echo $bariskalimat."<br>"; 

 } 

?> 

 

hal yang pertama di lakukan yaitu  membuka file tersebut dengan fopen($file, 'r'), r itu 

parameter untuk membaca saja dan meletakkan kursor atau pointer di awal dari file.  Jika 

file tidak bisa dibaca akan muncul error dengan peringatan "Nggak bisa dibaca". 

 

while (!feof($fileopen)) memiliki fungsi untuk mengecek apakah pointer atau kursornya 

berada pada akhir file. parameter r pada fopen meletakkan kursor di awal, dan while 

(!feof($fileopen))  akan terus mengecek apakah kursornya sudah sampai akhir file, jika 

sudah sampai akhir file maka pengulangan  akan berhenti. 

 

$bariskalimat = fgets($fileopen, 1024);  

berfungsi untuk mengambil isi dari file baris demi baris memakai  memory 1024 byte  

 

kemudian di tampilkan dengan ; 

echo $bariskalimat."<br>"; 

 

ilustrasinya yaitu  seperti ini ... logika membuka file  

 

paramater r, pada fopen($file, 'r') berfungsi untuk meletakkan kursor di awal dari file. 

 

feof mengecek apakah sudah berada di akhir file ... 

fgets mengambil isi file dan mengambil baris pertama ...  

fopen kemudian mengcek apakah sudah berada di akhir file? 

fgets mengambil isi file dan mengambil baris kedua...  

fopen kemudian mengcek apakah sudah berada di akhir file? 

 

jika fopen mengecek sudah berada pada baris akhir maka pengulangan berhenti. 

Menulis atau menambahkan isi file dengan fputs() 

Untuk menulis isi file anda dapat memakai  fputs().  Untuk dapat memakai  

fputs() anda harus membuka filenya terlebih dahulu, dengan fopen(), kemudian gunakan 

fputs(), sesudah  itu baru tutup file dengan fclose(); 

 

Implementasinya yaitu  seperti ini : 

<?php 

.

Bab2: Bekerja dengan PHP 

  

   

 

66 

 $file = fopen("tes.txt", a); 

 fputs($file, "Welcome to the jungle"); 

 fclose($file); 

?> 

 

Parameter a pada fopen("tes.txt", a); berfungsi untuk menambahkan isi file di bagian 

akhir. Jika anda memakai  w atau r, maka isi file akan dihapus kemudian di timpah 

dengan yang baru. Jika anda ingin menambahkannya di akhir maka gunakan a. 

 

Mudah sekali bukan? 

 

.

Bab2: Bekerja dengan PHP 

  

   

 

67 

2.14 Bekerja dengan Date & Time  

 

Oke, kita sudah berada dalam akhir dari bab 2, di sini saya akan menjelaskan bagaimana 

memakai  Date & Time dalam PHP. PHP menyediakan fungsi-fungsi untuk 

menampilkan penanggalan dan waktu. Fungsi-fungsi tersebut dapat mengembalikan 

tanggal dan waktu sesuai dengan yang kita butuhkan. 

 

Berikut yaitu  table penanggalan dan waktu disertakan dengan penjelasannya. 

 

a  ->  am atau pm 

A  ->  AM atau PM 

d  ->  Tanggal 

D  ->  Nama hari dalam seminggu 

F  ->  Nama bulan 

g  ->  jam 1 sampai 12 (1..12) 

G  ->  jam 1 sampai 23 (0..23) 

h  ->  jam 1 sampai 12 (01..12) 

H  ->  jam 1 sampai 23 (OO..23) 

i  ->  menit 

j  ->  Tanggal 

l  ->  Nama Hari  

m  ->  Bulan (dalam angka) 

M  ->  Bulan (singkatan dari nama bulan) 

n  ->  Nama bulan (1..12) 

O  ->  waktu greenwicj 

r  ->  format RFC 822 (Sun, 25 Agustus 2002 16:01:07+0200 

s  ->  detik (00..59) 

T  ->  Timezone (DMT) 

y  ->  tahun dalam dua digit  

Y  ->  tahun dalam empat digit 

z  ->  hari ke x dari tahun 

 

 

contoh implementasi dari date & time yaitu  seperti ini untuk mengetahui tanggal berapa 

sekarang : 

 

<?php 

echo date("d");  

?> 

 

.

Bab2: Bekerja dengan PHP 

  

   

 

68 

untuk contoh yang lebih kompleks lagi ...  

<?php 

echo "Sekarang waktu menunjukkan pukul ", date("H:i A"),  

     "<br>", date("l, d F Y"),  

  "<br>Hari ke : ", date("z"), " dari tahun ", date("Y"); 

?> 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

69 

Bab 3: 

memakai  PHP 

dengan MySQL 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.0 Mengenal MySql 

Sebelum lebih jauh dengan mysql, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu 

mysql. sebagai intermezo saya akan coba ceritakan sekelumit mengenai mysql. Berbicara 

mengenai mysql, tidak lepas dari berbicara mengenai sql (structured query language) 

yakni bahasa yang berisi perintah-perintah untuk memanipulasi database, mulai dari 

melakukan perintah select untuk menampilkan isi database, menginsert atau 

menambahkan isi kedalam database, mendelete atau menghapus isi database dan 

mengedit database.  

Beberapa sistem database yang memakai  sql diantaranya ada Ms. Access, 

MsSQL Server, Oracle, PostgresSQL, DB2, MySQL, Interbase dan lain sebagainya ...  

Untuk menjadi seorang web developer yang handal, anda harus menguasai perintah-

perintah sql. Meskipun tidak mutlak, tapi saya sangat menganjurkan anda untuk 

mnguasai perintah mysql untuk memudahkan dalam developer aplikasi nantinya. Secara 

garis besar berbagai sistem database memakai  bahasa yang sama untuk 

memanipulasi isi dalam  database. Sama-sama memakai  bahasa sql. 

 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

70 

Kenapa memilih mysql?? 

MySQL itu merupakan salah satu sistem database yang memakai  sql. MySQl 

pun dapat digunakan secara langsung dengan mengetikkan perintah atau syntaxnya 

melalui console. Dan bisa juga digunakan secara embeded SQL, artinya anda dapat 

memakai  perintah sql dengan menyisipkannya kedalam bahasa pemgrogaman 

tertentu, PHP misalnya. Sampai saat ini PHP dan MySQL merupakan kombinasi yang 

menakjubkan. 

Hingga dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun. PHP dan MySQL sudah 

mendominasi dunia internet khususnya web development untuk web dinamis yang 

powerfull. Bahkan bisa dibilang, internet sebagian besar terdiri dari PHP dan MySQL. 

Salah satu alasan mengapa ini terjadi yaitu , kedua paket tersebut bersifat open source. 

 

Sejarah MySQL 

 Berawal dari proyek yang dimulai oleh kedua orang developer, yakni Michael 

Widenius dan David Axmark di tahun 1994. Pada awalnya mysql Di develop 

memakai  bahasa C dan C++. Lagi-lagi proyek ini didasari sebab  ingin 

membuat suatu sistem database yang murah, meskipun ketika itu ada database 

yang powerfull yakni oracle, namun database ini bersifat komersil yang harganya 

super mahal , dan begitu menguasai pasar.  

 

 Dan akhirnya MySQL dirilis pertama kali pada 23 Mei 1995. Mysql begitu 

diminati oleh banyak orang, sebab  kemudahan installasi, kemudahan pemakaian 

sudah seperti database komersil dengan sistem RDBMS, sistem yang 

memungkinkan interkoneksi antara satu tabel dengan tabel lainnya, sistem ini 

benar-benar effisien.  

 

 Pada 8 Januari 1998 MySQL dirilis untuk versi Windows 95 dan NT Ini 

menjadikan mysql itu sebagai sistem database yang low end. artinya user biasa 

pun dapat memakai  mysql ini tanpa membutuhkan server tambahan. Benar-

benar suatu terobosan yang membuat mysql semakin diminati banyak orang.  

 

 Versi 3.23 beta nya di terbitkan pada Juni 2000, dan versi stabilnya dirilis pada 

januari 2001. 

 

 Versi 4.0 beta nya di terbitkan pada Agustus 2002, dan versi stabilnya dirilis pada 

Maret 2003. Dalam dirils kali ini mysql sudah mengincludekan unionnya, 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

71 

yang memungkin satu dengan table lain dapat saling join, dan ditampilkan dalam 

satu tabel. 

 

 Versi 4.1 beta nya di terbitkan pada Juni 2004, dan versi stabilnya dirilis pada 

Oktober 2004. 

 Dalam versi ini mysql mengincludekan R-trees and B-trees, subqueries, prepared 

statements. 

 

 Versi 5.0 beta nya di terbitkan pada Maret 2005, namun versi stabilnya dirilis 

pada Oktober 2005 cursors, stored procedures, triggers, views, XA transactions 

 

 Versi 5.1: currently pre-production (since November 2005) (event scheduler, 

partitioning, plugin API, row-based replication, server log tables). Sun 

Microsystems acquires MySQL AB on 26 February 2008 

 

 Tahun 2009, 11 milyar server di internet telah menginstall mysql sebagai default 

sistem databasenya. MySQL kini merupakan database yang sangat powerfull. 

