLS 

1 Keyboard Casing Monitor Obeng  

2 Mouse Motherboard Printer Kabel power 

3 Power Suply Processor (CPU) Speaker Aktif Kabel IDE/SATA 

4 CD/DVD ROM Hardisk  CD/DVD aplikasi 

5 Modem Memory (RAM)  Stabilizer 

6  VGA Card  UPS 

7  Sound Card   

 

 

Keterangan : 

1. Monitor. 2. Motherboard (Mainboard). 3. Processor. 4. Socket Hardisk (ATA). 5. Memory (RAM). 6. Slot 

PCI (untuk menancapkan VGA Card, Soun Card, Modem, Firewire, dll.). 

7. Power supply. 8. CD/DVD ROM. 9. Hardisk. 10. Keyboard. 11. Mouse. 

 

BAGIAN PERTAMA : INPUT 

 

1. Keyboard 

 

Papan ketik (bahasa Inggris: keyboard) adalah alat untuk mengetik atau memasukkan 

huruf, angka, atau simbol tertentu ke perangkat lunak atau sistem operasi yang dijalankan 

oleh komputer. 

Papan ketik/keyboard terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, 

angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua 

tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang 

telah diatur sebelumnya. 

Ada berbagai jenis tata letak tombol pada papan ketik. Akan tetapi, yang paling 

populer dan umum digunakan adalah tata letak QWERTY, meniru sistem tata letak mesin 

ketik. Papan ketik tipe baru biasanya mempunyai tombol tambahan di atas tombol fungsi (F1, 

F2, dst.) untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikan komputer. 

 

       

 

      

2. Mouse 

 

Mouse adalah alat input data disamping keyboard. Mouse lebih fleksibel daripada 

keyboard. Jika keyboard hanya mampu meng-input tulisan dan kombinasi perintah. Maka, 

mouse mampu menggambar, membuat sketsa, memilih program, dll. Tapi, tentu saja mouse 

tetap tidak mampu mengganti fungsi utama keyboard. 

Mouse tipe jadul menggunakan bola karet untuk menggerakan pointer. 

Kekuranganya, bola karet mouse jenis ini sering dipenuhi debu dan jotoran. Terutama bagian 

dalam yang langsung berhubungan dengan bola karet tersebut. Kekurangan lainya, mouse 

tipe ini tidak memiliki scroll (roda ditengah mouse untuk menggulung layar). Hanya 

memiliki tombol kiri dan tombol kanan. (tipeselanjutnya disertai scrool). 

Mouse tipe modern menggunakan sinar infra red. Sehingga tidak ada kendala macet 

karena roda ditempeli kotoran. Tipe mouse yang lebih canggih adalah mouse multi media 

yang memiliki fungsi lebih lengkap.  

Mouse secara umum menggunakan kabel. Kabel ini pula yang membuat mouse 

disebut mouse karena mirip tikus dengan ekornya. Tapi, ada juga mouse yang tidak 

menggunakan kabel. Yaitu menggunakan jaringan wireless. Menggunakan koneksi vis USB 

Mouse jenis ini lebih simple tapi memiliki kekurangan. Yaitu saat baterai habis, mouse tidak 

bisa berfungsi. Jadi, harus selalu menyediakan baterai cadangan.  

 

      

3. Power Suply 

 

Power Supply atau lebih sederhana dikenal dengan istilah adaptor. Adalah bagian dari 

perangkat kmputer yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke semua perangkat 

computer. Power Supply yang sekarang digunakan secara umum memiliki daya sebesar 450 

Volt.  

 Power Supply secara umum memiliki Tiga jenis kabel output. Pertama: kabel utama 

untuk Motherboard (hanya satu buah). Kedua: kabel untuk Hardisk ATA/SATA (jumlahnya 

cukup banyak). Ketiga: Kabel untuk Floopy Disk (jumlahnya dua atau lebih).   

 

 

1. Power Supply tipe bagus dengan keterangan komponen. 

 

     

2. Power Supply tipe standar. 

 

 

4. CD ROM dan DVD ROM DRIVE  

 

4.1 CD-R dan DVD-R 

 

Sebelum memahami CD-ROM dan DVD-ROM, mari kita kenali terlebih dahulu 

kepingan CD-R dan DVD-R. CD-R adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik 

(optical disc) yang dapat menyimpan data.  

Kepingan CD pada awalnya hanya untuk audio dan video saja. Akan tetapi, setelah 

perkembangan teknologi semakin meningkat, kepingan CD ini bisa digunakan untuk 

mengimpan berbagai data dan aneka program computer. Ukuran data yang dapat disimpan 

saat ini bisa mencapai 700MB atau 700 juta bita. 

CD-R bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat 

membaca isi CD-R, alat utama yang diperlukan adalah CD-ROM DRIVE. 

 Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re 

Write/RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW. Alat untuk menulis data ke keping CD-

R adalah CD-RW Drive. Proses menulis data ke CD dikenal dengan istilah BURNING. 

Adapun DVD-R adalah sejenis cakram optik yang dapat digunakan untuk menyimpan 

data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. 

"DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin 

agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna digital) agar 

jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak 

ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut 

secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.  

DVD-R bisa dibaca menggunakan DVD-ROM DRIVE. Jenis DVD yang bisa ditulisi 

berulang kali adalah DVD-RW dan bisa ditulisi menggunakan DVD-RW DRIVE. Gambar 

dibawah adalah logo CD-R dan gambar keeping DVD. 

 

        

4.2 CD-Rom dan DVD-Rom 

 

Dari keterangan diatas, semoga antum sudah memahami perbedaan antara CD-R 

dengan CD-ROM DRIVE dan DVD-R dengan DVD-ROM DRIVE.   

Untuk lebih memahami dengan sederhana, CD-R dan DVD-R adalah kepingannya. 

Sedangkan CD-ROM DRIVE  dan DVD-ROM DRIVE adalah perangkat yang digunakan 

untuk membacanya.  

Sedangkan untuk menulis data ke kepingan CD-R adalah CD-RW DRIVE dan untuk 

menulis data ke kepingan DVD-R adalah DVD-RW DRIVE. Lihat Gambar dibawah: 

 

 

Untuk lebih memperjelas lihat perbandingan pada tabel berikut :  

 

NO PERANGKAT FUNGSI KET 

1 CD-ROM Bisa membaca : CD/VCD/Audio 

(MP3/WMA/WAV/AM/dll.) 

/DATA 

Sudah jarang digunakan 

2 CD-RW Bisa membaca dan menulis ke : 

CD/VCD/Audio 

(MP3/WMA/WAV/AM/dll.) 

/DATA 

 

3 DVD-ROM Bisa membaca : CD/VCD/Audio 

(MP3/WMA/WAV/AM/dll.) 