Bahkan google sudah meracik MySQL sehingga menjadi database pencarian 

milik google. MySQL menjadi sangat hebat. Saat ini. 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

72 

3.1 Struktur dan Syntax MySQL 

 

Struktur MySQL 

MySQL Sama dengan bahasa pemrogaman lainnya yang juga sama-sama memiliki tipe 

data. 

 

Tipe Data String 

char, memiliki panjang 255  

varchar, memiliki panjang 255  

tinytext, memiliki panjang 255  

text, tidak terbatas 

mediumtext, 1 juta 

longtext, 4 Milyar 

 

Tipe Data Numerik 

int, -2 M sampai dengan 4 M 

tinyint,  -128 sampai dengan 255 

mediumint, -8 Juta sampai dengan 8 Juta 

bigint, -92 Triliyun sampai dengan 92 Triliyun  

float, bilangan desimal positif, bilangan real, memiliki koma-komaan ...  

double, bilangan desimal negatif dan positif, dan memiliki koma-komaan ...  

 

Tipe Data Date dan TIme 

date, hanya memuat tanggal saja, dengan formatnya seperti ini tahun-bulan-tanggal 

time, hanya memuat waktu saja, formatnya HH:MM:SS (Jam:Menit:Detik) 

datetime, memuat tanggal dan waktu, formatnya Tahun-Bulan-Hari Jam:Menit:Detik 

year, 

 

Tipe Key 

Primary Key, Kunci yang menghubungkan antara 1 table dengan table lainnya 

 

Auto Increment 

Auto Increment menyebabkan pertambahan nilai urutan secara otomatis, suatu record 

memiliki nilai 1, kemudian jika ada record yang lain lagi di insertkan ke dalam database, 

maka urutannya akan menjadi 2 dan begitu seterus-seterusnya .... 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

73 

Syntax MySQL 

Pada bagian ini akan saya akan coba jelaskan beberapa syntax MySQL yang sering 

digunakan dalam membuat website, maupun aplikasi-aplikasi berbasis website, baik 

dalam melakukan pembuatan database, penambahanisi database, untuk menghapus isi 

database, ataupun untuk menghapus database itu sendiri. Syntax yang kita gunakan 

yaitu  :  

 

 create  

 use  

 show  

 drop 

 alter 

 select 

 insert 

 update 

 delete 

 

dibagian ini saya baru akan menjelaskan teorinya saja, di subbab selannjutnya akan saya 

jelaskan secara praktiknya. 

 

Create  

ini digunakan untuk membuat database maupun table. Database yang memiliki sistem 

RDBMS di mana telah saya terangkan di awal bab ini, bahwa RDBMS itu sistem 

database yang berisi informasi dalam bentuk table-table yang saling berkaitan. Jadi 

langkah awal dalam membuat database yaitu  memakai  fungsi create; syntaxnya 

seperti ini : 

create namadatabase; 

 

untuk membuat table syntaxnya seperti ini : 

create table(field1(ukuran), field2(ukuran), ...) 

 

Use 

Ini digunakan untuk memakai  database yang telah dibuat sebelumnya, yang nantinya 

database ini akan di edit atau di modifikasi. 

syntaxnya itu seperti ini : 

use namadatabase; 

 

Drop 

Ini digunakan untuk menghapus database ataupun table yang ada. Syntaxnya yaitu  

seperti ini :  

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

72 

drop database; 

 

untuk menghapus table gunakan : 

drop namatable; 

 

Alter  

Alter ini akan dijelaskan secara terperinci di subab selanjutnya yang membahas membuat 

database membuat table, dan mengedit keduanya. Alter berfungsi untuk memodifikasi 

table yang telah di buat, modifikasi nya seperti menambahhkan field, mengganti size dari 

suatu field, menghapus field, dan mengganti nama field. 

 

Sebagai contoh untuk mengganti size dari suatu field yaitu  seperti ini : 

alter table  change nama nama_ varchar(75) 

 

ini berarti, ganti tipe dari field nama menjadi nama_ dengan tipe varchar  yg 

memiliki ukuran 75 

 

Select  

Di gunakan untuk menampilkan isi dari suatu table, bisa dengan kriteria tertentu bisa juga 

dapat menampilkan keseluruhan tanpa adanya kriteria. Penggunaan standarnya seperti 

ini: 

select * from nama_table 

 

Penggunaan ketika ingin menampilkan berdasarkan kriteria yaitu  seperti ini : 

select * from nama_table where field=kriteria 

 

Untuk menampilkan nilai terbanyak : 

select max(field) from tablenya  

 

Untuk menjumlah isi record salah satu field dari suatu table : 

select sum(field) from tablenya 

 

untuk menghitung berapa jumlah record yang ada dari suatu table : 

select count(*) from tablenya 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

73 

Insert  

insert ini digunakan untuk mengisi record suatu table, syntaxnya seperti ini 

insert into nama_table(field1, field2, ...) values(nilai1, nilai2, ...)  

 

contoh penggunaanya seperti ini : 

insert into (nama, nilai) values('Loka Dwiartara','B'); 

ini berarti masukkan kedalam table , kedalam field id berisi Loka Dwiartara, 

dan kedalam field nilai berisi B. 

 

Update  

digunakan untuk memperbarui isi dari suatu record, syntaxnya seperti ini : 

update nama_table set field=nilaibaru where field=kriteria 

 

contoh penggunaannya yaitu  seperti ini : 

update  set nilai='A' where nama='Loka Dwiartara'; 

 

ini berarti perbarui atau update table  ganti nilainya menjadi A dari  

bernama  Loka Dwiartara. 

 

Delete  

digunakan untuk menghapus suatu record dari suatu table penggunaannya seperti ini : 

delete from namatable where field=kriteria; 

 

Oke, saya telah menjelaskan semua fungsi dari syntax mysql, kita akan coba praktikan 

semuanya. 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

74 

3.2 Membuat Database, membuat table 

Dalam membuat suatu aplikasi berbasis web, dibutuhkanlah database yang dapat 

menyimpan data-data yang nantinya di oleh untuk dijadikan informasi yang bermanfaat. 

Sebelumnya kita telah belajar bagaimana membuat database, di sini kita akan praktikan 

semuanya, mulai dari membuat database.  

Tapi sebelum membuat database kita pastikan terlebih dahulu apakah services 

mysqlnya telah running melalui xampp control panel. 

sesudah  semuanya berjalan, kita akan coba masuk kedalam start | run | cmd. 

Kemudian masuk ke direktori :  

c:\xampp\mysql\bin 

 

dengan cara : 

cd c:\xampp\mysql\bin 

 

 

 

Gambar 3.1 (Dos 1) 

 

 

kemudian ketik :  

mysql -u root 

 

 

 

 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

75 

 

 

Gambar 3.2 (Dos 2) 

 

 

Sehingga nanti akan tampil :  

 

 

Gambar 3.2 (Dos 2) 

 

 

Oke berhasil, kita akan buat satu buah database bernama , kenapa 

? sebab  nantinya database ini kita akan kembangkan menjadi suatu sistem 

informasi yang cukup besar, dan akan saya jelaskan bagaimana membuat suatu sistem 

informasi berikut membuat blog dengan data-data . 

Oke kita akan buat database, cara nya seperti (cukup ketik yang di cetak tebal saja): 

mysql> create database  ; 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

76 

 

Kemudian kita akan memakai  database tersebut untuk di buat table nya. Caranya 

seperti ini : 

mysql> use ; 

 

lalu untuk melihat database tersebut sudah memiliki table apa saja, kita cukup gunakan 

syntaks seperti  ini :  

mysql> show tables; 

 

 

 

Gambar 3.3 (Dos 3) 

 

 

kita buat table-nya contohnya :  

strukturnya seperti ini : 

 

nama table : tbl_mhsiswa   

field tipe size 

id_mhs int 5 

nama_mhs varchar 50 

jenis_kelamin varchar 10 

tgl_lahir date - 

alamat varchar 200 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

77 

Kita lihat disini id_mhs nya yaitu  int yakni hanya untuk bilangan bulat saja, dan 

besarnya yaitu  5,  ini mengartikan bahwa maksimal jumlah  yaitu  sebanyak 

5 digit, yakni 99.999 record  id_mhs ini berfungsi sebagai penomoran dari 

, urutan mulai dari 1 hingga sekian.  

Selanjutnya ada nama_mhs, bertipe varchar, sebab   itu terdiri huruf, 

memiliki ukuran 50 ini digunakan sebagai perwakilan nama , seperti misalnya 

'Loka Dwiartara' terdapat 14 digit huruf, dan asumsi saya yaitu  paling banyak itu 

nama orang yaitu  berjumlah 50. Misalnya ...  "Sukaryo Mangunkusumo SungTolodo 

Makan Cokor Kebo" berjumlah 49 digit huruf, termasuk spasi didalamnya. 

Begitu juga dengan jenis_kelamin dan alamat, namun untuk tgl_lahir, kita 

memakai  tipe nya date. date sudah otomatis berisi 10 digit, bentuk defaultnya 

yaitu  seperti ini 0000-00-00 sehingga jika menulis 24 Januari 1987 yaitu  seperti ini 

1987-01-24.  