/DATA/DVD (bisa membaca 

semua jenis) 

Harga mulai : Rp.150.000 

(komputer keluaran 

sekarang minimal 

menyertakan DVD-ROM) 

4 DVD-RW Bisa membaca dan menulis ke : 

CD/VCD/Audio 

(MP3/WMA/WAV/AM/dll.) 

/DATA/DVD (bisa membaca  dan 

menulis semua jenis) 

Harga mulai : Rp.250.000 

 

 

 

5. Modem  

 

Modem adalah alat untuk menyambungkan komputer dengan internet. Modem 

berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang 

mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, 

sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data 

atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima 

dengan baik.  

Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat 

komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya 

menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain 

sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang 

sering digunakan untuk komunikasi pada komputer. 

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk 

diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa 

media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog 

tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat 

dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal. 

               

                        3. Modem Internal  PCI slot.                                              4.  Modem Eksternal 

 

                                                                    5. Modem CDMA  

 

Perkiraan Harga Modem internal   :  mulai Rp. 45.000 

Perkiraan Harga Modem Eksternal  :  mulai Rp. 150.000 

Perkiraan Harga Modem CDMA  :  tidak sama, Rp. 400.000, Rp.500.000, Rp.600.000 


BAGIAN KEDUA : PROSES 

 

1. Casing 

 

Casing adalah sebuah case (wadah) tempat menyimpan semua komponen computer.   

Juga untuk meletakkan alat pendingin (cooling fan) dan meng-ground listrik yang terdapat 

pada komponen-komponen yang ada melalui rangka yang terbuat dari besi.  

Biasanya, casing yang dijual sudah menyertakan Power Supply standar. Tapi, kalau 

ingin Power Supply yang lebih bagus, silahkan membeli secara terpisah. 

Kesalahan umum (common mistake) yang sering terjadi dikalangan mereka yang 

awam terhadap komputer adalah menganggap casing sebagai CPU (Central Prosesing Unit) 

atau Processor. Padahal, sangat jauh perbedaanya. Casing hanya wadah sedangkan processor 

adalah otak atau jantung sebuah computer (lihat bahasan No.3 ). 

Casing sebetulnya bukan merupakan alat proses, tapi karena ia merupakan wadah 

semua hardware maka saya memasukanya ke kategori proses, untuk memudahkan 

pengelompokan saat membahas masing-masing bagian.  

 

             

2. Motherboard (Mainboard) 

 

Motherboard (Papan Ibu) atau Mainboard (Papan Utama) adalah sebuah papan circuit 

utama tempat terpasangnya hampir semua komponen komputer seperti VGA card, LAN 

Cards, Memory (RAM), TV Tuner, Video Card, dan lainnya. Serupa dengan PCB dalam 

istilah komponen Radio.  

Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON yaitu gabungan dari senyawa-

senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon ini dapat bertahan pada suhu hingga 

lebih dari 1000c.  

Fungsi Motherboard adalah sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-

komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada 

dalam komputer.  

Ada juga Motherboard yg beberapa komponen diatasnya sudah dibuat ONBOARD 

(tertanam), jadi ga bisa dicabut. Contoh, saat antum membeli sebuah Motherboard Onboard, 

maka antum tidak perlu lagi membeli VGA Card, Sound Card dan LAN Card. Sebab, dari 

pabriknya sudah disertakan lengkap. Motherboard seperti ini biasanya jenis menengah 

kebawah, untuk mereka pengguna amatir (personal computer) yang cukup menggunakan 

spesifikasi minimum. Sebab, beberapa komponen seperti VGA Card dan Sound Card 

harganya cukup mahal (merk terbaru). 

Pada Motherboard terpasang beberapa Colokan Kabel. Diantaranya: colokan kabel 

penghubung arus listrik dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus 

listrik agar Mainboard dapat bekerja. Colokan kabel hardisk (IDE/ATA atau SATA).  

Colokan kabel Floopy Disk (Disket).  

Pada Motherboard juga terdapat Jumper, yaitu kabel-kabel penghubung (bentuknya 

seperti barisan paku) yang mengatur agar komputer dapat hidup dan lampu indikator 

harddisk dapat menyala. Jumper langsung berhubungan dengan Motherboard dengan media 

yang disediakan yaitu berupa PIN. 

Pada beberapa jenis Motherboard, Jumper disediakan 20 pin yang yang terdiri untuk 

Speaker dalam, Reset SW, Power BTN (stand by), PLED, HDD LED (lampu hardisk), 

masing-masing dapat terpasang sesuai dengan pengaturan tempat yang disediakan oleh 

Motherboard (lihat buku panduan –user manual- yang disertakan saat membeli Motherboard 

baru). 

Dalam badan Motherboard terdapat Slot. Contohnya slot untuk VGA, biasanya 

berupa slot AGP. Slot PCI untuk memasang perangkat lain seperti LAN CARD, Modem 

Internal, TV tuner Internal, dll.  

Slot lain adalah slot yang digunakan untuk Memory (RAM). Pada motherboard jadul 

yang menggunakan Pentium III, ada slot untuk processor. Perkembangan selanjutnya 

processor menggunakan system socket. Diantaranya socket 47 dan tipe sekarang 

menggunakan LGA (lihat bahasan tentang Processor).  

Motherboard dibuat men-support perkembangan Processor. Sehingga, ada 

Motherboard yang dibuat khusus untuk mendukung processor buatan INTEL (Amerika) yaitu 

Pentium I/II/III/IV/Celeron, core duo, core2duo, quad core, i3/i5/i7, dll. Dan ada  

Motherboard yang dibuat khusus untuk mendukung processor buatan AMD (Jerman) seperti 

Sempron/Durron/Athlon/Opteron, Turion, dll. 

Beberapa merk Motherboard yang terkenal diantaranya:  

1. Asus (produk favorit saya) 4. Biostar    

2. Gygabyte   5. VIA        

3. MSI    6. Intel. dll. 


1. Penampang Motherboard ASUS (eye bird view). 

 

 

 

 

2. Penampang Motherboard  (side view) 

 

                  

  3. Motherboard VIA socket processor 478               Motherboard Gygabyte socket processor LGA  

  (processornya pake paku pin)       (processornya tanpa paku pin, pake per) 

 

 

 

5. penampang jenis-jenis Port Motherboard Onboard (VGA/Sound/LAN 

 

Perkiraan Harga Motherboard : mulai RP. 500.000 

Untuk tipe lama ada yang harganya: Rp. 250.000 


3. Processor (CPU) 

 

3.1 Processor  

Processor atau juga disebut dengan Central Processing Unit (CPU), dilambangkan 

dengan µP atau uP adalah sebuah hardware yang melaksanakan perintah (Instruksi) serta 

mengolah data dari Software. Secara umum ia adalah otak atau jantung sebuah computer. 

 CPU diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket chip atau IC 

(Integrated Circuit) tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor chip tunggal 

ini telah umum dalam implementasi CPU.  

CPU terbentuk dari kumpulan jutaan transistor yang terletak dalam sebuah paket chip 

atau IC (integrated Circuit) semikonduktor. Bentuknya kecil, IC ini terbuat dari lempengan 

silikon.  

CPU berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil 

dari RAM (Random Access Memory) atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa 

Hardware, seperti Keyboard, Scanner (Pemindai), Control Panel dan Mouse. 

CPU dikendalikan oleh sekumpulan instruksi dari software komputer. Instruksi dari 

software tersebut dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, yaitu 

hard drive, floppy drive, dan CD/DVD ROM/RW Drive.  

Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada (RAM), yang 

mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU 

dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki. 

Kesalahan umum (common mistake) yang sering terjadi dikalangan mereka yang 

awam terhadap komputer adalah menyamakan Processor (CPU) dengan Casing. Padahal, 

sangat jauh perbedaanya. Casing hanya wadah sedangkan processor adalah otak atau jantung 

sebuah computer. Casing berbentuk kotak segi empat besar, sedangkan peocessor lempengan 

segi empat kecil berukuran kurang lebih dua inchi.  

 

3.2 Pabrikan Processor 

Ada banyak pabrik yang membuat processor. Intel, AMD, Cyric, VIA, dll. Diantara 

pabrikan yang terkenal dan digunakan secara umum ada dua, yaitu INTEL (Amerika)  dan 

AMD (Jerman).  

Processor buatan INTEL dikenal dengan kode nama PENTIUM. Diantaranya: 

pentium I/II/III/IV/Celeron/Centrino/Dual Core/ Core 2 Duo/Xeon, dll. Keunggulan produk 

Intel adalah untuk desain grafis.  

Processor buatan AMD yang terkenal diantaranya: Sempron/ Durron/ Athlon/ 

Opteron/ Turion, dll. Keunggulan produk AMD adalah untuk memainkan Game (Gaming). 

 

3.3 Jenis colokan 

Processor memiliki beberapa jenis colokan, diantaranya slot, socket dan LGA. Pada 

processor Pentium III ada yang menggunakan slot, bentuknya seperti slot AGP berwarna 

Coklat. Pentium IV keatas menggunakan Socket 478. Tandanya, bagian bawah processor 

memiliki 80 pin (paku). Pin ini ditancapkan diatas socket 78 (pada Motherboard) kemudian 

dikuatkan dengan kaitan khusus.  

Pada processor modern, jenis colokan yang digunakan adalah LGA. Tandanya, 

bagian bawah processor berbentuk datar dan tidak memiliki 80 pin (paku). Hanya ada 80 

logam bulat berwarna kuning. Pada Motherboard yang mendukung processor LGA, terdapat 

socket processor LGA yang dibagian atasnya terdapat kumpulan per halus. Lempengan 

processor disimpan diatasnya. setiap logam bulat berwarna kuning pada processor akan 

menempel diatas per-per tersebut, kemudian ditekan dan dikuatkan dengan pengait khusus. 

Lihat gambar 4. Motherboar Gygabite pada bahasan sebelumnya. Bagian plastic yang 

menutupi tempat processor akan dibuang.  

      

 

 

 

Perkiraan Harga Processor Intel :  

 1. Celeron : Rp. 200.000 

 2. Dual Core : Rp. 600.000 

 

 

4.1 Hardisk  

 

Hard Disk (HD) atau Cakram Keras merupakan piranti penyimpanan sekunder 

dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang 

terintegrasi.  

Hardisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. 

Hardisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan 

kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas 

penyimpanan 4,4 MB. Hardisk zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan 

kapasitas 750 GB. 

  Data yang disimpan dalam Hardisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan 

listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk 

memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung. 

Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan 

kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak 

hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar 

perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB, SATA  ataupun FireWire. 

Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan 

head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjutnya 

bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya.  

Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan 

sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang 

diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.  

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan 

menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program 

aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media 

penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.  

Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. 

Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan 

harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih 

baik dari pada disket biasa.  

Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk 

menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu 

saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan 

media penyimpanan disket konvensional tersebut.  

Fungsi Hard Disk Harddisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. 

Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja dijalankan, setiap data dan informasi 

disimpan.  

Dalam subuah harddisk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, 

subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan 

kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan. Ruang kecil dalam harddisk bekerja dalam 

logika saling tergantung (interdependent).  

Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ 

informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-

atik atau dipindahkan ke tempat lain. Ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh 

data secara bergantian sesuai kebutuhan. 

Harddisk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat 

(platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang 

berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga 

memiliki pola-pola magnetis.  

Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle. Spindle memiliki 

sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk 

dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). 

Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas harddisk tersebut. Ukuran yang 

lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM. 

Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan 

pada kedua permukaan pelat. Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, 

sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam 

informasi ke dalam pelat tersebut. 

Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebut actuator arms. Actuator 

arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari 

actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang 

mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya.  

Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. 

Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat harddisk.  

Jumlah pelat masing-masing harddisk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya 

tampung masing-masing pelat dan ukuran harddisk secara keseluruhan. Sebuah pelat 

harddisk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah 

harddisk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 

30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 

10GB.  

Masing-masing pelat harddisk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data. 

Data-data ini dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih besar, sehingga 

memungkinkan pengaksesan informasi yang lebih cepat dan mudah. Masing-masing pelat 

memiliki dua buah head, satu berada di atas permukaan pelat, satunya lagi ada di bawah 

head.  

Dari sini ketahuan bahwa harddisk yang memiliki tiga buah pelat misalnya (rata-rata 

sebuah harddisk memang terdiri atas tiga pelat) memiliki total enam permukaan dan enam 

head. Masing-masing pelat memiliki kemampuan merekam dan menyimpan informasi dalam 

suatu lingkaran konsentris yang disebut track (bayangkan track ini seperti lintasan dalam 

suatu arena perlombaan atletik). · Masing-masing track terbagi lagi dalam bagian-bagian 

yang lebih kecil yang disebut sektor (sector). Nah, setiap sektor dalam tracktrack harddisk ini 

mampu menampung informasi sebesar 512 bytes.  

Sektor-sektor dalam sebuah harddisk ini tidak dikelompokkan secara mandiri tetapi 

dikelompokkan lagi dalam sebuah gugusan yang lebih besar yang disebut cluster. Apa fungsi 

peng-cluster-an ini? Tak lain adalah untuk membuat mekanisme penulisan dan penyimpanan 

data menjadi lebih sederhana, lebih efisien, tidak berisiko salah, dan dengan demikian 

memperpanjang umur harddisk.  