Oke anda mengerti? kita lanjut, untuk merubah struktur di atas menjadi query mysql 

bentuknya seperti ini :  

create table tbl_mhsiswa (id_mhs int(5) primary key auto_increment, nama_mhs 

varchar(50),  jenis_kelamin varchar(10), tgl_lahir date, alamat varchar(200)); 

 

tampilannya ... 

 

 

Gambar 3.3 (Dos 3) 

 

 

Kita lihat di sini, id mhs int(5) primary key auto_increment ini berarti id_mhs ini akan di 

jadikan sebagai index dari tbl_mhsiswa, dan auto_increment berfungsi membuat no 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

78 

urut secara otomatis, sehingga hasil akhirnya yaitu  mulai dari 1, 2, 3, 4 dan seterusnya.  

Untuk melihat apakah table yang sudah di buat sudah ada kita jalankan perintah :  

show tables; 

 

mysql> show tables; 

+---------------------+ 

| Tables_in_ | 

+---------------------+ 

| tbl_mhsiswa         | 

+---------------------+ 

1 row in set (0.01 sec) 

mysql> 

 

Kemudian bagaimana jika kita ingin melihat isi dari table yang sudah di buat :  

select * from tbl_mhsiswa; 

 

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

Empty set (0.00 sec) 

mysql> 

 

sesudah  membuat table, kadang anda mungkin tidak sreg dengan nama tablenya, anda bisa 

merubah namanya dengan syntax alter ; caranya seperti ini :  

alter table tbl_mhsiswa rename tbl_; 

 

mysql> alter table tbl_mhsiswa rename tbl_; 

Query OK, 0 rows affected (0.01 sec) 

mysql> 

 

kemudian lakukan show tables; 

show tables; 

 

mysql> show tables; 

+---------------------+ 

| Tables_in_ | 

+---------------------+ 

| tbl_       | 

+---------------------+ 

1 row in set (0.00 sec) 

 

mysql> 

dari tbl_mhsiswa kemudian di rubah menjadi tbl_, kita coba kembalikan 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

79 

seperti nama table yang awal :  

alter table tbl_ rename tbl_mhsiswa; 

 

mysql> alter table tbl_ rename tbl_mhsiswa; 

Query OK, 0 rows affected (0.03 sec) 

mysql> 

 

 

kemudian show tables; kembali :  

show tables; 

 

mysql> show tables; 

+---------------------+ 

| Tables_in_ | 

+---------------------+ 

| tbl_mhsiswa         | 

+---------------------+ 

1 row in set (0.00 sec) 

 

mysql> 

 

 

misalkan kita ingin menambahkan field yang tadinya cuma id_mhs, nama_mhs, 

jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat, sekarang kita akan menambahkan dengan satu field 

baru misalnya status, caranya yaitu : 

alter table tbl_mhsiswa add column status varchar(30); 

 

mysql> alter table tbl_mhsiswa add column status varchar(30); 

Query OK, 0 rows affected (0.13 sec) 

Records: 0  Duplicates: 0  Warnings: 0 

 

mysql> 

 

ini berarti tambahkan field status dengan tipe varchar dan memiliki ukuran 30 kedalam 

tbl_mhsiswa.  Ada contoh lain misalkan kita ingin merubah nama dan ukuran dari suatu 

field, ingin di perbesar ukurannya atau ingin di perkecil kita cukup memakai  

perintah seperti ini :  

alter table tbl_mhsiswa add change id_mhs id_ int(10); 

 

mysql> alter table tbl_mhsiswa change id_mhs id_ int(10); 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

80 

Query OK, 0 rows affected (0.06 sec) 

Records: 0  Duplicates: 0  Warnings: 0 

ini berarti ganti field id_mhs menjadi id_ bertipe integer dengan ukuran 10 

digit. 

 

Oke kita kembalikan ke awal :  

alter table tbl_mhsiswa change id_ id_mhs int(5) not null auto_increment; 

 

mysql> alter table tbl_mhsiswa change id_ id_mhs int(5) not null 

auto_increment; 

Query OK, 0 rows affected (0.08 sec) 

Records: 0  Duplicates: 0  Warnings: 0 

 

Bagaimana caranya jika kita hanya ingin merubah ukurannya saja ? Cara nya seperti ini: 

alter table tbl_mhsiswa modify id_mhs int(20) not null auto_increment; 

 

mysql> alter table tbl_mhsiswa modify id_mhs int(20) not null auto_increment; 

Query OK, 0 rows affected (0.06 sec) 

Records: 0  Duplicates: 0  Warnings: 0 

memodifikasi id_mhs menjadi tipe integer dengan sizenya 20. 

 

Dan untuk mengapus field yang ada caranya seperti ini, misalnya kita ingin mendelete 

field status :  

mysql> alter table tbl_mhsiswa drop status; 

Query OK, 0 rows affected (0.06 sec) 

Records: 0  Duplicates: 0  Warnings: 0 

 

Anda bisa melihat struktur yang ada dengan :  

mysql> desc tbl_mhsiswa; 

+---------------+--------------+------+-----+---------+----------------+ 

| Field         | Type         | Null | Key | Default | Extra          | 

+---------------+--------------+------+-----+---------+----------------+ 

| id_mhs        | int(20)      | NO   | PRI | NULL    | auto_increment | 

| nama_mhs      | varchar(50)  | YES  |     | NULL    |                | 

| jenis_kelamin | varchar(10)  | YES  |     | NULL    |                | 

| tgl_lahir     | date         | YES  |     | NULL    |                | 

| alamat        | varchar(200) | YES  |     | NULL    |                | 

+---------------+--------------+------+-----+---------+----------------+ 

5 rows in set (0.11 sec) 

 

mysql> 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

81 

kita coba isi terlebih dahulu dengan memakai  perintah insert :  

mysql> insert into tbl_mhsiswa(nama_mhs, jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat) 

values('Loka Dwiartara', 'pria', '1987-01-24', 'Jawa Barat'); 

Query OK, 1 row affected (0.05 sec) 

mysql> 

 

kemudian kita tampilkan lagi isi dari tbl_mhsiswa :  

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs       | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

1 row in set (0.00 sec) 

 

mysql> 

 

kita coba isi kembali dengan record yang lain : 

mysql> insert into tbl_mhsiswa(nama_mhs, jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat) 

values('Anggie Jatrasmara', 'pria', '1985-10-29', 'Jawa Timur'); 

Query OK, 1 row affected (0.00 sec) 

 

mysql> 

 

tampilkan kembali isinya :  

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs          | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara    | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

|      2 | Anggie Jatrasmara | pria          | 1985-10-29 | Jawa Timur | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

2 rows in set (0.00 sec) 

 

mysql> 

 

bagaimana jika kita ingin menampilkan record berdasarkan kriteria, misalkan ingin 

melihat  yang alamatnya di jawa barat saja : 

select * from tbl_mhsiswa where alamat='Jawa Barat'; 

 

mysql> select * from tbl_mhsiswa where alamat='Jawa Barat'; 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs       | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

82 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

1 row in set (0.08 sec) 

 

mudah ya?? apalagi jika anda sering berlatih untuk mengulang perintah-perintah yang 

tadi. Kita coba isi kembali sebuah record kedalam tbl_mhsiswa :  

insert into tbl_mhsiswa(nama_mhs, jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat) values('Deny 

Sarwono', 'Pria', '1986-12-09','Jawa Barat'); 

 

mysql> insert into tbl_mhsiswa(nama_mhs, jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat) 

values('Deny Sarwono', 'Pria', '1986-12-09','Jawa Barat'); 

Query OK, 1 row affected (0.00 sec) 

 

 

tampilkan kembali : 

select * from tbl_mhsiswa; 

 

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs          | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara    | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

|      2 | Anggie Jatrasmara | pria          | 1985-10-29 | Jawa Timur | 

|      3 | Deny Sarwono      | Pria          | 1986-12-09 | Jawa Barat | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

3 rows in set (0.00 sec) 

 

mysql> 

 

Kita akan coba mendelete  yang tanggal lahirnya '1986-12-09' :  

delete from tbl_mhsiswa where tgl_lahir = '1986-12-09'; 

 

mysql> delete from tbl_mhsiswa where tgl_lahir = '1986-12-09'; 

Query OK, 1 row affected (0.06 sec) 

 

mysql> 

 

kemudian untuk membuktikan sudah atau belum didelete cukup lakukan perintah yang 

tadi, untuk menampilkan isi table: 

select * from tbl_mhsiswa; 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

83 

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs          | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara    | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

|      2 | Anggie Jatrasmara | pria          | 1985-10-29 | Jawa Timur | 

+--------+-------------------+---------------+------------+------------+ 

2 rows in set (0.00 sec) 

kita juga bisa melakukan modifikasi record yang ada dengan perintah update, sebagai 

contohnya, kita akan coba mengganti Nama  dari Anggie Jatrasmara menjadi 

Jatrasmara :  

update tbl_mhsiswa set nama_mhs='Jatrasmara' where alamat='Jawa Timur'; 

 

mysql> update tbl_mhsiswa set nama_mhs='Jatrasmara' where alamat='Jawa Timur'; 

Query OK, 1 row affected (0.00 sec) 

Rows matched: 1  Changed: 1  Warnings: 0 

 

kita buktikan :  

select * from tbl_mhsiswa; 

 

mysql> select * from tbl_mhsiswa; 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

| id_mhs | nama_mhs       | jenis_kelamin | tgl_lahir  | alamat     | 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

|      1 | Loka Dwiartara | pria          | 1987-01-24 | Jawa Barat | 

|      2 | Jatrasmara     | pria          | 1985-10-29 | Jawa Timur | 

+--------+----------------+---------------+------------+------------+ 

2 rows in set (0.00 sec) 

 

mudah ya???  anda bisa mengulang-ngulangnya kembali. 