Sekarang kita ambil contoh ketika kita tengah menjalankan sebuah program 

spreadsheet (Excel atau Impress) pada komputer kita. Ketika kita memasukkan data ke dalam 

program spreadsheet, di sana terjadi ribuan atau bahkan jutaan pengaksesan disk secara 

individual. Dengan demikian, memasukkan data berukuran 20 megabyte (MB) ke dalam 

sektor-sektor berukuran 512 byte jelas akan memakan waktu dan menjadi tidak efisien. 

Untuk mengefisienkan pekerjaan, inilah yang dilakukan berbagai komponen dalam PC secara 

bahu-membahu. 

 

4.2 Merk dan kafasitasHardisk 

 

Diantara merek-merk Hardisk yang terkenal adalah: Seagate (favorit saya), Maxtor, 

Western Digital, Quantum, Toshiba, Fujitsu, dll.   

Kafasitas hardisk variatif. Saya pertama kali belajar computer (DOS, Word Star 

kemudian Win 95) masih menggunakan hardisk  dengan kafasitas 1.5GB, 4GB, 8GB, 10GB, 

20GB, 80GB. Bangkainya masih ada sampai sekarang. 

Kafasitas hardisk sekarang semakin besar: 160GB, 250GB, 320GB, 500GB, 1TB. 

Computer yang digunakan untuk membuat tutorial ini memiliki hardisk sebesar 320GB. 

Wow! Apalagi kalau punya 1TB, mungkin semua data, gambar, lagu dan video bisa masuk 

ke sebuah computer. Belum lagi ditambah hardisk virtual yang bisa digunakan di Internet, 

seperti Ziddu, Sourceforge, forshared, dll. 


5. Memory (RAM) 

 

RAM atau  Memori Akses Acak (Random Access Memory) atau lebih dikenal 

dengan nama Memory saja, adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat 

diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.  

Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di 

mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data 

secara berurutan.  

RAM Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori 

semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim 

untuk menggunakan memori utama magnetic.  

Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi 

RAM, lebih tepatnya jenis DRAM. Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan 

dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk 

penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah 

informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk 

menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.  

Jenis-jenis RAM : EDO, SDR, DDR, DDR2, SO-DIMM (untuk Laptop). Perbedaan 

antara SDR dan DDR adalah lubang yang ada ditengah. SDR memiliki dua lubang sedangkan 

DDR hanya memiliki satu lubang. Kafasitas Memory (RAM) adalah 8x2 : 8MB, 16MB, 

32MB, 64MB, 128MB, 256MB, 512MB, 1GB, dst. Memory (RAM) yang sekarang umum 

digunakan minimal 512MB, 1GB dan yang lebih tinggi.  

Untuk lebih memudahkan pemahaman, Memory dikenal dengan fungsinya sebagai 

pengatur kecepatan. Semakin besar kafasitas Memory (RAM) semakin cepat dalam 

mengakses program yang dijalankan dalam computer. 

Harus dibedakan antara Memory pada komputer dengan Memory pada perangkat lain 

seperti HP, Kamera, MP4, dll. Memory pada komputer  adalah pengatur kecepatan. 

Sedangkan Memory pada perangkat lain adalah media simpan seperti Hardisk. Contoh: 

MMC, SD, MicroSD, dll. 

 

 

6. VGA Card 

 

VGA Card merupakan bagian komputer, berperan penting untuk menampilkan output 

process ke monitor. Tanpa VGA Card, layar komputer tidak akan menampilkan apa-apa alias 

blank. VGA Card sendiri ada yang berupa slot tambahan ataupun bawaan produsen 

motherboard atau disebut juga VGA on board. 

Seperti apa bentuk VGA card tersebut? Silakan amati gambar dibawah ini. 

Bagian-bagiannya antara lain terdiri dari memory dan kipas sebagai pendingin. Fungsinya 

sama, yaitu menampilkan teks dan gambar ke monitor, hanya warna dan desain yang 

berbeda, tergantung pihak manufaktur.  

Kipas dibutuhkan untuk mendinginkan komponen VGA card yang panas, karena 

bagian ini bekerja cukup berat setiap saat. 

 

6.1 VGA Onboard atau non Onboard? 

Keuntungan VGA card non on board (tidak menyatu dengan motherboard) adalah 

kita dapat dengan mudah menggantinya dengan yang baru apabila terjadi kerusakan atau 

ingin meningkatkan performa grafis komputer kita. Antum yang bergerak dibidang desain 

grafis atau editing video disarankan menggunakan VGA card non on board untuk 

meningkatkan kualitas.  

Kekurangannya adalah saat sering mengganti VGA Card Slot AGP atau PCI Express 

akan aus dan rusak. Padahal, VGA Card Slot PCI untuk alternative sudah jarang di pasaran. 

Kekurangan yang lain adalah biaya, VGA Card yang berkualitas sangat mahal, terutama 

untuk Game, bisa jadi lebih mahal daripada Motherboard kelas menengah. Nah lho! 

VGA Card on board (menyatu dengan motherboard) disediakan bagi kelas ekonomis. 

Dengan hanya membeli Motherboard plus beberapa perangkat onboard sudah bisa menikmati 

teknologi computer.  VGA Card on board tidak otomatis buruk kualitasnya, tergantung merk 

yang dipakai dan kelas serta harga motherboardnya. Saya aja pake VGA Card on board untuk 

ng-edit Video. Enjoy aja lagi! He… 

 

 

6. Sound Card 

 

Sound Card adalah perangkat untuk mengeluarkan suara dari computer ke speaker 

aktif. Ketika sebuah computer bisa memainkan audio dan video (ada gambar dan suara yang 

terdengar keluar) maka computer itu disebut Multimedia. 

Sebenarnya, untuk computer pribadi (Desktop atau Laptop) suara yang keluar dari 

Sound Card on board ke speaker aktif sudah sangat memadai. Tidak perlu untuk membeli 

Sound Card secara terpisah. Kecuali jika computernya digunakan untuk audio editing, 

membuat musik dan sebagainya. Sebuah Sound Card seperti Sound Blaster produk Creative 

tentu sangat dibutuhkan. 

Pada Sound Card umum terdapat tiga lubang utama (yang lebih bagus jumlahnya 

lebih lengkap :  

1. Pink untuk Microphone : untuk microphon saat chating atau merekam.  

2. Biru muda untuk line In : untuk merekam suara dari perangkat analog   

  seperti Radio, Tape, dsb. Ke computer. 

3. Hijau muda Speaker Out : untuk mengeluarkan suara ke speaker aktif.  

  Bisa juga untuk merekam dari computer ke  

  Perangkat analog seperti Radio atau Tape.  