 

 

 

 

 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

84 

3.3 Bagaimana Php Bekerja Dengan Mysql 

Bagaimana agar php dan mysql dapat bekerja secara bersama-sama? Jawabannya ya 

dengan cara mengkoneksikan nya terlebih dahulu. sesudah  terkoneksi selannjutnya yaitu  

anda dapat memodifikasi database dengan menjadikan perintah-perintah atau syntax 

dalam mysql yang tlah di pelajari tadi sebagai query  yang ada dalam php. Bingung 

bukan? Tapi pertanyaan-pertanyaan anda akan clear sesudah . Saya jelaskan mengenai 

subbab selanjutnya. 

 

 

3.4 Koneksi PHP dan MySQL 

Untuk melakukan koneksi antara PHP dan MySQL yang perlu dilakukan yaitu  

dengan memakai  beberapa fungsi dalam php yang sudah disediakan untuk 

menangani koneksi database, tidak hanya koneksi tapi dalam php pun sudah terdapat 

fungsi untuk mengupdate, mendelete, menginsert dan seputar fungsi  yang dapat 

menjalankan syntax-syntax mysql yang telah saya jelaskan pada subbab sebelumnya. 

Awalnya mungkin memang agak sulit dimengerti bagi anda yang pemula dalam 

programming, tapi jika sering di ulang, saya jamin anda akan cepat mahir. 

Untuk melakukan koneksi antara php dan mysql sebelumnya terlebih dahulu  masuk 

ke dalam c:\xampp\htdocs\. Kemudian kita buat sebuah folder dengan nama latihan3, 

kemudian buat sebuah file dengan nama koneksi.php 

 

<?php 

//  untuk dapat mengkoneksikan php kepada mysql 

//  ada 4 informasi yang anda butuhkan,  

//  pertama yaitu  host ini yaitu  nama suatu komputer 

//  username, ini merupakan username dari mysql server yang telah terinstal  

// bersamaan dengan xampp 

//  password sama dengan username  

//  dan database apa yang ingin di koneksikan 

//  defaultnya ketika anda memakai  xampp maka informasi tersebut berisi  

//  hostnya yaitu  localhost, usernamenya yaitu  root, dan passwordnya itu  

// kosong 

//  sedangkan database yang akan kita koneksikan yaitu  database  yang 

// telah kita buat sebelumnya 

//  oke langsung saja kita ketikan seperti ini  

 

//  pertama yaitu  hostnya 

 $host = "localhost";   

 

//  kemudian yaitu  username 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

85 

 $username = "root"; 

 

//  lalu passwordnya 

 $password = ""; 

 

//  dan selanjutnya yaitu  database 

 $database = ""; 

 

// kemudian untuk mengkoneksikannya caranya yaitu  dengan fungsi mysql_connect  

// seperti ini 

 

 $koneksi = mysql_connect($host, $username, $password); 

 

//  ini berarti tolong koneksikan php kepada mysql dengan informasi host,  

// username, dan password 

 

//  kemudian untuk memilih database yang akan di koneksikan 

//  pilihlah database yang ada dalam koneksi yang sedang berlangsung, jika tidak 

// bisa maka gagal koneksi 

//  mudah bukan ???  

 

 $pilihdatabase = mysql_select_db($database, $koneksi); 

 

 if ($pilihdatabase) echo "Berhasil"; 

 else echo "Gagal Koneksi"; 

 

//  apabila kita eksekusi di browser, jika koneksi sukses maka tampilannya 

// "Berhasil" 

//  namun jika terdapat komentar Gagal Koneksi, berarti anda belum berhasil 

?> 

 

 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

86 

3.5 Database Query 

sesudah  berhasil melakukan koneksi, selanjutnya kita akan coba untuk menampilkan 

isi databse memakai   php, pada bab 2 saya telah jelaskan secara rinci bagaimana 

memakai  PHP dengan benar, kita  akan aplikasikan pada subbab ini.  

Di sini kita akan coba bagaimana menampilkan isi database memakai  

pengulangan jenis while masuk dulu ke dalam direktori latihan3 yang tadi, kemudian 

buat sebuah file dengan nama selectquery1.php  

Untuk dapat menampilkan isi database, pertama yaitu  lakukan dulu koneksi, baru 

kemudian jalankan querynya untuk menampilkan isi databasenya.  

<?php 

include "koneksi.php"; 

 

$tampilkan = "select * from tbl_mhsiswa"; 

 

$query_tampilkan = mysql_query($tampilkan); 

 

while($hasil = mysql_fetch_array($query_tampilkan)) 

 { 

  echo $hasil['nama_mhs']."<br />"; 

 } 

?> 

 

mudah bukan??? anda cukup mengulang-ngulang cara ini hingga anda menjadi seorang 

yang advanced dalam memakai  query mysql pada php.  

Kita akan coba memakai  query yang sama untuk mengambil field yang lain... 

<?php 

include "koneksi.php"; 

 

$tampilkan = "select * from tbl_mhsiswa"; 

 

$query_tampilkan = mysql_query($tampilkan); 

 

while($hasil = mysql_fetch_array($query_tampilkan)) 

 { 

  echo $hasil['nama_mhs']."<br />"; 

  echo $hasil['jenis_kelamin']."<br />"; 

 } 

?> 

 

kita juga dapat melakukan query insert dengana memakai  php, buat sebuah file 

dengan nama insertquery.php 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

87 

 

<?php 

include "koneksi.php"; 

 

$insert = "insert into tbl_mhsiswa(nama_mhs, jenis_kelamin, tgl_lahir, alamat)  

     values('Deny Sarwono', 'Pria', '1986-12-09','Jawa Barat');"; 

   

$insert_query = myqsl_query($insert); 

 

if($insert_query) {echo "Berhasil di insert";} 

else {echo "Gagal Insert Record";} 

 

?> 

 

selain itu kita juga bisa melakukan query delete dengan memakai  php, buat sebuah 

file dengan nama deletequery.php 

<?php 

include "koneksi.php"; 

 

$delete = "delete from tbl_mhsiswa where tgl_lahir = '1986-12-09';"; 

$delete_query = mysql_query($delete); 

 

if($delete_query) echo "Record Telah berhasil di hapuss..."; 

else echo "Record Gagal untuk dihapus.."; 

 

?> 

 

 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

88 

3.6 memakai  PHPMyAdmin 

 

Selain memakai  mysql yang ada di command prompt, kita juga bisa memakai  

phpmyadmin, sebuah aplikasi berbasis web yang dapat memanage database, untuk dapat 

memakai  phpmyadmin, cukup gunakan browsert  internet kesukaan anda, dalam hal 

ini saya memakai  browser mozilla firefox. lalu kita isi alamatnya di address bar 

seperti ini :  

http://localhost/phpmyadmin 

 

Kita lihat disini, terdapat database yang telah kita buat sebelumnya. yakni database 

. Apabila  kita klik struktur di bagian sini, maka hasilnya terlihat sama dengan 

yang ada di command prompt mysqlnya. Sama Bukan? 

Saya akan jelaskan bagaimana membuat database di phpmyadmin, bagaimana 

memanagenya melakukan insert record, delete record, manipulasi table dan database. 

 

Membuat database dengan phpmyadmin 

Balik ke awal halaman phpmyadmin, kemudian buat satu buah database, dengan nama 

2, caranya cukup gampang tinggal memasukkan namanya, 2 

kemudian tekan tombol Create, cukup mudah ya ??? 

 

 

Gambar 3.2 (Dos 2) 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

89 

Membuat table dengan phpmyadmin  

Oke dari situ kita coba langsung satu buah table yang strukturnya sama denga tabel yang 

telah kita buat sebelumnya, seperti ini :   

field tipe size 

id_mhs int 5 

nama_mhs varchar 50 

jenis_kelamin varchar 10 

tgl_lahir date - 

alamat varchar 200 

 

kita coba akan buat, 1 table dengan nama tbl_mhsiswa, dengan 5 field. Sehingga tinggal 

masukkan ke dalam phpmyadminnya, nama = tbl_mhsiswa, dan number of fields = 5 

 

 

 

Gambar 3.2 (Dos 2) 

 

 

Kemudian klik Go. Beres. 

.