  Bisa juga untuk Backsound saat acara penting. 

 

   

BAGIAN KETIGA : OUTPUT 

 

1. Monitor 

 

Monitor adalah perangkat grafis untuk menampilkan semua yang sedang berjalan di 

computer. Monitor ada dua jenis: CRT yang bmenggunakan tabung dioda dan LCD yang 

menggunakan Liquid Cristal. Jenis lain dari monitor adalah Plasma. 

  

2. Printer 

 

Printer adalah perangkat yang digunakan untuk mencetak (print out) ke media kertas.  

Terdapat tiga jenis printer yang umum digunakan: pertama, Dot Martik. Yaitu printer yang 

menggunakan tinta tape seperti mesin tik. Kedua, Ink Jet. Yaitu printer yang menggunakan 

tinta, hitam atau berwarna. Ketiga, Laser Jet. Yaitu printer yang menggunakan tinta serbuk 

seperti mesin Foto Copy, hitam maupun berwarna. 

  

3. Speaker Aktif 

 

Speaker aktif adalah media untuk menghasilkan suara. Bisa juga melalui power, tapi 

tentu harus menambah biaya dan tidak simple. Untuk pengguna rumahan, speaker tipe 

Simbadda sudah cukup memenuhi kebutuhan suara. Yang ingin lebih puas bisa membeli 

speaker kategori Home Theatre. 

 

BAGIAN KEEMPAT : TOOLS (PERALATAN)  

 

1. Obeng (testpen) 

2. Kabel power  

3. Kabel IDE/SATA 

4. CD/DVD aplikasi 

5. Kopi/Susu dan Makanan Ringan. 

6. Sandal atau sepatu (agar tidak -kasetrum-) 

 

BAGIAN KELIMA : PRAKTEK MERAKIT KOMPUTER 

 

 Berikut ini penulis sajikan praktek merakit computer melalui gambar. Cara merangkai 

atau memasang semua komponen yang telah dibahas diatas sehingga menjadi satu kesatuan 

computer utuh yang siap untuk digunakan.  

 Cara memasang komponen bisa sebelum atau setelah Motherboard dipasang ke 

Casing. Biasanya Processor dipasang sebelum Motherboard dipasang ke casing. Karena 

memasang Processor perlu kehati-hatian yang tinggi. Salah sedikit bisa berakibat fatal. Untuk 

menghindari resiko Pin atau Pengait kipas patah, maka Processor dipasang saat Motherboard 

masih diluar Casing.   

 Mari kita mulai ! siapkan peralatan ! Bismillahirrahmanirrahim ! 

 

PERBANDINGAN CASING KOSONG DAN CASING ISI 

 

 Berikut adalah perbandingan gambar casing yang masih kosong dan casing yang telah 

dipasangi semua komponen komputer. Spesifikasi komputer yang akan digunakan pada 

Panduan Merakit ini  termasuk baru. Berbeda dengan komputer pada gambar disebelah kanan 

yang sudah termasuk barang lama. 

 Sebagai gambaran, silahkan perhatikan spesifikasi dibawah ini ! 

 

LANGKAH-LANGKAH MERAKIT 

 

1. Membuka Casing 

 

Gambar dibawah ini adalah komputer yang akan digunakan untuk panduan merakit. 

Buka Sekrup penahan dibagian belakang casing. Kemudian copot penutup sebelah kiri casing 

(cukup sebelah saja). Semua komponen yang ada saya lepas sehingga casing dalam keadaan 

kosong. Lihat gambar! 


 

2. Memasang Processor ke Motherboard 

 

Untuk menghindari kerusakan fatal, saya akan memasang Processor sebelum 

Motherboard dipasang pada casing. Sebelum memasang processor, perhatikan bentuk 

procesornya.  Sebagai perbandingan, lihat gambar dibawah!  

 

          

 

 Processor Intel dengan jenis  socket 478 memiliki 80 pin (semacam jarum) berwarna 

keemasan dibagian bawahnya. Jarum ini berguna untuk memasukan processor ke socket 478 

yang ada di Motherboard (memiliki jumlah lubang yang sama dengan jumlah pin). Lihat 

gambar 2. diatas !  

Sedangkan jenis LGA tidak  memiliki pin, hanya berupa lingkaran- lingkaran datar 

berwarna keemasan. Saat processor dipasang, bagian ini akan bersentuhan dengan per-per 

kecil di Socket LGA yang ada di Motherboard. 

 

Catatan : 

 jadi, tipe socket processor (478, LGA atau yang lainya) sangat menentukan bentuk 

Motherboard yang akan dibeli. Jangan sampai membeli processor LGA kemudian membeli 

Motherboard dengan socket 478. gak akan matcing!   

    

 

Tarik pengait (pengaman) kesebelah kiri dengan pelan dan hati-hati, kemudian tarik 

keatas. Buka besi penutup processor (ada plastik penutup, sudah saya buang). Perhatikan 

dudukan yang ada di Motherboard dan processornya. Ada segitiga berwarna emas disalah 

satu ujung processor. Jika dibalik , didekat segitiga itu tidak terdapat pin (pada Processor 

jenis socket 478 jarumnya kurang satu). Pada Processor jenis LGA, disamping segitiga 

lingkaran berwarna keemasanya kurang satu dan ada dua tanda terpotong setengah lingkaran.   

 Silahkan lihat Motherboard, tanda seperti diatas terdapat pada socket dengan bentuk 

yang sama (pada Processor jenis socket 478 jarumnya kurang satu dan pada LGA lingkaran 

berwarna keemasanya kurang satu). 

Tanda-tanda tersebut sengaja dibuat agar tidak salah saat memasukan processor ke 

socket yang ada di Motherboard. Kalau tidak dipasang dengan benar, processor tidak akan 

pas.  Perhatikan gambar dibawah !  

 

        

 

 

Langkah 2 : Memasukan Processor  

 

 Pegang tepi Processor dengan tiga jari. Hati-hati jangan sampai menyentuh pin atau 

lingkaran keemasan agar tidak ada kotoran yang menempel. Setelah yakin posisinya benar, 

silahkan masukan processor.  

 Warna putih seperti lingkaran diatas processor adalah Thermal Paste. Yaitu semacam 

krim yang dioleskan dibagian atas processor. Fungsinya untuk meratakan panas yang nanti 

akan diserap oleh Heatsink. Dengan adanya Thermal Paste ini processor tidak mengalami 

Over Heating (terlalu panas). Jika processor terlalu panas (panas tidak terserap dengan baik 

oleh Heatsink) akan menyebabkan Hang dan menurunkan kinerja processor.  

 Saat mengolesi Thermal Paste, jangan menggunakan tangan untuk menghindari 

resiko  terkena racun.   