 

Bab 3: memakai  PHP dengan MySQL 

 

   

 

90 

Bagian-bagian dari phpmyadmin 

Jika dalam command prompt mysql, kita bersusah payah untuk merubah struktur suatu 

field memakai  perintah-perintah, taapi dengan phpmyadmin kita cukup melakukan 

klak klik, pekerjaan mudah dilakukan untuk merubah struktur dari suatu table kita cukup 

memilih tablenya lalu pilih struktur, disini saya  akan jelaskan fungsi dari masing-masing 

tab.  

 

browse 

berguna untuk menampilkan record yang telah di insertkan 

 

structure 

untuk melihat dan memodifikasi struktur table yang ada misalnya kita mengganti field 

nama_mhs, menjadi nama_, begitu juga apabila ingin menambah field, anda 

cukup mengaddnya ...  

     

sql 

ini berfungsi untuk menjalankan custom query, anda bisa menjalankan query mysql disini 

 

insert 

insert ini digunakan untuk menginsertkan record, berisi form-form yang siap anda 

inputkan 

 

export 

export digunakan untuk mengeksportkan database, biasanya hal ini kita temukan ketika 

ingin memindahkan database lokal ke database hosting, untuk dionlinekan. oke sebagai 

contoh seperti ini ...  

     

import 

fasilitas import ini digunakan untuk mengimportkan database yang sebelumnya telah 

diexportkan import berfungsi untuk merubah query-query mysql kedalam database yang 

real. 

 

.

Bab 4: Menampilkan Data memakai  Table  

 

   

 

91 

Bab 4: 

Menampilkan Data 

memakai  Table 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.1 Mendefinisikan Tabel Heading 

Dalam proses pembuatan sebuah aplikasi berbasis website, contohnya sistem 

informasi, seorang developer  aplikasi biasanya banyak memakai  tabel ketika akan 

menampilkan suatu informasi. banyak keuntungan  ketika memakai  tabel, tampilan 

cenderung lebih rapi, dan proses menampilkan jauh lebih mudah.   

Sebelum kita memanfaatkan tabel, saya akan jelaskan dulu, bagaimana proses tabel 

ini digunakan. Terdapat dua bagian yang akan kita kerjakan, yakni :  

 Bagian Statis 

 Bagian Dinamis 

 

 

 

Gambar 4.1 (Table Heading) 

 

 

.

Bab 4: Menampilkan Data memakai  Table  

 

   

 

92 

Yang di maksud bagian statis yaitu  heading dari tablenya, seperti : No, Nama, 

Jenis, Kelamin, Tanggal Lahir, Alamat. Sedangkan yang dibagian bawahnya Contoh 

No, Contoh Nama, dan lain-lain itu yaitu  bagian yang dinamisnya. Di mana bagian 

yang dinamis ini  yaitu  data yang kita ambil dari database.  

Dalam mengambil data dinamis, php mengambilnya secara per-record/perbaris, 

sehingga untuk menampilkan datanya pun kita lakukan dengan cara perbaris, oke 

langsung saja kita buat table headingnya terlebih dahulu. Kemudian kita buat 

template/contoh data ... ini akan mempermudah kita dalam proses penampilan data 

nantinya, kita kerjakan bagian statis terlebih dahulu dengan membuat file tablehead.php, 

terlebih dahulu, di sini kita buat html dengan table didalamnya, penulis asumsikan anda 

telah mengetahui pembuatan table memakai  html. 

<html> 

<head><title>Latihan 4 - Table Heading</title></head> 

<body> 

<table border='1' cellpading='2' cellspacing='2' align='center' 

width='70%'> 

<tr><th>No</th><th>Nama</th><th>Jenis Kelamin</th><th>Tanggal 

Lahir</th><th>Alamat</th></tr> 

<tr><td>Contoh No</td><td>Contoh Nama</td><td>Contoh Jenis 

Kelamin</td><td>Contoh Tanggal Lahir</td> 

<td>Contoh Alamat</td></tr> 

</table> 

</body> 

</html> 

 

Hasilnya di browser :  

 

 

.

Bab 4: Menampilkan Data memakai  Table  

 

   

 

93 

Gambar 4.1 (Table Heading) 

4.2 Memasukkan Data ke dalam tabel 

Kita masih memakai  isi file yang tadi, kita akan membuat bagian yang dinamis 

dalam menampilkan data, caranya yaitu  dengan mengambil isinya dari database, 

sebelum dapat mengambil atau menampilkan data, terlebih dahulu kita lakukan koneksi, 

kita akan gunakan file koneksi.php yang dibab 3 telah kita buat, kita manfaatkan file 

tersebut sebagai file koneksi yang akan menghubungkan php dengan mysql sehingga kita 

bisa menampilkan isinya kedalam table. 

<html> 

<head><title>Latihan 4 - Table Heading</title></head> 

<body> 

<table border='1' cellpadding='2' cellspacing='2' align='center' 

width='70%'> 

<tr><th>No</th><th>Nama</th><th>Jenis Kelamin</th><th>Tanggal 

Lahir</th><th>Alamat</th></tr> 

 

<!--   

kita akan menampilkan isi databasenya di sini ...  

dengan memanfaatkan pola contoh data yang telah kita buat sebelumnya  

--> 

 

<!-- bagian dinamis -->  

<?php 

// kita gunakan echo untuk dapat ditampilkan oleh php    

echo "<tr align='center'><td>Contoh No</td><td>Contoh 

Nama</td><td>Contoh Jenis Kelamin</td> 

<td>Contoh Tanggal Lahir</td><td>Contoh Alamat</td></tr>"; 

?> 

<!-- bagian dinamis -->  

 

</table> 

</body> 

</html> 

 

.

Bab 4: Menampilkan Data memakai  Table  

 

   

 

94 

Script lengkapnya yaitu  sebagai berikut :  

<html> 

<head><title>Latihan 4 - Table Heading</title></head> 

<body> 

<table border='1' cellpadding='2' cellspacing='2' align='center' 

width='70%'> 

<tr><th>No</th><th>Nama</th><th>Jenis Kelamin</th><th>Tanggal 

Lahir</th><th>Alamat</th></tr> 

 

<!--   

kita akan menampilkan isi databasenya di sini ...  

dengan memanfaatkan pola contoh data yang telah kita buat sebelumnya  

--> 

 

<!-- bagian dinamis -->  

<?php 

include "koneksi.php"; 

$tampilkan_isi = "select * from tbl_mhsiswa"; 

$tampilkan_isi_sql = mysql_query($tampilkan_isi); 

while ($isi = mysql_fetch_array($tampilkan_isi_sql)) 

$no = $isi['id_mhs']; 

$nama = $isi['nama_mhs']; 

$jeniskelamin = $isi['jenis_kelamin']; 

$tanggallahir = $isi['tgl_lahir']; 

$alamat = $isi['alamat']; 

 

echo "<tr align='center'> <td>$no</td> <td>$nama</td> 

<td>$jeniskelamin</td> <td>$tanggallahir</td> <td>$alamat</td> </tr>"; 

?> 

<!-- bagian dinamis -->  

 

</table> 

</body> 

</html> 

 

 

 

 

 

 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

95 

Bab 5: 

Bekerja dengan Form 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.1  memakai  Form 

Kita berada dalam topik bahasan yang benar-benar berperan penting dalam 

developing website, atau developing aplikasi berbasis website. Halaman tanpa form, 

tidak bisa digunakan untuk menginput, jelaslah itu... 

Website yang interaktif, menjadikan user dapat berperan aktif misalnya seperti  

mengisi poling, berkomentar pada suatu artikel, bahkan menginput berita untuk di 

umumkan ke orang banyak, dan contoh yang lain, dalam suatu sistem aplikasi berbasis 

website, form merupakan sesuatu yang layak digunakan, sebab  untuk melakukan suatu 

inputan itu tidak bisa dilakukan dengan cara yang lain.  

Di sini saya akan coba jelaskan bagaimana memanfaatkan php dalam memproses 

form inputan dari user, pertama yang harus kita buat yaitu  tampilan form untuk user, 

kita buat satu buah file dengan nama form1.html kita akan buat sebuah halaman html 

berisi 1 buah form :  

<html> 

<head><title>Form 1 - Latihan 5</title></head> 

<body> 

 

// disini kita akan manfaatkan table untuk membuat form 

// pertama buat formnya terlebih dahulu 

 

<form  method="POST" action="process1.php">  

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

96 

// attribut method berisi POST, ini memiliki arti, lakukan metode  

// pengiriman, tapi apa yang dikirimkan itu  

// tidak tampil di url browser 

// saya akan jelaskan nanti di contoh yang lain, masih dalam sub bab  

// ini... 

// namun sementara kita diamkan seperti itu dulu, dengan method POST 

// untuk action="process1.php" ini berarti kirimkan data-data yang di  

// input oleh user ke file process1.php  

// untuk proses selanjutnya 

 

// kemudian kita buat layout form nya dengan table 

<table border='1' width='10%' cellpading='1'  cellspacing='1' 

align='center'> 

 

// kita membutuhkan satu input bertipe text, input ini nantinya yang  

// berperan untuk menerima inputan dari user 

<tr><td>Name</td><td><input type="text" name="nama" /></td></tr> 

 

// kemudian kita membutuhkan input bertipe submit yang berfungsi untuk  

// mengirimkan datanya ke file action,  

// dalam hal ini process1.php 

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value = "kirim" /> 

</td></tr> 

</table> 

 

// kemudian jangan lupa untuk menutup formnya  

</form> 

</body> 

</html> 

 

kita lihat hasilnya di browser :  

 

 

Gambar 5.1 (Form1.html) 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

97 

Apabila kita isi namanya, kemudian kita klik kirim, yang terjadi yaitu  ... error. Ini 

disebab kan kita belum membuat file process1.php. 