 

    

 

 Pasang pengaman Processor dan tekan dengan hati-hati besi pengait (pengunci) agar processor aman 

ditempatnya.  

 

        

1. memasang penutup processor. 

 

       

2. memasang besi pengait (pengunci). 

 

 l. 

 

 Heatsink adalah penyerap panas yang dipancarkan processor. Terbuat dari logam 

seperti alumunium. Bentuknya lingkaran atau segi empat. Proses penyerapan panas akan 

lebih optimal jika antara Processor dan Heatsing terdapat Thermal Paste. 

 Diatas Heatsing terdapat Kipas (Fan) yang sangat penting keberadaanya untuk 

mendinginkan suhu processor.  Heatsing dan Kipas harus dibersihkan dari debu secara 

berkala. Keterlambatan membersihkan akan menimbulkan suara bising akibat debu yang 

memenuhi Heatsing atau kipas yang aus.  

  

      

 

 Heatsing dan Kipas memiliki kaki pengait yang berbeda-beda. Pada Processor jenis 

LGA memiliki empat kaki yang bisa ditancapkan langsung le lubang-lubang yang telah 

disediakan di Motherboard. Tipe ini memberi kemudahan saat pemasangan dan 

meminimalisir kerusakan. Lihat Gambar diatas ! 

 Tipe lama seperti socket 478 menggunakan besi yang dikaitkan ke sisi socket. Bentuk 

seperti ini sangat rawan, bisa merusak  sisi socket atau bahkan pengait menjadi patah karena 

dipaksa, saya sendiri pernah mengalami kasus tersebut. 

 

 Sebelum memasang jangan lupa olesi dengan Thermal paste. Pegang Heatsing taruh 

diatas processor. Pastikan semua kaki mengarah ke setiap lubang yang ada. Tekan kaki satu 

per satu sampai terdengar suara “klik/trek”.  Gunakan Obeng Daun dan putar ke kanan 

sehingga kakinya menancap kebawah. Coba goyang Heatsink, jika menempel kuat dan tidak 

bergoyang berarti Heatsink telah terpasang dengan benar. 

 

       

2. Pemasangan Heatsink dan Kipas 

 

3. Memasang RAM 

 

Banyak tipe ram sesuai dengan perkembangan teknologi. EDO, SDR, DDR, DDR2, 

SO DIMM, dll.  Yang sekarang umum dipakai adalah DDR, baik DDR, DDR2 dan yang 

lebih tinggi. Perbedaan antara SDR dan DDR yang mencolok adalah jumlah lubang dibagian 

kaki RAM. SDR memiliki dua lubang sedangkan DDR hanya memiliki satu lubang (lihat 

gambar!).  

Jenis RAM sangat berpengaruh terutama pada Motherboard. Jika ingin menggunakan 

RAM jenis DDR, maka saat membeli Motherboard harus yang mendukung DDR bukan 

SDR. Karena slot untuk menancapkan RAM tentu berbeda. Saya menggunakan DDR2 Merk 

VisiPro dengan kafasitas 1 GB.   

Pegang RAM, masukan ke salah satu slot yang ada, pastikan kedua ujungnya masuk 

ke tempatnya. Tekan perlahan-lahan sampai terdengar suara “klik/trek”. Secara otomatis 

pengaman yang ada dikedua ujung akan menghimpit bagian atas RAM. 

   

       

1. Pemasangan RAM 

 

       

2. RAM sudah terpasang dengan aman. 

 

4. Memasang Power Supply 

 

Pemasangan Processor dan RAM sudah selesai. Sekarang kita mulai memegang 

casing. Perangkat yang pertama harus dipasang adalah Power supply untuk arus listrik.  

 

       

1. Gambar Power Supply 

 

 Pasang Power Supply pada tempat yang tersedia. Bagian untuk menyambungkan 

kabel power diarahkan keluar. Setelah pas, kuatkan dengan baut sampai paten (tidak 

bergoyang).  Lihat gambar dibawah !  

 

       

2. Memasang Power Supply. 

 

 

5. Memasang Motherboard ke Casing 

 

Setelah Power Supply berada didalam casing, masukan Motherboard kedalam casing. 

Control bagian dalam casing, bersihkan debu yang menempel dan pastikan tidak ada mur 

atau baut yang jatuh agar tidak terjadi arus pendek (koslet). 

Saya menggunakan casing pendek. Maka terlihat sempit saat Motherboard 

dimasukan. Casing pendek sengaja dipilih agar komputer bisa ditaruh dibawah meja dan 

tidak mengganggu.  

 

       

1. Cara memasukan Motherboard ke casing. 

         2. Bagian belakang casing                                        3. Penutup Port Motherboard  

 

Setelah posisi Motherboard pas dan bagian port telah dipasangi penutup, silahkan atur 

agar lubang-lubang untuk baut yang ada pada Motherboard searah dengan lubang-lubang 

baut pada Casing. Setelah oke, silahkan pasang baut sampai paten (tidak bergoyang).  

 

     

           4. Port setelah ditutup                                     5. Menguatkan motherboard dengan baut 

 

 

6. Memasang DVD RW (optic Drive) 

 

Bagian depan sebelah atas casing yang dihalangi alumunium adalah tempat untuk 

menyimpan Optic Drive (CD/DVD ROM, dll.), tengah untuk menyimpan Floopy Disk dan 

bagian bawah untuk menyimpan Hardisk. 

 Untuk Optic Drive Ada sekitar tiga ruang yang bisa diisi. Antum boleh mengisi salah 

satu atau semuanya. Dalam tutorial ini, Saya hanya menggunakan satu saja. Untuk 

memasang, silahkan buka salah satu penutup (Dicungkil atau didorong dari dalam) kemudian 

masukan DVD RW dari bagian luar (dari depan) sampai lurus dengan casing. Lihat gambar !  

 

       

1. Memasang Optic Drive (DVD ROM dll.) 

 

     

2. Menguatkan posisi Optic Drive dengan Baut 

7. Memasang Hardisk 

 

Dalam tutorial ini, saya menggunakan Hardisk Seagate 320 GB versi SATA. 

Perbedaan antara SATA dan ATA (IDE) adalah bentuk colokan kabel, SATA kecil 

sedangkan ATA lebar dan tipis. Lihat gambar kabel pada bahasan sebelumnya.  

  Untuk memasang, silahkan masukan Hardisk. Yang ada labelnya menghadap keatas. 

Kemudian atur agar lubang yang ada di Hardisk sejajar dengan lubang pada casing. Kuatkan 

dengan baut dan pastikan agar paten (tidak  bergoyang). 

     

1. Memasang Hardisk ke casing 

 

     

2. Menguatkan Hardisk dengan baut 

 

8. Memasang VGA dan Sound Card 

 

Pada Buku Panduan Merakit ini, saya tidak membahas pemasangan VGA Card dan 

Sound Card. Sebab, saya membeli Motherboard yang sudah menyertakan VGA Card dan 

Sound Card Onboard. 

VGA Card dan Sound Card Onboard biasanya diperuntukan bagi pengguna komputer 

rumahan (Personal Computer-PC). Fungsi utama yang ada hanay sebagai display 

(penghubung) ke monitor dan mengeluarkan suara ala kadarnya.  

Jika komputer yang antum rakit akan digunakan untuk Video Editing, Desain Grafis 

atau Games yang butuh performa VGA tinggi, silahkan beli VGA Card terpisah. Ada banyak 

merk dengan harga variatif. Untuk slot (dudukan), biasanya AGP atau PCI Exspress. Maka, 

pastikan pula Motherboard yang dibeli memiliki Slot AGP atau PCI Exspress tersebut. 

Kelebiahan VGA Onboard lebih stabil. Karena hanya untuk display saja. Berbeda 

dengan VGA Card terpisah. Saat sering dibuka dan diganti ada kemungkinan slot-nya aus 

atau rusak.  

Beberapa merk VGA diantaranya NVIDIA GeForce dan ATI RadeOn. Dan Soun 

Card-nya bisa antum pilih CREATIVE Sound Blaster. Atau silahkan browsing di Internet 

agar sesuai dengan budget yang ada.  

    


9. Memasang kabel kipas processor 

 

Semua kabel yang digunakan oleh setiap komponen di dalam komputer di seting 

sama antara konektor (colokan) dan tempatnya (jumper). Juga diseting berbeda antara satu 

komponen dan yang lainya. 

 Untuk kabel kipas memiliki tiga lubang, maka silahkan antum cari jumper (jarum/pin 

yang menonjol keluar dari Motherboard) yang sesuai dengan bentuk konektor. Pastikan 

posisinya pas, biasanya ada bagian yang diberi pengait/pengaman. Untuk lebih jelasnya buka 

Buku Manual Motherboard. 

 

       

1. Memasang kabel kipas processor. 

 

 

10. Memasang kabel DVD RW dan Hardisk 

 

DVD RW dan Hardisk yang saya gunakan adalah jenis SATA. Maka, kabel yang 

digunakan adalah kabel SATA yang berwarna merah dan lebih kecil ukuranya. Untuk jenis 

ATA (IDE) biasanya berwarna kuning, putih atau hitam dengan bentul lebih lebar dan 

memiliki konektor berukuran besar.   

Pasang salah satu ujung kabel SATA ke DVD atau Hardisk dan pasang ujung lainya 

ke colokan sata (berwarna merah) di Motherboard. Atur agar pas dan jangan dipaksa. 

Kemudian pasa kabel arus listrik dari Power Supply.  

 

     

1. Memasang kabel SATA ke DVD dan Hardisk 

 

     

2. Memasang kabel arus listrik dari Power Supply 

 

11. Memasang konektor USB dan Audio 

 

Casing modern biasanya menyertakan port USB dan Audio dibagian depan casing. 

Agar keduanya bisa aktif maka konektornya harus dipasang pada Motherboard. Lihat bentuk 

konektor dan cari jumper yang memiliki tulisan USB dan AUDIO. Biasanya dibagian pinggir 

Motherboard. Agar lebih mudah, antum buka Bbuku Manual Motherboard. Semuanya sudah 

dikasih tanda dengan jelas disana. 

 

        

 

12. Memasang kabel power/ power Led/ HDD Led/ Restart/ dll. 

 

Kabel-kabel ini adalah kabel yang tidak kalah penting. Kabel power untuk 

menyalakan komputer. Restart untuk menyalakan ulang. HDD led, lampu yang menunjukan 

aktivitas Hardisk saat digunakan. Power led, lampu yang menunjukan. 

Jumper pada Motherboard ditulisi dengan jelas. Jadi, antum tinggal cari dan pasang. 

Silahkan lihat dimana posisi jumper, biasanya dibagian pinggir. Lihat gambar dibawah ! 

 

    

1. Memasang kabel Power dll. 

 

13. Memasang kabel arus listrik utama dari Power Supply ke Motherboard 

 

Gambar dibawah adalah kabel utama yang men-suplai arus listrik ke Motherboard. 

Jika kabel ini tidak dipasang, tidak aka nada arus yang masuk. Itu artinya, semua komponen 

tidak akan berfungsi. 

 Pasang konektor ke tempat yang telah disediakan. Pastikan posisinya benar, sampai 

pengait (pengaman) terpasang kuat agar konektor tidak longgar atau terlepas. Biasanya, kabel 

arus listrik utama ini hanya satu. Tapi jika ada konektor lain yang lebih kecil (seperti pada 

Motherboard yang saya gunakan), silahkan pasang ke jumper yang pas, biasanya dipinggir. 

  

         

                     1. Memasang kabel arus utama                                        2. Memasang kabel arus lainya 


14. Menyambungkan Kabel Arus Listrik  

 

Sampai langkah diatas, proses perakitan semua komponen komputer telah selesai. 

Sekarang, mari kita sambungkan port-port Motherboard dibagian belakang casing ke 

perangkat lain yang telah disiapkan.  

Kabel yang pertama adalah kabel arus listrik. Lihat gambar dibawah ! ujung kabel 

arus tersebut memiliki tiga lubang, silahkan colokan ke tempatnya pada Power Supply. Apa 

fungsi colokan disebelah atas? Untuk sambungan parallel ke monitor. Jika terminal listrik 

yang antum miliki jumlahnya terbatas, atau agar tidak terlalu banyak jalur untuk menghindari 

arus pendek. Maka, silahkan beli kabel power parallel dan pasang ke monitor. 

 

     

1. Memasang kabel arus listrik utama (power) 

 

 

15. Menyambungkan Monitor 

 

Sambungkan kabel dari Monitor ke VGA Card. Lihat gambar dibawah ! seperti telah 

saya tulis diatas, semua komponen komputer memiliki jenis konektor yang sama dengan port 

atau jumper tempatnya dan memiliki bentuk berbeda dengan konektor yang lain. Konektor 

VGD dan monitor memiliki bentuk agak mengecil disebelah bawah mirip trapesium dengan 

ujung tumpul (tidak persegi panjang). Didalamnya terdapat tiga baris jarum-jarum (pin) 

kecil. 

Jadi, pasang konektor ketempat yang pas. Jika tidak pas, jangan dipaksa. Jika dipaksa, 

jarum yang ada bisa bengkok. Mungkin tidak searah, coba putar dan pasang dengan perlahan. 

Kemudian kuatkan dengan mur yang sudah tersedia. 