Apabila kita view selection source (nama), input bertipe name itu menghasilkan 

textbox yang dapat menerima inputan begitu juga dengan input bertipe submit, ini 

berfungsi untuk mengirim data.  

 

 

 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

98 

5.2  Memproses Form 

sesudah  kita membuat formnya, langkah selanjutnya yaitu , buat satu buah file, 

yakni process1.php, file ini berfungsi untuk menerima inputan, lalu memprosesnya, dan 

menampilkan yang telah di inputkan, kemudian di dalamnya kita ketikkan ... 

 

// kita awali dengan cara mendefinisikan ini yaitu  script php 

<?php 

// untuk mengambil informasi yang telah di kirimkan 

// kita perlu mengetahui 2 hal,  

// yang pertama, informasi yang dikirimkan itu memakai  metode apa 

// dan yang kedua, untuk menampilkan suatu data, anda perlu melihat  

// attribut  

// name, dari suatu input 

// dalam hal ini kita ingin menampilkan data yang diinputkan melalui  

// nama,  

// terlebih dahulu kita  

// lihat attribut name 

// dari form yang telah dibuat, (lihat filenya) dan kita lihat, si  

// input type  

// text ini  

// memiliki attribut name yang berisi "nama" 

// nama inilah yang akan kita gunakan 

// sehingga kita menampilkan isi yang telah di input dengan  

// methodnya, kemudian isi attribut name dari input type text 

// kita cukup menulisnya seperti ini ...  

 

echo $_POST['nama']; 

?> 

 

kemudian kita lihat hasilnya di browser, pertama masuk kedalam formnya terlebih dahulu 

... lalu kita isi namanya, dan kita kirim, yang terjadi yaitu  process1.php menampilkan 

inputan dari form1.html 

 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

99 

5.3  Input Radio 

Sebelumnya telah kita pelajari bagaimana membuat form inputan dan memproses 

inputan tersebut, sekarang kita akan pelajari bagaimana memproses inputan bertipe radio 

alias pilihan, sebetulnya tidak ada yang berbeda dengan input type text, kita cukup 

memanggil attribut namenya saja, oke langsung saja kita buat formnya, dengan nama 

form2_radiobutton.html terlebih dahulu :  

<html> 

<head><title>Form 2 Input RadioButton - Latihan 5</title></head> 

<body> 

 

// kita akan kirimkan dia ke process2.php, dengan method nya post, 

<form action="process2.php" method="POST"> 

<table border='1' width='20%' cellpadding='1'  cellspacing='1' align='center'> 

 

// kemudian kita buat 2 radio button dengan nama yang sama, namun valuenya  

// berbeda ...  

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td><input type="radio" name="jenis_kelamin" 

value="laki-laki"/>laki-laki</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="radio" name="jenis_kelamin" 

value="perempuan"/>perempuan</td></tr> 

 

// kita buat submit atau pengirimnya ...  

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="kirim" /></td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html> 

 

kemudian kita buat satu buah file, dengan nama prosess2.php, file ini lah yang akan 

menampilkan jenis kelamin yang dipilih, kita cukup memakai methodnya, dan 

mengaskses input namenya ...  

<?php 

echo $_POST['jenis_kelamin']; 

?> 

 

kita buka formnya : 

http://localhost/file.latihan.php/latihanbab5/form2_radiobutton.html 

 

kemudian isi, dan kita submit, lalu lihat hasilnya di browser, ini terjadi sebab  yang 

ditampilkan itu ada value dari input type radio nya jenis_kelamin. Cukup mudah 

bukan??? 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

100 

5.4 Input Select Option 

memakai  input select option tidak berbeda dengan radio button, namun hanya 

berbeda di struktur htmlnya saja. buat form htmlnya terlebih dahulu ...  

<html> 

<head><title>Form 3 Input Select Option - Latihan 5</title></head> 

<body> 

 

// kita akan mengirimkan dengana method post ke halaman process3.php 

<form action="process3.php" method="POST"> 

<table border='1' width='20%' cellpadding = '1'  cellspacing = '1' 

align ='center'> 

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td> 

 

// lalu kita membuat input select nya kita beri nama kota 

<select name="kota"> 

 

// kemudian kita buat pilihannya 

// option Bogor dengan valuenya bogor 

<option value="bogor">Bogor</option> 

// value nya inilah yang nantinya akan ditampilkan  

 

<option value="surabaya">Surabaya</option> 

<option value="yogyakarta">Yogyakarta</option> 

 

// kita tutup dengan membuat tag select penutup 

</select> 

</td></tr> 

 

// dan membuat button submitnya  

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="kirim" /> 

</td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html> 

 

kita cek di browser, oke sudah mantap, selanjutnya kita buat file process3.php 

sekali lagi yang kita tuliskan di phpnya yaitu  methodenya dan nama inputannya  

<?php 

echo $_POST['kota']; 

?> 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

101 

5.5 Input CheckBox 

Input type checkbox, dapat digunakan seperti layaknya radiobutton, cukup gunakan nama 

untuk dapat menampilkan isinya, namun bagaimana jika kita ingin membuat banyak 

checklis, dan semua checklis  yang terpilih itu di tampilkan ?? disinilah gunanya looping 

dan array. Kita buat formnya terlebih dahulu ...  

<html> 

<head><title>Form 4 Input Checkbox - Latihan 5</title></head> 

<body> 

<form action="process4.php" method="POST"> 

<table border='1' width='20%' cellpadding='1'  cellspacing='1' 

align='center'>  

 

// disini ... lalu kita buat checkboxnya, dengan nama sama, namun di  

// belakang namanya kita  

// sisipkan dalam kurung kotak seperti ini  

// sehingga nanti name ini berfungsi sebagai array 

 

<tr><td>Status Kelulusan : </td><td><input type="checkbox" 

name="lulus[]" value="SD"/>SD</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMP"/> 

SMP</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMP"/> 

SMP</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMA"/> 

SMA</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="kirim" 

/></td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html> 

 

kemudian kita buat sebuah file php dengan nama process4.php 

// kita awali dengan tag php 

<?php 

// kemudian kita coba dengan  

// menampilkan isi, dengan memanggil attribut namenya yakni lulus 

echo $_POST['lulus']; 

?> 

 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

102 

kemudian kita coba di browser, kita pilih 2 saja misalnya, kemudian submit ... apa yang 

terjadi ?? Array, ini disebab kan kita menceklis banyak checkbox, sehingga perlu syntax 

sendiri untuk dapat menampilkannya, kita akan coba memanggilnya array index 0 

<?php 

// kita ganti dengan [0] 

echo $_POST['lulus'][0]; 

?> 

 

kita coba lihat di browser, dan ceklis yang paling pertama itu yang ditampilkan, nah 

sekarang bagaimana jika kita ingin menampilkan semua yang terpilih atau terceklis ? 

<?php 

// pertama yaitu  kita menghitung berapa jumlah checkbox yang  

// terpilih??  

$jumlah_terpilih = count($_POST['lulus']); 

// kita bisa tampilkan berapa yang terpilih dengan memanfaatkan echo  

echo $jumlah_terpilih ; 

?> 

 

Silahkan kembali ke browser anda, dan lihat hasilnya ?? oke... 

 

Langkah selanjutnya yaitu  kita melakukan looping sebanyak ceklis yang terpilih 

caranya?? buka kembali file tadi  

 

<?php  

$jumlah_terpilih = count($_POST['lulus']); 

// kemudian ganti dengan looping 

// lakukan pengulangan mulai dari 0, sampai kurang dari jumlah dari  

// ceklis yang terpilih 

// kemudian lakukan penambahan satu demi satu sampai pengulangannya  

// selesai 

for ($x=0;$x<=$jumlah_terpilih;$x++) 

 { 

 // kemudian tampilkan isinya dengan menyebut methode, atribut  

 // name, dan arraynya  

 echo $_POST['lulus'][$x]; 

 } 

?> 

 

lalu kita lihat di browser, ceklis yang akan di pilih, kemudian kirim, apa yang terjadi, 

cukup mudah ya?? 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

103 

5.6  Perbedaan POST dan GET 

Apa yang membedakan method post dan get pada suatu form ??? Saya akan coba 

jelaskan disini, dalam method  post  seperti praktek-praktek yang sudah kita lakukan 

sebelumnya, apabila kita lihat url halaman diaddress bar kita lihat. Apabila kita klik 

kemudian disubmit, kita lihat url address barnya, process4.php, url terlihat bersih. dan 

tidak mengandung parameter-parameter lain selain nama filenya. Apa bedanya dengan 

GET ? oke langsung saja kita praktikan, kita gunakan file yang sebelumnya 

form4_checkbox.html namun untuk saya sendiri saya melakukan save ulang dengan 

nama form5_checkboxget.html. 

<html> 

<head><title>Form 5 Input Checkbox - Latihan 5</title></head> 

<body> 

 

// namun kita ganti methodnya dari POST menjadi GET 

 

<form action="process5.php" method="GET"> 

<table border='1' width='20%' cellpadding='1'  cellspacing='1' 

align='center'> 

<tr><td>Status Kelulusan : </td><td><input type="checkbox" 

name="lulus[]" value="SD"/>SD</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMP"/>SMP 

</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMP"/>SMP 

</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="checkbox" name="lulus[]" value="SMA"/>SMA 

</td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="kirim" 

/></td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html>  

 

kemudian di bagian process5.php dengan mengambil isi dari file sebelumnya yakni 

process4.php kita ganti POST menjadi GET juga  

<?php 

$jumlah_terpilih = count($_GET['lulus']); 

for ($x=0;$x<$jumlah_terpilih;$x++)  { 

  echo $_GET['lulus'][$x]."<br /> "; 

 } 

?> 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

104 

Dan kita lihat apa yang terjadi ??? url nya jadi lebih panjang, dan memiliki parameter-

paramter  yang berisi data yang di inputkan, biasanya get ini digunakan dalam fasilitas 

search dari suatu website, dan google pun memakai  method ini dalam pencarian data 

... 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

105 

5.7  Multiple Submit 

Multiple submit biasanya digunakan untuk 2 proses yang berbeda, sejauh yang saya 

temui, biasanya multiple submit digunakan untuk melakukan edit ataupun delete suatu 

data, bisa juga untuk mempublish ataupun untuk mengedit suatu artikel, dan lain-lain 

sebagainya ... di sini saya akan coba jelaskan bagaimana memakai  multiple submit... 

untuk melakukan dua proses yang berbeda, contoh kasus disini yaitu  insert dan update,  

Ketika input submit insert di klik maka proses insert terjadi, sedangkan jika input 

submit update di klik maka proses update yang terjadi ....  

 

Kita akan gunakan file form1.php, dengan sedikit penambahan di sana sini ....  

 

<html> 

<head><title>Form 6 - Latihan 5</title></head> 

<body> 

<form action="process6.php" method="POST"> 

 

<table border='1' width='10%' cellpadding='1'  cellspacing='1' 

align='center'> 

<caption><strong>Multiple Submit</strong></capion> 

<tr><td>Nama</td><td><input type="text" name="nama" /></td></tr> 

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td><input type="radio" name="jenis_kelamin" 

value="laki-laki"/>Laki-laki<br /> 

<input type="radio" name="jenis_kelamin" 

value="perempuan"/>Perempuan</td></tr> 

<tr><td>Alamat</td><td><input type="text" name="alamat" /></td></tr> 

<tr><td></td><td> 

 

// lalu disini kita akan gunakan dua submit, attribut namenya di isi  

// sama, namun valuenya yang berbeda... 

<input type="submit" name="kirim" value="update" /> 

<input type="submit" name="kirim" value="insert" /></td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html> 

 

kita lihat di browser, terdapat dua submit, kemudian kita akan membuat 2 proses, ketika 

tombol update di klik apa yang terjadi dan ketika tombol insert di klik apa yang terjadi ...  

 

Oke kita buat satu file dengan nama process6.php, kita akan memanfaatkan 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

106 

argumen if, else if, dan else, ini kita gunakan untuk kondisional, ketika tombol insert atau 

tombol update di klik maka ada, sesuatu yang terjadi ... 

 

<?php 

 

// jika tombol kirim yang memiliki value insert di klik  

if ($_POST['kirim'] == "insert") 

 echo "Proses Insert..."; 

 

// namun jika yang di klik itu tombol update 

// artinya jika tombol kirim yang memiliki value update di klik 

else if ($_POST['kirim'] == "update") 

// maka lakukan proses update 

 echo "Proses Update..."; 

  

// lalu kita tutup lagi  

 

// dan jika tidak ada button yang diklik  

else  

// maka tidak ada proses apa-apa yang terjadi ...  

 echo "Tidak ada proses..."; 

?> 

 

kita lihat di browser, ketika button insert di klik, apa yang terjadi, dan ketika tombol 

update di klik yang terjadi yaitu  ... 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

107 

5.8 Dasar Input ke database 

Pada bagian ini akan saya jelaskan kepada anda, dasar bagaimana meninsertkan 

data ke dalam database data yang di input melalui form. ketika admin atau user 

menginputkan data ke form, ketika tombol submit dikirim data yang dikirim itu akan di 

proses kemudian di masukkan kedalam database, itu semua akan kita pelajari disini ...  

Contoh kasus yang akan saya jelaskan yaitu , bagaimana memakai  form untuk 

menginsert data.  Untuk secara lengkapnya, mengenai bagaimana melakukan insert, 

delete, update data memakai  php itu akan saya jelaskan di bab 6. Sementara sub bab 

ini hanya menerangkan sekelumit saja, mengenai penggunaan form dalam menginsert 

data.  

Oke, disini kita akan membuat form terlebih dahulu, saya sudah menyiapkan filenya 

di dalam file latihanbab7, dengan nama form7_insertdatabase.html :  

<html> 

<head><title>Form 7 - Latihan 5</title></head> 

<body> 

<form action="process7_database.php" method="POST"> 

<table border='0'  cellpadding='3'  cellspacing='3' align='center'> 

<caption><strong>Formulir Biodata 

</strong><br/><br/></caption><br/> 

<tr><td>Nama</td><td><input type="text" name="nama" /></td></tr> 

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td><label for="jeniskelamin"><input 

type="radio" name="jeniskelamin" value="pria"/>Pria</label> 

<label for="jeniskelamin"><input type="radio" name="jeniskelamin" 

value="wanita"/>Wanita</label> 

</td></tr> 

<tr><td>Tanggal lahir</td><td> 

<select name="tanggal"> 

<option value="01">1</option> 

<option value="01">1</option> 

<option value="02">2</option> 

<option value="03">3</option> 

<option value="04">4</option> 

<option value="05">5</option> 

<option value="06">6</option> 

<option value="07">7</option> 

<option value="08">8</option> 

<option value="09">9</option> 

<option value="10">10</option> 

<option value="11">11</option> 

<option value="12">12</option> 

<option value="13">13</option> 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

108 

<option value="14">14</option> 

<option value="15">15</option> 

<option value="16">16</option> 

<option value="17">17</option> 

<option value="18">18</option> 

<option value="19">19</option> 

<option value="20">20</option> 

<option value="21">21</option> 

<option value="22">22</option> 

<option value="23">23</option> 

<option value="24">24</option> 

<option value="25">25</option> 

<option value="26">26</option> 

<option value="27">27</option> 

<option value="28">28</option> 

<option value="29">29</option> 

<option value="30">30</option> 

<option value="31">31</option> 

</select> 

 

/<select name="bulan"> 

<option value="01">Januari</option> 

<option value="02">Februari</option> 

<option value="03">Maret</option> 

<option value="04">April</option> 

<option value="05">Mei</option> 

<option value="06">Juni</option> 

<option value="07">Juli</option> 

<option value="08">Agustus</option> 

<option value="09">September</option> 

<option value="10">Oktober</option> 

<option value="11">November</option> 

<option value="12">Desember</option> 

</select> 

 

/<select name="tahun"> 

<option value="1980">1980</option> 

<option value="1981">1981</option> 

<option value="1982">1982</option> 

<option value="1983">1983</option> 

<option value="1984">1984</option> 

<option value="1985">1985</option> 

<option value="1986">1986</option> 

<option value="1987">1987</option> 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

109 

<option value="1988">1988</option> 

<option value="1989">1989</option> 

<option value="1990">1990</option> 

<option value="1991">1991</option> 

<option value="1992">1992</option> 

<option value="1993">1993</option> 

<option value="1994">1994</option> 

<option value="1995">1995</option> 

<option value="1996">1996</option> 

<option value="1997">1997</option> 

<option value="1998">1998</option> 

<option value="1999">1999</option> 

<option value="2000">2000</option> 

<option value="2001">2001</option> 

<option value="2002">2002</option> 

<option value="2003">2003</option> 

<option value="2004">2004</option> 

</select> 

</td></tr> 

<tr><td>Alamat</td><td><textarea cols="20" rows="5" 

name="alamat"></textarea></td></tr> 

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="kirim" 

/></td></tr> 

</table> 

</form> 

</body> 

</html> 

 

Kita lihat dulu hasilnya di browser mozilla firefox,  

 

Gambar 5.2 (Form Bioadata) 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

110 

selanjutnya kita membuat file yang dapat memproses inputan tersebut ke dalam database, 

mula-mula kita buat filenya terlebih dahulu, saya menamakan process7_database.php, 

sebab  sesuai dengan action pada halaman form yang telah dibuat tadi. 