 

    

        1. Port VGA Card            2. Konektor dari monitor                          3. Memasang konektor 

 

 

Catatan :  

Selain ke Monitor (CRT/LCD) Port VGA ini bisa disambungkan ke TV LCD (yang 

mendukung Port VGA)  dan ke LCD Projector (In Focus). Kualitas tampilan gambar 

(display) tergantung Spesifikasi VGA Card yang antum miliki. Kalau untuk menulis dan 

memainkan video, VGA Onboard sudah cukup memenuhi standar minimum. 

 


16. Menyambungkan Keyboard dan Mouse 

 

Konektor Keyboard biasanya berwarna ungu, sedangkan Konektor Mouse berwarna 

hijau. Jika keduanya berwarna hitam seperti milik saya (lihat gambar dibawah), maka untuk 

membedakan tidak sulit.  

Pertama, kabel Keyboard lebih besar dari kabel Mouse. Kedua, pada plastic konektor 

Keyboard terdapat gambar timbul berbentuk keyboard, begitu juga pada konektor Mouse. 

Ketiga, silahkan ambil Keyboard dan Mouse dan tarik ujungnya. Gitu aja kok repot ! 

Seperti tadi, konektor dan port sudah diseting pas. Jadi, arahkan dengan benar dan 

jangan dipaksa. Kalau tidak masuk, putar sampai pas.    

 

      

    1. Konektor Keyboard dan mouse                                             2. Memasang konektor 

 

17. Menyambungkan Speaker Aktif 

 

Pada Sound Card standar, hanya terdapat tiga lubang (port). Warna biru untuk Line 

In, memasukan/merekam suara dari perangkat analog seperti Radio dan Tape. Hijau lemon 

Line Out, untuk mengeluarkan suara ke speaker aktif atau Headphone. Merah untuk 

memasukan suara dari Microphone, contohnya saat chaating.   

Jadi, silahkan masukan konektor ke lubang berwarna hijau lemon. Coba perhatikan, 

plastic konektor speaker aktif pada gambar dibawah berwarna hijau lemon. Itu artinya, antum 

akan dengan gampang merakit komputer, syaratnya lihat, perhatikan dan coba, niscaya antum 

menjadi orang yang tahu. Betul, betul, betul…  

 

     

1. Memasang Konektor speaker aktif. 

 

18. Stabilizer dan UPS 

 

Stabilizer berfungsi untuk menstabilkan arus listrik dan 

menghindari arus pendek (koslet). Jika terjadi arus pendek, 

maka yang kena adalah stabilizer. Silahkan sambungkan kabel 

power dan kabel monitor ke Stabilizer.  

UPS berfungsi untuk menyimpan daya listrik selama 

beberapa menit. Sehingga, saat listrik mati kita masih bisa 

menyelamatkan Data dan melakukan Shut Down.  


19. Test Tombol Power,  Restart dan USB port 

 

Semua sudah selesai, sekarang kita cek Power, Restart, USB Port dll. apakah 

semuanya telah sukses atau masih ada kekurangan. Jika tobol Power ditekan komputer 

menyala sampai masuk ke system operasi (Linux, Windows, Mac Os X, Solaris, dll.), itu 

artinya perakitan sukses. 

Jika komputer tidak menyala, silahkan cek sambungan konektor power. Jika 

komputer menyala namun tidak ada tampilan ke monitor, silahkan periksa RAM dan 

Processor barangkali kurang pas (longgar) saat memasanya. Cek dan cek adalah solusinya.  

Jika antum takut „kasetrum‟ atau belum pede merakit, gampang, pahami semua spek 

komputer, datang ke toko, berikan spek yang sudah antum rancang sesuai budget (uang di 

saku) kemudian bilang, “Bang, ane mau merakit komputer. Nih speknya, pasangin dan tes 

sampai bisa menyala.” Beres !  

Tapi, saya sarankan untuk merakit sendiri. Ada kenikmatan tersendiri ketika usaha 

keras yang kita lakukan membuahkan hasil. Jangan lupa, karena ujicoba orang bisa maju.  

Gagal biasa. Gak mau mencoba, luar biasa. Kok seneng jadi orang ga bisa apa-apa, nah lho ! 

 

       

1. Tes Tombol Power 

 

Dalam komputer ini saya menggunakan Multiple Operating Systems (OS). Ada 

empat OS yang diinstal dalam satu komputer. Linux Sabily Manarat (Linux khusus untuk 

kaum muslimin), Linux Ubuntu Studio (untuk Video dan Audio Editing), Linux Mint Julia, 

dan Windows 7.  

Maka, ada menu pilihan (GRUB) sebelum masuk ke OS. Untuk mempelajari 

bagaimana proses instalasi Multiple Operating Systems, silahkan baca buku panduanya yang 

telah saya buat. 

 

       

2. Test Tombol Restart   

 

    

3. Test USB Port   

 

20. Buku Manual Motherboard 

 

Berulangkali saya tulis diatas, merakit komputer itu mudah. Semuanya ada panduan. 

Semuanya diberi tanda berbeda agar tidak salah pasang. Nah, jika diatas sudah saya bahas 

mengenai komponen dan langkah-langkah merakit, maka pada judul ini saya tambahkan satu 

kemudahan lagi, BUKU MANUAL MOTHERBOARD. 

Saat antum membeli Motherboard baru, akan disertakan sebuah buku manual. Buku 

yang mebahas langkah-langkah pemasangan semua komponen seperti processor, RAM, dll. 

Bahkan,  Seting Bios pun diterangkan didalamnya. 

   

      

1. Buku Manual Motherboard 

 

Kenapa judul ini saya simpan diakhir? Agar antum bermain di ranah praktek. Bukan 

bolak balik baca teori. Terkadang teori seharian cukup dengan praktek kurang dari satu jam. 

Seperti Buku Panduan Merakit Komputer yang sedang antu baca. Jumlahnya sekitar 40 

halaman, jika dibaca dan dipelajari bisa memakan waktu berjam-jam. Akan tetapi, 

prakteknya kurang dari satu jam antum sudah bisa merakit komputer dengan sukses. 

Silahkan lihat gambar dibawah, sebagian ini buku manual motherboard. Lebih 

lengkap dan lebih rinci, bukan ! sangat berguna untuk mencari posisi jumper.  

 

   

 

       

2. Sebagian halaman Buku Manual Motherboard 

   

21. Menutup casing dan Merapikan Peralatan  

 

Silahkan pasang penutup casing dan rapikan semua peralatan. Jika komputernya baru, 

silahkan lanjutkan ke proses instalasi. Saya sudah menulis buku panduan instalasi baik yang 

satu OS maupun yang Multi OS.  

 

     

1. Merapikan peralatan