 

<?php 

// nama, jeniskelamin, tanggal, bulan, tahun, alamat 

// kemudian untuk dapat menginsert databasenya kita kita lakukan  

// koneksi dulu 

// kita ambil file koneksi yang pada bab3 telah saya jelaskan  

// sebelumnya 

 

include "koneksi.php"; 

 

// kemudian kita ambil data-data yang dikirim dari formnya 

// di masukkan ke dalam variabel 

// ini digunakan untuk memmudahkan proses insert record ke dalam  

// database  

 

$nama = $_POST['nama']; 

$jeniskelamin = $_POST['jeniskelamin']; 

 

// untuk dapat menginsertkan tanggal ke dalam database 

// terlebih dahulu kita rubaah formatnya menjadi tahun-bulan-tanggal 

// seperti ini ...  

$tanggallahir = $_POST['tahun'].'-'.$_POST['bulan'].'-

'.$_POST['tanggal']; 

$alamat = $_POST['alamat']; 

 

// sesudah  dari situ kemudian kita buat query mysql untuk insert record 

// kedalam tbl_mhsiswa 

$insert = "insert into `tbl_mhsiswa` (`nama_mhs`, `jenis_kelamin`, 

`tgl_lahir`, `alamat`)  

values ('$nama', '$jeniskelamin', '$tanggallahir','$alamat');"; 

 

// lalu lakukan querynya 

$insert_query = mysql_query($insert); 

 

// untuk memberitahukan jika record yang telah berhasil diinsert ke  

// dalam database 

if($insert_query) { 

echo "Insert Record Berhasil<br />"; 

echo "Anda Telah berhasil Menginput data:"; 

echo $nama,"<br />",$jeniskelamin,"<br />",$tanggallahir,"<br 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

111 

/>",$alamat ; } 

 

// namun jika gagal....  

else 

echo "Gagal Insert Record"; 

 

?> 

 

oke, beres, kita coba langsung buka formnya di mozilla firefox, kemudian kita inputkan 

data kedalam form,  

 

 

Gambar 5.3 (Form Biodata) 

 

kemudian tekan submit, apa yang terjadi,  

Insert Record Berhasil 

Anda Telah berhasil Menginput data: 

Hartono Gunawan 

pria 

1987-03-12 

Jalan Roda 

 

kita lihat di phpmyadmin, data yang telah kita input telah berhasil masuk ke dalam 

tbl_mhsiswa ... 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

112 

 

 

Gambar 5.3 (Form Biodata) 

 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

113 

5.9  Page Title yang dinamis dan Memanfaatkan URL dalam PHP 

Dengan memanfaatkan tag title dalam html dan bantuan php serta mysql, anda 

dapat membuat halaman html  memiliki page title yang dinamis. Di sini pula saya akan 

jelaskan, bagaimana memanfaat url dalam php dalam memproses inputan dari user. Ada 

dua langkah yang akan kita kerjakan ...  

Pertama kita akan cuma menampilkan nama  yang diambil dari database,  

nama  ini akan ditampilkan dalam bentuk url, dan ketika url ini di klik maka 

akan menampilkan informasi detil mengenai  tersebut 

Kedua, nama  itu akan muncul dalam title dari suatu halaman, yang 

memberitahukan jika kita sedang mengakses data mengenai  bernama si x.  

Oke, tahapan pertama yaitu  kita membuat file untuk menampilkan nama-nama 

 ...  

Saya menamakan filenya dengan nama displaydata.php 

<?php 

// kita lakukan koneksi terlebih dahulu ... 

include "koneksi.php"; 

 

// kemudian buat satu query yang akan mengambil id , dan nama  

//  

// id  di ambil sebagai kunci untuk menampilkan detil  

//  

// jadi detil informasi , berisi nama, alamat, tanggal lahir  

// itu akan ditampilkan dengan memanfaatkan idnya nantinya ....  

$tampil_nama = "select id_mhs, nama_mhs from tbl_mhsiswa"; 

 

// kemudian kita jalankan querynya ...  

$tampil_nama_query = mysql_query($tampil_nama); 

 

// lalu kita tampilkan isi databasenya  

while ($hasil = mysql_fetch_array($tampil_nama_query)) 

 { 

// lalu kita tampilkan datanya sebagai link url, yang ketika di klik  

// akan menampilkan  

// informasi detil mengenai detil  tersebut  

 echo "<a href=detaildata.php?id=",$hasil['id_mhs'], ">", 

$hasil['nama_mhs'],"</a><br />"; 

 } 

 

?> 

 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 


114

lalu kita coba tes di browser mozilla firefox, kita lihat urlnya, 

http://localhost/file.latihan.php/latihanbab5/detaildata.php?id=1 

Masing-masing memiliki id yang berbeda  misalnya id untuk loka dwiartara kita lihat 

detaildata.php?id=1 

Dan ketika kita klik nantinya akan menampilkan informasi detil mengenai loka 

dwiartara ini, tapi untuk sekarang apabila kita klik, ini terjadi sebab  kita belum memiliki 

filenya. Kita akan coba buat halaman yang akan dapat menampilkan detil informasi 

mengenai loka dwiartara sesuai dengan url yang tadi, saya akan membuat file dengan 

nama detaildata.php 

<?php 

// pertama yaitu  kita lakukan koneksi terlebih dahulu 

// antara php dan mysql 

include "koneksi.php"; 

// kemudian kita ambil nilai id yang ada pada url 

$id = $_REQUEST['id']; 

// lalu kita buat query yang hanya dapat menampilkan informasi 

//  yang kita klik saja 

$detail = "select * from tbl_mhsiswa where id_mhs='$id'"; 

// kita jalankan querynya  

$detail_query = mysql_query($detail); 

while ($hasil = mysql_fetch_array($detail_query)) 

// lalu kita masukkan kedalam variable untuk mempermudah dalam 

// menampilkan data  

$nama = $hasil['nama_mhs'] ;  

$jenis_kelamin = $hasil['jenis_kelamin']; 

$tanggal_lahir =  $hasil['tgl_lahir']; 

$alamat = $hasil['alamat']; 

// kemudian kita sisipkan data yang akan ditampilkan dalam satu 

// variable  

$data_lengkap = "Nama : ".$nama."<br />"; 

$data_lengkap .= "Jenis Kelamin : ".$jenis_kelamin."<br />"; 

// tanda titik ini berguna untuk menambahkan isi variable yang  

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 


115

// sebelumnya agar tidak tertimpa 

// melainkan hanya menambahkan saja, dan tidak ditampilkan, namun akan 

// di tampilkan  

// di akhir dari coding halaman ini ...  

$data_lengkap .= "Tanggal Lahir : ".$tanggal_lahir."<br />"; 

$data_lengkap .= "Alamat : ".$alamat."<br />"; 

// kemudian tampilkan semua informasi detil. 

echo "Informasi Detil mengenai <strong>$nama</strong> yaitu  : <br 

/>".$data_lengkap; 

?> 

Kita lihat di browser, silahkan di pilih kemudian apa yang terjadi, sudah cukup baik. 

namun kita lihat page title nya masih statis, dan belum muncul. Bagaimana untuk 

memunculkan page title sesuai dengan nama  yang kita klik ???  

Kita cukup menambahkan html tag di bawah file detaildata.php tadi ... Isi seperti ini ... 

<?php 

// pertama yaitu  kita lakukan koneksi terlebih dahulu 

// antara php dan mysql 

include "koneksi.php"; 

// kemudian kita ambil nilai id yang ada pada url 

$id = $_REQUEST['id']; 

// lalu kita buat query yang hanya dapat menampilkan informasi 

//  yang kita klik saja 

$detail = "select * from tbl_mhsiswa where id_mhs='$id'"; 

// kita jalankan querynya  

$detail_query = mysql_query($detail); 

while ($hasil = mysql_fetch_array($detail_query)) 

// lalu kita masukkan kedalam variable untuk mempermudah dalam 

// menampilkan data  

$nama = $hasil['nama_mhs'] ;  

$jenis_kelamin = $hasil['jenis_kelamin']; 

$tanggal_lahir =  $hasil['tgl_lahir']; 

$alamat = $hasil['alamat']; 

.

Bab 5: Bekerja dengan Form 

 

   

 

116 

 

// kemudian kita sisipkan data yang akan ditampilkan dalam satu  

// variable  

 $data_lengkap = "Nama : ".$nama."<br />"; 

 $data_lengkap .= "Jenis Kelamin : ".$jenis_kelamin."<br />";  

 

// tanda titik ini berguna untuk menambahkan isi variable yang  

// sebelumnya agar tidak tertimpa 

// melainkan hanya menambahkan saja, dan tidak ditampilkan, namun akan  

// di tampilkan  

// di akhir dari coding halaman ini ...  

 $data_lengkap .= "Tanggal Lahir : ".$tanggal_lahir."<br />"; 

 $data_lengkap .= "Alamat : ".$alamat."<br />"; 

 } 

  

// kemudian tampilkan semua informasi detil. 

?> 

 

<html> 

<head> 

<title><?php echo "Informasi $nama"; ?></title> 

</head> 

<body> 

<?php echo "Informasi Detil mengenai <strong>$nama</strong> yaitu  : 

<br />".$data_lengkap; ?> 

</body> 

</html> 

 

coba kita tes d